Menikahi Duda Tampan Ayah Mantan Tunanganku

Menikahi Duda Tampan Ayah Mantan Tunanganku
Episode 91: Terbongkar


__ADS_3

Mendengar apa yang Stella katakan itu, Allen lansung segera terjatuh lemas di lantai.


Dirinya tidak tahu tentang apa yang sebenarnya terjadi.


Semua hal yang barusan dirinya ketahui soal golongan darahnya bahwa golongan darahnya berbeda dengan Ayah dan Ibunya, juga konfirmasi dari Stella kemungkinan besar sudah diberitahu oleh ayahnya bahwa dirinya ini bukan Putra Kandung Felix Chastielo.


Mendengar semua fakta ini dirinya jelas sangat terpukul dan tidak bisa menerimanya.


"Hah... Kamu... Kamu pasti senang bukan akan fakta ini?"


Allen tiba-tiba menuduh Stella yang menjadi panik itu.


Stella jelas tidak tahu kenapa Allen bisa bersikap seperti itu.


"Omong kosong apa yang kamu katakan?"


Saat ini, Allen langsung mendorong Stella menjauh, ah kenapa dirinya merasa kesal merasa kesal dengan semuanya merasa kesal tentang semua fakta ini tidak tahu harus bagaimana.


Jalan segera berdiri dan mulai berjalan di tangga dengan perasaan putus asa.


Bahwa selama ini apa yang dikatakan orang-orang bener bahwa dirinya bukanlah Putra dari Felix Chastielo, ininya ini entah anak siapa dan mungkin juga Ibunya berselingkuh atau sesuatu.


Semua dikatakan orang-orang adalah fakta.


Semua dirinya lakukan sampai saat ini adalah sebuah lelucon.


Karenanya mau bagaimanapun dirinya berusaha dirinya bukanlah anggota dari Keluarga Chastielo, bukan Putra Kandung Felix Chastielo.


Di sini dirinya mulai yakin bahkan tanpa dirinya melihat ke atas dna itu hasilnya jelas tidak sama, DNA antara dirinya dan Ayahnya Felix.


"Allen!! Mau kemana kamu!!"


Stella lihat Allen mencoba turun dari tangga itu jelas menjadi tambah panik.


Namun tepat ketika Stella hendak mendekati Allen, Allen berkata dengan marah,


"Jangan mendekat!!"


"Astaga, Allen!! Apa yang kamu lakukan kamu jangan berada di sana itu berbahaya!!"


Stella teriak cukup keras hingga ada pelayan yang berada di bawah segera naik ke atas.


Melihat salah satu Pelayan datang, Stella segera memberi perintah untuk membantu Allen turun ke bawah.


Saat ini mereka ada di bawah, Allen masih terlihat begitu sedih, terlihat putus asa, duduk di tangga.


Allen masih tidak tahu harus bersikap seperti apa hatinya hancur lah mengetahui semua kenyataan ini.


Ternyata selama ini dirinya benar-benar bukan Putra Kandung Ayahnya, hidungnya adalah anak entah dari siapa.


Itukah kenapa semua orang dalam Keluarga ini perlakukan dirinya dengan cukup buruk?

__ADS_1


Kan tidak terlalu menganggap dirinya.


Memikirkan semuanya hanya ada rasa sakit hati yang semakin mendalam, dan perlahan air mata mulai keluar.


Stella tidak tahu harus berkata apa, dia hanya bisa menatap Allen yang terlihat putus asa ini, jelas Stella jadi bingung harus bagaimana, dirinya harus bicara apa pada Felix?


"Kamu... Sejak kapan kamu tahu semua ini?"


Stella mendengar pertanyaan itu tentu saja mencoba mengelak.


"Tahu apa? Aku tidak tahu apa pun sebenarnya dari tadi apa sih yang kamu katakan?"


"Aku jelas mendegar kamu mengatakan soal kenyataannya tadi, jangan lagi mengelak di depanku!"


"Ah, soal kamu bukan Putra Kandung Paman Felix? Aku hanya sedang marah padamu jadi aku mengatakan itu, santa semua orang jika marah akan mengatakan hal semacam itu padamu?"


Sekarang setelah mencari alasan omong kosong itu Stella merasa menyesal, hal ini jelas malah menambah luka dalam hati Allen, dirinya lah yang paling tahu bahwa Allen begitu benci ketika orang lain mengatakan dia bukan Putra Kandung Felix Chastielo, namun semua orang kadang akan selalu mengatakan hal-hal semacam itu hanya untuk membuat Allen marah.


"Sekarang aku tahu bahwa apa yang semua orang katakan itu benar, Aku memang bukan Putra Kandung Ayahku... Semua orang benar, jika semua orang tahu aku yakin mereka akan sangat puas untuk menertawakan ku...."


"Allen, sungguh minta maaf jika aku menyinggung perasaanmu, tapi sungguh aku hanya mengatakan omong kosong!!"


"Cukup!! Berhentilah kamu mencoba menutupi nya? Siapa yang menurutmu menutupi ini? Apakah itu Ayahku?"


"Allen, ku sungguh tidak mengatakan apapun, dan Felix tidak menyuruhku, kamu itu Putra Kandung Felix, Dia adalah Ayahmu dan selamanya adalah Ayahmu!"


"Cukup!! Cukup!! Lagu sebaiknya jujur saja padaku soal aku bukan Putra Kandung Ayahku, Felix!! Kapan kamu tahu jawab Aku, Stella!!"


Kebetulan mereka mendengar apa yang di bicarakan oleh Allen itu.


"Bisa barusan yang kamu katakan? Allen? Stella!! Jelaskan apakah yang dikatakan Allen itu benar? Kamu tahu dari Felix jika Allen ternyataata bukan putra kandungnya?" Kata Eve yang sangat kaget itu.


Begitu Stella melihat orang tua Felix ada di sana dan mendengar segalanya sekarang dirinya menjadi bingung dan tidak tahu harus berkata apa.


Bagaimana ini?


"Stella!! Coba katakan yang sebenarnya!!" Kata Kakek Allen itu dengan marah.


Melihat Stella jadi diam dan tidak mengatakan apa-apa itu, Eve menjadi marah dan berkata,


"Hah, Apakah Felix yang menyuruh mu diam dan menyembunyikan semua kenyataan ini? Aku benar-benar tidak habis pikir dengan Felix itu, wani sekali dia menyembunyikan pernyataan ini dari kami, bahwa Allen itu bukan Putra Kandungnya...."


"Ibu Mertua ini tidak seperti itu..." Kata Stella mencoba mengelak.


Allen lalu segera berkata,


"Ya, itu seperti yang kalian dengar, bahwa Aku bukan cucu Kandung kalian, sekarang apakah kalian merasa senang jika kalian tidak memiliki cucu sepertiku?"


Allen terlihat menjadi begitu syok itt mulai berbicara omong kosong seperti orang gila.


"Diam Kamu Allen!! Aku memang sudah lama memikirkan ini bagaimana kamu itu sangat berbeda dengan Putraku, Felix. sekarang aku tahu kenyataannya bahwa kamu ternyata memang bukan Putra Kandungnya, pantas saja sikapmu begitu tidak tahu malu dan melakukan hal-hal memalukan sejak dulu, bahkan kejadian di lapangan ini kamu hanya membuat malu!! Ini pasti berasal dari Ayah Kandungmu yang entah siapa, dan Ibu Kandungmu yang suka berselingkuh itu!!" Kata Eve dengen penuh emosi.

__ADS_1


"Aku setuju denganmu, sayang. Aku memang tidak menyukai bagaimana Allen sejak kecil tidak seperti Felix yang hebat dalam segala hal itu, Allen sangat sulit adaptasi dengan semua yang aku ajarkan padanya, Hah ternyata dia bukan Putra Kandung Felix, bukan cucuku, Bukan bagian Dari Keluarga Chastielo, pantas aja dia seperti itu," tambah Nicolas dengan marah.


"Diam!! Jangan katakan apa-apa lagi!!" Kata Allen dengan marah.


Allen jelas merasa putus asa dan hatinya sakit setelah mendengar kata-kata itu.


Satu-satunya alasan kenapa dirinya berada di rumah sialan ini, adalah karena dirinya masih Putra Kandung Felix Chastielo.


Alasan dirinya selama ini bertahan juga di rumah ini lewati semua hadits ini juga karena fakta bahwa dirinya adalah Putra Felix Chastielo.


Degan kepercayaan ini, dirinya selalu mencoba yang terbaik, melakukan segalanya demi keluarga ini demi dirinya sendiri dan penuh semuanya agar dirinya di Akui.


Namun ternyata semua itu hanyalah hal yang sia-sia...


Dirinya bukan Putra Kandung Felix Chastielo...


Mereka tidak memiliki hubungan darah...


Stella menatap adegan itu dengan gemetar, tidak tahu harus Bagaimana, apalagi melihat mereka semua mulai tertawa emosi.


"Aku juga sangat Muak dengan dengan keluarga ini!!! Degan Kalian semua!!" Kata Allen lagi.


"Allen!! Itu tidak tahu diri! Ini mengatakan itu setelah kamu di besarkan dalam Keluarga Chastielo ini? Kamu pikir dari siapa semua fasilitas yang kamu nikmati selama ini? Kamu bisa hidup enak seperti ini karena siapa?" Kata Nicolas dengan penuh emosi.


"Benar! Itu karena Keluarga ini masih membelamu, hingga kamu bisa tinggal dan hidup enak sampai sekarang!" Kata Eve membenarkan kata-kata suaminya itu.


Allen lalu mulai mengeluarkan, kunci mobil dari sakunya juga dompetnya, mulai melemparkan isi dompetnya.


"Aku.... Aku tidak butuh ini semua...."


"Ya!! Kalau kamu tidak butuh segeralah pergi!!"


"Ayah, Ibu jangan seperti ini, dan Allen juga jangan bersikap seperti itu sekarang tenangkan dirimu di kamar!" Kata Stella coba menengah si namun tentu saja itu gagal.


Allen saat ini yang penuh dengan emosi itu, mulai mencoba berdiri dengan baik, menahan rasa sakit di kakinya.


Stella yang melihat itu jelas ingin membantu Allen, namun Stella di tepis oleh Allen, dan dia di tarik oleh Eve.


"Stella!! Apa yang kamu lakukan? Biarkan saja dia melakukan apa yang dia suka!? Jika dia ingin pergi, biarkan saja dia pergi!! Dia toh nyatanya Bukan Putra Kandung Felix,"


"Ibu, jangan seperti ini... Felix... Suamiku, sangat menyayangi dia... Dia... Putra Suamiku...."


Allen tentu saja tidak mendengar percakapan itu karena dia segera berdiri dan berlari menjauh dari sana.


Meninggalkan semua barang-barangnya yang ada di sana, dan mulai berjalan keluar dari rumah, mencari taksi dan pergi entah kemana.


Dia mulai mengirimkan pesan pada Cynthia untuk menyusulnya.


Namun sekali lagi, Allen tidak tahu harus kemana...


Hal-hal ini benar-benar membuatnya hancur....

__ADS_1


__ADS_2