
Duar...
Duuaaaarrr...
Duaaaar...
Tubuh raja iblis pun hancur berderak meninggalkan puing-puing, seluruh penghuni kerajaan cahaya berteriak girang, mereka bersorak gembira saat tahu raja iblis telah mati.
Sedangkan kedua sejoli itu masih saling memandang dengan penuh kehangatan, meskipun nafas mereka tersengal karena telah mengeluarkan jurus rahasia milik mereka yang memakan banyak energi Qi maupun kekuatan jiwa milik mereka, tapi keduanya terlihat tersenyum puas.
Mereka sangat bahagia, akhirnya jalan menuju kebahagiaan terbuka lebar setelah kematian raja iblis, dan Xiu Juan merasa jika saat ini surga telah berpihak pada mereka.
Sedangkan kaisar Yongsheng terlihat mengerutkan keningnya saat ini, dia merasa ada sesuatu yang salah, tapi entah apa. Kaisar Yongsheng pun segera mengambil kembali pedang milik nya dan melesat menuju tempat hancur nya raja iblis.
Dia segera mengedarkan pandangannya dan berusaha menemukan apa yang menjadikan hatinya tak tenang, bahkan kini jiwa nya seolah merasakan sebuah energi yang muncul bersamaan dengan kehancuran raja iblis.
Langit kerajaan cahaya kembali cerah dengan warna biru yang sangat indah, angin pun berhembus begitu pelan membuat semua orang langsung saling memeluk untuk menyalurkan kebahagiaan mereka, akhir nya tak ada lagi yang harus mereka risaukan, mereka bisa hidup dengan tenang dan juga damai.
Ratu Lin Xia mendekat ke arah Xiu Juan, dia merangkul tubuh putri kesayangan nya itu sambil mengelus surai coklat nya, betapa bangga nya dia memiliki seorang putri yang begitu kuat dan sangat berbakat.
Xiu Juan melirik ke arah sang kekasih yang masih saja terus menyelusuri kawah besar itu, hingga akhirnya netra hijau emerald milik nya menangkap apa yang di cari oleh sang pujaan.
Sebuah jiwa terbang dengan sangat cepat menuju ke arah langit, aura yang di keluarkan nya pun sangat berbeda dengan aura semua orang yang di kenal oleh Xiu Juan. Itu begitu pekat dan sangat gelap, hingga membuat gadis itu mendesah pelan.
"Hahahaha..." terdengar suara tawa yang sangat menggelegar membuat semua orang seketika mendongak ke arah langit, untuk melihat suara siapa yang telah mengganggu suasana haru dan bahagia mereka.
"Dasar manusia bodoh! Kalian bisa menghancurkan tubuh zhen! Tapi tidak dengan jiwa zhen. Hahahaha... Tunggu saja zhen pasti akan kembali dan membuat perhitungan dengan kalian semua!" teriak sebuah jiwa yang mereka yakini sebagai jiwa dari raja iblis.
Semua orang kembali berpandangan, mereka benar-benar tak menyangka jika raja iblis masih bisa lolos dari kematian yang di berikan oleh Xiu Juan dan juga kaisar Yongsheng. Bahkan kini mengancam balik pada semua orang hingga membuat mereka kembali gelisah karena cemas.
"Apa yang terjadi? Bagaimana mungkin raja iblis itu masih hidup?" tanya salah seorang rakyat kerajaan cahaya sambil menoleh ke arah kawannya, sedangkan yang di tanya hanya mengangkat kedua bahunya.
__ADS_1
Dia juga sangat penasaran dengan apa yang baru saja di lihat nya, bagaimana bisa seseorang yang sudah mati dalam keadaan hancur tapi jiwa nya masih bisa terselamatkan.
Pangeran dan putri kerajaan cahaya juga terlihat begitu gelisah, bagaimana jika raja iblis menyerang kembali kerajaan mereka? sedangkan hingga saat ini kemampuan kultivasi mereka masih jauh di bawah pasukan iblis.
Ratu Lin Xia menarik nafas panjang, dia sungguh mengerti kekalutan yang saat ini menimpa semua orang, tapi dia sangat yakin, bahkan jika itu raja iblis sekalipun, dia pasti membutuhkan waktu untuk menemukan wadah yang cocok dengan dirinya.
Sehingga dia beserta seluruh pasukan kerajaan cahaya memiliki waktu untuk menaikkan ranah mereka ke tingkat yang lebih tinggi.
"Tenanglah semua!" ucap ratu Lin Xia sambil mengangkat tangan kanan nya
Seketika rakyat yang sedang saling berbisik itu pun segera mengalihkan pandangannya pada ratu mereka, di tatap nya ratu Lin Xia dengan penuh tanya hingga membuat sang ratu akhirnya menghembuskan nafas lelah.
"Meskipun raja iblis masih selamat dari kematian, setidaknya dia juga membutuhkan waktu yang cukup lama untuk mendapatkan kembali tubuh yang baru untuk jiwanya! Dan kita semua masih memiliki waktu untuk kembali berkultivasi dan menaikkan ranah masing-masing hingga kita bisa kembali bertempur dengan raja iblis suatu hari nanti!" ucap Ratu Lin Xia.
Seluruh pasukan beserta rakyat kerajaan cahaya pun mengangguk, mereka sangat mengerti maksud dari sang ratu untuk kembali melakukan pelatihan tertutup guna meningkatkan kemampuan masing-masing dari mereka, agar bisa menghadapi raja iblis jika sewaktu-waktu kembali.
Putri dan pangeran kerajaan cahaya pun saling memandang, mereka sangat menyayangkan kematian dari raja penguasa alam bawah itu, andai saja jiwa nya ikut hancur beserta tubuh nya, mungkin saat ini mereka bisa melakukan pesta kemenangan.
"Dimana Bao Yue?" tanya Nix tiba-tiba dan berhasil mengalihkan perhatian semua orang yang hadir di sana. Mereka juga turut saling lirik dan mencari keberadaan dari pangeran keempat kerajaan cahaya itu.
Dan setelah itu mereka langsung melesat menuju ke gerbang depan istana kerajaan untuk mencari keberadaan dari sang pembuat onar, yaitu raja iblis.
Ratu Lin Xia mengerutkan dahinya, dia tak habis pikir dengan kelakuan salah satu putra nya yang sedikit aneh, dia juga menyadari jika dalam beberapa hari ini Bao Yue terlihat sedikit berubah.
Pemuda itu terlihat sering menyendiri, bahkan sangat jarang mau berkumpul dengan saudara nya yang lain.
Swush....
Sesosok bayangan tiba-tiba muncul di depan mereka, seorang pemuda dengan topeng perak dan baju hitam nya baru saja menjejakan kakinya di atas tanah. Tapi sayang nya pemuda itu harus bernasib naas, belum juga dia menarik nafas setelah menggunakan ilmu peringan tubuh nya, kedua telinga nya telah di jewer oleh kedua saudara lacknut nya itu.
Itu adalah Xiao Bai dan juga Nix yang langsung menyambut kedatangan dari sang adik dengan jurus tentengannya, sedangkan sang korban hanya bisa meringis menahan sakit karena kelakuan kedua gege nya yang barbar itu.
__ADS_1
"Dari mana saja kau bocah nakal?" tanya Nix tanpa melepaskan jeweran tangannya.
Sedangkan Bao Yue hanya bisa menelan saliva nya dengan susah payah saat melihat semua orang tengah menatap nya dengan mata yang melotot.
Pemuda itu pun menggaruk tengkuk nya yang tak gatal sambil melepaskan topeng nya, dia terlihat cengengesan karena bingung harus menjawab apa pada keluarga nya.
Sedangkan Xiao Bai yang mulai tak sabar mendengar penjelasan dari sang adik, segera menarik tubuh Bao Yue dan memitingnya.
"Katakan! Dari mana saja kau?" tanya Xiao Bai dengan wajah yang sangat garang.
"I-itu.. Itu anu.. Anu.." ucap Bao Yue yang mendadak gugup, dia bahkan tak bisa bicara dengan jelas membuat Xiao Bai lagi dan lagi berdecih melihat kelakuan dari sang adik.
Ratu Lin Xia segera melerai mereka, dia juga meminta agar Nix dan Xiao Bai melepaskan Bao Yue, dan langsung berjalan dengan sangat anggun menuju putra keempat nya.
Bao Yue terlihat sangat gugup saat di dekati oleh sang ibunda, dia tentu sangat tahu jika dirinya tak bisa mengelak mau pun berbohong pada ratu Lin Xia.
Sedangkan Ratu Lin Xia saat ini mengangkat kedua alis nya memberi kode pada Bao Yue untuk mengatakan yang sebenarnya.
"Ibunda.. Aku.." Bao Yue bicara dengan suara yang patah-patah membuat ratu Lin Xia ikut geram dengan kelakuan putra nya itu. Dia melipat tangannya di depan dada sambil memandang putra nya dengan sengit.
Bao Yue tertunduk sambil memilin jarinya, dia nampak seperti seorang gadis yang sedang malu-malu karena ketahuan oleh keluarga nya, kemudian dia menjawab pertanyaan dari sang ibunda dengan suara yang sangat pelan.
"Aku hanya menemui putri Qiancheng ibunda" ucap Bao Yue sambil menundukkan kepala nya.
Krik...
Krik...
Krik...
Semua orang pun terdiam mendengar jawaban dari Bao Yue, membuat pemuda itu heran dan langsung mengangkat kepalanya untuk melihat reaksi dari seluruh anggota keluarga nya.
__ADS_1
...----------------...
Yuhuuuuu... Sesuai keinginan readers ya, hari ini author crazy up. Jangan lupa untuk klik like dan komentar nya, jika berkenan lemparkan juga vote dan gift nya.