
maaf bila ada salah dalam pengetikan kata mohon dimaklumi ya π₯°π₯°π₯°π₯°π jangan lupa untuk like dan komen π₯°π₯° selamat membaca π₯°ππ₯°ππ₯°πππ₯°π₯°ππ₯°π
*
Farhan dan anak buahnya terus mencari keberadaan sang istri dari tempat dimana Amel membeli obat.
"CARI SAMPAI DAPAT" teriak Farhan di ponselnya.
Farhan menemukan ponsel sang istri terjatuh tepat di bawah pohon, Farhan segera memasuki apotek untuk melihat CCTV di lokasi tsb.
"maaf tuan tetapi CCTV di seluruh sudut ini rusak, mungkin saja penculiknya sudah sabotase" jelas salah satu anak buah Farhan.
"siapapun orang yang berani sentuh istriku ia akan habis ditangan ku" gumam Farhan lalu memasuki mobil.
sedangkan Amel menunggu kedua penculik sedang mengobrol sudah beberapa menit, sampai akhirnya penculik tsb meminum air yang sudah tercampur oleh obat tidur dosis tinggi.
"rasain tuh" batin Amel memantau dari bilik pintu.
setelah beberapa lama obat mulai bereaksi kedua penculik itu mulai mengantuk berat.
"bro gue tidur dulu, Lo yang jaga itu perempuan" ucap penculik (1)
"enak aja gue juga ngantuk, sampai bos tau kita tidur bisa habis kita berdua" jawab penculik (2)
namun rasa kantuk yang begitu berat keduanya tertidur dengan sangat nyenyak nya, Amel pun tersenyum ia ingin melangkah pergi namun langkah nya berhenti ketika mendengar, langkah seseorang menuju ke ruangan itu. buru buru Amel masuk ke dalam ia merai kunci pintu itu untuk mengerjai penculik selanjutnya.
"DASAR KEBO______BANGUN!!!! PREMAN NGGAK GUNA!!!!" teriak lelaki tsb.
namun keduanya hanya melihat sekilas, rasa kantuknya begitu berat untuk menjawab pertanyaan bos nya.
"GIMANA KEADAAN WANITA ITU?" tanya lelaki tsb pada keduanya.
"siapa___bos?"
"WANITA ITU!!!! BAGAIMANA KEADAANNYA?" tanya lelaki tsb dengan tegas.
"oh______tidak tau___"
"DASAR PREMAN BODOH!!!!!"
tanpa menanggapi kedua anak buahnya itu, lelaki tsb memasuki ruangan tempat Amel disekap.
Amel berbalik di dekat tembok, saat penculik itu masuk namun tidak menemukan keberadaan Amel ia melihat sekitar, buru buru Amel keluar ruangan dan langsung mengunci ruangan tsb tangan nya benar benar gemetaran.
"SIALAN BUKA PINTUNYA!!!" teriak lelaki tsb
buru buru amel keluar ia melihat kedua preman yang sedang tertidur tanpa memperdulikan nya ia segera berlari mencari jalan keluar.
"dimana ini?" gumam Amel melihat tempat sekitar ternyata ini gedung tua, dan ia tidak tau tempat ini.
Amel berusaha mencari jalan raya mungkin saja ia menemukan kendaraan dan bisa meminta tolong.
"BUKA PINTUNYA!!!" teriak lelaki tsb, ia berusaha mencoba menelpon anak buahnya.
*
__ADS_1
sedangkan Kevin ingin segera pulang namun jalan nya saat ini tersesat, ingin menghindari macet dan mencari jalan pintas sekarang malah tersesat.
"ini maps kok gak bisa?" gumam Kevin ia sekarang benar benar tersesat.
Amel terus berlari hingga kakinya tergores dengan kayu, tanpa memperdulikan nya ia terus melangkah menghindari penculik itu, ini bukan kali pertamanya ia diculik.
tiba-tiba Amel melihat arah cahaya dari jalan raya, Amel meyakini itu mobil yang sedang melaju menuju arahnya, dengan cepat Amel segera menghadang di tengah jalan.
"aaaaaaa__________" teriak Amel.
mobil tsb segera berhenti, dan segera melihat siapa wanita yang sedang di tengah jalan.
"mbak kalau cari mati jangan sama saya!!!" teriak Kevin dan segera turun dari mobil.
"buk Amel???" gumam Kevin lirih apakah ia tidak salah melihat istri bossnya sedang berada di sini?.
"Kevin" ucap Amel lirih ia langsung mendekati Kevin.
"buk Amel ngapain malam malam disini?" tanya Kevin.
"kev saya diculik, sekarang kita pergi sebelum penculiknya kesini" ucap Amel dengan suara gugup.
"diculik?" tanya Kevin heran.
Amel mengangguk tanpa menunggu jawaban dari Kevin ia langsung masuk ke dalam mobil, saat ini ia ketakutan sekali sudah dua kali ia mengalami ini.
Kevin masuk ke mobil dan melajukan mobilnya kecepatan rata-rata, ia melihat Amel dengan wajah yang sangat gelisah.
"buk Amel yang tenang______saya segera menelpon pak Farhan" ucap Kevin ia meraih ponselnya dan mencari sinyal.
ditempat lain Farhan mencari keberadaan Amel ia dan anak buahnya berpencar mencari keberadaan istrinya itu, tiba tiba ponsel milik Farhan berdering buru buru ia meraihnya dan melihat nama Kevin tertera.
"ngapain ini anak nelepon___pasti bicarain pekerjaan" gerutu Farhan ia tidak mau mengangkat telepon itu pikiran nya sedang gaduh saat ini.
"kok nggak diangkat ya Bu" ucap Kevin ia segera menghubungi Farhan kembali.
ponsel milik Farhan berdering kembali, dengan rasa kesalnya ia melihat nama Kevin yang tertera di telepon itu.
"IYA KENAPA KEV????? SAYA LAGI SIBUK!!!!" teriak Farhan diseberang telepon, dan segera ingin mematikan ponselnya.
"buk Amel____ bersama saya pak_____" ucap Kevin dengan cepat.
Farhan yang mendengar perkataan sekretaris nya itu, ia langsung menyembunyikan speaker.
"JADI KAMU YANG CULIK ISTRI SAYA!!!!" tegas Farhan dengan muka merah padam.
"bukan pak_____saya menemukan istri bapak di tengah jalan" jelas Kevin terkejut mendengar tuduhan dari bossnya itu.
agar tidak terjadi kesalahpahaman lebih lanjut Kevin menyerahkan ponselnya kepada Amel, agar Amel menceritakan kejadian yang sebenarnya.
"hallo mas" ucap Amel lirih.
"Ra? ini kamu? kamu dimana Ra? siapa yang culik kamu? Kevin?" tanya Farhan lega setelah mendengar perkataan istrinya itu.
"bukan Kevin mas____a aku___" ucap Amel tidak sanggup melanjutkan ucapannya.
__ADS_1
"oke kamu Sherlock lokasi sekarang, saya segera kesana!!" jelas Farhan ia segera menuju lokasi Amel saat ini.
*
ditempat lain lelaki itu terus menelpon anak buahnya, setelah beberapa menit tidak ada jawaban lelaki tsb mendobrak pintu itu hingga terbuka.
"DASAR PREMAN BODOH!!!!! BANGUN!!!!" teriak lelaki itu.
keduanya terperanjat saat lelaki itu menyiramkan air botol itu ke wajah keduanya hingga terbangun.
"kenapa boss?" tanya penculik (1)
"SAYA BAYAR KALIAN UNTUK MENJAGA WANITA ITU!!!!DAN KALIAN SAMA SEKALI TIDAK BECUS!!!!" teriak lelaki itu dengan suara bringas nya.
keduanya menunduk lesu mereka juga tidak tau kenapa tiba-tiba merasa sangat mengantuk berat.
"SEKARANG CARI WANITA ITU SAMPAI DAPAT!!!!!"
setelah keduanya pergi lelaki tsb meraih ponselnya untuk menelpon wanita diseberang sana.
"hallo baby______wanita itu kabur" jelas lelaki itu.
"WHAT? KABUR??" teriak wanita diseberang sana.
"KAU SELALU GAGAL DALAM MENGERJAKAN PEKERJAAN KECIL SEPERTI INI!!!" teriak wanita itu.
"memangnya kamu kira ini gampang baby? Sekarang yang terpenting penculikan ini tidak diketahui oleh siapapun!!* jelas lelaki itu.
"dasar bodoh!!!" jawab wanita itu dan langsung mematikan ponselnya.
*
mobil Farhan sampai tempat dimana Amel dan Kevin sedang menunggu, Amel langsung berlari memeluk tubuh suaminya itu.
"Ra, kamu nggak pp?" tanya Farhan.
"mas_____" Isak Amel sembari menangis.
"siapa yang berani menculik kamu? bilang sama mas!!!" tanya Farhan menatap mata Amel.
"a aku nggak tau mas a_____" Amel tidak kuat melanjutkan kata-katanya saat ini ia trauma dengan kejadian penculikan.
"Kevin?" tanya Farhan pada Amel dan menatap Kevin dengan sorot mata tajam.
Kevin terkejut tiba-tiba namanya dibawa bawa, ia yang tidak tau apa apa pun.
"bukan mas" jawab Amel lirih.
Farhan mengangguk dan mengajak Amel masuk kedalam mobil untuk menenangkan istrinya ini, ia mengurungkan niatnya menanyakan perihal penculikan melihat kondisi Amel ketakutan.
"udah Ra tenang sini peluk" ucap Farhan memeluk tubuh Amel yang masih gemetaran.
"kamu luka Ra?" tanya Farhan melihat luka di kaki istrinya ini.
jangan lupa baca eps selanjutnya ya gaesss π₯°π₯°π₯°π salam happy ππ₯°π₯° see you ππ₯°π₯°ππ₯°πππ₯°π₯°ππ₯°πππ₯°π₯°ππ
__ADS_1