
Stella yang melihat wajah tidak enak Allen itu tentu saja tidak tahan untuk tertawa, lalu dia segera berkata,
"Astaga, Cynthia apakah kamu meletakan Ayam Panggang itu di mangkuk Allen? Allen kan tidak bisa makan itu, apakah kamu tidak tahu? Bukankah kamu calon Istrinya? Hal-hal simpel seperti ini saja kamu tidak tahu?"
Cynthia yang awalnya memiliki ekspresi bahagia itu wajahnya langsung menjadi muram.
Dia lalu melihat kearah Allen yang jelas menunjukkan ekspresi tidak senang.
Cynthia tentu saja merasa kesal, namun mencoba menahan amarah nya dan tetap tersenyum,
"Astaga, Calon Ibu Mertua sangat perhatian sekali, kamu bahkan begitu hafal hal-hal yang Allen tidak sukai, benar-benar Ibu Teladan, namun kamu jangan lupa untuk memperhatikan Ayah Mertua, jangan menatap Calon Suamiku Allen terus,"
Mendengar sindiran terang-terangan itu, Stella jelas ingin marah, bicara sembarangan apa lagi ini Cynthia?
Benar-benar tidak tahu malu!!!
Namun Stella mencoba menahan diri, karena pertunjukan bagus segera dimulai begitu makan malam ini selesai.
"Tentu saja, aku juga perhatian pada Suamiku, Felix, benar bukan sayang? Kurap perhatian apa aku? Apakah perlu aku membantu menyuapimu?"
Felix yang tiba-tiba menjadi objek pembicaraan itu, tentu saja tidak bisa merespon dengan baik, hanya mencoba menolaknya.
"Tidak perlu, lain kali saja, mari kamu fokus sendiri makan tidak perlu memperhatikan Putraku dan Calon Isterinya itu,"
Stella hanya tersenyum dan kembali fokus pada makanannya.
Dan begitulah akhirnya makan malam itu berakhir, setelah banyak perang dingin antara dua belah pihak.
Dan akhirnya, pokok pembicaraan ini dimulai.
"Seharusnya, kalian sudah denger soal Rencana Pernikahan Cynthia dan Allen, aku sebagai Kepala Keluarga Chastielo, yang akan mengambil keputusan soal Acara Pernikahan ini," kata Kakek Allen itu.
Ayah Cynthia tentu saja tidak keberatan dia segera berkata dengan ramah,
"Tentu saja kami tidak keberatan, itu terserah Keluarga Chastielo untuk melangsungkan pernikahan ini,"
"Baik, kalau begitu untuk tanggal, aku sudah mendiskusikan ini dengan Putraku Felix, untuk Pernikahan Cucuku Allen, akan diadakan minggu depan,"
"Begitu cepat?" Tanya Ayah Cynthia dengan cukup kaget.
Felix lalu ikut ambil bicara,
"Ya, hal-hal baik harus segera dilakukan, secepatnya, itu yang Allen bilang sebelumnya, benar Allen?"
Allen yang tidak memiliki pilihan itu hanya menurut saja daripada dirinya tidak jadi menikah.
"Iya, itu terserah pada Kakek dan Ayah yang menentukan semua ini,"
Lalu Ayah Cynthia itu segera bertanya,
"Apakah persiapannya akan cukup jika secepat itu?"
"Tentu saja cukup, persiapan untuk pernikahan ini tidak akan banyak karena rencananya Keluarga Chastielo hanya akan mengadakan Pernikahan Allen dan Cynthia di kantor KUA, dan nantinya hanya akan ada Acara Makan Malam Khusus untuk Keluarga Besar," kata Felix dengan ekpersi tenang.
Jelas saat mendegarkan hal itu, Allen, Cynthia atau Keluarga Chastalope merasa kaget dengan hal itu.
Orang pertama yang komplain adalah Kakak Cynthia yaitu Theo Chastalope.
__ADS_1
"Ini adalah Pernikahan Adikku satu-satunya, bagaimana bisa Pernikahannya hanya diadakan di KUA? Aku jelas tidak menerima ini,"
Menagapi hal itu, Felix entah kenapa merasa cukup emosi, jadi bagaimana dengan Stella?
Apakah dia tidak pernah kamu anggap sebagai seorang adik?
Namun Felix hanya memikirkannya, tidak mengatakannya.
"Itu benar, Paman, bagaimana bisa Pernikahanku dan Allen hanya di adakan di KUA?" Protes Cynthia.
Felix lalu tersenyum dan menatap kearah Allen, dan segera berkata,
"Allen, kamu tentu setuju dengan keputusanku ini bukan? Sesuai kesepakatan kita?"
Allen tentu saja tidak tahu soal rencana Ayahnya ini, namun dirinya juga tidak memiliki pilihan lain mengingat pembicaraan serius dengan Ayahnya tempo hari, dirinya hanya harus menjadi seorang penurut untuk benar-benar bisa menikah dengan Cynthia.
Namun hanya menikah di KUA...
Yang benar saja!
"Allen, jelas apa yang dikatakan oleh Ayahmu itu, kamu tidak setuju bukan?"
Allen yang sekarang kita tak oleh semua orang itu memiliki ekskresi yang jelas pucat, dia tidak tahu harus berkata seperti apa dirinya benar-benar dalam keadaan terdesak.
"Ya, itu benar. Aku hanya merencanakan Pernikahan kita diadakan secara sederhana saja, itu tidak masalah bukan?"
Cynthia yang mendengar jawaban alam itu jelas merasa sangat tidak senang dan merasa kesal.
Bagaimana bisa Pernikahannya diadakan secara sederhana?
Ini tidak bisa!!
Ini jelas rekayasa Stella untuk membujuk Ayah Allen agar dia tidak mau mengadakan pesta untuk Pernikahan dirinya dan Allen, sungguh kurang ajar!!
Tentu saja dirinya tidak akan membiarkan ini.
"Tapi... Tapi... Pernikahan ini jelas sangat penting untukku, aku tidak mungkin hanya di adakan secara sederhana di KUA,"
Ibu Cynthia juga ikut menambhakan, terima putrinya satu-satunya itu diperlakukan tidak adil.
"Ini benar, mana mungkin Pernikahan Putriku satu-satunya diadakan secara sederhana? Bukankah ini tidak masuk akal? Dan lagi, yang menikah dengan Putriku adalah Calon Pewaris Keluarga Chastielo, kenapa Kalian malah membuat Pesta Kecil untuk Calon Pewaris kalian?"
Mendengar hal itu mulai dibahas, Kakek Allen itu mulai angkat bicara.
"Mau bagaimana lagi, Cucuku Allen dah cukup membuat malu Keluarga dengan Pembatalan Pernikahannya tempo hari, dan juga usulan Pernikahan yang tiba-tiba dengan Cynthia ini.... Ini dirayakan dengan besar ini jelas akan mencoreng nama baik Keluarga Chastielo. Kita semua tahu ma yang sebenarnya terjadi saat ini, Allen yang menikah tiba-tiba dengan Cynthia... Pinnya mereka berdua menjalin hubungan gelap selama ini, dan untuk Cucu Keluarga Chastielo lagi melakukan hal-hal tercela seperti itu itu jelas tidak bisa dimaafkan. Ini sudah sangat bagus Keluarga kami mau merestui mereka. Jika kalian menolak soal acara yang kami rancang, itu terserah pada kalian. Dan Allen, dengarkan kamu tidak bisa meminta menikah lagi dalam waktu dekat, sampai beberapa Tahun sampai kamu benar-benar matang dan dewasa sepenuhnya, tidak seperti ini,"
Mendengar kata-kata Kakek Allen itu wajah Cynthia menjadi pucat.
Tidak!!
Pernikahan antara dirinya dan Allen tidak bisa dibatalkan.
Bagaimana nasipnya jika Pernikahan ini batal?
Nanti bagaimana nasip bayi yang ada di Kandungannya ini...
Namun dirinya juga tidak bisa menerima bagaimana pernikahan ini hanya diadakan di KUA, ini benar-benar akan sangat memalukan jika sampai teman-temannya tahu.
__ADS_1
Mau ditaruh di mana wajahnya?
Tidak...
Tapi bagaimana...
Lalu sebuah ide tiba-tiba muncul.
"Kakek... Ini Kakek tidak bisa membatalkan Pernikahan ini, saat ini Aku telah mengandung Anak Allen, jadi kami harus menikah, Pernikahan yang Besar dan Megah...."
Kata-kata Cynthia itu membuat semua orang yang ada dalam ruangan itu langsung tercengang kaget.
Tidak perlu ditanya, Stella rina sekali tidak pernah mengira hal hal ini dan merasa sangat kaget.
Perasaan kemarahan tiba-tiba muncul di hatinya, sama dengan perasaan perasaan tidak nyaman lainnya.
Mereka!!
Sungguh berani!!
Sampai sejauh itu dibelakangnya?
Dirinya tidak akan pernah mengira jika Allen bisa sampai seperti itu...
Itu seperti bukan Allen yang dirinya kenal, yang akan selalu menjaga kehormatan nya sampai Menikah...
Bagaimana ini bisa..
Mereka....
Stella yang dilanda kemarahan itu, tangannya dipegang oleh Felix yang mencoba untuk menenangkan nya.
Mendapatkan sentuhan hangat dari Pria disampaignya itu, Stella segera menatap Pria di sampingnya.
Stella akhirnya mengerti, kenapa Paman Felix menyetujui Pernikahan mereka, hal-hal sudah sampai sejauh ini dan sudah tidak bisa di apa-apa kan.
Namun hal ini jelas membuat Kakek Allen merasa murka, tidak pernah menyangka jika Cucunya satu-satunya itu sampai seperti itu.
Kakek Allen itu berdiri, dan mendobrak meja dengan keras, lalu segera berkata dengan marah,
"Allen Chastielo!!! Sejak Kapan Keluarga Chastielo mengajarimu bersikap kurang ajar dan tidak tahu moral seperti itu Hah? Sejak Kapan? Kamu itu bisa bisanya membuat malu nama Keluarga Chastielo!! Sudah berapa banyak rasa malu yang kamu buat pada Keluarga Chastielo? Pertama kamu membatalkan pernikahan mu dan sekarang kamu membuat hamil anak orang!! Siapa yang mengajarimu seperti ini Hah? Kamu benar-benar tidak layak untuk menjadi Keluarga Chastielo!! Hanya bisa membuat malu!! Kamu Keluar Dari Rumah ini Sekarang!! Urus soal Pernikahanmu sendiri!! Jangan bawa-bawa lagi nama Keluarga Chastielo!!"
Kata-kata itu jelas membuat Allen memiliki wajah Pucat.
Sial...
Dirinya tidak akan pernah mengira jika Cynthia ini bisa benar-benar gila, mengungkapkan rahasia ini didepan Keluarganya, padahal dirinya sudah mencoba menutupi masalah ini rapat-rapat, karena dirinya tahu bahwa hal ini jelas akan membuat Kakek dan Neneknya sangat marah dan murka, bahkan Ayahnya juga cukup marah soal hal ini.
Dirinya padahal sudah memohon pada Ayahnya akar tidak mengatakan ini kepada Kakek Neneknya bahkan Stella, dan Ayahnya sepertinya menepati janjinya.
Namun tidak dirinya sangka alfa ini malah terbongkar dari mulut Cynthia sendiri...
Sungguh, sebenanya apa yang Cynthia mau?
Dirinya sudah mengorbankan banyak hal untuk menuruti keinginan nya, namun Cynthia baru saja meminta hal-hal yang tidak bisa dirinya lakukan, hal-hal diluar kemampuannya.
Namanya sudah menjadi buruk dalam Keluarga ini, dan sekarang malah dibuat lebih buruk gara-gara Cynthia....
__ADS_1
Allen jelas menjadi pucat, tidak bisa berkata-kata lagi.