
maaf bila ada salah dalam pengetikan mohon ya π π₯°π₯°π₯°π₯°ππ₯°ππ jangan lupa like dan komen π₯°π₯° di harapkan tahan napas dalam membaca eps iniπ₯°π₯°π₯° selamat membaca π₯°π₯°πππ₯°π₯°ππππ₯°π₯°π
*
Ratna segera melihat ke beberapa teaspack yang ada di depannya, ia berdoa agar tidak hamil. namun dugaan nya ternyata salah semua teaspack menunjukkan dua garis, dan itu artinya ia tengah hamil.
"ini nggak mungkin!!"gumam Ratna,ia mengingat ingat kapan terakhir ia datang bulan.
"berarti ini anak curut____ Fano"gumam Ratna lirih, ia kembali melihat garis itu untuk memastikan semuanya salah namun lagi lagi semua teaspack menunjukkan hasil yang sama.
"aku harus bagaimana" gumam Ratna seraya mengusap perut nya.tiba tiba ide jahat muncul di Kepala Ratna,ia pun tersenyum.
"bagaimana kalau aku mengaku ini anak dari________"
cepat cepat Ratna mencari sebuah memori ponsel nya yang dulu di laci laci, ia masih ingat menyimpan memori ponsel itu di laci.
pintu terbuka dan memperlihatkan alvan menatapnya aneh kepada istrinya ini.
"sedang cari apa kamu?"tanya alvan.
"bukan urusanmu"jelas Ratna,untung saja ia sudah menyembunyikan teaspack nya, kalau sampai ketahuan bisa gawat.
alvan meraih berkas yang ada dimeja ya ia lalu kembali menutup pintu, walaupun dalam benaknya Alvan mencurigai kalau Ratna merencanakan sesuatu.
sepeninggal alvan Ratna terus mencari keberadaan memori itu, didalam memori itu ia bisa menjalankan rencana nya dengan mulus. akhirnya memori itu ketemu di laci dan didalam dompet lamanya.
"ini bisa jadi bukti yang kuat"gumam Ratna seraya tersenyum puas.
*
malam hari begitu cepat, semua keluarga sedang berkumpul diruang tv sembari menonton tv dan mengobrol, termasuk juga Amel dan Farhan, mereka bercanda riang namun keberadaan Ratna tidak kelihatan sama sekali.
"dimana istri mu Van?"tanya mama ayu.
"mungkin sedang dikamar mah"jelas alvan.
semua orang mengganguk paham, Mungkin yang dikatakan oleh alvan benar adanya.
di tempat lain Ratna tengah menyiapkan ponselnya dan melihat sebuah foto, ia mencari obat tetes mata dan rambutnya acak-acakan agar drama nya dapat dipercaya.
"oke aku akan mulai drama ini"gumam Ratna lirih dan meneteskan obat mata itu.
Ratna menuruni tangga dengan tergesa-gesa menuju ruang keluarga dimana semua orang tengah berkumpul.
Ratna melemparkan beberapa teaspack ke wajah Farhan yang masih duduk di sofa dengan santai, semua orang yang melihat itu terkejut termasuk pak Wijaya.
"AKU HAMIL"jelas Ratna tanpa dosa.
"lalu? kenapa kau serahkan semua ini padaku? saya bukan suamimu""tanya Farhan bingung.
semua orang menyimak pembicaraan keduanya,Amel yang berada di sampingnya mendengarkan keduanya.
"AKU HAMIL ANAK KAMU MAS_____"teriak Ratna.
Amel menatap suaminya dengan wajah tak percaya, cobaan apalagi yang menimpa rumah tangganya?.
"maksud kamu apa Ratna? kamu jangan Ngada Ngada ya!!!"jelas Farhan tegas.
"KAMU SUDAH LUPA??? APA YANG KAMU LAKUIN KE AKU SAAT AMEL PERGI?"tanya Ratna.
__ADS_1
"FARHAN ADA APA SEMUA INI????"tanya pak Wijaya tegas.
"mas_____"lirih Amel.
"Ra, yang dikatakan oleh Ratna semuanya bohong Ra, kamu harus percaya"jelas Farhan.
Ratna meraih ponselnya seraya menunjukkan foto dimana Ratna dan Farhan tengah berada di dalam kamar dan Farhan tidak memakai baju terlihat otot tubuhnya terekspose, namun Farhan hanya memamerkan ototnya di hadapan Ratna waktu itu, mereka tidak melakukan apapun seperti yang dituduhkan oleh Ratna.
"INI BUKTINYA!!!"jelas Ratna menunjukkan foto itu.
Amel meraih benda pipih itu tiba tiba air matanya menetes begitu saja, hatinya yang sudah membaik kini tergores oleh Luka lagi.
Farhan yang melihat foto itu melotot,itu adalah foto dimana Ratna dan Farhan pacaran sedang berada di apartemen milik Farhan, mereka mengambil foto itu namun sama sekali tidak melakukan apapun.
"kamu jangan bohong Ratna___itu foto sudah lama sewaktu kita pacaran dan itu kita tidak melakukan apapun ya Ratna"jelas Farhan membela dirinya.
"Apa?? pacaran?? ini foto kemarin mas____kamu ajak aku ke apartemen kamu____karena kamu kesepian____"jelas Ratna disertai Isak tangisnya.
pak Wijaya menghampiri Farhan,ia lantas menampar wajah putra nya itu. mama ayu mencoba melerai keduanya.
"APA MAKSUD SEMUA INI FARHAN"geram pak Wijaya.
"pah Farhan tidak melakukan apapun,itu foto sudah sangat lama ular ini sedang bersandiwara pah"Jelas Farhan.
"AKU SEDANG TIDAK BERSANDIWARA AKU DAN ALVAN TIDAK PERNAH MELAKUKAN HUBUNGAN APAPUN SELAMA INI"jelas Ratna lagi.
Alvan melihat drama yang di mainkan istrinya ini sungguh luar biasa, ia sudah menebak akan terjadi peperangan diantara mereka.
"JAGA UCAPAN MU RATNA___AKU TIDAK PERNAH MELAKUKAN ITU PADAMU"geram Farhan dengan amarah nya.
Amel lari keluar,hati nya benar benar remuk kenapa rumah tangganya selalu mendapatkan ujian seperti ini?.
"Ra tunggu"jelas Farhan memegang tangan Amel.
Amel memberhentikan langkah canya,ia menghadap ke arah Farhan dengan air mata yang sudah mengalir membasahi pipinya.
"aku bisa jelasin Ra"jelas Farhan mencegah langkah Amel.
"APA YANG INGIN KAMU JELASIN?? SEMUA SUDAH JELAS!!!"teriak Amel dengan Isak tangisnya yang pecah.
"kamu masih percaya dengan omongan Ratna Ra?"tanya Farhan.
"aku nggak akan percaya________kalau tidak ada bukti mas______dan itu sudah jelas____kamu dan kak Ratna melakukan_____"ucap Amel ia tidak sanggup untuk melanjutkan kata kata nya.
"Ra yang dikatakan oleh Ratna BOHONG, semuanya bohong Ra!!!"jelas Farhan lagi.
"LALU ITU APA MAS????KAK RATNA HAMIL ANAK KAMU!!!!!"geram Amel dengan suara lantang, nafasnya membara begitu cepat.
"ITU BUKAN ANAKKU RA!!"
"aku sudah lelah mas_____kamu selalu mengecewakan aku_______aku juga manusia yang mempunyai hati dan bisa terluka kapan pun, tetapi hatiku tidak sekuat apa yang kamu kira mas_____"
"ya ampun Ra, itu semua bohong" jelas Farhan lagi.
"biarkan aku sendiri mas_____"jelas Amel seraya berlari ke arah mobil Farhan yang sedang terparkir.
"kamu mau ngapain Ra??"tanya Farhan menggedor kaca mobil Amel.
"MINGGIR!!??!"teriak Amel dari dalam mobil ia menghidupkan mesin mobil untuk melajukan kendaraannya.
__ADS_1
"TURUN RA____KAMU JANGAN BAWA MOBIL DALAM KEADAAN MARAH SEPERTI INI"mohon Farhan ia menghadang di depan mobil tsb.
Amel membunyikan klakson mobil dengan keras, agar suaminya minggir.
Amel menginjak pedal gas mobil itu dan melajukan kendaraannya dengan cepat, Farhan minggir karena Amel benar benar nekat.
kebetulan sekali Kevin datang mengendarai mobil nya,ia ingin menyerahkan beberapa berkas penting untuk besok namun tiba-tiba Farhan menarik tubuh Kevin agar keluar dari mobilnya.
"saya pinjam mobilmu" jelas Farhan dan segera menancapkan gas untuk mengejar Amel.
"mau kemana pak?"tanya Kevin turun dari mobil.
tiba-tiba mobil milik Fano datang,ia datang kesini untuk menanyakan sesuatu kepada Ratna, karena tadi pagi ia melihat Ratna membeli beberapa teaspack di apoteker, Fano mempunyai firasat bahwa Ratna mengandung anaknya.
"kemana Farhan itu mengendarai mobil dengan cepat?"tanya Fano.
"sepertinya didalam rumah ini sedang ada masalah, dan membuat buk amek dan pak Farhan bertengkar"jelas Kevin.
Fano mengganguk paham ia lantas masuk kedalam untuk berbicara dengan Ratna tentang teaspack yang dibelinya, walaupun Ratna menyuruhnya melupakan kejadian itu namun Fano tetap merasa bersalah.
Fano memasuki ruangan itu, dan melihat pak Wijaya, mama ayu, Ratna serta alvan sedang berbicara serius.
"kamu beneran hamil anak Farhan Ratna?"tanya mama ayu.
Ratna mengangguk ia menangis air matanya mengalir.
Fano yang mendengar itupun kaget? apakah Ratna sedang membuat sandiwara? agar hubungan Farhan dan Amel berantakan?.
"ITU ANAK KU RATNA"teriak Fano dari depan pintu,ia mendekati semua orang.
mata Ratna seketika melotot ke arah Fano bagaimana pria itu ada disini? dan mengetahui kehamilannya?.
"itu anakku Ratna!! bagaimana kau bisa berkata itu adalah anak Farhan?"tanya Fano.
semua orang dibuat terkejut, begitu pun dengan alvan apakah pendengaran nya tidak salah?
"apa maksudmu Fano?"tanya alvan.
Fano menceritakan bagaimana ia dan Ratna bertemu di claup malam sewaktu itu, mereka tanpa sadar telah berhubungan di luar nikah.
"JADI ITU ANAK FANO RATNA?"tanya pak Wijaya tegas seraya menatap Ratna.
Ratna mengangguk lemah,ia sudah tidak bisa mengelak lagi karena Fano membawakan bukti rekaman CCTV di claup itu.
mama ayu mendekati Ratna,ia langsung menampar sang menantu gara gara ulah Ratna Amel dan Farhan ribut seperti ini.
"KAMU BENAR BENAR KETERLALUAN RATNA____AMEL PUNYA SALAH APA SAMA KAMU??"tanya mama ayu.
Ratna mendongak ia menatap mertuanya dengan tersenyum, apakah ia tidak salah dengar? Amel punya salah apa terhadap nya?.
"DIA SUDAH MEREBUT MAS FARHAN DARIKU MAH______"jelas Ratna.
"kau yang meninggalkan nya Ratna____"jelas mama ayu dengan tegas baru pertama ini ia memarahi seorang wanita.
pak Wijaya menarik tangan Fano keluar dari rumah,ia meminta tolong agar menyusul Farhan dan Amel yang sedang kebut kebutan di jalan.
"urus masalah Ratna nanti, sekarang Tolong jelaskan semuanya pada Farhan dan Amel!!!"jelas pak Wijaya.
Fano segera menancapkan gasnya untuk mengejar Farhan dan Amel yang sedang kejar kejaran di jalan, akibat ulah Ratna saat ini.
__ADS_1
ingin tau kelanjutan ceritanya π₯°π₯° pantengin terus ya novel kuπ₯°ππ₯°π₯° salam happy π₯°π₯°π₯° see you ππ₯°