Menikahi Calon Iparku

Menikahi Calon Iparku
roti sobek


__ADS_3

maaf bila ada salah dalam pengetikan kata mohon dimaklumi ya πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰ jangan lupa untuk like dan komen πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯° selamat😍😍 membaca πŸ₯°πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸ₯°


*


"udah mas sana pukul kentongan nya" ucap Amel terus meronta agar Farhan memukul kentongan itu.


"iya iya" jawab Farhan dan langsung mengambil pukul itu.


"SAYUR SAYUR SAYUR NYA SEGAR BUGAR KARENA OLAHRAGA SAYUR!!!"


"mas!!!" geram Amel yang diucapkan oleh farhan salah.


"salah mas!!"


"lalu gimana Ra?" tanya Farhan bingung.


"sayur sayur sayur nya segar bugar dan bergizi!!!" ucap Amel.


"oh oke oke diulangi lagi ya"


Amel mengangguk ia mau melihat Farhan memukul kentongan itu.


"SAYUR SAYUR SAYUR NYA SEGAR BUGAR DAN BERGIZI!!! tong tong tong" teriak Farhan seraya memukul kentongan itu.


amel tidak bisa menahan tawanya, hatinya benar-benar lega saat ini ketika Farhan melakukan itu.


"udah puas Ra?" tanya Farhan.


"iya udah mas" jawab Amel sembari tersenyum.


"TONG TONG TONG SAYUR!!!" teriak Farhan lagi.


ditempat lain mamah ayu dan pak Wijaya terkejut mendengar teriakkan suara Farhan, mereka menuju ke teras depan untuk melihat apa yang sedang Farhan perbuat.


"Farhan?" pekik mama ayu.


"Han?" begitu pun pak Wijaya.


"iya pah kenapa?" tanya Farhan.


"kamu kenapa mukulin itu?"tanya pak Wijaya bingung.


"Amel ngidam pah" jelas Farhan.


pak Wijaya dan mama ayu mengangguk paham.


"tapi kamu cocok Han" jelas pak Wijaya.


"cocok apa?"


"cocok jadi tukang SAYUR!!" ucap pria paruh baya itu disertai gelak tawanya.


"iya papah jadi tani nya" gerutu Farhan.


"kalau papah jadi tani lalu siapa yang urus perusahaan?" tanya pak Wijaya.


"HARIMAU!!!" teriak Farhan dan langsung menarik tangan Amel untuk masuk kedalam.


setelah kepergian Farhan dan Amel, mama ayu mencubit pinggang suaminya dengan gemas.


"papah nih nakal" geram Mama ayu, lalu pergi meninggalkan suaminya.


"tapi beneran cocok mah" teriak pak Wijaya.


*


di rumah besar milik viola, viola sedang berada di kamarnya pagi ini ia berencana bertemu dengan farhan, untuk mengambil jam tangan milik alvan.

__ADS_1


"gue harus tampil modis di depan Farhan, agar lebih mudah untuk ngambil jam tangan itu" gumam viola meraih baju lumayan seksi dan ketat berwarna merah.


"aku sangat suka warna merah_____ begitu menggoda"


setelah bersiap cukup lama ia mengendarai mobilnya, sebelumnya ia akan ke cafe untuk bertemu dengan alvan tentang masalah ini.


sampai di cafe ia mencari keberadaan alvan, dan akhirnya ia melihat alvan sedang menikmati minuman, segera viola melangkah kan kakinya.


"Hai" sapa viola.


"Hay baby apa kabar? kau berusaha menjauh dari ku ya akhir akhir ini?" tanya alvan dengan suara basa dan menggodanya.


"jangan banyak bicara, tunjukkan seperti apa jam itu" jelas viola.


"tenang lah dulu by, kau terlihat begitu menggoda"


lalu alvan menyerahkan sebuah kotak berisi kan jam yang begitu mirip seperti jam miliknya, namun sayangnya Farhan mengetahui itu bukan milik alvan.


"oke aku akan cari jam itu" jelas viola.


viola melangkah kan kakinya meninggalkan alvan sendiri di kursi itu.


"BY!!" teriak alvan


viola memberhentikan langkah nya, ia mendengus nafas dengan kesal disertai berbalik arah.



(tangan alvan sembari tersenyum manis kearah viola)


"ist______" ucap viola bergidik ngeri, ia langsung pergi, tapi entah dari mana senyumnya merekah.


viola masuk mobil ia melihat jam menunjukkan sebentar lagi jam makan siang, buru buru ia mengendarai mobil nya dengan kecepatan tinggi.


*


"Kevin!!!" teriak Farhan.


buru buru Kevin datang mendengar panggilan dari bossnya itu.


"ada apa dengan perusahaan kita?" tanya Farhan melihat kondisi perusahaan nya menurun.


"maaf pak, itu karena model kita mengundurkan diri jadi prodak kita tidak bisa di ekspor" jelas Kevin.


Farhan mengerutkan keningnya, apakah ia tidak salah dengar begitu banyak model untuk prodak nya.


"kemana viola? apakah ia mengundurkan diri juga?" tanya Farhan.


"iya betul pak" jawab Kevin.


"kan masih banyak wanita lain, kalau perlu kamu buat audisi untuk mencari model perusahaan ini!!!" titah Farhan.


"sudah pak tetapi para produsen tidak terpikat oleh wanita lain selain buk vio yang jadi modelnya" jelas Kevin.


Farhan terdiam kepalanya benar benar terasa sangat pusing, ia menyuruh Kevin pergi meninggalkan nya.


"pergi!!! tinggalkan saya sendiri" titah Farhan.


Kevin pun pergi ia juga tidak bisa bertindak apapun kecuali Farhan yang melakukan nya.


pintu terbuka kembali melihat kan viola dengan gaya modis nya, mendekati Farhan.


"Hay hany" ucap viola mendekati Farhan.


"ngapain kamu kemari?" tanya Farhan sinis.


"jangan marah marah hany!! aku bersedia menjadi model mu kembali!!" jelas viola duduk diatas meja dan jarak diantara keduanya benar-benar dekat.

__ADS_1


"jaga sikap mu viola!!!" sentak Farhan.


"ouh______mendekatlah hany____aku sangat merindukan mu" ucap viola, ia memang Lama tidak berjumpa dengan farhan mungkin sekitar 2 Minggu lamanya.


tanpa sadar ia melihat jam milik alvan berada di meja belakang kursi milik Farhan, tetapi jika ia langsung meraihnya Farhan akan mengetahuinya.


viola terus mendekat kearah Farhan hingga Farhan melangkah mundur.


"aku sangat merindukanmu Farhan" ucap viola disertai nafas yang tidak beraturan.


"jangan gila kamu viola!!!!" geram Farhan.


viola memegang dada bidang milik Farhan, namun dengan cepat Farhan menepisnya ia begitu jijik dengan perlakuan gila viola.


"KAU BEGITU GILA VIOLA!!!" bentak Farhan.


tanpa menjawab ucapan Farhan, viola kembali memegang dada itu.


tiba-tiba pintu terbuka melihatkan Amel berada diambang pintu, amel melihat viola memegang roti sobek milik suaminya.


"Ra" ucap Farhan terkejut melihat istrinya.


Farhan melepaskan tangan viola dari dadanya, ia takut jika Amel salah faham lagi dengan nya, dan langsung mendekati sang istri.


viola yang menyadari kedatangan amel pun tersenyum gembira, mungkin saja Amel akan menangis karena telah melihat kejadian ini seperti dulu ia melihat Ratna dan Farhan.


Amel melangkah kan kakinya dengan wajah yang begitu kesal, ia menaruh bekal suaminya itu dimeja dengan suara begitu keras.


"BRAK!!!!"


Amel menarik nafasnya ia pun tersenyum, dan mendekati Farhan dan viola.


"mas" ucap Amel.


"Ra!!! mas bisa jelasin kok" ucap Farhan lemas, ia takut jika Amel akan salah faham.


Amel langsung mengibas ibaskan tangan nya didada suaminya, ia menghilangkan bau parfum viola yang begitu menyengat di baju itu.


"beraninya kamu menyentuh roti sobek milik saya?" ucap Amel menatap mata viola tajam.


viola yang mendengar itu pun tersenyum, ia mendekat kearah keduanya.


"tentu!!! Farhan itu milikku!!" jelas viola tanpa merasa bersalah.


Amel menyunggingkan senyumnya, ia membenarkan kemeja milik suaminya itu yang terlihat begitu kusut.


"roti sobek ini milik saya!! dan akan seterusnya menjadi milik saya!!!" ucap Amel.


"dan_____lalat seperti mu tidak pantas berada di roti sobek milik orang lain!!!!"jelas Amel menekankan kata katanya.


"BERANINYA YA LO!!" geram viola ia langsung mengangkat tangan nya untuk menampar pipi Amel, namun dengan sigap Farhan memegang nya.


"sampai kamu menempelkan tangan kotor mu di pipi istri ku, aku tidak akan memandang kau wanita untuk melukai mu!!!" geram Farhan lalu melepaskan tangan viola dengan kasar.


viola terkejut selama ini ia tidak pernah diperlakukan kasar oleh siapapun, apalagi di cengkraman tangan Farhan begitu sakit.


viola langsung pergi meninggalkan ruangan Farhan, ia sudah sangat malu tadi baru pertama kali ia melihat Farhan seperti itu dengan nya.


"aku akan membalas nya FARHAN! atas perlakuan mu tadi!!!" batin viola.


Fano yang melihat viola keluar dari ruangan Farhan dengan wajah memerah pun terkejut.


"ada apa dengan singa itu?" gumam Fano.


tidak ingin mengetahui banyak hal ia langsung pergi ke ruangan nya, begitu banyak pekerjaan hari ini.


jangan lupa baca eps selanjutnya ya gaesss πŸ₯°πŸ₯°πŸ₯° salam happy 😍πŸ₯°πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸ₯° see you 😍πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰πŸŽ‰πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰πŸŽ‰πŸŽ‰πŸ₯°πŸ₯°πŸŽ‰πŸŽ‰

__ADS_1


__ADS_2