Menikahi Calon Iparku

Menikahi Calon Iparku
gerah


__ADS_3

maaf bila ada salah dalam pengetikan mohon dimaklumi ya πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰ jangan lupa like dan komen πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯° selamat membaca πŸ₯°πŸŽ‰


*


keadaan Farhan mulai membaik hari ini Farhan tengah bersiap untuk ke kantor, Pakaian sudah disiapkan oleh Amel.


"mas Farhan serius udah mau berangkat kerja?" tanya Amel.


"iya Ra kerjaan udah pada numpuk tuh, Kevin dan Fano mungkin sudah kewalahan" jelas Farhan.


"kenapa? kangen ya?" tanya Farhan menaik turunkan alisnya.


"bosan aja di rumah" jelas Amel, kalau ia keluar kamar dan ingin melakukan pekerjaan selalu dilarang oleh mertuanya.


"mau ikut?" tanya Farhan.


"boleh?"


"tentu" jawab Farhan.


tanpa pikir panjang Farhan dan Amel menuruni tangga ini adalah kali pertamanya pergi kekantor bersama suaminya. namun saat menuruni tangga Amel dan Farhan melihat alvan tengah masuk rumah dengan pakaian acak acakan.


"udah sehat Lo?" tanya alvan.


"seharusnya gue yang tanya, Lo sakit?" jawab Farhan yang melihat alvan tidak karuan.


"hhh" tanpa menjawab alvan segera masuk ke kamar ia menggerutu dalam hati setiap ingin melakukan kejahatan pada Farhan selalu gagal.


*


dikantor Farhan duduk di kursinya sedangkan Amel duduk di sofa ia membaca majalah, untuk menghilangkan rasa bosannya. namun ketika melihat wajah Farhan yang begitu serius mengerjakan beberapa berkas lalu menandatangani nya.


"kenapa ganteng ya?" goda Farhan menatap Amel.


Amel tersenyum ia langsung menghampiri sang suami tanpa menunggu lampu hijau, Farhan menarik pinggang Amel berada dipangkuan nya.


"disini ya" jelas Farhan menaik turunkan alisnya.


"H-ha?" jawab Amel terkejut.


Farhan langsung mengangkat tubuh istrinya ia lalu membuka sebuah kamar yang berada di dalam ruangan nya, kamar tsb sengaja dibuat untuk Farhan jika ia lembur dikantor.


tanpa menunggu instruksi dari Amel Farhan segera memulai aksinya, ia sudah puasa beberapa hari.


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


...ΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩΩ...


setelah cukup lama Amel tidur badannya benar benar lelah akibat sang suami, Farhan keluar dan melanjutkan pekerjaannya.


namun tiba-tiba pintu terbuka dan melihat kan viola berada dihadapannya dengan pakaian yang begitu ketat, serta pakaiannya yang begitu minim.


"hai hany" sapa viola.


"ada apa" jawab Farhan.


"bolehkah aku duduk" jelas viola.


Farhan mengangguk ia tetap fokus pada layar laptopnya, namun tanpa dosa viola menggeser laptop Farhan ia duduk di depan Farhan ia menatap Farhan penuh goda.

__ADS_1


Farhan mencoba tidak tergiur dengan tingkah viola yang hampir kelewat batas.


"jaga attitude mu viola" tegas Farhan.


"oh maaf aku hanya ingin melihat wajah tampan mu" jelas viola memegang wajah Farhan.


Farhan melepaskan tangan viola ia memalingkan wajahnya, kalau saja viola bukan rekan bisnis papanya mungkin ia akan menendang wanita ini jauh jauh dari hidupnya.


"kembali ke tempat mu dan tujuan mu apa" tegas Farhan.


viola beranjak dari meja ia langsung duduk di depan Farhan, dan menyerahkan beberapa berkas di meja.


"aku hanya ingin menawarkan kerja sama" jelas viola.


Farhan menerima berkas tsb dan mengecek nya untuk melihat apa yang akan menjadi kerjasama diantara perusahaan nya.


sedangkan Amel membuka matanya, ia melirik sekilas dan tidak menemukan keberadaan Farhan, buru buru ia memunguti pakaian nya yang berserakan setelah itu keluar.


viola yang asyik menatap wajah Farhan namun pandangan nya teralihkan oleh Amel yang baru saja keluar dari kamar.


Amel yang melihat viola langsung mendekati suaminya ia memeluk Farhan dari belakang, dan berniat untuk membuat viola panas.


"sayang dimana CD ku?" tanya Amel manja.


Farhan tersenyum akhirnya Amel bangun tetapi kenapa menjadi sangat manja seperti ini? apakah istrinya sedang ingin memanas manasi viola?


"memangnya tadi nggak ada?" tanya Farhan.


"kau terlalu buru buru tadi mas" jelas Amel, ia langsung duduk di sofa.


Farhan tersenyum sedangkan viola menahan rasa panasnya yang ada didalam hati nya, wajahnya begitu merah.Amel mendekati viola yang masih duduk di kursi,ia menyerahkan remote control AC.


viola meremas remote tsb, ia langsung menaruhnya dimeja dengan keras lalu pergi meninggalkan ruangan tsb dengan amarah yang dipendam.


Farhan mendekati Amel yang masih santai duduk di sofa.


"kamu serius Ra? nggak pakai CD?" tanya Farhan.


"serius mas" jelas Amel.


Farhan langsung menuju kamar itu, sedangkan Amel menunggu nya sambil melihat sang suami mondar mandir mencari CD sang istri.


"nah itu dia" jelas Farhan yang menemukan CD sang istri terselip di buntalan selimut.


buru buru ia menyerahkan nya kepada Amel sambil tersenyum, Amel menerima itu seraya menggeleng.


"makanya jangan buru buru" ucap Amel.


"iya Ra lagian lama nggak camping sih" jelas Farhan.


Amel menggeleng suaminya ini benar benar telah berubah 100% sejak ia hamil, biasanya Farhan dingin dan begitu keras.


Amel kembali duduk di sofa begitu pun dengan Farhan, setelah beberapa jam Amel tertidur pulas Farhan yang sejak tadi tidak memperhatikan istrinya dan melihat Amel tidur ia segera membawa istrinya ke kamar.


Fano masuk ke kantor ia ingin melihat keadaan sahabat nya ini, sudah seminggu Farhan tidak masuk kantor.


"hai bro" sapa Fano.


"eh Lo fan" jawab Farhan.

__ADS_1


"gimana pernikahan Lo sama Ratna?" tanya Farhan.


Fano duduk didepan Farhan, apakah sahabatnya ini tidak marah setelah semua yang udah dilakuin Fano, karena Fano lah Farhan hampir pisah dengan Amel.


"ya begitu lah, Ratna sering keluar malam padahal gue udah berusaha bimbing itu ular ke jalan yang benar" jelas Fano.


"cinta bisa datang dengan sendirinya fan Lo tenang aja" jelas Farhan.


"Lo nggak marah sama gue?" tanya Fano.


"kenapa harus marah?"


"ya karena gue hamilin Ratna, hubungan Lo dan Amel hampir hancur sampai Lo masuk rumah sakit" jelas Fano.


Farhan tertawa melihat tingkah sahabatnya, memang Fano yang begitu sesatnya namun ia ciri sahabat yang sudah dianggap kakak oleh Farhan, melebihi Farhan sayang kepada alvan kakak kandungnya sendiri.


"justru gue terima kasih, berkat Lo Ratna akhirnya pergi dari hidup gue dan Amel" jelas Farhan.


"iya setelah itu gue yang apes" jawab Fano dengan nada kesal.


"tapi gue salut sama Lo fan, Lo mau tanggung jawab walaupun Lo nggak cinta sama Ratna" jelas Farhan.


Fano mengangguk paham ia mencintai viola namun jika viola tidak mencintainya Fano lebih baik mundur saja.


pintu terbuka dan melihatkan Kevin membawa beberapa file untuk diserahkan kepada farhan.


"pak Farhan ulang tahun perusahaan sebentar lagi, kita akan buat dengan tema seperti apa ya?" tanya Kevin.


"oh iya saya hampir lupa" jawab Farhan ia sudah lupa jika sebentar lagi akan ada acara ulang tahun perusahaan nya yang ke 5.


"saya ingin merayakan hari ulang tahun perusahaan di hotel" jelas Farhan.


Kevin mengangguk sedangkan Fano malah asyik memainkan pulpen nya.


"sudah paham kan?" tanya Farhan.


Kevin mengangguk ia melihat Fano tengah memainkan pulpen segera ia meraih berkas lalu menimpuk kepala sahabat nya itu.


"kenapa Lo nimpuk gue!!!" geram Fano.


"biar ilmunya langsung turun dikepala" jelas Kevin.


Farhan tersenyum kalau urusan pekerjaan sudah kelar maka seperti inilah jadinya mereka tidak akan terlihat seperti boss dan bawahnya.


"udah lah gue mau makan siang" jelas Kevin lalu pamit dengan farhan dan Fano.


begitu pun dengan Fano, ia juga pamit dengan farhan ingin makan siang. setelah kepergian kedua sahabatnya Farhan yang melihat jam menunjukkan waktu makan siang segera menelpon seseorang membawakan makanan yang ia pesan untuk ia dan istrinya.


Amel terbangun ia bingung tadi ia tidur di sofa tetapi sekarang malah ada di ranjang, apakah Farhan memindahnya tadi?


Amel keluar dari kamar dan melihat Farhan tengah duduk sambil membuka beberapa makanan.


"mas Farhan"


"eh Ra sudah bangun? makan siang dulu mas sudah pesan banyak tinggal pilih mau yang mana" jelas Farhan.


"ini serius kamu yang pesan?"tanya Amel tidak percaya karena Farhan memesan begitu banyak jenis makanan.


"iya nggak tau akhir akhir ini suka makan" jelas Farhan.

__ADS_1


jangan lupa baca eps selanjutnya ya πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰πŸŽ‰πŸ₯° salam happy 😍πŸ₯°πŸŽ‰πŸ₯°πŸ₯° see you 😍πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰πŸŽ‰πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰πŸ₯°πŸŽ‰πŸ₯°


__ADS_2