Menikahi Calon Iparku

Menikahi Calon Iparku
nggak dimakan


__ADS_3

maaf bila ada salah dalam pengetikan kata mohon dimaklumi ya πŸŽ‰πŸŽ‰πŸ₯°πŸŽ‰πŸŽ‰πŸ₯° jangan lupa untuk like dan komen πŸ₯° selamat membaca πŸ₯°πŸŽ‰πŸ₯°πŸŽ‰πŸŽ‰


*


tengah malam berlanjut hingga bulan tampak begitu cerahnya,Farhan yang meninggalkan dua orang lelaki yang masih Bingung dengan penjelasan nya, ia berlari menuju parkiran mobil ia harus segera mendapatkan melon di waktu tengah malam begini.


sementara pak Wijaya yang sedari tadi tertawa lepas ia langsung duduk di meja makan, malam ini sudah baginya untuk tidur. pak Wijaya melihat kearah alvan sang putra yang juga sedang bersantai menikmati teh yang dibuatnya.


"Kenapa kamu belum tidur? kasihan Ratna ditinggal sendiri di kamar" ucap pak Wijaya sembari meriah buah untuk dimasukkan ke mulutnya.


Alvan terdiam,ia sebenarnya sudah mengantuk berat dan berniat untuk tidur di sofa ruang keluarga namun melihat ada pak Wijaya dan juga Farhan yang masih keluar rumah, alvan tidak mau membuat pak Wijaya menertawakan nya.


"nggak pp pah, aku cuma haus nggak bisa tidur"jawab alvan.


"Oh__lalu bagaimana dengan perkembangan bisnis mu?"tanya pak Wijaya.


"bisnis ku lagi di proses, karena separuh saham perusahaan masih di Inggris"jelas alvan dengan bangganya.


pak Wijaya mengangguk,ia tidak mau memperpanjang masalah sebab separuh dari saham perusahaan alvan itu adalah modal dari perusahaan Wijaya group,dan sempat membuat Wijaya group bangkrut akibat ulah anaknya ini.


"ya udah papah tinggal dulu"


pak Wijaya menaiki tangga ia tidak mau membahas masa lalu yang sudah terjadi, yang terjadi biarlah terjadi dan sekarang dia sudah membuka lembaran baru.


*


sementara Farhan terus mengelilingi toko per toko ia ingin mencari buah yang kualitasnya terjamin dan baik bagi kesehatan Amel.


"kok tutup semua sih__padahal baru jam setengah 1"gerutu Farhan dan memberhentikan mobilnya yang tiba-tiba kempes di jalan,ia sudah sangat mengantuk dan Farhan akhirnya menemukan ide ia segera meraih ponselnya dan berniat menghubungi seseorang diseberang sana.


ponsel milik Kevin berdering, Kevin yang menyadari itu dan tidak mau membuat Dewi terbangun segera beranjak dari tempat tidurnya.dan melihat nama yang tertera di layar ponselnya, ia segera mengangkatnya agar tidak terkena masalah.


"hallo pak"


"iya hallo,kamu dimana"tanya Farhan


"di apartemen pak,kan ini malam saya tidur"jelas Kevin


"iya saya juga tau ini malam, saya ada tugas buat kamu"


"tugas?"tanya Kevin menyerengit kan keningnya,bos nya memberinya tugas tengah malam begini.


"iya, dekat apartemen mu itu ada toko buah kan? yang buka 24 jam?"tanya Farhan


"i iya pak betul"


"yasudah kamu beli buah melon yang kualitasnya bagus dan segar, dan kirim ke saya sekarang! nanti saya Sherlock lokasi nya!!! saya tunggu 10 menit dari sekarang!!"jelas Farhan dan mematikan ponselnya secara sepihak.

__ADS_1


Kevin yang belum meringkas kata kata bossnya,ia terkejut harus membeli buah melon? malam begini?


buru buru Kevin meraih jaketnya dan kunci mobilnya ia segera menuju toko bua, dan mencari buah melon untuk sang CEO Farhan.


Dewi yang menyadari Kevin tengah bersiap ia segera membuka matanya, agar penglihatannya tidak salah.


"kamu mau kemana malam malam begini?"tanya Dewi.


Kevin yang menyadari sang istri terbangun segera menghampiri nya dan menjelaskan semuanya, agar Dewi tidak salah paham dengan nya.


"aku mau pergi dulu ya sayang,ada tugas dari pak Farhan cari buah melon sekarang"jelas Kevin dan mengusap rambut Dewi.


"melon?"


"iya nanti aku jelaskan, sekarang aku mau berangkat dulu nanti dimarahin sama anak harimau"jelas Kevin dan pamit berangkat pada sang istri.


Kevin membuka layar ponselnya,ia melihat alamat yang dikirim bossnya,ia sudah membeli pesanan bossnya ini.


Farhan yang melihat mobil Kevin mendekat kearahnya, senyum nya segera terpancar kan.


"maaf pak sedikit telat,ini buah melon nya"


Kevin dibuat telat karena sinyal yang susah membuat dirinya kesusahan mencari keberadaan bossnya.


"iya tidak apa-apa, sekarang antarkan saya pulang ban saya kempes"jelas Farhan dan langsung memasuki mobil Kevin.


"pak itu buahnya buat siapa memangnya?"tanya Kevin


"buat istri saya lagi ngidam"


"Alhamdulillah, buk Amel hamil?"tanya Kevin sembari bersyukur.


"iya"


"selamat ya pak"


Farhan mengangguk ini adalah ucapan pertama dari sekretaris nya, padahal ia sudah membuat tidur Kevin terganggu namun ia tetap mau membantu nya.


"kamu kapan bikinnya?"tanya Farhan


seketika Kevin melihat ke arah Farhan, apakah bossnya sedang mengucilkan nya?.


"udah pak"jelas Kevin.


"serius udah?"


Kevin mengangguk ia baru saja kemarin bisa merasakan euforia dalam hatinya,dan merasakan surga duniawi.

__ADS_1


"kamu bisa bikin?"tanya Farhan lagi.


"astaghfirullah pak__saya ini lelaki normal"Jelas Kevin seraya memasang wajah kesalnya.


Farhan tidak bisa membendung rasa tertawa nya, akhirnya ia lepaskan ia sudah sangat meremehkan Kevin ia kira Kevin orang yang cuek dan tidak menyukai wanita apalagi itu hanya perjodohan dadakan.


"oke oke maafkan saya telah meremehkan mu"


Kevin mengangguk ia tidak masalah jika Farhan meremehkan nya, mungkin Kevin merasa dirinya memang sangat dingin di kantor jadi jarang sekali berbaur wanita tetapi sekarang berbeda keadaan nya, ia sudah menjatuhkan hatinya ke Dewi.


mobil telah sampai ke depan rumah Farhan, Farhan segera turun ia sudah tidak sabar melihat wajah istrinya bahagia karena sudah mendapatkan melon yang diinginkan nya.


"terimakasih nanti saya transfer uang ganti ruginya"jelas Farhan.


"tidak perlu pak, saya ikhlas kok"


"saya tidak suka dengan penolakan!!!"dan langsung melangkah kan kakinya memasuki rumah besarnya itu.


Kevin tersenyum bossnya memang tidak pernah berubah dari dulu,ia selalu berbaik hati kepada seseorang walaupun caranya itu tidak sama seperti orang lain. Kevin segera tancap gas dan melajukan mobilnya untuk pulang ke apartemen nya,Dewi pasti sudah menunggunya


Farhan memasuki rumah ia melihat alvan yang tengah tertidur di sofa ruang keluarga, Tanpa memperdulikan nya ia segera menuju kamarnya sembari membawa melon.


"assalamualaikum Ra"


pintu dibuka oleh Farhan dan Farhan melihat Amel tengah tertidur pulas di ranjang ia tersenyum,lalu mencoba membangunkan istrinya itu.


"Ra bangun sayang,ini pesanan mu sudah datang"jelas Farhan.


Amel membuka matanya dan melihat Farhan dengan membawa melon berukuran cukup besar. ia langsung merebahkan tubuhnya kembali ke ranjang lagi.


"loh katanya mau melon Ra?"tanya Farhan yang melihat Amel tertidur kembali.


"untuk mas Farhan aja__udah nggak nafsu aku"


"apa?"


"katanya mau melon mas Farhan udah susah cari loh"bujuk Farhan agar Amel bangun.


"entahlah___untuk mas Farhan aja"dan tertidur kembali.


"bener nih nggak mau?"tanya Farhan memastikan.


"iya"


Farhan membuang nafas kasar dan keluar dari kamar untuk membawa melon tsb menuju dapur.


"kok bisa tau ya itu bayi? kalo bukan papahnya yang beliin"gumam Farhan dan menuruni tangga.

__ADS_1


terimakasih sudah mau baca cerita nya,maaf kalo ada salah dalam pengetikan πŸ™ dan mohon dukungannya πŸ₯°πŸ₯° see you salam happy πŸ™πŸ₯°πŸ₯°


__ADS_2