Menikahi Calon Iparku

Menikahi Calon Iparku
Dia suamiku


__ADS_3

maaf bila ada salah dalam pengetikan πŸ™ dan jangan lupa untuk like dan komen ya πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰ selamat membaca πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°


***************


"Amel!"pekik Ratna ia bingung kenapa adiknya berada di keluarga mantan kekasih nya


Amel hanya menunduk ia tidak menyangka tiba tiba sang kakak pulang, sedangkan Farhan yang menatap Khumaira nya ketakutan ia lantas memegang bahu sang istri seakan akan memberikan kekuatan.


Ratna dan alvan terkejut saat Farhan memegang bahu Amel, keduanya saling memandang


"Amel kenapa kamu disini?"tanya Ratna bingung dengan keadaan


Amel hanya diam,ia bingung harus bersikap seperti apa,ia memang terpaksa menikah dengan calon ipar nya tetapi itu semua juga karena Ratna


"jawab aku Mel, kenapa kamu disini"Bentak Ratna melirik Amel dengan tajam


Farhan yang dibuat geram dengan perbuatan Ratna,ia lantas memeluk tubuh Amel dalam dekapan nya


"dia istri ku"tegas Farhan kepada Ratna yang sejak tadi bertanya


Ratna langsung melotot,ia bingung ia pikir Farhan membatalkan pernikahan mereka tetapi malah Amel lah yang menggantikan nya


"kamu meninggalkan pernikahan kita tanpa alasan dan sekarang kamu datang kesini menghadap saya dengan membawa Lelaki ini" geram Farhan sembari menunjuk ke arah alvan yang sejak tadi hanya mendengarkan perdebatan antara mereka


Amel tertegun ia tidak menyangka kalau Farhan bisa segalak itu


Ratna tidak mempunyai kata kata yang kuat untuk melawan perkataan Farhan,ia lantas memegang tangan milik alvan


"SUDAH CUKUP BERHENTI KALIAN!"teriak pak Wijaya yang sejak tadi diam melihat pertikaian antara keduanya


semua lantas diam, termasuk alvan dan Ratna


sedangkan mama ayu mengajak Amel dan Farhan untuk duduk agar membicarakan konfik ini dengan kepala dingin


"sekarang jelaskan alvan kenapa kamu datang kemari dengan membawa Ratna?"tanya mama ayu sebagai penengah antara mereka


alvan mendengus dengan kasar dan melihat sang mamanya yang menunggu penjelasan tentang nya


"okay alvan jelasin ya mah,pah,dan terutama untuk kamu Han, sebenarnya alvan dan Ratna sudah menjaling hubungan lama,dan Ratna bercita-cita menjadi seorang model terkenal,lalu Farhan mendesak untuk segera menikah,jelas saja Ratna meninggalkan nya"jawab alvan dengan santai


Farhan hanya melihat kearah lain mendengar perkataan sang kakak


"dan tujuan kita pulang ke Indonesia itu untuk meminta restu kalian dan menggelar pernikahan di rumah ini, rumah kelahiran ku"lanjut alvan


semua hanya menggeleng,bisa bisanya alvan menjelaskan itu semua dengan santai?


"ya sudah jangan diperdebatkan lagi masalah ini, semua sudah jelas dan kalau kalian mau meminta restu,mama restuin"ucap mama ayu


sedangkan pak Wijaya hanya mengarahkan wajahnya ke arah lain


"lalu bagaimana dengan papa? apakah kau tidak mau merestui kita?"tanya alvan


"papa restuin kamu tetapi setelah kalian menikah,kamu pergi dari rumah ini"pekik pak Wijaya dan langsung menaiki tangga menuju kamarnya.


mama ayu yang melihat suaminya pergi dengan penuh emosi langsung menyusulnya dan menyuruh mereka segera beristirahat.


begitu pun dengan Farhan yang menaiki tangga dengan emosi dan Secara tidak sadar meninggalkan Amel yang masih terduduk di ruang keluarga.


Ratna yang melihat Amel ditinggal suaminya ia tersenyum miring,lalu Amel segera pergi meninggalkan mereka berdua yang sedang menatapnya dengan bahagia.


Amel pergi ke teras rumah dan duduk di kursi yang tersedia di taman,ia melihat bintang bintang dan membayangkan nasibnya seperti ini, tiba-tiba Ratna datang menghampiri dari belakang.


"aku pikir mas Farhan nggak jadi menikah"tutur Ratna menyilang kan tangan nya di dada

__ADS_1


Amel yang mendengar penuturan kakaknya ia berdiri dan ingin segera pergi, tetapi Ratna memegang bahu nya dengan kasar


"mau kemana kok pergi?hhhh aku yakin pernikahan kalian mungkin bertahan sebentar karena aku tahu mas Farhan tidak mungkin melupakan ku begitu cepat"celetuk Ratna tertawa


Amel melepaskan tangan Ratna dari lengan nya dan menatap nya dengan tajam,ia harus terlihat kuat,ia adalah korban,Amel tipe wanita yang tidak suka di tindas


"seharusnya aku yang tertawa kak, setelah yang kak Ratna lakuin,kakak berani kesini?"tutur Amel memberi senyum mengejeknya,ia tidak mau terlihat lemah Dimata kakaknya


"KURANG AJAR KAMU"pekik Ratna melotot tajam kearah Amel yang didepannya


"aku harus berani kak, karena bagiku pernikahan hanya satu kali seumur hidup dan aku harus mengusir tikus tikus kecil seperti kak Ratna dan yang perlu kak Ratna ingat, sekarang mas Farhan suamiku"ucap Amel meninggalkan Ratna yang menggerutu dan mengomel kepada Amel


sedangkan seseorang melihat dari bilik jendela,ia tersenyum melihat keberanian sang Khumaira nya


*


Amel memasuki rumah dan mengatur nafasnya,ia juga heran kenapa ia seberani itu dengan kakaknya.


ketika sedang melewati ruang keluarga dan ingin menaiki tangga Alvan memanggilnya


"hei,,, Mel"sapa alvan memegang tangan milik Amel


Amel melepaskan nya dengan kasar,ia tidak tahu mengenai siapa pria yang ada didepannya ini


"aku hanya ingin berkenalan dengan mu,kau manis sekali"ucap alvan memegang pipi milik Amel


Amel segera melepaskan tangan itu dari wajahnya


"bisa bisanya kak Ratna menyukai pria seperti ini"batin Amel


"jangan ganggu saya"ketus Amel


ia langsung menuju ke kamar suaminya,ia ingin menanyakan banyak hal tentang keluarga nya,dan ingin mengomel karena telah meninggalkan nya di ruang keluarga


*


Amel memasuki kamar dan langsung mencari keberadaan Farhan, tetapi ia tidak menemukan nya di manapun


"apa mas Farhan sedang mandi?"gumam Amel, sembari mendengarkan dari balik pintu dan mendengar bunyi shower


ia memilih duduk di tepi ranjang sembari membaca buku tentang kota Prancis


tiba-tiba pintu terbuka,dan melihat kan Farhan yang sedang membersihkan rambut basahnya dan hanya memakai handuk dibagian pinggang nya


Farhan yang melihat Amel sedang membaca buku di tepi ranjang ia lantas menghampiri nya dan berniat menggoda nya dengan tubuh bidangnya


Amel yang mendapat tetesan air di bukunya ia lantas mendongak dan melihat wajah tampan milik Farhan sedang menatapnya dengan serius


jantung Amel berdetak dengan cepat,ia merasakan euforia dalam tubuhnya mulai bergejolak dan wangi sampho Farhan menyeruak di hidung Amel


ia mengalihkan pandangannya agar wajah gugup nya tidak ketahuan oleh suaminya ini


"kamu kenapa Ra?"tanya Farhan menggoda


Amel diam,ia mengarahkan pandangan kearah lain agar jantung nya tetap normal berdetak


"emm,aku mau tanya mas,,,,ta-pi mas pakai baju dulu"ucap Amel dengan gugup


Farhan yang melihat Amel begitu gugup ia ingin menggodanya sekali lagi


"nggak mau,saya mau minta"ucap Farhan memegang wajah Amel dengan lembut


fikiran Amel traveling kemana mana,ia sudah menjelaskan kepada Farhan tadi siang bahwa ia belum siap, tetapi sekarang apa yang dilakukan oleh Farhan?ia meminta?

__ADS_1


"minta apa mas?"tanya Amel pura pura polos


Farhan mendekat kan wajah nya kepada Amel dan menatap nya dengan penuh harap,Amel yang menyadari itu lantas mendorong tubuh Farhan dan langsung lari menuju kamar mandi


"aku mandi dulu mas"sembari berlari ke kamar mandi


Farhan dibuat terkekeh melihat tingkah sang istri,lalu ia melihat buku yang ditinggalkan Amel di atas ranjang dan mulai membaca nya


"sastra Prancis?"gumam Farhan melihat judul buku tsb


*


Amel yang sudah mandi ia lantas keluar,ia berdoa semoga Farhan sudah mengganti baju, tetapi yang ia lihat Farhan sedang membaca buku nya di tepi ranjang


"loh mas kok belum ganti baju?"tanya Amel sembari memegangi handuknya


"saya nungguin kamu Ra,kan tadi sudah bilang saya mau minta"ucap Farhan penuh goda


Amel bingung ia harus berbuat apa?ia segera berlari ke ruang ganti dan belum menjawab pertanyaan Farhan


setelah keluar dari ruang ganti Amel melangkah ke ranjang dan duduk di tepi ranjang


"udah mas,mau minta apa?"tanya Amel karena ia sudah selesai mengganti baju ia sedikit lega


Farhan lalu mendekat kan wajah nya didepan Amel dan menatap nya penuh arti


"saya boleh cium kamu?"izin Farhan pada Amel


Amel yang harus bingung menjawab apa ia hanya mengangguk,memang sudah kewajibannya untuk menuruti keinginan suaminya


"eits tapi hanya cium ya mas!"ucap Amel


Farhan terkekeh ia hanya mengangguk paham dan mulai aksinya dengan mulaj mencium dari kening dan pipi hingga keleher


Amel yang merasa geli hanya diam sembari menutup mata,ia tidak mau respon tubuhnya berbeda ia harus mengontrol gerak tubuhnya


lalu Farhan ******* bibir ranum milik Amel,ia sengaja agar Amel mulai terbiasa dengan perilaku nya,Amel diam saat Farhan memainkan bibir nya ia hanya meremas sprei agar bisa mengatur nafasnya dengan normal


Farhan mencukupi kegiatan nya,ia tidak mau berharap terlalu jauh toh juga Amel belum siap dengan nya


"sudah Ra jangan merem terus,aku ganti baju dulu"lalu beranjak ke ruang ganti


Amel membuka matanya ia melihat banyak sekali tanda merah di sekujur tubuhnya


"kok merah merah?mas Farhan gigit aku?"gumam Amel


setelah Farhan selesai mengganti pakaiannya ia langsung menghampiri Amel


"mas Farhan gigit aku?kok merah merah gini?jahat banget"tutur Amel menahan tangisnya dan memukuli farhan dengan tangan nya


"aduh udah dong Ra, memangnya mas kasur gitu? dipukulin"jelas Farhan menahan tawanya melihat kepolosan Khumaira nya


Amel menghentikan pukulan nya dan melihat kearah Farhan


"nih mas kasih tau ya,ini tanda yang ada dileher kamu itu tanda cintanya mas sama kamu Ra"ucap Farhan tersenyum


Amel menyerengit Kam keningnya, apakah ia tidak salah dengar? cinta?


"udah ah mas, sekarang aku mau denger cerita dari mas Farhan mengenai keluarga mas Farhan,dan tadi itu siapa yang bersama dengan kak Ratna?"tanya Amel to the poin


Farhan langsung mengalihkan pandangannya ke arah lain,ia memang belum mengenal kan asal usul keluarga nya kepada sang istri.


jangan lupa baca eps selanjutnya ya gaesss πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰πŸŽ‰πŸ₯°πŸŽ‰πŸ₯°πŸŽ‰πŸ₯° salam happy πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°

__ADS_1


__ADS_2