Menikahi Calon Iparku

Menikahi Calon Iparku
manja


__ADS_3

maaf bila ada salah dalam pengetikan πŸ™ mohon dimaklumi πŸ₯°πŸŽ‰πŸŽ‰πŸ₯° selamat membaca.


*


Farhan memasuki ruangan meeting tsb, hingga tender pun dimenangkan dengan perubahan Farhan group


setelah meeting selesai Farhan menuju ruangan nya,ia memasuki dan mendapatkan Fano tengah duduk di kursinya,lalu Farhan menghampirinya dengan malas


"ngapain Lo kesini"gerutu Farhan pada sahabatnya


"yaelah main dikit,kan gue telat tadi hehehe maaf ya"ucap Fano terkekeh,ia telat meeting akibat macet


"Halah kerjaan Lo mah telat terus"gerutu Farhan duduk disofa sembari memainkan ponselnya


"gue tadi macet tapikan file nya gue udah kirim lewat email,jadi tetep beres dong"Jawab Fano simpel


dimana sih kamu Ra,kok nggak di angkat"batin Farhan.


Farhan hanya menggelengkan kepalanya,ia sibuk menelpon Amel ia takut terjadi sesuatu.


Fano yang melihat itu heran ada apa dengan temannya ini,ia disini serasa tembok yang tidak dianggap.


tiba-tiba Kevin datang memasuki ruangan Farhan,lalu disambut hangat oleh Fano.


"akhirnya Lo kesini juga bro,gue di kacangin dari tadi"celetuk Fano


"namanya juga lagi kasmaran"jawab Kevin singkat dan tersenyum, sebenarnya ia sedang jatuh hati kepada seseorang namun ia urungkan niatnya untuk mengutarakan


"udah deh kumpul trio Wek Wek"ucap seseorang dari balik pintu


ketiganya langsung melihat siapa yang datang, ternyata itu boss besar Wijaya buru buru Fano dan Kevin pamit, mereka tidak mau kena imbas dari boss besarnya


"kita pamit dulu pak"ucap Fano dan Kevin


keduanya pergi meninggalkan Farhan dan pak Wijaya, Farhan bingung kenapa papanya tiba tiba datang kesini.


"kenapa papa kesini?"tanya Farhan


pak Wijaya Langsung menyodorkan ponselnya dan menyuruh Farhan melihat video.

__ADS_1


seketika mata Farhan membulat ketika melihat video tsb,ini video tentang ia dan Amel berada di Inggris dan Amel diculik, bagaimana papanya bisa tahu mengenai penculikan Amel?


"papa kok tahu?"tanya Farhan heran dan gugup.


"bukan tahu,,tapi tempe,ya tahu lah bisa bisanya kamu sampai lalai menjaga Amel, dan bagaimana bisa Amel diculik?"tanya Wijaya tersulut emosi.


Farhan menjelaskan kalau ia sewaktu di Inggris,ia sempat bertengkar dan Amel diculik karena ia sedang mencari informasi tentang Ratna.


"bisa bisanya kamu masih memikirkan Ratna,dan sekarang apa yang kamu lihat? Ratna bersama dengan kakak mu"tegas Wijaya


Farhan diam ia hanya bisa mendengarkan ocehan papanya, yang papanya bilang memang benar,ia yang bersalah tapi ia sudah berubah


"Farhan sudah berubah pa, Farhan menyesal"ucap Farhan


"oke papa maafin tapi kamu, harus meminta maaf dengan Amel dan papa hukum kamu ngadep tembok sekarang selama 1jam"ucap Wijaya


Farhan yang memang merasa bersalah ia segera menghadap tembok, Wijaya duduk dan melihat Farhan agar tidak membalikkan tubuhnya


*


30 menit berlalu Farhan masih betah berdiri di tembok, tiba-tiba pintu diketuk melihat kan Amel sedang membawa makanan


"waalaikumsalam nak masuk"jawab Wijaya


"loh papa disini?lalu dimana mas Farhan pah?"tanya Amel bingung


Wijaya mengarahkan pandangan nya ke belakang kursi dan melihat kan Farhan sedang menghadap tembok.


Farhan ingin berbalik badan namun ia sangat malu terhadap Amel,bisa bisanya papa nya menghukum anaknya didepan istrinya


"papa hukum dia ngadep tembok, karena sudah berani menyakiti kamu"jelas Wijaya


Amel bingung apa yang dimaksud Wijaya, menyakiti ia? Farhan menyakiti apa?


"memangnya mas Farhan menyakiti apa pa?"tanya Amel bingung


"waktu di Inggris kamu di culik kan?lalu papa hukum dia karena telah lalai menjaga kamu"ucap Wijaya


Amel mengangguk faham ia tapi Bingung bagaimana mertuanya bisa tahu mengenai itu, padahal ia sudah menutupinya

__ADS_1


"mas Farhan udah dihukumnya ya pah, kasihan dia pasti belum makan siang"bujuk Amel


Wijaya tersenyum ia tidak salah pilih, karena Amel begitu peduli dengan anaknya walaupun ini pernikahan terpaksa.


Wijaya berdiri dan mendekati Farhan,ia menepuk bahu sang putra


"beruntung sekali punya istri seperti Amel, jangan sia siakan atau kalau tidak papa hukum kamu ngadep tembok kamar jenazah"tegas Wijaya


Farhan dibuat lega akhirnya bisa terlepas dari jeratan harimau,ia langsung menghampiri Amel dan memeluknya.


Wijaya tersenyum ia lalu keluar, karena tidak ingin menganggu keduanya.


"makasih ya Ra"sembari memeluk tubuh istrinya.


"iya mas,tapi aku seneng liat mas Farhan ngadep tembok"tutur Amel tertawa.


"seneng ya?liat suaminya di hukum?"tanya Farhan.


"udah dong mas jangan cemberut,maafin aku"sembari tersenyum.


Farhan yang tidak tahan melihat senyum istrinya langsung mencium pipi itu,ia begitu gemas dengannya.


"ini aku bawain makanan"ucap Amel.


Farhan menerima itu dengan senang hati,ia sangat senang bila dibawakan makanan masakan istrinya.


"siapin ya"ucap Farhan manja pada Amel.


Amel tersenyum dan menuruti keinginan suaminya ini yang begitu manja, semenjak ia menyatakan cintanya ia begitu manja dan banyak perhatian.


"oh iya mas tadi aku liat rumah mama udah di dekor"ucap Amel sembari menyuapi makanan itu.


"dekor?"tanya Farhan heran.


"iya, seperti nya kak Ratna akan segera nikah dengan kak alvan"ucap Amel.


Farhan heran mungkin saja memang mereka akan menikah,tapi itu tidak membuat Farhan risau karena yang ada di hatinya sekarang ada Amel seorang.


"biarin yang jelas saya cinta nya cuma Sama kamu Ra"jelas Farhan

__ADS_1


oke jangan lupa baca eps selanjutnya ya πŸŽ‰ salam happy πŸ₯°πŸŽ‰πŸŽ‰


__ADS_2