Menikahi Calon Iparku

Menikahi Calon Iparku
chubby


__ADS_3

maaf bila ada salah dalam pengetikan kata mohon dimaklumi ya πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰πŸŽ‰ jangan lupa like dan komen πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰πŸŽ‰ selamat membaca πŸ₯°πŸŽ‰πŸŽ‰πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰πŸ₯°πŸŽ‰πŸŽ‰πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰πŸ₯°


*


Farhan pulang ke kantor ia harus segera mengurus semua keperluan untuk pesta ulang tahun perusahaan.


sampai di kantor ia segera menaiki lift untuk segera sampai keruangan nya diikuti oleh Kevin. sampai ruangan Farhan dan Kevin masuk ia melihat Fano sibuk dengan berkas berkas.


"hai fan" sapa Farhan.


"eh kalian gimana gedung Nya? sesuai dengan konsep nya?" tanya Fano.


Farhan duduk di kursi ia melirik tajam ke arah Kevin, Kevin sepertinya telah salah memilih IO wanita itu untuk mengurusi pesta nya.


"konsepnya seperti pernikahan, Kevin asal pilih saja" gerutu Farhan.


"kalau IO itu tidak bisa merubah konsep itu dalam 1Γ—24 jam maka saya akan nikahkan kamu kev dengan dia" jelas Farhan.


"eh kok gitu?" tanya Kevin dengan suara melemas.


"tetapi kalau IO itu bisa bagaimana?" tanya Fano ikut menimpali.


"kalau IO itu bisa saya akan membayar 2 kali lipat" jelas Farhan santai.


keduanya mengangguk paham, setelah beberapa menit pintu terbuka memperlihatkan Amel tengah membawa makanan untuk Farhan makan siang.


"hai mas" sapa Amel ia mendekati ketiganya.


"hai Ra" Jawab Farhan ia segera mendekati istrinya dan mencium kening nya.


Fano dan Kevin yang melihat keromantisan diantara keduanya langsung menutup matanya dengan berkas berkas itu.


"bisa nggak jangan ngelakuin itu di depan kita" gerutu Fano.


"kita?? Lo aja kali" ejek Kevin kepada Fano, ia bisa melakukan itu kepada Dewi.


"sialan Lo" gerutu Fano dan menimpuk berkas itu di kepala Kevin, ia memang tidak bisa melakukan itu kepada Ratna.


"udah jangan ribut disini!!! kalau nggak mau jadi obat nyamuk" ucap Farhan.


keduanya pamit untuk pergi dari pada harus melihat keromantisan diantara keduanya.


"mas makan dulu yuk" ajak Amel.


"ayo kebetulan mas lagi lapar" jelas.


mereka akhirnya duduk, Amel membuka beberapa makanan di hadapan suaminya, buru buru Farhan merai sendok untuk mencicipi.


"enak banget Ra" jelas Farhan sembari mengancungk jempol nya.


setelah beberapa menit Farhan menghabiskan makanan itu dengan lahap tidak menyisakan sedikit pun, Amel yang melihatnya pun terkejut bagaimana bisa Farhan menghabiskan semua itu?


"mas habisin?" tanya Amel tak percaya.

__ADS_1


"maaf ya Ra, saking enaknya sampai lupa nawarin kamu'' jelas Farhan.


"bukan itu mas,aku kaget aja semua makanan ini habis sama mas Farhan" jawab Amel.


"hehe iya enak kok" jelas Farhan perutnya benar benar kenyang saat ini.


Amel pamit pada Farhan untuk pulang karena sudah berjanji pada mertuanya untuk mengantarkan belanja bulanan.


"hati hati ya Ra" jelas Farhan.


Amel mengangguk ia lantas masuk ke dalam mobil dan pergi meninggalkan kantor Farhan.


setelah kepergian Amel Farhan segera menuju kekantor lagi, tugas nya belum selesai mungkin ia akan pulang telat karena lusa akan ada acara pesta tsb.


*


( maaf ya aku loncatin eps nya langsung ke hari dimana pesta itu )


Fano tengah bersiap untuk acara pesta hari ini, semoga saja tidak ada halangan apapun.


"ayo berangkat" ajak Ratna Dengan pakaian yang begitu ketat dan lumayan minim ( pakaian kurang bahan ya gaesss )


Fano menoleh padahal ia sudah melarang Ratna untuk ikut pesta tsb pasti akan membuat masalah besar.


"mau kemana?" tanya Fano menyerengit kan keningnya.


"ikut ke pesta lah, di undangan udah jelas tertulis ajak pasangan anda!!" jawab Ratna santai.


Fano membuang nafas kasar padahal ia sudah melarang Ratna untuk ikut acara tsb, mengapa ular ini terus melanggar.


"gue pokoknya ikut ga mau tau" jelas Ratna sembari melangkah keluar namun tangannya di pegang oleh Fano.


"ganti pakaian" ucap Fano lirih.


"ga"


"ganti atau gue perkosa?" tawar Fano sembari tersenyum miring.


buru buru Ratna lari ke ruang ganti, ia harus berganti pakaian dari pada melakukan hal itu.


"kenapa ganti?" tanya Fano.


"mendingan gue ganti dari pada harus ngelakuin hal itu sama Lo" jelas Ratna.


Fano mendekati Ratna ia menatap Ratna Dengan pasti, jarak diantara keduanya tinggal beberapa cm saja.


"Lo bakalan ketagihan kalau coba punya gue" bisik Fano ditelinga Ratna.


Ratna mendorong tubuh Fano dan langsung lari ke luar apartemen dari pada ada setan lewat walaupun ia sudah hamil anak fano, tetapi jika melakukan hal itu dengan kesadaran ia tidak akan mau.


Fano tersenyum miring ia memang suka menggoda wanita tetapi saat menggoda Ratna entah mengapa hatinya begitu berbeda.


*

__ADS_1


dirumah Farhan Amel tengah bersiap ia bingung harus memakai pakaian seperti apa? badannya sudah berisi dan pakaian yang dulu sudah hampir tidak muat, apalagi dokter mengatakan jangan memakai pakaian yang terlalu ketat.


Farhan mendekati Amel yang tengah kebingungan mencari pakaian yang akan digunakan saat ini.


"kok belum ganti Ra?" tanya Farhan manja memeluk tubuh istrinya dari belakang.


"baju pesta nya ga ada yang muat sama tubuh ku" ucap Amel lirih.


Farhan tersenyum ia langsung pergi untuk mengambil pesanan nya. Farhan kembali lagi ke dalam kamar dan mendekati Amel di ruang ganti.


"ini" jelas Farhan menyerahkan pakaian yang begitu mewah dan besar seperti acara pernikahan.


"H-ha? ini pakaian nya?? bagus banget mas" ucap Amel melihat pakaian yang begitu cantik dan elegan.



"yaudah dipakai sana" jelas Farhan.


Amel mengangguk dan segera mengganti pakaiannya ia terlihat begitu indah dan cantik walaupun ada rasa tidak PD karena badannya begitu terlihat begitu gemuk.


"mas Farhan yakin? mau ajak aku?" tanya Amel seraya menunduk.


"memangnya kenapa?" tanya Farhan heran.


"aku takut di buli mas gara gara badan ku lumayan gemuk" jawab Amel.


Farhan langsung memegang pundak sang istri ia menatap nya sembari tersenyum.


"kamu itu bukan gemuk,tapi chubby dan kalau ada yang berani hina istri ku akan habis di tangan ku" jelas Farhan sembari menekankan kata kata nya.


Amel langsung memeluk tubuh Farhan ia sangat beruntung memiliki suami seperti Farhan.


mereka akhirnya turun ke bawah untuk pergi bersama mama ayu dan pak Wijaya.


"masya Allah cantik banget menantu mamah"ucap mama ayu mengusap rambut Amel,Amel tersenyum malu mertuanya selalu menggoda nya dengan kata kata manis.


pak Wijaya menuruni tangga ia melihat Farhan yang tengah duduk di sofa sembari memakan camilan.


"udah ayo Han berangkat, makan melulu" ucap pak Wijaya.


Farhan terperanjat kaget melihat kedatangan pak Wijaya, ia lantas berdiri dengan tegak.


"ayo berangkat udah mau telat nih" ucap mama ayu.


mereka berbeda mobil, Farhan mengendarai mobil dengan kecepatan rata-rata sedangkan mana ayu dan pak Wijaya di antar sopir.


sepanjang jalan Farhan terus mencoba menghubungi Kevin tentang acara tsb, mereka kemarin sudah melihat hasil dekorasi dinda namun itu belum sepenuhnya selesai.


"kenapa mas?" tanya Amel melihat suaminya terus melihat ponsel.


"Kevin susah di hubungi" jelas Farhan sembari menyetir.


"nanti aja ya mas, kamu lagi nyetir!! bahaya!" jelas Amel.

__ADS_1


Farhan memang gegabah seharusnya ia tidak menyetir sembari menelpon apalagi ia sedang membawa istrinya dan calon anaknya.


jangan lupa baca eps selanjutnya ya gaesss πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰πŸŽ‰πŸ₯° salam happy πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰πŸ₯°πŸŽ‰ see you 😍πŸ₯°πŸŽ‰πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰πŸŽ‰πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰πŸŽ‰πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰


__ADS_2