
bila ada salah dalam pengetikan mohon dimaklumi ya ππ₯°ππππ₯° jangan lupa untuk like dan komen π₯°π₯°π₯°ππ₯°π₯° selamat membaca π₯°πππ
*
dikamar Amel sedang membaca buku untuk menghilangkan rasa kesalnya terhadap farhan, tiba tiba pintu terbuka dan melihat kan Farhan sedang mendekati Amel.
"Ra, viola itu bukan siapa-siapa mas"jelas Farhan berjongkok menghadap Amel yang tengah membaca.
Amel tidak menjawab,ia hanya mendengarkan apa yang akan suaminya katakan.
"Ra jangan marah dong"ucap Farhan lagi,ia benar benar dibuat frustasi gara gara Amel.
"nggak kok"Jawab Amel ketus.
Farhan terus membujuk sang istri agar tidak marah padanya,ia menjelaskan bahwa viola teman SMA nya bersama dengan Ratna juga,namun Amel sama sekali tidak menggubrisnya.
tiba-tiba ponsel milik Farhan berdering,dan melihat kan nama tertera di layar nya.
"Kevin? ngapain nelpon, nggak tau apa lagi sibuk"gerutu Farhan sembari mengangkat panggilan dari sekretaris itu.
"hallo ada kev?"tanya Farhan
"hallo pak saya boleh minta bantuannya?"tanya Kevin diseberang telfon itu.
"iya apa?to the poin langsung aja"jawab Farhan
"saya sama Dewi sedang di grebek pak, kita dituduh melakukan zina"jelas Kevin,ia memang sengaja mengabari sang atasan, karena keluarga nya sudah tidak ada ia sudah menganggap Farhan sebagai kakaknya.
"apa?"jawab Farhan.
Amel yang mendengar perbincangan diantara keduanya langsung menatap Farhan dengan terkejut,Dewi sang sahabat sekarang sedang dalam masalah.
"oke saya kesana sekarang,kamu Sherlock aja"jelas Farhan sembari mematikan ponselnya.
"aku ikut mas"tutur Amel
"jadi kamu udah nggak marah Ra?"goda Farhan
tanpa menjawab pertanyaan Farhan Amel segera keluar dari kamar, bisa bisanya keadaan genting seperti ini suaminya masih menggodanya.
Farhan pun ikut menyusul sang istri,ia tidak mau membuat sang istri marah lagi padanya.
*
setelah cukup lama perjalanan, Farhan mencoba untuk membujuk sang istri namun Amel terus tidak menggubris perkataan Farhan.
"akhirnya mereka sampai juga"gumam Kevin
Farhan dan Amel turun dari mobil mereka langsung menuju di kerumunan para warga yang sedang berkumpul.
"Dewi kamu nggak papa?"peluk Amel pada sahabatnya itu.
"nggak papa ini cuma salah paham aja"jelas Dewi menghapus air mata Amel.
"ada apa sebenarnya ini pak buk?"tanya Farhan
semua warga menjelaskan bahwa Kevin tengah berduaan dengan seorang wanita di dalam mobil dalam keadaan baju tidak dipakai, mereka meminta Kevin untuk menikahi wanita itu.
__ADS_1
"maaf pak,buk,tapi sekretaris saya tidak mungkin melakukan itu,mohon dimengerti ya"jelas Farhan.
semuanya tidak setuju dengan pendapat dari Farhan, warga tetap ingin Kevin dan Dewi menikah walaupun hanya menikah sirih.
"Udah kev kamu nikahin aja Dewi,dari pada masalah ini di perpanjang dan kamu di arak"tegas Farhan.
Amel menatap tajam pada Farhan,ia tidak mau nasib sang sahabat sama seperti nya.
"mas kok bilang begitu?"tanya Amel
"dari pada buat fitnah Ra"Jawab Farhan.
sekarang keputusan sudah ada di tangan Kevin,ia mau menikahi Dewi atau mereka berdua diarak keliling komplek.
"oke saya akan menikahi dewi''tegas Kevin,ia juga memang memiliki perasaan terhadap Dewi namun bukan cara seperti ini.
*
pernikahan antara Dewi dan Kevin berjalan lancar dengan mas kawin jam tangan dan seperangkat alat sholat,namun mata Dewi menjadi sembab akibat menangis terus menerus.
"yang sabar ya wi,aku yakin aku bisa menjalani nya,Kevin pria yang baik"ucap Amel menyemangati Dewi.
keduanya keluar dari rumah pak RT,lalu disusul oleh Farhan dan kevin.mereka menuju parkiran mobil.
"Udah sana bawa istri kamu, mobilnya udah dibenerin tadi sama montir"jelas Farhan menepuk pundak Kevin seakan akan memberi kekuatan.
"makasih ya pak, sudah mau membantu saya"jelas Kevin.
"sudah menjadi tugas saya, karena orang tua mu sudah berjasa terhadap keluarga saya"jawab Farhan tersenyum dan memeluk tubuh sekretaris nya,ia sudah menganggap nya sebagai adik angkatnya.
Kevin dan Dewi pergi meninggalkan Farhan dan Amel,Amel masih menangis sejak tadi,ia tidak menyangka bahwa sahabat nya menikah dengan cara seperti ini, namun Amel yakin Kevin orang yang tepat bagi Dewi.
"Kevin orang yang baik"lirih Farhan sembari mengusap rambut istrinya.
Amel langsung melepaskan pelukannya,ia bahkan lupa kalau ia sedang marah pada Farhan.
"masih marah''tanya Farhan memohon untuk dimaafkan.
"Ra serius tadi itu viola hanya main aja,dia memang mengejar ngejar aku"jelas Farhan tersenyum.
"kan aku ganteng"tutur Farhan lagi sembari menaik turunkan alisnya.
Farhan yang melihat Amel masih cemberut ia lantas mendarat kan ciuman di bibir ranum sang istri.dan menggelitik pinggang ramping Amel,Amel langsung menggelinjang kegelian dan tertawa lepas.
"mas geli tau"omel Amel.
"berhenti ngk"gerutu Amel lagi dengan tertawa lepas akibat kegelian.
"maafin mas dulu"ucap Farhan lagi
Amel yang sudah tidak tahan hanya mengangguk ia lantas memeluk tubuh Farhan dengan kasih sayang.
"aku cuma cemburu sama teman mu"jelas Amel
Farhan tersenyum ia bisa melihat wajah sang istri terlihat cemburu dengan nya.
"tandanya cinta dong"jelas Farhan sembari tersenyum menggoda
__ADS_1
wajah Amel seketika memerah akibat godaan dari sang suami padanya,ia memang terlihat cemburu namun bingung cara mengungkapkan nya.
Amel dan Farhan pergi meninggalkan rumah pak RT itu, urusan nya sudah selesai dengan Kevin,ia hanya berdoa semoga hubungan keduanya bisa langgeng.
"bagaimana keadaan Dewi ya mas?''tanya Amel khawatir dengan sahabat nya itu.
"kamu tenang aja,Kevin orang yang sangat baik"jelas Farhan
*
Farhan dan Amel sudah memasuki pelataran rumah besar milik nya,ia segera masuk dan melihat dekorasi rumah nya sudah 90%dengan kemegahan luar biasa.
Amel pamit untuk pergi ke dapur membantu mertuanya yang sedang membuat berbagai macam kue, sedangkan Farhan duduk di pinggir kolam,melihat layar ponselnya tentang perusahaan nya.
tiba-tiba alvan datang menghampiri nya dengan membawa secangkir kopi untuk Farhan.
"nihh minum, tenang aja nggak ada obatnya kok"tawar alvan
namun Farhan tidak menggubrisnya ia sudah sangat muak dengan tingkah sang kakak, ia tidak mau menerima apapun pemberian dari sang kakak nya.
"aku punya tawaran mau?"tanya alvan menghidupkan sebatang rokok dan menghisapnya.
"apa boleh,Amel menggantikan mempelai wanita ku?"tawar alvan di selingi tawanya.
tanpa pikir panjang Farhan langsung menarik kerah baju alvan dengan sorot mata tajam.
"jangan sampai kau sentuh istriku, apalagi berfikir untuk merebutnya dariku,kau sudah cukup ambil Ratna"tegas Farhan
alvan tersenyum miring ia memang sangat tertarik dengan adik iparnya,ia berfikir Amel mau mengganti kan posisi Ratna sebagai mempelai wanita, kalau Ratna kabur di hari pernikahan nya
"santai Han,aku hanya menawarkan saja,Amel itu kan istri pengganti?"jawab alvan tersenyum.
Farhan ingin sekali mendarat kan pukulan di pipi sang kakak namun melihat keadaan ia dan Amel baru saja baikan,ia tidak mau membuat sang istri marah padanya gara gara pria ini.
Farhan melepaskan kerah baju milik alvan dan pergi meninggalkan nya,ia ingin segera meredam amarah nya dengan memeluk tubuh istrinya.
Farhan menuju dapur ia langsung memeluk tubuh Amel dari belakang, Farhan tidak peduli mamanya dan beberapa asisten rumah tangga nya melihat kemesraan mereka.
"mas malu"bisik Amel, sembari melihat ke arah mertuanya dan pelayan lainnya, yang menatap dengan penuh senyuman.
mertuanya mengkode agar Amel membawa sang suami ke kamar karena mungkin Farhan sedang manja terhadap istrinya.
Amel langsung menggandeng tangan Farhan dan mengajak nya masuk kamar.
"mas malu tau dilihat mama, memangnya kenapa kok tiba-tiba peluk?"tanya Amel heran.
"nggak papa mas kangen aja"ucap Farhan dan mengedipkan sebelah matanya.
Amel yang paham maksud sang suami hanya mendengus nafas dengan kasar,bisa bisanya suaminya meminta di siang hari bolong begini bagaimana kalau kedengaran oleh orang lain.
...β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦...
...β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦Ξ©β¦β¦...
Amel menuju kamar mandi setelah selesai dengan urusan suaminya, walaupun masih terasa sakit namun ia harus membiasakan nya,ia melihat Farhan tengah tidur pulas,Amel segera milihat ponselnya dan mendapatkan voucher untuk lomba bakat bahasa Prancis.
"ini serius?aku harus ikutan ini walaupun masih setahun lamanya tetapi tidak apa apa"gumam Amel.
__ADS_1
"tapi harus izin dulu sama mas Farhan,kan aku belum izin mau lanjut kuliah"gumam Amel lagi,ia langsung menuruni tangga dan berniat menanyakan perihal keinginannya untuk kuliah lagi dengan mertuanya.
jangan lupa baca eps selanjutnya ya gaesss π₯°ππ₯°π₯° salam happy π₯°π₯°ππ₯°π₯°π₯°ππ₯°π₯°π₯°π