MENJADI PENGUASA HUTAN NERAKA

MENJADI PENGUASA HUTAN NERAKA
Part 79


__ADS_3

Seorang pria tua tertunduk di depan sungai, air sungai terlihat begitu jernih, pria tua itu baru saja kehilangan cucu kesayangan nya karena sebuah kejadian yang mengerikan.


Ratusan iblis datang dan menculik cucu nya saat tengah membantunya mencari herbal di dalam hutan kabut, pria tua itu pun kini hidup sendirian dan terpaksa harus menjauh dari tempat tinggal nya.


Tanpa sengaja dia menemukan sebuah portal yang menghubungkannya menuju kekaisaran Bintang.


Pria tua itu bernama Zhang Xiu, seorang tabib sekaligus alkemis tingkat 3.


Di landa kerinduan pada cucu satu-satunya membuat pria itu berpikir untuk mengakhiri hidupnya dan melompat ke sungai, tapi...


Baru saja dia akan melompat, dia melihat tubuh seorang gadis berusia sekitar 17 tahun melayang di atas air sungai dengan berbagai macam luka di tubuh nya.


Kakek Zhang Xiu mengurungkan niat nya dan bergegas turun untuk memeriksa keadaan gadis itu, hingga matanya pun terbelalak saat menyadari jika wajah gadis itu benar-benar mirip dengan cucunya yang hilang 2 bulan yang lalu.


Dengan cepat dia pun merangkul tubuh gadis itu dan membawanya ke darat, memeriksa pergelangan tangannya, kemudian dia pun menghela nafas lega saat tahu jika gadis itu ternyata masih hidup, hanya saja saat ini dia tengah terluka parah.


Kakek Zhang Xiu segera membopong tubuh gadis itu menuju ke gubuk yang di tempati nya di tengah hutan, dia pun menumbuk berbagai macam herbal untuk menyembuhkan luka yang di alami oleh gadis malang itu.


Meskipun wajah gadis itu benar-benar mirip dengan cucunya yang hilang, kakek Zhang Xiu tahu jika itu bukan cucunya, karena dia merasakan jika gadis yang ada di hadapannya saat ini, meskipun tidak memiliki tingkat kultivasi, tapi tubuhnya cukup kuat setelah menerima luka yang begitu besar.


Sudah bisa di pastikan jika gadis itu bukanlah gadis biasa, melainkan seorang gadis yang memiliki kemampuan bela diri yang mumpuni, dan juga ketahanan tubuh yang kuat.


"Gadis ini benar-benar mirip dengan Zhang Wei, tapi melihat dari kekuatan gadis ini, sudah di pastikan jika dia bukanlah cucuku, meskipun wajahnya sangat mirip." gumam kakek Zhang Xiu sambil mengoleskan ramuan pada luka-luka yang di derita gadis itu.


"Ugh.." terdengar suara samar keluar dari bibir mungil gadis itu, kakek Zhang Xiu segera mendekati nya.

__ADS_1


Mata gadis itu perlahan-lahan mulai terbuka, terlihat iris hijau jambrud itu mulai memperhatikan sekeliling nya.


Kening nya sedikit berkerut saat melihat Kakek Zhang Xiu yang kini tengah berdiri sambil tersenyum manis pada nya.


"Syukurlah kau telah sadar nak.." ucap kakek Zhang Xiu saat melihat gadis yang di rawatnya selama satu minggu ini mulai bergerak perlahan sambil menyenderkan tubuhnya pada tempat tidur.


"Siapa kau kakek tua? Dan dimana ini?" terdengar pertanyaan yang begitu dingin meluncur dari bibir gadis itu.


Kakek Zhang Xiu pun hampir tak bisa bernafas saat merasakan aura yang keluar dari tubuh gadis itu, padahal dirinya sangat yakin 100% jika gadis itu memang bukanlah seorang kultivator.


Tapi aura ini? Bagaimana bisa gadis ini memiliki aura penindasan yang begitu kuat dari dalam tubuh nya? Kakek Zhang Xiu hampir saja terjatuh jika gadis itu tak segera menarik kembali aura nya tepat waktu.


"Kau berada di gubuk kecil milik kakek tua ini gadis, saat itu aku menemukan mu terbawa arus sungai. Jadi aku membawamu kesini agar bisa mengobatimu" ujar Kakek Zhang Xiu sambil kembali tersenyum.


"Kita berada di hutan barat yang merupakan perbatasan antara kekaisaran angin dan juga kekaisaran bintang. Nama kakek tua ini Zhang Xiu, lalu siapa nama mu?" tanya kakek Zhang Xiu sambil menceritakan tempat mereka kini tinggal.


Dia adalah seorang jendral wanita yang telah terjatuh ke laut saat sebuah serangan menghancurkan spead boat milik nya, bahkan teropong yang di pegang nya pun sampai saat ini masih terselip di pinggang nya...


Dialah Alicia Ricardo yang telah mengalami dua kali kematian dan dua kali perpindahan jiwa, namun ternyata ingatannya di kehidupan keduanya sebagai seorang Feng May telah tersegel. Dia hanya mengingat kehidupan pertama nya saja.


"Baiklah.. Mulai hari ini nama mu adalah Zhang Wei, dan kau adalah cucuku. Bagaimana menurut mu? Apa kau keberatan?" tanya kakek Zhang Xiu sambil menatap penuh harap agar gadis itu bersedia menerima nya sebagai keluarga.


Alicia atau mulai sekarang kita panggil Zhang Wei pun mengangguk pertanda dirinya tidak keberatan, lagi pula saat ini dia tak memiliki tempat tinggal mau pun uang untuk bisa hidup mandiri di dunia yang baru saja dia pijaki.


Kakek Zhang Xiu pun segera memeluk Zhang Wei dengan erat, air mata haru membasahi pipinya saat gadis itu mengiyakan permintaannya.

__ADS_1


Tak lama kakek Zhang Xiu pun segera melepaskan pelukan nya, dia berencana untuk pergi ke sungai dan mencari ikan untuk makan malam cucu baru nya dan memetik beberapa buah-buahan hutan.


"Beristirahat lah.. Kakek akan pergi ke sungai mencari ikan untuk makan malam kita" ucap kakek Zhang Xiu sambil segera beranjak keluar dari dalam kamar gadis itu dan bergegas menuju sungai.


Sementara itu di kekaisaran angin saat ini, kaisar Yongsheng terlihat tersenyum manis, penantian nya akhir nya terwujud, mutiara kehidupan milik Feng May kembali bersinar dengan sangat terang menandakan jika sang pemilik jiwa kini telah kembali.


Dia hanya harus sedikit lebih bersabar untuk menemukan dimana keberadaan sang calon permaisuri nya itu berada.


Ibu suri Sashuang, Qiaofeng dan juga Qiancheng yang melihat senyuman manis kaisar Yongsheng pun terlihat sangat terkejut.


"Bukankah gege selama ini begitu terpuruk setelah kematian putri Feng May? Lalu apa yang terjadi sekarang hingga gege terlihat begitu sumringah?" pikir Qiancheng


"Astaga.. Sepertinya gegeku sudah mulai gila karena kehilangan putri Feng May, dia bahkan tersenyum begitu manis seolah-olah dirinya tengah menemukan harta karun" gumam Qiaofeng dalam hati.


"Ada apa ini? Setelah kematian putri Feng May, aku bahkan tak pernah lagi melihat putraku itu tersenyum.. Tapi lihatlah hari ini, dia bahkan tersenyum dengan begitu manis seolah-olah putri Feng May saat ini ada di hadapannya" pikir ibu suri Sashuang.


Akhirnya karena penasaran, ketiga wanita berbeda usia itu pun segera mendekati kaisar Yongsheng, dan mulai bertanya dengan sangat hati-hati.


"Putraku.. Kau terlihat begitu bahagia hari ini, katakan pada ibunda, siapa orang yang telah mengembalikan senyum itu padamu?" tanya ibu suri Sashuang sambil mengajak kaisar Yongsheng untuk duduk di kursi di ikuti kedua adik perempuan nya.


"Calon permaisuri ku telah kembali ibunda, May'er ku telah kembali.. Lihatlah, mutiara kehidupan nya kembali bersinar dengan terang" ucap kaisar Yongsheng sambil memperlihatkan mutiara kehidupan Feng May dari cincin ruang nya.


Ibu suri Sashuang beserta Qiaofeng dan juga Qiancheng pun memperhatikan mutiara itu dengan seksama, senyum manis tersungging dari bibir keempat orang itu, mereka sangat bahagia.


Meskipun mereka masih belum mengetahui dimana keberadaan Feng May, setidaknya mereka yakin jika saat ini Feng May dalam keadaan baik-baik saja.

__ADS_1


Jangan lupa like dan komentar nya ya readers, jika berkenan lemparkan juga Vote dan gift nya agar author semakin bersemangat untuk up bab selanjutnya. 🙏🙏🙏


__ADS_2