MENJADI PENGUASA HUTAN NERAKA

MENJADI PENGUASA HUTAN NERAKA
Part 92


__ADS_3

Kaisar Yongsheng hanya bisa tersenyum kecut melihat ibu dan juga kedua adik perempuan nya itu pergi dari kamar nya, sedangkan Xiu Juan saat ini terlihat lebih santai, dia mendudukkan dirinya di atas kursi sambil membuka jendela kamar.


"Apa yang kau pikirkan?" tanya kaisar Yongsheng saat melihat wajah Xiu Juan sedikit masam.


Gadis itu hanya menggelengkan kepala nya pelan sambil menghembuskan nafas kasar nya.


"Aku harus pergi menuju kekaisaran bulan" ucap Xiu Juan sambil menatap keluar jendela.


"Kau akan membalas dendam?" tanya kaisar Yongsheng kembali sambil ikut menggeret kursinya dan duduk di samping Xiu Juan.


Gadis itu hanya mengangguk mengiyakan pertanyaan dari kaisar Yongsheng sambil menyenderkan kepala di bahu sang tunangan.


"Mereka telah berbuat keterlaluan dan hampir saja melenyapkan ku, aku harus memberikan mereka pelajaran yang setimpal" ucap Xiu Juan.


"Zen bisa melakukannya untuk mu" ucap Kaisar Yongsheng sambil membelai rambut kekasihnya.


"Tidak.. Aku sendiri yang akan melakukan nya!" ucap Xiu Juan dengan mata yang menyala, kilatan dendam terlihat dari mata gadis itu.


Kaisar Yongsheng hanya memandang gadis itu dengan penuh khawatir, tapi melihat tekad nya yang begitu kuat membuat dia pun tak bisa menahannya lagi.


"Baiklah.." ucap nya pasrah sambil memeluk tubuh mungil sang tunangan.


Malam hari nya Xiu Juan telah bersiap dengan hanfu putih nya, dia telah mempersiapkan berbagai senjata di dalam cincin penyimpanan nya, sambil terus memperhatikan suasana malam yang gelap.


Entah kenapa malam ini rembulan pun seolah malu untuk menampakkan dirinya, hingga kesunyian itu hanya di temani bintang dan juga binatang malam.


Swuuuush...


Xiu Juan melesat keluar dari kamar milik kaisar Yongsheng, langkah nya saat ini menuju kekaisaran bulan, tempat kedua orang tua sekaligus musuh nya itu tinggal.


Gadis itu menggunakan kemampuan terbangnya dengan kombinasi yang sangat cepat, bahkan tubuh mungilnya melayang seperti seekor burung yang baru terlepas dari kandang.


Xiu Juan melompat dengan cepat menuju gerbang kekaisaran bulan, dengan kecepatan dan juga kemampuan yang dimiliki nya kini, bahkan hanya dalam hitungan jam saja, dia telah merangsek masuk tanpa sepengetahuan para penjaga gerbang.


Xiu Juan mulai melakukan serangan jarak jauh dengan menembakkan energi petir dari pedang yang di tempa nya beberapa waktu lalu, bahkan dengan santai nya gadis itu melemparkan bola api hitam menuju rumah para penduduk membuat semua orang menjerit histeris.


Boom...


Booom...


Serangan yang di lakukan oleh Xiu Juan berhasil membuat kerusakan yang sangat parah, bahkan gadis itu juga tanpa ragu mulai melesatkan serangan dari atas dahan sebuah pohon menuju istana kekaisaran bulan.


Booom....


Booom...


Duar...


Hingga membuat semua penghuni istana pun keluar berhamburan untuk melihat kekacauan itu. Kaisar bulan nampak mengernyitkan dahinya saat melihat dampak dari serangan itu, dia bahkan memelototkan matanya saat melihat istana dan juga hampir seluruh kekaisaran.


"Iblis mana yang berani bermain-main dengan zen? Dia bahkan berani menghancurkan istana dan juga kekaisaran bulan dengan begitu parah! Zen harus segera membunuh orang itu!" umpat kaisar bulan

__ADS_1


Sementara di tempat lain, Xiu Juan saat ini tengah tertawa terbahak-bahak melihat reaksi dari kaisar bulan dan juga semua rakyat kekaisaran.


"Hei kau! Bajingan tengik! Keluar kau dari tempat persembunyian mu! Dasar pengecut!" teriak salah seorang jendral kekaisaran bulan.


Saat ini seluruh anggota kekaisaran beserta seluruh pejabat dan juga rakyat telah berkumpul di sebuah lapangan di alun-alun kekaisaran.


Tap...


Xiu Juan mendaratkan kedua kakinya di tanah sambil mengedarkan pandangannya pada semua orang.


Swush...


Aura kultivator ranah dewa dewi tingkat tiga pun memancar dari tubuh mungil gadis itu, dia memandang remeh pada kaisar bulan dan juga orang-orang nya.


"Kau..!" seru kaisar bulan sambil menunjuk wajah Xiu Juan.


Saat ini semua orang terlihat tengah merasa tertekan dengan aura yang di keluarkan oleh Xiu Juan, gadis itu hanya memandang dengan sangat dingin seolah sengaja membuat provokasi pada semua orang yang ada disana sambil tersenyum sinis.


Orang-orang mulai berjatuhan, bahkan banyak juga rakyat yang saat ini telah pingsan karena tak kuat menahan aura Xiu Juan.


"Bukankah aku ini sumber petaka dan juga kehancuran kekaisaran bulan? Lalu kenapa kalian terlihat kaget saat melihat kedatangan ku?" tanya Xiu Juan sambil memicingkan matanya.


Jari telunjuk gadis itu terangkat ke atas, bersamaan dengan itu, seorang peramal tua juga ikut melayang seolah telah di kendalikan oleh sebuah kekuatan yang sangat dahsyat hingga membuat nya tak bisa melawan.


"Bukankah kau yang dulu pernah mengatakan jika aku adalah sumber petaka yang harus di singkirkan? Maka hari ini aku Xiu Juan mengutukmu beserta keluargamu agar mendapatkan kematian yang sangat mengerikan karena telah berbohong dan juga kau! Kau lah sumber kebencian semua orang terhadap ku kakek tua!" teriak Xiu Juan


Wuuuung...


Xiu Juan mengambil darah dari pria itu lalu segera membuat segel di tangannya, sebuah segel yang sangat rumit saat di lihat oleh semua orang, tapi saat darah itu menyentuh segel yang di buatnya, dari segala penjuru terdengan teriakan dan juga jeritan dari orang-orang yang merupakan keluarga dan juga keturunan dari sang peramal.


Aaaargh...


Aaargh...


Teriakan demi teriakan semakin menggema di seluruh penjuru.


Bruk...


Bruk...


Bruk...


Ada sekitar 60 orang yang tiba-tiba saja terjatuh dengan berbagai macam luka di tubuhnya, sepertinya kali ini mereka tak akan bisa lari lagi karena Xiu Juan telah mengunci pergerakan mereka.


Xiu Juan menggunakan energi jiwa nya untuk menyegel tempat, karena dia memang ingin membuat pembantaian pada semua orang di kekaisaran bulan.


Bukankah selama ini semua orang juga menganggap jika Xiu Juan pembawa petaka? Padahal selama ini Xiu Juan tak pernah melakukan apa pun. Jangan kan untuk membuat kekacauan, dirinya bahkan tak pernah melukai siapa pun.


"Hentikan Juan'er!" teriak permaisuri kaisar bulan sambil berlari ke depan.


"Hentikan dan jangan membuat masalah lagi!" lanjut nya sambil menatap nanar wajah sang putri.

__ADS_1


"Hentikan katamu? Aku bahkan terus diburu oleh semua orang karena perintah dari suamimu itu! Apa kau pernah menghentikan tindakan nya? Tidak bukan?" tanya gadis itu.


Deg...


Deg...


Deg...


Terdengar detak jantung permaisuri dengan sangat memburu, bagaimana bisa putri nya jadi seperti ini? Dia sungguh tak pernah berfikir sampai disana.


"Dan ingat satu hal permaisuri kekaisaran bulan! Jangan pernah memanggilku Juan'er, kita tak sedekat itu!" ucap Xiu Juan sambil mulai melemparkan serangan beruntun nya pada semua orang.


Saat ini kaisar bulan pun mundur beberapa langkah bersama orang-orang nya, nyatanya kekuatan yang dimiliki oleh Xiu Juan tak main-main, gadis itu mengerahkan setengah dari kekuatan nya untuk menyerang dan membabat habis semua orang dengan sekali tebasan.


Wuuuung...


Pusaran angin tornado tercipta dari elemen angin yang di miliki oleh Xiu Juan, tak hanya satu, tapi puluhan hingga semua orang pun mulai waspada untuk menghindar.


Booom...


Booom...


Duar...


Duar...


Ledakan yang di hasilkan dari putaran angin itu nyatanya berhasil membuat seluruh istana kekaisaran bulan hancur berkeping-keping.


Bahkan saat ini tak ada satu pun bangunan yang tersisa, semuanya habis, rata dengan tanah.


Rakyat jelata beserta banyak sekali kultivator tingkat rendah pun kini ikut hancur dan mati seketika menjadi kabut darah.


Sedangkan para kultivator yang memiliki kultivasi cukup tinggi juga ikut terlempar hingga ratusan meter.


Membuat mereka mengeluarkan seteguh darah, tak hanya itu saja, bahkan Pusaran angin itu telah di tambah dengan ratusan pil peledak dan juga pil pelumpuh, hingga membuat semua orang pun tak bisa bangkit kembali saat telah terjatuh membentur tanah.


Booom...


Booom...


Duar...


Duar...


Satu persatu dari para kultivator itu pun hancur tanpa sisa, dan meledak di tempat mereka terjatuh.


"Hahaha... Rasakan itu bajingan! Kalian telah menyiksa dan juga memburu ku bertahun-tahun, saat ini waktunya untukku melenyapkan kalian semua agar dosa kalian tidak semakin bertambah" ucap Xiu Juan sambil menatap remeh pada semua orang yang kini mulai hancur satu persatu.


"Dan kau kaisar bulan! Aku memiliki hadiah yang lebih besar untuk mu!" ucap nya sambil menyunggingkan seringai kejam.


Jangan lupa untuk terus mendukung author ya, klik like dan juga komentar nya.

__ADS_1


Jika berkenan silahkan lempar vote dan juga gift nya ya 🙏🙏🙏 gift away akan berakhir dalam empat hari ke depan.


__ADS_2