
sebelum baca jangan lupa untuk like dan komen ya ππ₯°π₯°π₯°πππ₯°ππ₯°π maaf bila ada salah dalam pengetikan ππ₯°π₯°π₯°selamat membaca
*
Farhan mengalihkan pandangannya ke arah lain,ia memang belum menceritakan asal usul keluarga nya
"mas,kok diem sih,,,dia siapa?"tanya Amel sampai pipi nya terlihat merona
Farhan menatap mata Amel lekat,ia yakin Amel bisa menerima nya
"oke,dia itu kakak kandung saya,dulu dia pergi ke Inggris dengan membawa saham perusahaan besar milik keluarga ini, hingga bangkrut tapi berkat kegigihan untuk mendirikan perusahaan ini kembali, dengan kerja keras ya akhirnya sampai disini"jelas Farhan
Amel mengganguk paham,tapi Farhan bilang kakaknya ke Inggris,dan sekarang ia pulang bersama dengan Ratna, apakah mereka berdua selingkuh?
"lalu kenapa kak alvan pulang dengan kak Ratna?"tanya Amel penasaran
"nggak tau Ra,tapi yang jelas aku udah move on dari Ratna jadi dia mau sama siapa seterah"jelas Farhan lagi
Amel tersenyum,ia berdoa semoga hubungan nya dan Farhan baik baik saja dan tidak ada halangan
"dan pesan saya cuma satu,kamu jangan dekat dekat dengan alvan,dia itu sangat berbahaya"tutur Farhan
amel mengangguk,memang alvan terlihat sangat genit,tapi yang membuat Amel bahagia ialah Farhan terlihat posesif
"iya mas,,ya udah tidur yuk"ajak Amel sembari merebahkan tubuhnya ke sofa
Farhan langsung mendekati Amel dan mengangkat tubuh kecilnya, hingga Amel terkesiap akan sikap Farhan.
"kok digendong mas?aku kan mau tidur capek"omel Amel
Farhan terkekeh dan menurunkan istrinya di kasur empuk berukuran besar
"kamu mulai sekarang tidur disini"jelas Farhan sembari tersenyum manis
Amel bingung kenapa ia harus tidur di sini, bukankah Farhan yang membuat perjanjian itu agar amel tidur di sofa selama menikah?
"kan sesuai perjanjian mas"ucap Amel
Farhan ingat bahwa ia memang membuat perjanjian itu, tapi sekarang sudah berbeda keadaan nya
__ADS_1
"tapi kan sekarang beda keadaan nya,sekarang kamu cinta sama saya kan?"goda Farhan
Amel yang tidak mau melihat kan merona pipinya ia langsung tidur ditutupi bantal
"kok ditutupin sih"omel Farhan
Amel langsung membuka wajahnya dan terlelap, Farhan yang gemas hanya bisa tersenyum dan mengelus rambut panjang Amel
*
pagi menyapa dengan terang benderang, cahaya memasuki ventilasi udara dan mengagungkan Farhan
"kemana dia?"gumam Farhan melihat sekeliling dan tidak mendapatkan amel disisinya,ia lantas beranjak dan ingin pergi ke kantor
"bajunya udah disiapin"gumam Farhan tersenyum
*
setelah selesai mandi dan berganti ia langsung menuruni tangga dan menuju dapur,ia melihat Amel dan mamanya sedang memasak sayur
"hmm baunya enak nih"ucap Farhan
"iya dong nak kan yang masak istrimu ,ayo sarapan dulu"ucap mama ayu
"jadi kapan kalian menikah?"tanya Wijaya memulai pembicaraan
"kita akan fiting baju pengantin dulu pah"jelas alvan
"jangan menunda-nunda nggak baik, apalagi Ratna tinggal serumah dengan kita bagaimana omongan tetangga nanti"jelas mama ayu
"Dan kamu apakah kamu sudah bilang ke orang tua mu mengenai kau sudah pulang?"tanya Wijaya pada Ratna
Amel dan Farhan hanya menyimak pembicaraan mereka,ua tidak mau terlibat dengan urusan itu
"Udah kok om, mereka akan kesini segera"jelas Ratna
semua mengangguk,mama ayu pergi ke teras depan rumah untuk menyiram tanaman sedangkan Wijaya juga pergi ke kantornya.
Amel beserta Farhan meninggalkan Ratna dan alvan di meja makan,Amel Hendak mengantarkan suaminya sampai teras
__ADS_1
"hati hati ya mas"ucap Amel mencium punggung tangan Farhan
Farhan tersenyum ia merasakan nyaman setiap dekat, dengan Amel
"hati aku cuma ada di kamu kok Ra"gombal Farhan
Amel tersenyum malu ia lantas mencubit pinggang suaminya dengan lembut.
"aduh Ra sakit tau"pekik Farhan pura pura sakit
"yang mana mas?"tanya Amel khawatir apakah ia mencubit terlalu keras?
"yang ini"sembari memegang dadanya yang berdegup kencang
Amel tersenyum bisa bisanya suaminya gombal di depan ibu mertuanya
"udah jangan mesra mesraan terus,jadi kapan nih mama di kasih cucu"ucap mama ayu menaik turunkan alisnya
keduanya tersentak kaget,bisa bisanya mamanya meminta cucu, sedangkan untuk buat saja susah bagi Farhan.
"mama udah minta cucu nanti malam kita bikin ya"bisik Farhan ditelinga Amel sembari mengedipkan sebelah matanya
amek membeku ia tidak kepikiran akan hal itu? apakah ia sudah siap?
mama ayu yang melihat tingkah keduanya hanya Bisa menggelengkan kepalanya,ia melanjutkan menyiram tanaman nya
setelah kepergian Farhan Amel menuju ke kamar dan menyaring, ucapan Farhan barusan
"bikin?"gumam Amel
*
sesampainya di kantor perusahaan besar milik Farhan,ua masuk ruangan dan melihat jevin yang tengah duduk di sofa menunggu kedatangan Farhan
"selamat pagi pak"sapa Kevin
"pagi"ucap Farhan
"kita ada meeting dengan klaein untuk mendapatkan tender itu"ucap Kevin memulai rencana perusahaan milik Farhan
__ADS_1
"oke kita akan mendapatkan tender itu"tegas Farhan
jangan lupa baca eps selanjutnya ya ππ₯°ππ₯°ππ₯° salam happy