Menikahi Calon Iparku

Menikahi Calon Iparku
anak harimau?


__ADS_3

maaf bila ada salah dalam pengetikan mohon dimaklumi ya πŸŽ‰πŸŽ‰πŸ₯°πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸ₯° jangan lupa untuk like dan komen πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰πŸ₯°πŸ₯° selamat membaca πŸ₯°πŸŽ‰πŸŽ‰


*


Amel segera menuruni tangga dan ingin meminta nasihat sang mertua,ia ingin menanyakan perihal ia ikut lomba sastra Prancis.


"em,,hai mah"sapa Amel sembari membantu membawakan tepung.


"hai sayang,,lama bener tadi dikamar? Farhan lagi manja ya?"goda mama ayu.


Amel tersenyum malu,ia menunduk memang Farhan manja padanya, untung saja rambutnya sudah dikeringkan, kalau tidak pasti sang mertua menggodanya terus menerus.


"he he i iya mah,oh iya mah Amel boleh minta tolong?"mohon Amel


mama ayu bingung kenapa menantunya meminta tolong, apa yang sebenarnya yang sedang terjadi.


"iya sayang minta tolong apa?"tanya mama ayu dengan lembut.


"Amel mau ikut lomba berbahasa Prancis nah, online kok, kalau menang nanti pialanya di ambil, jaraknya cukup lama mah mungkin sekitar satu Tahunan dan Amel juga mau izin lanjut kuliah"jelas Amel


mama ayu lantas tersenyum, bisa bisanya menantu kesayangan nya meminta izin padanya, padahal ia sudah menikah.


"mama mengizinkan nak,tapi kamu harus bilang dulu sama suamimu,dia yang berhak atas mu"ucap mama ayu membelai rambut sang menantu.


Amel mengangguk paham,ia memang berniat berbicara dengan Farhan namun apakah ia menyetujuinya?ia takut jika Farhan menolak nya.


''i iya mah nanti Amel bicara sama mas Farhan, tetapi Amel takut jika mas Farhan tidak menyetujuinya"lirih amel.


mama ayu lantas tersenyum kembali,ia sadar Amel sangat menyukai berbahasa Prancis apalagi kalau ia mendapatkan penghargaan, tetapi keputusan nya hanya ada di tangan Farhan.


"nanti malam kamu bilang sama suamimu dan kita lihat reaksinya,lalu kamu kabarin mama ya kalau Farhan tidak menyetujuinya"ucap mama ayu.


Amel langsung memeluk tubuh mertuanya dengan erat,ia merasakan kasih sayang seorang ibu dari keluarga ini, setidaknya ia sudah lega karena berbicara dengan mertuanya.


"terimakasih mah"ucap Amel.


mama ayu mencium kening menantunya,lalu ia pamit untuk beranjak pergi melihat beberapa persiapan karena besok pagi sudah mulai acara pernikahan alvan dan Ratna.


Amel pun mengulas senyum ia melanjutkan membantu membuat kue bersama para pelayan,namun dengan berjalannya waktu pelayan banyak yang pergi untuk mengirimkan minuman bagi para pekerja.


sementara Farhan bangun dari tempat tidur,ia masih ingat kejadian tadi ia mengulas senyum dan melihat jam di dinding menunjukkan pukul 15.00 wib ia buru buru mandi dan berniat mencari sang istri di bawah.

__ADS_1


"hai mel"sapa alvan sembari memegang gelas dan menuangkan sirup.


Amel mengulas senyum,ia ingat pesan Farhan bahwa ia harus menjauhi alvan,namun itu membuat atensi alvan menggelora. ia sangat terpanah dengan kecantikan dan kemanisan dari bibir Amel.


"Mel kamu mau nggak mengganti kan posisi Ratna jika ia kabur di hari pernikahan ku, seperti yang kau lakukan pada Farhan"bisik alvan mengulas senyumnya.


ingin sekali Amel menampar Lelaki yang ada didepannya karena sudah menganggap ia sebagai pengantin pengganti, yang bisa kapan pun menggantikan mempelai wanita.


"maaf kak tapi aku bukan barang"ucap Amel mencoba meredam emosinya.


alvan mencolek dagu Amel dengan manis ia sangat menyukai wanita dengan menggunakan kata kata maaf terlebih dahulu. apalagi itu Amel yang begitu manis baginya.


"JANGAN SENTUH ISTRI SAYA!!!!"geram Farhan dengan suara baritonnya,ia langsung menuruni tangga dan mendaratkan pukulan tepat di pipi sang kakak.


semua orang yang mendengar suara kerikuhan berkumpul termasuk mama ayu yang sedang berada di teras rumah,ia melihat Farhan tengah memukul alvan.


Farhan menarik kerah baju alvan dan menatap nya dengan tajam,ia sama sekali tidak suka miliknya selalu direbut oleh sang kakak.


"udah mas lepasin"mohon Amel mencoba menenangkan suaminya,ia sangat khawatir jika Farhan melakukan hal bodoh.


Farhan melepaskan kerah baju itu dan memeluk Amel dengan sangat erat,ia sama sekali tidak mau kehilangan Amel.


"ada apa ini Han?Van?"tanya mama ayu yang melihat dibagian bibir pinggir milik alvan berarah akibat pukulan dari Farhan.


alvan memiringkan senyumnya,ia memang sering selalu bertengkar dengan Farhan karena yang Farhan miliki selalu membuat alvan tergila gila.


*


Farhan mengajak sang istri untuk masuk kedalam kamar ia menyuruh agar Amel tidak keluar sementara waktu sampai situasi menjadi kondusif, Amel bingung bagaimana ia bisa tidak keluar padahal besok adalah hari pernikahan sang kakak nya.


"tapi besok pernikahan kak Ratna,dan bapak ibu serta bunda datang mas,aku ingin sekali menemuinya"jelas Amel memohon agar Farhan mengizinkannya.


Farhan mengangguk ia sebenarnya sudah merencanakan sesuatu agar sang istri bisa bertemu dengan keluarga nya, dan ia juga bisa memantau agar sang kakak tidak mengganggunya.


*


malam tiba Dewi dan Kevin sedang berada di apartemen, padahal Dewi sudah meminta agar dipulangkan ke kontrakan nya tetapi Kevin memaksanya agar ikut dengannya.


"udah kev nggak papa kok,anggap aja tadi kita nggak nikah,kamu boleh pulangin aku ke kontrakan"jelas Dewi.


"nggak kamu harus ikut aku wi, walaupun kita cuma nikah sirih tetapi aku menganggap nya serius!!!!"tegas Kevin memegang tangan Dewi dengan erat.

__ADS_1


jantung Dewi seakan meloncat dari tanah ke langit dan dibawa terbang oleh pesawat,ia merasa sangat bahagia ketika Farhan mengatakan itu, tetapi karena tidak terlalu berharap ia hanya mengulas senyum.


"maksudnya?"tanya Dewi


Kevin ingin mengungkapkan perasaannya sekarang juga walaupun,itu akan diterima oleh Dewi atau tidak yang jelas ia harus berani.


"sebenarnya aku mencintaimu Dewi sejak kita saling mengenal,dan sekarang bagiku pernikahan ini bukan karena terpaksa tetapi karena memang aku mencintaimu"jelas Kevin memegang tangan Dewi.


Dewi ingin segera menjawab pernyataan itu, tetapi ia masih tidak percaya dengan omongan Kevin.


"a aku masih nggak percaya kev"jelas Dewi dengan canggung ia memang belum sepenuhnya percaya, karena ia takut suatu saat nanti ia akan disakiti.


"percaya sama aku "jelas Kevin memegang pundak Dewi


"sebenarnya aku juga cinta dengan mu kev,aku harap kamu bisa menjaga perasaan ku"jelas Dewi.


Kevin berjanji akan segera menghalalkan hubungan mereka di KUA agar terdaftar secara agama dan negara.


*


alvan sedang mengobti lukanya di ruang tamu karena,ia tidak mau sampai dihari pernikahan nya wajahnya babak belur seperti ini, tiba-tiba pintu terbuka melihatkan pak Wijaya datang dan menghampiri alvan yang sedang duduk di sofa.


"kenapa dengan wajah mu? seperti orang tawuran saja?"tanya Wijaya dengan heran.


"ini semua gara gara anak harimau itu"jelas alvan dengan wajah marah.


pak Wijaya pun tertawa bisa bisanya semua keluarga ini menyebut Farhan anak harimau, mama ayu datang dan mendengarkan penuturan alvan langsung menimpali ucapan anak pertamanya itu.


"itu semua juga karena kamu buat ulah duluan Van"jelas mama ayu dan mengulas senyum.


alvan lalu meninggalkan kedua orang tuanya ia malas ribut malam malam begini, hanya karena Farhan.


"kenapa memangnya mah sama anak harimau itu dengan alvan?"tanya Wijaya bingung.


"iiih papah anaknya dibilang harimau"gerutu mama ayu sembari membatu melepaskan dasi sang suami.


"hehehe iya lagian galak mah"jelas Wijaya terkekeh dengan ucapan nya itu.


"itu juga niru papah yang galak juga"celetuk mama ayu.


keduanya tertawa bersamaan lalu mama ayu mengajak sang suami untuk makan malam bersama, semua malam ini makan malam sendiri sendiri,gara gara kerikuhan tadi.

__ADS_1


jangan lupa baca eps selanjutnya ya gaesss πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰ salam happy πŸ₯°πŸŽ‰πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰πŸ₯°πŸŽ‰


__ADS_2