
Undangan Acara Syukuran itu, jelas juga tiba di Rumah Keluarga Chastalope.
Saat ini, Keluarga Chastalope sedang dalam situasi yang buruk.
Reputasi mereka belakangan hancur ninja mereka tidak berani muncul di hadapan publik lagi.
Putri kesayangan mereka, yang mereka kira adalah seorang gadis baik dan polos ternyata memiliki kelakuan semacam itu dan sangat buruk.
Mun mau bagaimanapun juga itu tetap putri mereka, jadi mereka tetap membiarkan Cynthia tinggal di Rumah Mereka, namun Cynthia tidak diijinkan untuk pergi ke manapun, bisa dibilang sebagai tahanan rumah.
Cynthia yang kebetulan bosan itu tidak sengaja melewati ruang Keluarga, mendengar ketika orang tuanya itu sedang bercakap-cakap.
"Huh? Jadi Stella itu hamil? Dan sebentar lagi akan ada syukuran di Rumah Keluarga Chastielo?"
"Itu benar, ten kita sepertinya diundang karena masih dianggap Keluarga dari Stella,"
"Tapi, Sayang Aku sudah tidak memiliki muka untuk muncul di wajah mereka apalagi setelah video yang tersebar itu,"
"Hah, kamu benar aku juga sudah tidak memiliki wajah untuk bertemu dengan keluarga mereka. Aku benar-benar tidak percaya jika Cynthia itu bisa benar-benar melakukan tindakan tidak tahu malu seperti itu, jelas itu karena dia dibesarkan di jalanan dan tidak mendapatkan pendidikan yang benar," kata Ayah Cynthia itu dengan nada dingin.
"Itu benar, dia tumbuh di luar keluarga ini Aku benar-benar tidak tahu seperti apa dia hidup selama ini namun untuk tidak bisa menjaga kehormatannya sebagai seorang wanita semacam ini, Aku benar-benar tidak bisa berkata-kata lagi,"
"Sudahlah, Sayang. Mari pikirkan ini nanti saja aku juga cukup pusing memikirkan soal kelakuan Cynthia itu, dan lagi sekarang dia juga sedang hamil, dan entah anak siapa yang dikandung itu,"
"Benar, Aku benar-benar sangat pusing memikirkan ini,"
Cynthia yang mendengar itu, tentu saja menjadi marah, orang tuanya tidak tahu apa-apa soal hal-hal buruk yang dirinya alami ketika dirinya di culik, dirinya hidup miskin menderita dalam kesengsaraan bertahun-tahun.
Hingga akhirnya dirinya bertemu dengan Herry yang dirinya kira cukup baik, ternyata sangat kurang ajar, bahkan dengan tidak tahu dirinya dia menyebar video mereka berdua sampai seperti ini.
Sialan.
Dan sekarang semua orang mulai memandang rendah dirinya seperti ini, seolah dirinya adalah seorang wanita murahan yang akan tidur dengan laki-laki manapun...
Sungguh, ini semua gara-gara Herry Brengsek itu!!
Juga awal dari tragedi yang menimpanya ini semua gara-gara Pamannya Stella itu, dan Stella malah hidup enak di keluarga Chastalope...
Sial, bahkan semua sekarang menjadi berantakan seperti ini sedangkan Stella hidup enak di Keluarga Chastielo itu sekarang, sebagai menantu kesayangan keluarga itu...
Sialan!!
Cynthia sangat marah ketika memikirkan semua itu dirinya dengan tidak akan membiarkan hal ini terus berlanjut.
####
Akhirnya, hari yang dinantikan segera tiba, yaitu acara syukuran untuk kehamilanya Stella.
Acara itu diadakan di rumah besar Keluarga Chastielo, dan tentu saja acara itu sangat meriah, di mana yang diundang orang-orang penting.
__ADS_1
Stella saat ini sedang mulai menyapa para tamu bersama dengan Felix yang ada disampingnya.
"Stella, jika kamu lelah kamu sebaiknya duduk saja dulu di sana,"
"Ini baru mulai, tidak apa-apa kamu tidak usah khawatir,"
"Tapi tetap saja..."
"Tidak usah."
"Baiklah,"
"Ah, benar juga sebentar lagi Acara Utama akan di mulai bukan? Akan ada Video yang di putar, tentang foto-foto kita sebelumnya,"
"Benar, aku heran kenapa hal-hal semacam itu pakai di stel di segala,"
"Aku rasa itu tidak masalah jadi semua orang tahu bahwa hubungan kita sangat baik,"
"Hah, dasar aneh-aneh saja,"
"Owh, iya juga. Aku sangat haus,"
"Tunggu duduk disini, Aku akan mengambilkanmu minuman dulu,"
Felix lalu pergi dari sana sebentar, dan Stella mulai mencari tempat duduk di dekat sana, namun tiba-tiba ada seorang pelayan yang menabraknya, dan menumpahkan jus di bajunya.
"Ma... Maaf...."
Itu adalah seorang pelayan perempuan, namun Stella tidak terlalu melihat wajahnya yang saat ini memiliki senyuman licik, Stella hanya menganggap itu angin lalu dan membiarkan pelayan itu pergi.
Felix yang datang cukup kaget melihat baju yang Stella pakai itu kotor.
"Aku baru pergi sebentar kenapa dengan bajumu itu?"
"Ini baik-baik saja aku sudah memiliki banjir cadangan aku akan ke kamar sebentar dan segera berganti baju,"
"Aku akan menemanimu,"
"Tidak usah saja, Aku bisa sendiri, lagipula jika kita berdua pergi, nanti apa kata orang-orang? Kita berdua kan bintang utama dalam pesta ini, lagipula aku hanya kembali ke kamar, tidak jauh dari sini, udah apa-apa dan banyak pelayan juga di sekitar sini,"
"Baiklah-baiklah, Aku mengerti,"
Stella lalu segala pergi dari sana mulai masuk ke dalam rumahnya.
Sedangkan Felix, mulai memantau Layar Proyektor di depan, yang sepertinya akan segera memutar video yang sebelumnya sudah disiapkan.
Semua orang juga mulai menatap kearah projector menantikan video apa yang akan diputar.
Namun ternyata, Video yang diputar adalah hal-hal yang tidak akan semua orang kira.
__ADS_1
Ini dimulai, dari adegan ciuman antara Allen dan Stella di Rumah Sakit.
Lalu berikutnya, ada Video pendek tentang bagaimana Allen mulai menyatakan cintanya itu, ada tanggal-tanggal juga diantara video itu yang terlihat terjadi belum lama ini, setelah Stella menikah dengan Felix.
Video berikutnya, terjadi sebuah pusat perbelanjaan, dimana ada Stella dan Allen memilih baju bayi bersama, mereka terlihat senang dan tersenyum di sana ketika memilih baju-baju itu.
Adegan berikutnya, adalah ketika Allen menyentuh perut Stella dengan penuh kelembutan, sambil tersenyum.
Lalu berikutnya, ada sebuah tulisan,
'Apakah Anak Yang Stella Chastalope kandung benar-benar Anak Felix Chastielo?'
'Seperti yang kalian lihat, Kalian semua tahu Identitas Stella sebelumnya... Kalian bisa memikirkannya sendiri setelah melihat video sebelumnya, jika....'
'Yah, Aku tidak perlu mengatakannya cara langsung soal siapa Ayah dari bayiku itu...'
Jelas saja, Video berdurasi pendek itu cara membuat kehebohannya di ruangan itu.
Felix sampai menumpahkan minumannya saat melihat Video itu.
Dia menjadi panik, sendiri...
Astaga...
Bagaimana bisa ada video semacam itu?
Orang Tua Felix jelas menatap video itu juga, wajah mereka menjadi merah karena marah dan kaget.
Video semacam itu...
Bagaimana hal-hal yang ada di dalam video itu terjadi....
Jangan bilang...
Eve mulai memegagi jantungnya yang terasa sakit terlalu syok setelah melihat video itu.
"Sayang? Kamu tidak apa-apa?" Kata Nicolas dengan cemas.
Benar-benar terjadi keributan di tempat pesta itu berjalan, para tamu juga Mulai bergosip dan memiliki hipotesis mereka sendiri.
Disisi lainnya, saat ini Stella sedang menuju ke Kamarnya, dua berjalan dengan santai menaiki tangga.
Namun siapa yang tahu, ketika sampai pertengahan, tangga itu terlalu licin, hingga Stella kehilangan keseimbangan nya dan mulai tergelincir jatuh.
"Akhhhh....."
Dari arah samping, terlihat seorang wanita tertentu yang memakai masker dan baju pelayan menatap itu dengan senang.
"Rasakan itu, Aku harap kamu mati sekalian bersama calon anakmu itu, enak saja kamu hidup bersenang-senang di mana aku harus hidup menderita.... Stella sialan!!"
__ADS_1