MENJADI PENGUASA HUTAN NERAKA

MENJADI PENGUASA HUTAN NERAKA
Part 27


__ADS_3

Sepulang nya dari istana neraka, jendral Ji pun segera memacu kudanya menuju ke kediaman nya, hatinya berkecamuk melihat kenyataan yang ada di hadapan nya.


Feng May dan Feng Luo bukan lagi seperti dulu yang penurut, lembut dan penuh kasih. Mereka sudah menjadi monster yang sangat mengerikan. Anak kesayangan nya meregang nyawa karena kesalahan dia sendiri yang menentang kekuasaan Feng Luo dan Feng May.


Seharian dia memacu kudanya hingga akhirnya bisa kembali ke kediaman, seluruh keluarga nya berkumpul menangisi jasad putranya yang tanpa kepala. Jendral Ji langsung luruh berlutut di hadapan jasad putranya, sedih dan menyesal karena telah menjadi penyebab dari kemalangan yang menimpa putra kesayangan nya itu

__ADS_1


"Maafkan ayah Ji Sang, semua ini adalah kesalahan ayah, kalau saja ayah tidak menentang mereka dan mencari bantuan untuk menyelamatkan yang mulia, saat ini kau pasti masih hidup dengan bahagia" ucap jendral Ji dengan isak tangisnya, sedangkan keluarga nya yang mendengar ucapan jendral Ji merasa penasaran, apa yang sudah dilakukan oleh jendral itu sampai membuat seseorang membunuh putra nya dengan keji


"Apa maksud mu suamiku? Apa yang sudah kau lakukan hingga putraku jadi korban kebiadaban dan meninggal dengan cara seperti ini? Katakan padaku, apa yang kau lakukan?" teriak istrinya sambil mengguncang tubuh jendral Ji. Putra putrinya pun turut bertanya pada jendral Ji, akhirnya jendral Ji pun menjelaskan semua yang terjadi di mulai dari pembantaian yang di lakukan Feng may sampai dengan hukuman yang di jatuhkan Feng Luo, dan tentang keterlibatannya yang meminta bantuan pada kekaisaran Hao untuk menyelamatkan kaisar Feng


"Apakah nyawa putra mu beserta keluarga mu ini tidak penting bagimu? Sampai-sampai kau rela melakukan hal itu dengan mengabaikan keselamatan kami semua?" tanya Ji Feng, ayah jendral Ji

__ADS_1


"Jangan bilang kalau kau lupa apa yang di lakukan kaisar Feng itu terhadap anak dan juga permaisuri nya! Bahkan seluruh kekaisaran pun tahu sejahat dan setega apa kaisar itu menyiksa anak dan permaisuri nya, dan sekarang hanya demi menyelamatkan kaisar itu kau rela kehilangan seluruh keluarga mu? Anak macam apa kau? Saudara macam apa kau? Ayah macam apa kau? Suami macam apa kau? Aku benar-benar tak habis pikir bisa memiliki putra yang bahkan tak tahu mana yang benar dan mana yang salah." ujar Ji Feng sambil berlalu pergi meninggalkan ruangan


"Aku benar-benar tak menduga, ternyata kesetiaan ayah pada kaisar membuat ayah rela mengorbankan keluarga ayah sendiri, aku benar-benar benci pada ayah" teriak Ji Xiu putri dari jendral Ji. Sedangkan putra nya hanya menggelengkan kepalanya melihat ayahnya tertunduk dengan wajah sendunya


"Suamiku, jika bagimu aku dan putra putrimu tidak berarti bagimu, biarkan kami pergi. Aku tak ingin melihat putra putriku jadi tumbal keegoisanmu, mereka masih muda, biarkan mereka hidup dengan tenang dan bahagia" ucap nyonya Ji

__ADS_1


"Kami juga tidak ingin melihat keluarga ini hancur dan mati satu persatu karena kesetiaan anda pada kaisar tuan, selir ini pun siap untuk pergi" ucap selir jendral Ji sambil berlalu pergi meninggalkan ruangan itu menyisakan jendral Ji dalam penyesalan dan keterpurukannya.


__ADS_2