
Waktu dengan cepat berlalu, saat ini Rhea udah berulangkali mencoba menelepon Allen, namun ponsel orang itu malah mati.
Ini jelas membuat Rhea semakin pusing sendiri.
Dirinya lalu mencoba menelepon Stella lagi, namun malah tidak di angkat oleh yang punya.
Hah.
Ini Kak Stella malah kemana lagi sih?
Jelas, semua hal ini membuat Rhea sangat binggung.
Padahal hari ini rencananya dirinya akan bertemu dengan Kak Allen, untuk menunjukkan bukti bukti perselingkuhan dari Istrinya itu.
Mana tahu jika malah terjadi sebuah hal yang tidak terduga soal terbongkarnya soal bahwa Kak Allen itu bukan Putra Kandung Paman Felix.
Sekarang semuanya menjadi rumit.
Ini membuat Rhea jadi ragu untuk mengatakan perselingkuhan dari Cynthia itu...
Aku takut malah ini semua makin membuat Kak Allen terpukul.
Namun mau bagaimana lagi?
Mungkin mencoba mau cari waktu yang tepat?
Baik, yang paling pertama sekarang mencoba menemukan orang itu dulu.
Dan sekali lagi, Rhea coba untuk menelepon Allen.
Kali ini telepon itu segera diangkat.
Rhea yang khawatir itu, jelas langsung bertanya,
"Kak Allen apakah tidak apa-apa? Kak Allen sekarang ada di mana?"
Allen ditelepon yang mendapatkan pertanyaan tiba-tiba itu jelas menjadi bingung harus menjawab seperti apa.
Jika menilai dari apa yang ditanyakan oleh adik Sepupunya ini, apakah Rhea sudah tahu dari Stella soal dirinya yang pergi dari rumah?
'Jadi kamu sudah di beri tahu Stella soal kejadian di Rumah?'
"Ya, Kak Stella sudah memberitahuku. Ya menyuruhku untuk mencari keberadaan mu dan mencoba menenangkan mu, Dia jelas sangat khawatir padamu,"
Mendengar kata-kata itu, Allen menjadi terteguh sebentar.
Dirinya tidak mengira jika Stella malah mengkhawatirkan nya segala.
Dirinya kira Stella makan sangat senang setelah tahu semua ini dan juga akan sangat senang bahwa dirinya pergi dari Rumah Keluarga Chastielo, di usir seperti itu.
Namun dia masih khawatir?
Bahkan setelah apa yang dirinya perbuat pada Stella?
Dirinya tidak mengira jika Stella masih begitu baik padanya seperti ini.
Ini benar-benar berbeda dengan Cynthia, tadi menelepon nya dan malah marah-marah padanya.
Bukannya khawatir padanya.
Bilang, jika keputusanya untuk pergi dari rumah itu adalah hal yang salah, dirinya harus segera pulang dan minta maaf bila perlu memohon pada mereka agar bisa kembali ke Keluarga Chastielo.
Bahkan Cynthia itu, bilang jika dia tidak kembali ke Rumah Keluarga Chastielo, dia tidak akan memaafkan dirinya.
Sial.
Setelah dirinya ajak pergi, Cynthia malah bilang dia ingin kembali ke Keluarganya sementara.
Lalu segera menutup telepon itu.
Allen benar-benar merasa kecewa bagaimana Cynthia itu, bahkan tidak bertanya dirinya saat ini dimana, atau bagaimana perasaannya saat ini.
Seolah yang paling penting adalah bahwa dirinya masih berada dalam Keluarga Chastielo atau tidak.
Dan fakta bahwa apakah benar dirinya bukan Putra Kandung Felix Chastielo.
Rasanya begitu sakit jika memikirkan itu.
Seolah-olah semua orang meninggalkannya.
"Kak Allen.... Kakak dimana? Kakak jangan terlalu cemas semuanya akan baik-baik saja,"
'Terimakasih Rhea, namun saat ini aku benar-benar ingin sendiri dulu,'
"Tapi Kak Allen...."
__ADS_1
'Nanti mungkin aku akan ke Rumahmu, Rumah Kakek dan Nenek, karena Aku juga tidak memiliki tempat untuk kembali,'
"Baiklah kalau Kakak berpikir begitu, yang paling penting sekarang Kakak menenangkan diri dan segeralah pulang ke rumah Kakek dan Nenek, ingat Kakak gak boleh melakukan hal yang tidak-tidak,"
'Ya, Terimakasih Rhea....'
####
Disisi lainnya, saat ini gosip bahwa Allen Chastielo bukan Putra Kandung Felix Chastielo udah tersebar dan menjadi bahan gosip di kalangan beberapa orang kenalan Keluarga Chastielo.
Menjadi bahan pembicara di Grup-grup Keluarga sekitar mereka.
Dan sayangnya, tidak lama sampai gosip itu tiba ke Rumah Keluarga Maximilian.
Lebih tepatnya, sampai gosip itu terdengar oleh Richard Maximilian.
Ketika dirinya sedang bermain golf bersama samalah satu Koleganya, kolegannya itu yang memang sangat suka bergosip itu mulai membicarakan beberapa gosip padanya.
"Pak Richard, Aku baru saja dapatkan gosip menarik dari Istriku,"
Jelas, awalnya Richard tidak begitu tertarik dengan gosip pulang yang itu.
Namun demi menghormati kolegannya itu, Richard pura-pura tertarik lalu bertanya,
"Gosip apa itu Pak?"
"Hal ini benar-benar sangat menghebohkan, Apakah kamu tau Felix Chastielo?"
Ketika nama musuhnya itu disebut, Richard jelas merasa tidak suka.
"Ya, aku tahu dia, kenapa dengan dia?"
Richard ingat, sebelumnya ada gosip tentang musuhnya itu yang menikahi gadis muda yang seumuran dengan Putranya, karang gosip gila macam apa yang akan muncul?
"Aku baru saja dengar, jika Allen Chastielo yang kita semua kira adalah putranya itu, ternyata bukan Putra Kandung Felix Chastielo, aku dengar anak itu hasil perselingkuhan dari Almarhum Istrinya dengan laki-laki tidak dikenal,"
Mendengar berita itu jelas dirinya merasa kaget setengah mati.
Apa?
Allen Chastielo ternyata bukan Putra Kandung Felix?
Bagaimana ini mungkin?
Dirinya jelas yang paling tahu, jika Shopia bukankah tipe yang akan berselingkuh.
Dulu dirinya dan Shopia pernah berkencan, namun itu dibuat berantakan oleh Felix Chastielo ternyata menyukai Shopia.
Bahkan walaupun Shopia menolak, dan jelas Shopia hanya mencintai dirinya, Shopia tetap tidak bisa lepas dari Felix Chastielo.
Hingga Felix mulai meneror dirinya kala itu, ya saat itu dirinya masih lah seorang pemuda miskin, gimana bisa menentang seorang pemuda Kaya Raya seperti Felix Chastielo itu?
Banyak hal yang terjadi saat itu.
Namun dirinya dan Shopia tetap mencoba mempertahankan hubungan mereka diam-diam.
Sampai malam itu, ketika Shopia akhirnya bilang jika dia ingin menikah dengan Felix, karena tidak ingin Felix menyakiti dirinya lagi atau menerornya lagi.
Malam itu, malam ketika mereka menghabiskan waktu terakhir mereka bersama-sama...
Juga tidak lama sampai dirinya kecelakaan setelahnya.
Namun jangan bilang....
Jika malam itu....
Beberapa kemungkinan terjadi.
Jangan bilang Shopia....
Namun...
"Apa?"
"Iya, Pak Richard. Aku dengar gosip ini dari Istriku yang katanya dapat gosip ini dari Pelayan yang berteman dengan Pelayanan Keluarga Chastielo, aku dengar Allen itu sampai diusir dari Rumah Keluarga Chastielo setelah tahu jika dia itu bukan bagian dari keluarga mereka,"
Richard last masih merasa begitu kaget setelah mendengar kelanjutan beritanya.
Kalua menurut umur dari Putra Felix, Allen Chastielo itu, harusnya dia berumur dua puluh tahun?
Ini terdengar masuk akal...
Bagaimana jika Allen itu memang ternyata adalah Anak Kandungnya?
Melihat bahwa setahunya, Shopia itu masih sangat mencintai dirinya..
__ADS_1
Dan Shopia mempertahankan anak mereka, membuktikan bahwa cintanya selamanya menjadi miliknya, bahkan sampai mengorbankan nyawanya.
Atau jangan bilang, Felix sudah tahu dari awal namun sengaja melakukan hal-hal buruk untuk mencoba menggugurkan kandungan Shopia, sehingga terjadi hal-hal yang tidak begitu baik, yang membuat Shopia penderita sampai saat dia melahirkan Allen hingga Shopia meninggal?
Lalu jika Felix tahu, kenapa dia masih membesarkan Allen sebagai Putranya?
Jangan bilang itu untuk balas dendam?
Ingin menyiksa Putra dirinya dan Shopia?
Dan sebelumnya, gosip soal Felix yang menikahi Mantan Tunangan Putranya Allen itu....
Jangan bilang itu juga salah satu rencana untuk menyiksa Allen?
Benar, sebelumnya dirinya juga pernah mendengar gosip bahwa Allen Chastielo itu tidak diberlakukan dengan baik dalam Keluarga Chastielo.
Sungguh?
Ini semua adalah bentuk balas dendamnya?
Sekarang setelah rencananya untuk menyiksa Allen itu berakhir, dia membuang dan mengusir Allen?
Jangan bilang setelah ini, Felix ingin mencoba melenyapkan Allen atau sesuatu?
Sial.
Ini jelas tidak bisa dibiarkan!!
Felix Chastielo itu ternyata benar-benar kurang ajar!!
Tidak cukup untuk menyiksa dirinya dan Shopia hingga mereka berdua berpisah, namun sekarang bahkan ingin menyiksa Putra mereka berdua?
"Maaf, Pak. Saya akan Ijin pergi dulu, tiba-tiba ada urusan mendesak," kata Richard, lalu segera keluar dari ruangan itu.
Setelahnya, dirinya mulai melihat ke arah ponselnya, mencoba melihat Informasi soal Allen Chastielo.
Ya, dirinya awalnya tidak tertarik dengan Putra Shopia dan Felix, budi dirinya tidak pernah menyelidiki nya atau bahkan melihat fotonya.
Dan sekarang ketika Richard menatap foto Allen, Richard begitu kaget...
Wajah ini...
Ya...
Memang ada sedikit kemiripan dengan dirinya...
Sial, sebelum terlambat dirinya harus menemukan Allen lebih dulu.
####
Di tempat lainnya, Stella masih berada di kamarnya mencoba menelepon Felix.
Namun teleponnya sepertinya tidak diangkat.
Sial.
Dirinya juga mencoba menelepon Allen, namun sekali lagi ponselnya juga mati.
Sepertinya dirinya tidak bisa tetap di rumah.
Jelas iya juga merasa cukup kecewa bagaimana Paman Felix menuduhnya, itu artinya batas kepercayaan antara mereka berdua hanya sejauh itu, bahwa mereka berdua nyatanya tidak begitu dekat.
Pikiran bahwa dirinya selama ini terlalu berharap, bahwa dirinya dan Felix sudah menjadi dekat, tiba-tiba membuat dirinya kecewa.
Bahwa, Paman Felix sudah sedikit membuka hatinya untuknya, itu ternyata salah...
Tidak...
Stella mulai menenangkan dirinya untuk mencoba berpikir realistis.
Pertama, Allen yang bertanya duluan soal bahwa dia bukan Putra Kandung Felix, seolah-olah dia memang sudah tahu kebenarannya.
Pertanyaan dari mana dia tahu soal itu?
Terlalu pusing memikirkan masalah itu, tiba-tiba membuat Stella merasa mual.
"Sial, kenapa sih mereka berdua pergi begitu saja seperti anak kecil seperti itu? Sungguh, hanya menambah masalah dan tidak menyelesaikan apapun, ukhh... Ada apa dengan perutku yang tidak nyaman ini...."
Merasa tidak enak, lalu Stella segera muntah di kamar mandi.
Setelah muntah itu, Stella segera mencoba menenangkan dirinya memikirkan apa yang sebaiknya dirinya lakukan.
Perutnya tidak nyaman entah kenapa, apa karena terlalu banyak berpikir dan sepertinya karena tadi telat makan?
Sudahlah, sekarang sudah sedikit mendingan.
__ADS_1
Baik, mari keluar juga dan mencari Allen atau Paman Felix?
Tidak ada gunanya terus mengurung diri di rumah seperti ini.