MENJADI PENGUASA HUTAN NERAKA

MENJADI PENGUASA HUTAN NERAKA
Part 77


__ADS_3

Sementara di kekaisaran Zhu saat ini terjadi kekacauan, para prajurit dari kekaisaran angin menebas siapa saja yang mereka temui tanpa ampun, bukan hanya membunuh, para prajurit itu pun merusak seluruh dagangan warga dan juga membakar rumah penduduk.


Para prajurit kekaisaran angin seperti iblis haus darah saat mereka di berikan perintah untuk membantai seluruh penghuni kekaisaran Zhu tanpa ampun, mereka juga tak sungkan untuk merampok dan menjarah seluruh harta milik semua orang.


Para prajurit kekaisaran Zhu langsung di buat tunggang langgang saat berhadapan dengan mereka semua, apalagi Xue dan juga To Mu yang merupakan orang kepercayaan kaisar Yongsheng bahkan tak segan-segan menyiksa orang-orang yang saat itu tengah berlalu-lalang di hadapan mereka.


Kekejaman para prajurit kekaisaran angin tak kalah dengan kaisar nya yang di juluki tiran dan kejam.


Kaisar Zhu yang saat ini tengah mengadakan rapat di aula istana nya, di buat terperangah dengan laporan dari salah prajurit nya, dia merasa tak memiliki masalah dan tak pernah bersinggungan dengan kekaisaran angin.


Tapi apa yang menjadi motif dari penyerangan para prajurit itu hingga dengan tega membabat habis rakyat nya dan menghancurkan kekaisaran nya?


Tak jauh dari gerbang kekaisaran Zhu, pasukan prajurit kekaisaran Zhao yang berjumlah sepuluh ribu orang di pimpin langsung oleh putra mahkota Zhao Xiang pun kini berdiri dengan gagahnya, dengan baju zirah kekaisaran mereka dan juga senjata yang beragam ikut turun tangan menghancurkan kekaisaran Zhu, bahkan putra mahkota Zhao Xiang tanpa berperasaan menyuruh prajurit nya untuk mengumpulkan seluruh rakyat yang masih hidup untuk di satu tempat kemudian dibakar dalam keadaan masih bernyawa.


Seruan penyerangan dari sana sini terdengar menggema di udara, jeritan dan tangisan rakyat pun begitu memilukan.


Tapi.. Baik itu prajurit kekaisaran Zhao maupun prajurit kekaisaran angin, tak satu pun dari mereka yang perduli dengan penderitaan rakyat kekaisaran Zhu, tekad mereka hanyalah basmi dan hancurkan tanpa sisa.


Kaisar Zhu keluar dari istananya dengan baju zirah perangnya di ikuti seluruh pejabat, jendral dan juga bangsawan yang saat itu tengah mengikuti rapat bulanan di istana.


Mereka di buat tercengang dengan apa yang terjadi di kekaisaran mereka, ribuan rakyat mati, bangunan hancur dan banyak lagi mayat yang gosong terbakar.


Bau daging terbakar memenuhi indra penciuman mereka, hingga bau darah segar semakin membuat perut mereka mual.


Dua puluh ribu orang prajurit kekaisaran Zhu berdiri dengan tegak di belakang kaisar Zhu dengan senjata di tangan mereka masing-masing.


Mereka pun bersiap melakukan perlawanan terhadap serangan yang di luncurkan kekaisaran Zhao dan juga kekaisaran angin.


Kaisar Zhu belum mengumumkan perang, dia masih ingin bertanya dan mengetahui maksud dari kedua kekaisaran besar itu menyerang kekaisaran nya, padahal mereka tak pernah memiliki kesalah pahaman atau pun masalah.


"Apa yang kalian lakukan? Kenapa kalian menghancurkan kekaisaran ku?" Teriak kaisar Zhu sambil menggertakkan giginya.

__ADS_1


To Mu dan Xue menyeringai mendengar pertanyaan yang di lontarkan oleh orang nomor satu di kekaisaran Zhu itu.


"Apa kau buta kaisar Zhu? Tentu saja kami menghancurkan kekaisaran mu sesuai perintah yang mulia kaisar Yongsheng" jawab To Mu sambil menatap sinis pada jajaran prajurit kekaisaran Zhu.


"Dan kau putra mahkota Zhao Xiang, apa yang kau lakukan? Kenapa kau juga ikut menghancurkan kekaisaran ku?" tanya kaisar Zhu sambil menatap berang pada Zhao Xiang yang saat ini tertawa kecut mendengar pertanyaan bodoh dari kaisar Zhu.


"Jika putra bajinganmu Zhu Kai bisa meratakan dan menghancurkan kerajaan neraka, lalu apa salahnya jika aku juga meratakan kekaisaran Zhu ini dan membantai seluruh rakyat nya? Bukan kah itu impas? Nyawa harus di bayar dengan nyawa" ucap putra mahkota Zhao Xiang dengan suara gemetar menahan kesedihan juga kemarahan yang memuncak di ubun-ubun nya.


Deg...


Deg...


Deg...


Jantung kaisar Zhu seolah melompat dari tempat nya saat mendengar jawaban dari Zhao Xiang.


"Jika memang putra ku bersalah, kenapa tak kalian bunuh saja dia? Kenapa harus membantai rakyat yang tak bersalah?" tanya kaisar Zhu kembali sambil menatap dalam wajah Zhao Xiang.


"Jika putra kesayangan mu itu bisa membantai dan membunuh ribuan rakyat serta prajurit pasukan neraka dengan pasukan iblis nya, lalu kenapa aku tak boleh berubah jadi iblis dan membantai kalian semua? Bajingan, terkutuk.. Manusia hina.. Sampah" teriak Zhao Xiang sambil mengepalkan tangannya dan mengeluarkan aura membunuh yang begitu pekat hingga menekan seluruh prajurit dan juga para pembesar istana kekaisaran Zhu.


"Prajurit.. Bantai semua orang dari kekaisaran Zhu, cincang tubuh mereka hingga halus" teriak To Mu


"Hancurkan kekaisaran Zhu.." teriak para prajurit dengan serempak.


"Seraaaaang.." teriak Zhao Xiang memerintahkan seluruh prajuritnya untuk segera melakukan penyerangan.


Trang...


Trang...


Trang...

__ADS_1


Brak....


Bruk...


Bruk...


Bruk...


Suara pedang berbenturan, perang antara 3 kekaisaran tak bisa di elakkan lagi, kaisar Zhu menyayangkan perbuatan putranya yang telah membangunkan iblis dalam hati orang-orang yang kini ada di hadapan mereka.


Puluhan bahkan ratusan prajurit kekaisaran Zhu terjatuh dan mati di tempat, para prajurit kekaisaran Zhao terus menerjang dan membunuh dengan begitu brutal, sedangkan para prajurit kekaisaran angin di buat sibuk mencincang dan menginjak-injak kepala orang-orang yang sudah tak bernyawa itu.


"Hadiahkan mimpi buruk pada seluruh gadis kekaisaran Zhu" teriak Xue sambil mulai menyisir seluruh tempat dan mulai mengumpulkan satu persatu para gadis untuk mereka lecehkan tentunya, sakit hati kaisar mereka harus berbanding 1000 dengan lawannya.


Kaisar Zhu benar-benar tak menyangka dengan perilaku beringas dan brutal yang kini di lihat nya, para selir, nona muda dan juga putri kandungnya sendiri saat ini di lecehkan di depan matanya, sedangkan dia tak bisa berbuat apa-apa.


Para prajurit kekaisaran angin, tak hanya menyerang jiwa dan tubuh mereka, serangan mental jauh lebih buruk lagi mereka lancarkan, sungguh kekejaman yang begitu memilukan.


Isak tangis para gadis itu kian memecah keheningan di iringi tawa membahana dari para prajurit kekaisaran angin.


Sedangkan prajurit kekaisaran Zhao tetap fokus pada tugas mereka untuk menyerang dan membunuh.


"Hahaha... Jika putramu itu bersekutu dengan iblis untuk mendapatkan kekuatan agar bisa menghancurkan kerajaan neraka dan membunuh calon permaisuri kaisar kami, maka kamilah iblis yang sebenar-benarnya yang sanggup membalas kalian hingga mati dalam penyesalan" teriak Xue sambil membantai seluruh pasukan kekaisaran Zhao.


"Bakar istana kekaisaran Zhao dan lemparkan seluruh wanita ****** itu ke dalam api" teriak To Mu yang langsung di laksanakan oleh para prajuritnya.


"Kau bisa memilih sendiri ingin mati dengan cara seperti apa kaisar Zhu.. Tapi ingatlah satu hal, semua ini adalah akibat kelakuan putra busuk mu itu, bukankah dia darah daging mu? Jika putramu itu hina kau juga pasti lebih hina, bajingan.." teriak To Mu menggelegar sambil menghunuskan pedang nya ke jantung kaisar Zhu.


Jleb...


Jleb...

__ADS_1


Bruk...


Kaisar Zhu pun mati dengan 2 tusukan di dada dan juga perutnya.


__ADS_2