Menikahi Calon Iparku

Menikahi Calon Iparku
akur


__ADS_3

hallo teman temanπŸ₯°πŸŽ‰πŸ₯° kembali lagi ke novel kuπŸ₯°πŸŽ‰ sebelum baca tinggalkan dukungan kalian yaπŸ₯°πŸŽ‰πŸ₯°πŸŽ‰πŸ™komen dan likeπŸ₯°πŸŽ‰πŸ™ karena dukungan kalian sangat berarti πŸ₯°πŸŽ‰cus langsung bacaπŸ₯° selamat membaca πŸ₯°πŸŽ‰πŸŽ‰πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰πŸŽ‰πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰πŸŽ‰


*


*seorang gadis menuruni tangga, dengan pakaian serba hitam dan jaket menuruni tangga tergesa gesa menghampiri pria sepuh yang sedang duduk di sofa.


"mau kemana kamu?" tanya pria tsb.


"bukan urusan Dedy!!" jawab gadis tsb mengacuhkan pertanyaan pria itu.


"Dedy bilang berhenti!!! apa kamu tidak pernah belajar sopan santun?" tanya pria itu tegas.


gadis tsb menoleh ke arah pria itu dan tersenyum miring, sembari menaruh helm nya di meja.


"apa aku tidak salah dengar? sopan santun?"


"bagaimana aku bisa belajar sopan santun!! sedangkan dady sibuk dengan urusan Dady sendiri!!!" gretak gadis tsb.


pria itu melempar buku yang sedang di bacanya ke atas meja dengan keras.


"jaga bicaramu!!!" geram Lelaki itu.


"c'est Γ  cause de Dedy lui-mΓͺme !!! itu semua karena ulah Dady sendiri!!! Dedy yang buat aku kayak gini!!!" Gretak gadis itu dengan nafas memburu.


"menurut kamu Dedy kerja banting tulang kayak gini demi siapa?? demi kamu!!!! Dedy rela nggak nikah lagi juga demi kamu!!! tapi kamu anak tidak tau diri!!!!" bentak lelaki itu.


"heh, Dady kalau mau nikah!! yaudah nikah aja!!! its okey!! aku nggak pp" jawab gadis itu tersenyum getir.


"harusnya kamu hargai!! Dedy sudah membesarkan mu sendirian tanpa seorang wanita!!!"


"itu karena Dedy rela pisahkan aku sama mommy!!! Dedy tega pisahkan aku sama adik dan mommy!!!! Dedy egois tau nggak!!!" geram gadis itu dengan nafas yang memburu*.


"plak"


satu tamparan berhasil melayang tepat di pipi kiri milik gadis itu, gadis itu memegang nya karena pipinya benar benar panas saat ini.

__ADS_1


"kamu kurang ajar sama Dedy!!!! jangan pernah kamu bawa bawa masalalu Dedy!!!! kamu nggak tau apa apa!!!!nous vivons en France, et n'en parlons pas avec Dedy !!!!"


"wow, sepertinya aku harus rayakan perkataan Dedy!! Dedy pikir aku suka tinggal di Prancis???"


""justru aku sedih, karena sejak bayi Dedy tega JAUHIN aku sama mommy!!! dan satu lagi aku akan cari tau tentang mereka Dedy jangan pernah halangi jalan aku!!!"


gadis itu langsung berlari pergi mengendarai motornya, ia sudah muak dengan sikap Dedy nya saat ini.


"dasar anak setan!!!" geram lelaki itu ia duduk di sofa, dan meraih ponselnya melihat wanita serta ia dan kedua anaknya.


"semoga kalian baik baik saja, maaf sudah gagal mendidik anak kita" gumam Lelaki itu.


*


Amel sedang duduk di ranjang, sudah hampir dua Minggu ini ia di larang melakukan apapun dan itu membuat nya jengah.


tok tok tok


terdengar suara pintu di ketuk, mungkin saja itu baby sister atau mungkin mertuanya yang sedang membawa kenza berjalan jalan.


"bapak?" gumam Amel tersenyum, ia sudah sangat lama tak berjumpa dengan lelaki paruh baya ini.


"ayo masuk pak" ajak Amel.


Ratna dan pak darman masuk, Amel yang menyadari kedatangan Ratna bersama pak darman hanya tersenyum.


"bagaimana keadaan bapak? kemana ibu? kok nggak ikut kesini?" tanya Amel.


"ibu lagi sibuk, bapak kesini cuma Sama Ratna dia ngeyel pengen ikut" jelas pak darman.


Amel mengangguk, ia sudah menebak pasti ibu Rani tidak mau bertemu dengan nya. setelah apa yang ia lakukan pada Ratna yang telah mengusirnya dari rumah ini.


"lalu bagaimana keadaan bapak? sehat kan?" tanya Amel memegang tangan milik darman.


"Alhamdulillah bapak sehat, dimana cucu bapak? pengen lihat katanya kembar tiga?" tanya pak darman.

__ADS_1


"hehehe iya pak, baby kenza lagi di bawa mamah ke bawah terus Kenzo lagi rewel di asuh sama baby sister, tinggal baby girl nya tidur anteng" jelas Amel tersenyum.


Ratna yang sejak tadi tidak di anggap oleh Amel hanya tersenyum getir, ia mengerti Amel masih marah padanya soal kejadian waktu itu.


"Mel, boleh aku lihat baby girl nya?" izin Ratna.


"oh boleh kok kak, lihat aja" jawab Amel tersenyum, walaupun ia Masih takut jika dekat dekat dengan Ratna. namun saat ini Ratna sedang berada bersama pak darman.


setelah melihat baby girl, Ratna mengelus perutnya lembut. ia semakin tidak sabar menunggu buah hatinya itu lahir.


Ratna duduk di sofa, ia sengaja duduk di samping Amel karena ingin meminta maaf.


"Mel kamu masih marah sama kakak ya?" tanya Ratna.


"nggak kok kak, aku nggak marah hanya saja aku ingin jauhin kak Ratna, aku masih trauma soal kecelakaan itu" jelas Amel tersenyum.


"aku minta maaf Mel, aku nggak akan sakiti kamu, Mel aku pengen kita akur lihat lah bapak, dia sangat senang bila melihat cucu nya apalagi kalau anak aku lahir nanti" jelas Ratna menunduk.


Amel menoleh ke arah darman, memang benar kelihatan sekali dari raut wajahnya darman yang begitu bahagia.


"aku udah maafin kakak" jelas Amel tersenyum.


"serius Mel?" tanya Ratna dengan mata berkaca-kaca.


"iya tapi mohon sama kakak jangan ganggu rumah tangga ku lagi ya"


Ratna mengangguk ia lantas memeluk erat tubuh Amel dalam dekapannya, dulu sewaktu Amel datang ke rumah ia bahagia. namun karena kasih sayang darman terbagi ia menjadi benci oleh Amel sampai mereka tumbuh dewasa, dan akhirnya mereka bisa akur kembali.


"aku janji nggak akan ganggu hubungan kamu sama Farhan!! pegang janji ku ya"


Amel mengangguk mereka menguraikan pelukannya, Ratna mengusap bulir bulir yang ada di matanya.


"aku seneng Mel, akhirnya kita akur setelah sekian lamanya kita musuhan" jelas Ratna tersenyum.


pak darman yang melihat kejadian itu tersenyum, akhirnya kedua putrinya akur saat ini.

__ADS_1


pantengin terus novel ini πŸ™‚β˜ΊοΈπŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰ maaf karena sering up lama πŸŽ‰πŸ₯°πŸŽ‰β˜ΊοΈ salam happy 😍πŸ₯°πŸŽ‰ see you 😍πŸ₯°πŸŽ‰πŸ₯°πŸ₯°


__ADS_2