
Kaisar Junjie bangkit dari kursi kebesarannya, sambil menatap tajam kedua prajurit itu, dadanya terlihat naik turun dengan nafas yang tak beraturan.
Dia benar-benar murka dengan penolakan yang di layangkan oleh kaisar Yongsheng, bahkan sepertinya kaisar itu sama sekali tidak memberi wajah padanya. Bukannya membalas dengan penuh syukur tapi malah mengembalikan gulungan surat itu kembali padanya.
Kaisar Junjie kembali mengepalkan tangannya, sambil melirik Mei Ling yang saat ini tengah berkaca-kaca, menahan kesedihan di raut wajah cantik nya. Betapa sakit hati kaisar Junjie saat ini melihat penghinaan terhadap putri kesayangannya itu.
Apalagi melihat wajah suram putrinya membuat dia semakin emosi dan ingin meratakan seluruh kekaisaran angin.
"Katakan pada zen! Apa yang di katakan oleh kaisar sialan itu sampai berani menolak anugerah pernikahan yang zen berikan?" tanya kaisar Junjie.
kedua orang prajurit itu pun saling memandang, tapi tak lama salah seorang dari mereka pun maju dan menceritakan semua yang di ucapkan oleh kaisar Yongsheng saat mereka berada di kekaisaran angin.
Wajah Kaisar Junjie terlihat merah padam, sungguh sebuah kesialan baginya karena kaisar Yongsheng mengetahui semua rahasianya, tapi yang lebih menyebalkan baginya adalah alasan penolakan yang di berikan oleh kaisar Yongsheng itu.
Memang nya siapa gadis yang lebih cantik dari Mei Ling? Bahkan seluruh kaisar dan juga raja di seluruh daratan xingguan ini juga tahu jika Mei Ling memiliki kecantikan yang tiada tara.
"Sepertinya kaisar busuk itu ingin bermain-main dengan zen! Baiklah! Kalian berdua bawa 1000 orang prajurit untuk menyamar di kekaisaran angin! Lakukan apa pun agar seluruh rakyat kekaisaran angin membenci calon permaisuri mereka! Dan pastikan untuk melakukan kekacauan disana!" ucap kaisar Junjie.
"Kau!" tunjuk kaisar Junjie pada seorang pemuda tampan berpakaian bangsawan yang saat ini tengah duduk santai memandangi semua kelakuan kaisar Junjie.
"Hamba yang mulia!" ucap nya sambil bangkit dan berjalan ke hadapan kaisar Junjie. Menangkupkan tangan dengan penuh hormat.
"Bawa 20 orang mata-mata, dan sebar di seluruh kekaisaran angin! Laporkan setiap kejadian yang terjadi disana! Zen butuh informasi yang akurat tentang kekuatan yang di miliki kekaisaran itu!"ucap kaisar Junjie memberi perintah.
Orang itu pun langsung mengangguk, setelah menangkupkan kembali kedua tangannya, dia mulai bergerak keluar dari istana dan mengumpulkan semua orang yang di rasa cukup memiliki kemampuan untuk menyelinap ke dalam istana kekaisaran angin.
__ADS_1
Kaisar Junjie kembali duduk di kursi singgasana nya sambil memijit pelipis nya dengan jemari tangan kanannya. Dia benar-benar tak menduga jika kaisar Yongsheng memiliki keberanian besar untuk menolak permintaan nya, bahkan berani menghina putri cantiknya.
Sementara Mei Ling sudah berlari menuju ke paviliunnya sambil berderai air mata, hatinya terasa begitu sakit menerima penolakan dari kaisar Yongsheng, dadanya bergemuruh, menahan perih yang tiba-tiba saja datang menghantam hatinya.
Apa salah dia? Dimana kekurangan Mei Ling sebagai seorang putri kaisar? Bahkan semua orang pun setuju dan menganggap Mei Ling sebagai gadis tercantik di seluruh kekaisaran matahari! Tak ada satu orang pun yang meragukan hal itu.
Mei Ling terluka, hatinya patah hingga berkeping, impian yang ingin ia rajut bersama kaisar Yongsheng pupus lah sudah, semua khayalannya tak bisa menjadi kenyataan.
Haruskah ia berlutut dan menghiba? Memohon agar kaisar Yongsheng bersedia menerimanya? Mei Ling sangat frustasi memikirkan hal itu, bahkan dia benar-benar di buat tak berdaya dan begitu terpukul oleh kenyataan pahit yang harus di terimanya.
10 orang pelayan ikut berlari mengejar Mei Ling, mereka tak ingin jika putri kesayangan kaisar itu melakukan hal yang bodoh hingga menyakiti dirinya sendiri. Jika tidak? Maka hukuman mati lah yang akan mereka terima.
Mereka terus berlari sambil memanggil Mei Ling, tapi gadis itu seolah tuli dan tak mendengar apa pun, dia terus berlari meninggalkan semua mimpi manis dan juga harapan semu yang baru saja mampir mengisi hati terdalamnya.
Brak...
Bantal pun menjadi saksi bisu, kepiluan yang kini di rasakan oleh gadis belia berusia 16 tahun itu, dia terus menangis hingga matanya bengkak dan memerah, bahkan kini Mei Ling pun mulai merasakan lemah di seluruh tubuh nya.
Tap...
Tap...
Tap...
Langkah kaki kaisar Junjie terdengar memasuki paviliun mawar milik Mei Ling, dari ambang pintu dia melihat sendiri keadaan putri kesayangannya yang kini berantakan, apalagi dengan wajah dan mata yang bengkak, menandakan jika putri kecilnya itu tak berhenti menangis sejak tadi.
__ADS_1
Lalu apa yang harus dia lakukan? Haruskah dia memanggil raja iblis yang kini di sembahnya dan di jadikan gurunya? Kaisar Junjie benar-benar merasa sangat bodoh karena tak bisa meringankan beban di hati putrinya.
"Ling'er.." panggil kaisar Junjie sambil masuk ke dalam kamar putrinya, dia melangkahkan kaki menuju peraduan milik gadis kecil kesayangannya itu.
Mei Ling hanya diam, nampak nya gadis itu masih sangat terpukul dengan situasi yang kini di alaminya, jangankan untuk menjawab panggilan dari kaisar Junjie, dia bahkan tak menoleh sama sekali.
Mei Ling masih larut dalam duka, matanya menatap kosong ke depan, dia seolah tak memiliki kesadaran dalam dirinya, membuat kaisar Junjie khawatir dan langsung memeluk gadis itu.
"Tenanglah putriku! Ayahandamu ini pasti tak akan membiarkanmu terus menerus bersedih seperti ini! Apa kau tahu? Ibumu pasti tak rela melihat kau menangis seperti ini!" ucap kaisar Junjie sambil mempererat pelukannya pada Mei Ling.
Jika saja Mei Ling tahu bahwa ibundanya masih hidup dan kini menjalani kepedihan karena harus menjadi istri dari raja iblis demi kesepakatan yang di buat oleh kaisar Junjie 15 tahun yang lalu, entah akan seperti apa reaksi dari gadis itu.
Demi memiliki kekuasaan yang lebih dan kekuatan yang besar, bahkan kaisar Junjie telah mengorbankan istrinya sendiri.
Sungguh suami dan juga ayah yang paling biadab di muka bumi ini, dia memisahkan seorang ibu dengan putrinya hanya demi keinginannya, bahkan kini putrinya menderita juga karena ulah nya sendiri.
Mei Ling terdiam, gadis itu tak menunjukkan penolakan atau apa pun saat dalam pelukan kaisar Junjie, namun sesaat wajah nya berubah menghitam dengan mata yang merah, bahkan kini gadis itu memiliki sepasang taring tajam.
Para pelayan yang melihat perubahan Mei Ling pun bergidik ngeri, mereka tak menyangka jika putri yang selama ini mereka layani ternyata seorang iblis, bahkan memiliki penampilan yang begitu mengerikan.
Kaisar Junjie merenggangkan pelukannya, matanya seketika kaget melihat perubahan putri kesayangannya, dia hampir saja melompat, jika tak ingat bahwa yang ada di hadapannya itu memang putrinya.
"Hahaha...." tawa Mei Ling menggema, tubuh gadis itu tiba-tiba saja bersinar kemerahan. Tubuh nya terangkat sedikit demi sedikit, hingga akhir nya melayang sambil terus tertawa mengerikan.
para pelayan mulai berlarian keluar dari kamar Mei Ling, mereka di buat shock dengan pemandangan yang baru saja mereka lihat saat ini, apalagi merasakan aura kebencian dari dalam tubuh Mei Ling.
__ADS_1
"Kau akan membayar seluruh penghinaanmu kaisar Yongsheng! Kau berani menolakku bukan? Maka aku akan mengirimkan kematian yang mengerikan bagi gadis manapun yang berani mendekatimu! Hahaha..." teriak Mei Ling di sertai tawa menggelegar membuat siapa pun yang mendengar nya merinding ketakutan.