
maaf bila ada salah dalam pengetikan mohon dimaklumi ya πππ₯°π₯°π₯°π dan jangan lupa untuk like dan komen π₯°π₯°π₯°π₯°π₯° selamat membaca
*
setelah membawakan makan siang untuk Farhan,Amel segera pamit untuk pergi karena ia sudah berjanji pada sang mertua akan mengantarkan belanja bulanan.
Amel keluar dari lift,namun tiba-tiba ia tersandung oleh kaku seseorang hingga membuat nya jatuh di lantai.
"gimana sih kalau jalan itu pakai mata"sungut viola
"maaf mbak saya tidak lihat"tutur Amel segera berdiri dan melihat, perempuan cantik yang glamor dengan rok span ketat dan lipstik merah di bibirnya.
perempuan itu pergi begitu saja tanpa mempedulikan Amel yang melihat nya penuh dengan tanda tanya.
"siapa dia?"batin Amel dan berlalu pergi
*
diruang kerja Farhan ia sibuk menghadap laptopnya,namun tiba-tiba pintu terbuka dan melihat kan viola Tengah mendekatinya.
"hai apa kabar"sapa viola menaiki meja kerja Farhan.
"ngapain kamu kesini?"tanya Farhan cuek
viola adalah mantan kekasih Farhan, yang berada di US,namun ia memutuskan hubungannya karena viola ketahuan selingkuh,dan bermain api di belakangnya.
"aku sangat rindu padamu baby"goda viola menggigit bibir bawahnya
Farhan tetap fokus pada laptopnya,ia sangat membenci wanita yang ada didepannya.
"turun dari meja ku"tegas Farhan
"okey aku turun tapi aku duduk di pangkuan mu ya"tawar viola
Farhan mendegkus dengan kesal,bisa bisanya wanita ini menggodanya apa dia tidak tahu kalau ia sudah menikah.
"pergi dari sini atau saya panggil satpam"Jawab Farhan menatap mata viola tajam.
"oke oke jangan marah,nanti gantengnya hilang"celetuk viola mencolek dagu Farhan.
Farhan menepis tangan itu,ia sangat jijik melihat tingkah viola.
"sekarang kamu jangan ganggu saya karena kita nggak punya hubungan apa apa,dan sekarang aku sudah menikah"tutur Farhan yang masih menahan emosinya,ia tidak mau melakukan kekerasan apalagi dengan wanita.
"menikah?aku tidak salah dengar? bukankah pernikahan mu dan Ratna gagal?"tanya viola diselingi tawanya.
Farhan hanya tersenyum miring, kenapa viola bisa tahu mengenai pernikahan nya yang Gagal?
"kau tahu dari mana?"tanya Farhan
"aku selalu tahu tentang mu"goda viola menempelkan tangannya ke pundak Farhan.
padahal ia yang membuat pernikahan mereka berantakan,ia menyuruh alvan untuk menggoda Ratna dan Ratna terhasut.
__ADS_1
Farhan menepis tangan itu,ia tidak mau terjadi kesalahpahaman yang ia inginkan ialah viola pergi darinya.
"hhhh,asal kamu tahu saya tetap menikah dan itu bukan dengan Ratna"jelas Farhan tersenyum.
"APA!"ucap viola terkejut
bagaimana bisa, alvan sudah mengabarkan kalau Farhan tidak jadi menikah, apakah alvan membohonginya.
viola langsung pergi keluar dari ruangan nya dan ia segera menuju parkiran untuk menelpon seseorang.
"hallo, gimana sih kamu kerjanya"omel viola kepada seseorang di seberang sana
"apanya?"tanya pria ini santai.
"tadi Farhan bilang ia masih menikah tapi bukan sama Ratna, kenapa kamu nggak kabarin saya"omel viola
"saya juga tidak tahu, tapi saya yakin pernikahan keduanya tidak berlangsung lama"ucap alvan santai.
"alah saya bayar kamu mahal ya, saya tidak mau tahu Farhan harus jadi milik saya"tegas viola langsung mematikan ponselnya.
alvan yang tahu viola mematikan telepon secara sepihak hanya tersenyum.
*
setelah mengantarkan makanan Amel pulang, disambut oleh sang mertua dengan bahagia.
"assalamualaikum ma"salam Amel
"waalaikumsalam nak, gimana Farhan mau makan?"tanya mama ayu.
"nah sekarang tinggal ke finish"tutur mama ayu
Amel bingung apa yang dimaksud finish? padahal ia tidak sedang lomba.
mama ayu tersenyum melihat tingkah laku Amel yang tidak paham dengan perkataan nya.ia mau menceritakan nya tetapi bingung harus mulai dengan kata apa. tiba-tiba pintu diketuk,buru buru bibi membukakannya
"assalamualaikum"sapa darman dan Rani
"waalaikumsalam bapak?"ucap Amel sembari memeluk tubuh lelaki yang menyayangi nya.
dan ia juga tidak lupa mencium tangan keduanya dengan takzim,lalu mempersilahkan duduk.
"maaf Bu kedatangan kami kemariingin menanyakan tentang Ratna"tanya Bu Rani
"apa benar Ratna sudah pulang dan tinggal disini?"tanya darman
"iya pak,Bu saya panggilkan Ratna dulu ya"ucap mama ayu lembut.
mama ayu menyuruh bibi untuk memanggilkan Ratna yang sejak tadi pagi hanya diam dikamar.
Ratna menuruni tangga dan langsung berhambur memeluk ibu Rani,ibu Rani pun sangat bahagia bisa bertemu dengan sang anak.
"bagaimana kabarmu Ratna?"tanya Rani
__ADS_1
"Ratna sehat Bu,maafin Ratna karena sudah membuat ibu kecewa"ucap Ratna
"iya tidak apa-apa nak"jawab Rani dan menciumi kening sang anak
Amel sedikit merasakan perih di dadanya,ia sama sekali belum pernah mendapatkan kasih sayang seorang ibu kandung,ibu Rani hanya sayang kepada Ratna sang kakak,ia sadar ia hanya anak angkat yang tidak tahu siapa ibu kandungnya.
mama ayu yang paham melihat raut wajah sang menantu langsung memeluk tubuh itu dalam dekapan nya,ia yakin Amel anak yang kuat.
Amel pamit untuk pergi ke kamar ia ingin merilekskan pikiran nya, agar tidak memikirkan tentang nasibnya.
"bagaimana kamu bisa tinggal disini nak?kamu masih ingat kan apa yang sudah kamu lakukan pada keluarga ini"tegas darman sudah sangat benci dengan sikap sang anak.
"iya pa Ratna ingat, tapi apakah papa tidak melihat lusa aku akan menikah?"tanya Ratna
"kamu pulang dulu yuk nak, nggak baik tinggal disini apalagi belum menikah dengan nak alvan"jelas Rani
Ratna mengangguk memang benar yang dikatakan oleh orang tuanya,tapi ia tidak risau karena sebentar lagi ia akan menjadi keluarga besar Wijaya.
ia pamit untuk packing barang barang nya,dan tidak lupa untuk mengabari alvan.
ketika hendak naik ia bertemu dengan Amel yang sedang menuruni tangga,dan ia mulai mendekati Amel
"aku akan rebut kembali, yang memang seharusnya jadi milikku"bisik Ratna di telinga Amel
Amel tersenyum miring,ia sangat tahu sifat asli sang kakak ia akan merebut semua nya dari dirinya,tapi sudah cukup ia di hina dan di caci oleh Ratna
"ambil aja kalau bisa"jawab amel segera menuruni tangga
keluarga darman pamit pulang dan akan kembali jika Ratna benar benar Menikah dengan alvan.
*
petang telah usai berganti malam, makan malam tanpa Farhan membuat Amel sedikit canggung, Farhan mengatakan ia akan pulang larut malam karena lembur.
Amel sudah menelepon sang suami, menanyakan ia sudah makan atau belum, tetapi ponselnya sama sekali tidak diangkat.
"kemana sih mas,kok nggak di angkat"gumam Amel terus menerus menelpon ia khawatir terjadi sesuatu pada Farhan.
tiba-tiba pintu terbuka melihat kan Farhan tengah tersenyum,Amel langsung menghampiri dan membantu sang suami menaruh tasnya.
"mas kok pulang malam banget, terus ponselnya aku telfon nggak diangkat"tanya sembari Amel membantu melepaskan dasinya.
"iya sengaja"Jawab Farhan
"kok sengaja? seneng liat aku khawatir?"tanya Amel cemberut
"biar kita bisa maen ke hutan"bisik Farhan ditelinga Amel
Amel menyerengit kan keningnya,main ke hutan?jam segini?
"jam segini ngapain mas kehutan?"tanya Amel polos
"main lah, melihat hutan lebat, gunung gunung dan memasuki gua"ucap Farhan tersenyum.
__ADS_1
Amel yang tidak tahu arah pembicaraan sang suami hanya diam,ia memikirkan apa yang dimaksud perkataan Farhan.
jangan lupa baca eps selanjutnya ya gaesss π₯°πππ₯° salam happy π₯°π₯°π