
Akhirnya mereka pun kembali mengikuti pelayan itu menuju ke istana ratu, mereka cukup takjub dengan desain mewah dan juga sangat indah, saat mereka akan melintasi sebuah taman, pelayan itu berhenti, dia menyilangkan kedua tangannya di depan dahinya, tak lama tato nya pun muncul dan bersinar, akhir nya kaisar Hao dan rombongan pun mengerti, jika tato yang terpasang di dahi rakyat adalah kunci akses ke semua wilayah kerajaan neraka.
"Kita sudah sampai yang mulia, silahkan masuk. Pelayan kediaman ratu akan menyambut anda di dalam" ucap pelayan itu
pintu pun terbuka, seorang pelayan keluar dan menyambut mereka
"Hormat kepada yang mulia kaisar Hao beserta rombongan, silahkan ikuti pelayan ini" ucap nya sambil sedikit membungkuk.
Kaisar Hao pun langsung mengikuti pelayan yang baru itu untuk memasuki istana ratu. Tak lama datang 3 orang pelayan dengan membawa nampan berisi teko dan juga cangkir, 1 orang pelayan lagi datang membawa cemilan, kue-kue kering pun tertata dengan rapi di sana, aroma segar teh juga menyeruak harum ke dalam indra penciuman mereka
"Silahkan dinikmati yang mulia" ucap para pelayan tersebut sambil membungkuk dan segera keluar dari aula.
Tak... Tak... Tak...
suara langkah kaki terdengar jelas, seorang pemuda tampan datang dengan gagahnya, pesona yang tak mudah di abaikan oleh mereka, rahang kokoh dan mata hijau zambrud nya membuat siapa pun yang memandang akan merasa jatuh cinta, tatapan dingin dan wajah datar nya tidak menghilangkan aura ketampanan sosoknya.
"Salam untuk yang mulia kaisar dan juga para tamu yang lain, perkenalkan hambai Xiao Bai, pangeran kedua dari kerajaan neraka."
"Salam pangeran kedua" semua orang pun serempak bangun dan memberikan salam, kecuali kaisar Hao tentunya karena posisi nya lebih tinggi dari Xiao Bai
"Silahkan kembali duduk dan nikmati sajian nya" ucap Xiao Bai dengan langkah malasnya mendudukan dirinya di atas kursi. Akhirnya mereka pun menikmati teh dan juga cemilan yang di sajikan dengan nikmat, rasa manis dan gurih membuat mereka sontak tak berpaling dari makanan itu.
"Hal apa yang membuat seorang kaisar yang mulia bersedia menginjakan kakinya di aula kerajaan neraka? Pasti bukan hal kecil kan?" tanya Xiao Bai dengan tatapan menyelidik
"Kau benar pangeran kedua, zen datang kemari ingin bertemu dengan permaisuri Lin Xia" ucap kaisar hao
__ADS_1
"Hahaha... Permaisuri Lin Xia? Apakah pangeran ini tidak salah dengar? Di istana kerajaan neraka belum ada satu pun permaisuri" ucap Xiao Bai sambil tertawa sampai matanya menyipit
"Apakah anda tidak salah mendapatkan informasi yang mulia?" tanya Xiao Bai kembali membuat kaisar Hao akhirnya merasa ragu jika ratu neraka adalah permaisuri Lin Xia
"Jika begitu, bisakah kami bertemu dengan yang mulia ratu neraka?" tanya kaisar Hao
"Sayangnya kalian terlambat, ibunda sudah pergi pagi tadi untuk melakukan pelatihan tertutup" ujar Xiao Bai tenang sambil menyesap teh nya dengan elegant.
"Jika seperti itu, lalu dengan siapa zen bisa membicarakan hal yang penting?" tanya kaisar Hao
"Seluruh putri dan pangeran dari kerajaan neraka saat ini ada di hadapan kalian, lalu pada siapa kalian akan berdiskusi" ujar Xiao Bai santai
Wush...
para pangeran dan putri dari kerajaan neraka pun berkumpul di hadapan mereka, berdiri dengan aura diskriminasi yang kuat, sikap arogan terpasang dari setiap wajah mereka, tatapan tajam mengarah pada seluruh tamu yang hadir disana. membuat para tamu benar-benar syok.
"Jika kalian datang kemari ingin membicarakan tentang si tua keriput Feng itu lebih baik kalian segera pergi, aku tak akan mencabut hukumanku" ujar Feng Luo sarkas
"Benar, dia akan kami lepaskan 12 tahun lagi, itu pun jika si tua bangka Feng itu masih hidup" ucap Feng May dengan senyuman sinis nya
"Tapi kenapa kalian melakukan itu semua?" tanya kaisar Hao
"Tentu saja, dulu dia sering mendisiplinkan ibunda, aku dan juga Luo'er, kami disiksa selama 12 tahun oleh tua bangka itu, ini adalah pembalasan untuknya. Jika dia masih hidup setelah 12 tahun, mungkin kami akan memaafkan dan melepaskannya, tapi jika dia mati sebelum waktunya, berarti tulang keropos dan kulit keriputnya itu tak lagi bisa menopang daging lembek dia yang tak berguna dan hanya akan berakhir menjadi makanan cacing" sarkas Feng May
"Kalian benar-benar tak punya hati" ucap jendral Ji
__ADS_1
"Bersyukurlah karena aku tidak membunuhmu jendral Ji, dimasa lalu meskipun kau tidak ikut menyiksa kami, tapi kau pun membiarkan tindakan biadab kaisar bajingan itu beserta selir ular dan juga anak-anak b******k nya terhadap kami. Atau aku perlu memberikan hadiah juga untuk mu dengan memenggal kepala anak dan istrimu itu?" tanya Feng May
Glek..
Jendral Ji pun menelan paksa ludahnya mendengar ucapan Feng May
selang beberapa detik kemudian, sebuah kepala manusia menggelinding ke dekat kaki jendral Ji dan membuat sang jendral membelalakan matanya melihat kepala anak kesayangannya menggelinding ke arah kakinya.
"Itu hanya peringatan kecil dari kami atas kelancanganmu jendral Ji, jika kau berani berbuat lebih dari ini, aku pastikan seluruh keluargamu akan meregang nyawa dengan badan yang tak utuh." ucap Feng May
"Tetaplah jadi pecundang seperti dulu jendral Ji, jangan berpura-pura sok pahlawan. Bukankah dulu kau hanya menonton ketika kami di siksa dan tak pernah berbuat apa-apa? Lalu kenapa tiba-tiba sekarang kau jadi peduli dan bertindak sok berani? Salah satu langkah saja kau akan tahu balasan nya" ucap Feng Luo dengan senyum haus darahnya
"Kurasa kau harus segera membawa kepala anakmu itu jendral Ji, istana neraka jadi bau amis karena darah putra kesayanganmu" ucap Nix
"Kau benar gege, bau amis darah membuatku ingin mencincang manusia" ujar Long Yue sambil menghilang
"Rasa-rasanya aku juga ingin menghancurkan kepala orang saat ini" ucap Tian Yue sambil ikut menghilang
"Mungkin aku juga harus menyiapkan racun untuk meratakan 1 kekaisaran, akh.." ucap Jian Yue sambil menjilat bibirnya dan menghilang
"Kurasa aku juga harus segera menyiapkan ribuan senjata tingkat tinggi untuk memenuhi hasrat membunuhku" ucap Bai Yue sambil menaik turun kan alis nya dan Wush..
Seluruh putri dan pangeran kerajaan neraka pun menghilang dari pandangan mereka semua, menyisakan mereka yang saat ini terkejut dan hampir saja roboh karena karena kata-kata prontal yang di ucapkan 11 orang tadi dengan santai
"Kurasa para pangeran dan putri kerajaan neraka tidak bisa kita singgung" ucap jendral Hong
__ADS_1
"Kau benar, mereka benar-benar mengerikan" ucap jendral Liu
"Lebih baik kita segera pergi dari sini" ajak kaisar Hao sambil melangkah keluar dari istana neraka di ikuti rombongan nya