
Keesokan harinya sesuai kesepakatan, mereka pun berkumpul dan bersiap menuju ke istana kerajaan neraka, sepanjang perjalanan, mereka di suguhkan dengan berbagai pemandangan yang indah dan menyejukan mata.
Istana emas yang megah di kelilingi 11 istana lain nampak begitu gagah, terpaan sinar mentari membuat nya semakin berkilau dan indah. Taman-taman bunga yang luas menambah kesejukan mata memandang, anggrek, dafodil, margrit, mawar, melati sampai bunga matahari pun terhampar disana, kaisar Hao begitu mengagumi penataan yang di buat oleh kerajaan, dia pun melihat 18 kediaman pilar kerajaan berdiri dengan gagah melindungi kedua belas istana kerajaan.
"Bangunan apa ini? Terlihat begitu gagah berdiri sebagai benteng di depan istana?" tanya kaisar Hao
"Itu adalah 8 pertahanan yang mulia, merupakan 8 kediaman milik panglima perang kerajaan neraka, sedangkan bangunan yang mengelilinginya merupakan pilar kerajaan, kediaman dari 18 jendral utama kerajaan" ucap jendral Ji
"Apaaa..? 18 jendral?" teriak mereka semua kaget sekaligus takjub mendengar ada 18 jendral dalam 1 kerajaan
"Benar, dan istana yang di sekeliling istana emas itu adalah kediaman para putri juga pangeran kerajaan neraka" ucap jendral Ji lagi. Mereka pun berusaha menenangkan diri mereka agar siap dengan segala kejutan di hadapan mereka.
Tak lama seorang prajurit pun datang dengan gagahnya dan menyambut kedatangan mereka semua
"Hormat kepada para tamu terhormat, kaisar Hao beserta para jendral. Selamat datang di istana neraka. Kediaman mana yang hendak yang mulia beserta rombongan kunjungi?" tanya prajurit itu yang membuat mereka semua syok mendengarnya.
"Bagaimana bisa prajurit ini mengetahui penyamaran kami? Bukankah kami sudah berpenampilan seperti seorang pengembara?" pikir kaisar Hao namun segera berdehem untuk mengurangi keterkejutannya
__ADS_1
''Ehemm.. Kami ingin mengunjungi istana ratu kerajaan neraka" ucap kaisar Hao.
Tak lama seorang pelayan pun datang menghampiri mereka dan menyapa dengan hormat
"Salam kepada yang mulia kaisar beserta rombongan, ijinkan pelayan ini menunjukan jalan menuju aula istana" ucap pelayan itu sambil sedikit membungkukkan bafannya
"Istana mana yang kamu maksud? Bukankah di kerajaan ini memiliki 12 istana?" tanya jendral Liu pura-pura
"Tentu saja istana ratu, bukankah yang mulia beserta rombongan berniat mengunjungi istana ratu?" tanya pelayan itu menyeringai sambil menunjukan aura kultivator tingkat langit tahap 3
"Astaga, bagaimana bisa pelayan istana memiliki tingkat kultivasi setinggi itu? Kerajaan neraka benar-benar menakjubkan" pikir jendral Liu
Akhirnya kaisar Hao beserta rombongan pun segera mengikuti pelayan itu menuju ke istana ratu
"Apakah ada tempat yang lebih indah lagi dari pada semua istana ini?" tanya jendral Hong
"Tentu saja ada, apakah anda ingin melihatnya?" tanya pelayan itu
__ADS_1
"Baiklah, pimpin jalan. Zen juga ingin melihat keindahan kerajaan neraka" ucap kaisar Hao. Pelayan itu pun langsung berjalan berbelok ke arah kanan, dan kembali memutar ke arah sebaliknya.
"Apa yang kau lakukan? Kenapa kita berputar-putar disini?" tanya jendral Hong
"Bukankah kalian ingin melihat keindahan dan juga harta kerajaan neraka? Itulah tempat nya" ujar pelayan itu sambil menunjuk ke arah depan
"I... Ituu.. Ituu" jendral Hao pun tergagap
"Itu adalah air terjun kehidupan, harta tak ternilai milik kerajaan neraka" ucap pelayan itu
beberapa prajurit berusaha untuk mendekati keberadaan air terjun itu, namun baru saja mereka berjalan beberapa langkah, tiba-tiba mereka terpental dan mengeluarkan seteguk darah.
"Kalian tidak bisa mendekati tempat itu, ada 1000 lapisan barier dengan mantra kuno yang terpasang disana. Hanya orang terpilih saja yang bisa memasukinya, dan juga orang-orang yang mendapatkan ijin dari tuan putri kedua" ucap pelayan itu
"Lalu kenapa kau menunjukannya pada kami?" tanya jendral Ji geram
__ADS_1
"Hanya ingin.." ucap pelayan itu sambil kembali berjalan di susul mereka semua menuju istana ratu