
Hari-hari sekali lagi berlalu, pada akhirnya walaupun Kakek dan Nenek Allen tidak menyukai Pernikahan Allen dan Cynthia, Felix tetap membantu Allen mempersiapkan acara pernikahannya.
Acara tersebut akan berjalan sesuai apa yang Felix rencanakan, dimana hanya akan diadakan di sebuah KUA.
Cynthia dengan terpaksa menyetujui pernikahan itu yang diadakan acara sederhana dia juga hasil membujuk keluarganya soal itu.
Dan tentu saja, dalam Keluarga Chastalope buka akan diadakan beberapa perjamuan kecil untuk merayakan pernikahannya yang hanya akan mengundang beberapa kerabat dekat, dan mungkin beberapa tetangga dekat.
Cynthia sejujurnya merasa sangat kecewa dengan hasil ini, namun dirinya juga tidak bisa berbuat apa-apa malah takut jika mengadakan acara besar, itu akan mengakibatkan ketidak senangan dari Keluarga Chastielo, jadi mau tidak mau dirinya hanya menuruti soal pesta sederhana itu, harapan tingkat kekecewaan mereka terhadap dirinya dan Allen bisa sedikit berkurang.
"Cynthia, apakah benar jika Pernikahanmu akan di adakan secara Private?"
Itu adalah sebuah pertanyaan dari salah satu teman dekat Cynthia.
Saat ini, Cynthia sedang bertemu dengan beberapa temannya, berbagi kabar baik ini.
yah bahkan walaupun pesta ini diadakan cukup sederhana namun fakta jika dirinya menikah dengan salah satu Keluarga Chastielo status untuk dirayakan.
Sudahlah, sementara ini dirinya akan mengalah, namun lihat saja nanti, dah saatnya dirinya bisa menguasai Keluarga itu. Dirinya tidak akan membiarkan Stella itu berbuat seenaknya.
"Itu benar, Acara ini diadakan Private, dan hanya khusus untuk mengundang para Keluarga dekat, namun tentu saja kalian berdua akan diundang dalam acara ini,"
"Wah, kenapa begitu? Aku kira cara pernikahan mu akan menjadi sebuah acara yang sangat besar. Kamu lihat bagaimana acara pernikahan Stella sebelumnya?"
Tentu saja ketika nama itu disebut, Cynthia merasa sangat kesal, last dirinya ingat bagaimana pesta pernikahan itu berlangsung.
Itu diadakan di sebuah gedung dengan dekorasi yang sangat mewah bahkan sampai disiarkan berbagai stasiun televisi, acara itu benar-benar merupakan sebuah acara pernikahan yang paling megah dan sangat besar, membuat semua orang inggris dan menginginkan acara yang seperti itu juga.
Hanya memikirkan itu saja membuat Cynthia semakin kesal.
"Ya, gak apa-apa ini adalah permintaan Keluarga mereka, tentu saja sebagai calon menantu yang baik aku akan melakukan apa permintaan mereka,"
"Astaga, Cynthia kamu sangat baik sekali,"
Kereta mulai bercakap-cakap dan membicarakan berbagai hal, termasuk Cynthia yang mulai menjelek-jelek kan Stella di depan mereka semua.
Tentang betapa tidak tahu malunya, Stella mengoda Ayah Allen itu.
"Tapi Cynthia, setelah kamu menikah dengan Allen nanti, bukankah nanti Stella itu akan menjadi Ibu Mertua mu?"
Mendengar pertanyaan dari temannya itu, Cynthia sekarang baru menyadari tentang fakta itu.
"Sial, itu memang benar namun tentu saja aku tidak akan mengakuinya, bahkan Allen jelas tidak akan mengakui hal ini,"
"Sepertinya hubungan kalian akan menjadi rumit,"
"Hah, tapi lihat saja, aku merasa jika Stella itu gak akan betah lama-lama berada di dalam keluarga itu,"
"Ya, itu benar. Gadis licik itu sangat tidak cocok berada dalam Keluarga Chastielo,"
Percakapan mereka terus berlanjut membicarakan beberapa hal lain. Sampai tiba-tiba ponsel Cynthia berbunyi.
Itu adalah telepon dari Allen, kita mereka berdua akan foto Prewedding dan pemilihan Baju Pengantin hari ini.
"Sudah dulu ya, aku akan segera pulang dan bersiap-siap untuk persiapan Acara Pernikahanku,"
"Tentu saja, Cynthia. Semoga acara itu berjalan dengan lancar,"
Setelah acara pertemuannya dengan teman-temannya itu selesai, Cynthia segera keluar dari Restoran itu menunju ke mobil miliknya yang berada di tempat parkir.
__ADS_1
Namun siapa yang tahu, jika saat Cynthia berada disana, dirinya melihat wajah yang familiar.
Ada beberapa laki-laki datang, batasan dengan Cynthia.
Cynthia yang melihat wajah salah satu laki-laki yang terlihat familiar itu jelas aja merasa sangat gemetar, menatap wajah itu membuat dirinya ketakutan.
"Tunggu sebentar teman-teman, aku akan menyapa gadis cantik yang ada di sana sebentar," kata Pria itu sambil tersenyum pada temannya.
"Herry, siapa gadis cantik itu? Aku tidak pernah melihatnya,"
"Dia Mantan Kekasihku ketika SMA,"
"Wow, aku tidak tahu kamu memiliki seorang mantan secantik itu, aku kira ketika SMA kamu dikirim ke daerah pelosok oleh Ayahmu untuk merasakan sulitnya hidup, namun tidak mengira kamu malah mendapatkan gadis cantik itu untuk dijadikan pacar,"
"Pfff.... Selain kali saja aku akan menceritakannya, pilihan masuk duluan saja aku ingin menyapa orang itu,"
Melihat Pria bernama Herry itu datang, wajah Cynthia tentu saja menjadi pucat, Cynthia jelas ingin kabur dari sana secepatnya.
Namun jelas, Herry tidak akan membiarkan Cynthia kabur.
Herry segera menarik pergelangan tangan Cynthia agar dia tidak pergi.
"Apa-apaan kamu!! Lepaskan!!"
"Astaga... Rara.... Tidak, namamu sekarang Cynthia bukan? Apakah kamu tidak merindukanku? Setelah pertemuan mendebarkan bulan lalu, kamu langsung pergi begitu saja pagi itu dari Hotel, padahal aku sempat mencarimu kemana-mana,"
Cynthia yang mendengar kata-kata itu, jelas memiliki wajah yang tidak enak.
"Omong kosong apa yang kamu katakan tepat lepaskan aku aku tidak ingin berurusan denganmu lagi!!"
"Astaga, setelah sebelumnya kita memiliki beberapa Malam yang Indah, kamu masih bersikap seperti ini? Begitu sombong,"
Melihat pria di depannya ini membuatnya teringat kembali tentang hal-hal yang dia alami ketika masih ada di Kota S.
Buah kota kecil di pinggiran kota di mana dia hidup sebagai seorang gadis miskin bernama Rara, saat itu dirinya kehilangan ingatan nya jadi dirinya tidak tahu bahwa dirinya adalah anggota Keluarga Chastalope.
Dirinya hidup menderita di Kota kecil itu bersama Ayah Angkatnya, yang selalu memperlakukan dirinya tidak adil.
Dan ketika dirinya kembali mendapatkan ingatan nya tentu saja dirinya kabur dari orang itu, dicurigai sebagai seseorang yang kemungkinan besar menculik dirinya selama ini.
Setelah dirinya berhasil menghubungi keluarganya, dirinya langsung di jemput dari Kota sial itu, meninggalkan semua hal yang ada di Kota S. Termasuk Herry Mantan Kekasihnya yang gila itu.
Cynthia kok senang bisa keluar dari jeratan orang gila itu, namun siapa yang tahu bulan lalu iya harus bertemu dengan orang itu di kota besar ini.
Sial!!
Herry ini harusnya berada di Kota S yang kecil itu, hidup dengan orang-orang miskin itu, apa dia bisa bisanya muncul di Kota ini?
"Herry!! Hentikan apa yang kamu lakukan!! Hubungan kita sudah berakhir!! Aku tidak ingin berhubungan lagi denganmu!!"
Herry lalu tertawa setelah mendengar hal itu.
"Pfff.... Sekarang setelah kamu sepertinya entah bagaimana menjadi Nona Kaya, tingkahmu menjadi begitu sombong. Tidak sadarkan kamu, apa yang menolongmu selama ini ketika berada di Kota S? Kamu itu benar-benar tidak tahu diri!!"
"Lalu apa maumu? Bukankah kamu sudah mendapatkan apa yang kamu mau? Sekarang aku tidak mau lagi berurusan denganmu!!"
Herry lalu melepaskan tangan itu, dan sedikit tertawa.
"Itu benar, aku sudah mendapatkan apa yang aku mau. Namun kenangan malam itu, terlalu indah hal-hal yang tidak bisa aku lupakan, tidak bisakah kamu mempertimbangkanku?"
__ADS_1
"Herry!! Aku tahu yang kamu mau hanya bermain-main!! Dan aku bukan mainanmu!!"
"Kita masih muda, tidak ada yang salah untuk bermain-main dan menikmati masa muda,"
"Aku benar-benar tidak ingin untuk bertemu denganmu lagi!!"
Cynthia jelas mobil kesempatan ini untuk mencoba melarikan diri.
Herry tidak mengejarnya, hanya menatap gadis itu dengan ekpersi lucu,
"Heh? Kamu pikir kamu bisa kabur dariku Cynthia? kamu sepertinya berurusan dengan orang yang salah, jelas Aku Herry Maximilian tidak akan melepaskanmu begitu saja!!"
Terlihat senyuman licik ketika Pria itu menatap Cynthia.
Cynthia sendiri, merasa ketakutan segera memasuki mobilnya dan menyeluruh supir itu untuk segera pergi dari tempat itu.
Sial...
Kenapa dirinya harus bertemu dengan orang sial itu....
Orang sial yang dari dulu selalu melecehkannya...
Dan bulan lalu....
Cynthia menjadi ketakutan ketika menggigat beberapa hal, lalu mulai memegangi Perutnya yang saat ini masih datar.
Sial, Herry itu tidak bisa dibiarkan!!
Atau dia mungkin akan merusak segala rencananya.
Sudah susah-susah, dirinya menjebak Allen, agar mereka segera menikah.
Itu benar!!
Dirinya dan Allen memang harus segera menikah secepatnya sebelum semua ini menjadi lebih di luar kendali.
Untung saja, hanya tinggal beberapa hari mereka akan menikah.
Bahkan walaupun ini hanya Pernikahan kecil, namun itu tidak masalah, dari pada dirinya harus terjerat dengan Pria gila itu...
Cynthia mencoba menormalkan kembali ekspresinya, dan bilang pada dirinya sendiri jika semuanya akan baik-baik saja.
Ya, tidak ada orang yang boleh tahu soal hal ini.
Jelas hal ini akan menjadi sebuah rahasia seumur hidupnya.
Nanti dirinya akan mencoba mengurus orang untuk menyingkirkan orang sialan itu, agar tidak muncul lagi dalam hidupnya.
Sekarang dirinya punya uang, bukan lagi gadis miskin yang bisa ditindas seperti itu....
Dan lagi, sebentar lagi dirinya akan mengadopsi Nyonya Kaya dari Keluarga Chastielo....
Ya...
Hal-hal bagus akan menanti dirinya di masa depan, lagi dirinya harus melupakan segala hal tentang masa lalunya...
Membuang segalanya...
Mengambil kembali semua yang menjadi miliknya.....
__ADS_1