
Zhang Wei langsung mengalihkan pandangan nya ke arah lain, entah kenapa hatinya berdebar-debar saat mendengar ucapan dari kaisar Yongsheng.
Dia seolah tengah terbang melayang hingga ke angkasa dan tak ingin kembali memijak bumi, wajah Zhang Wei terlihat memerah malu-malu, sedangkan kaisar Yongsheng hanya tersenyum tipis melihat reaksi dari calon permaisuri kecil nya itu.
Uhuk...
Uhuk...
Momen keduanya pun akhirnya hancur saat mendengar suara batuk kakek Zhang Xiu, keduanya pun menoleh dan melihat kakek Zhang Xiu yang mendekat ke arah keduanya sambil menenteng beberapa buah-buahan hutan yang di dapatkan nya tadi.
Cuaca kian dingin, ketiganya pun duduk di depan perapian sambil terus menggosok-gosokan telapak tangan mereka ke dekat perapian.
"Makanlah.. Tubuhmu akan terasa hangat jika banyak memakan daging seperti ini!" ucap kaisar Yongsheng kembali menyodorkan sepitong daging yang telah di bakarnya pada Zhang Wei.
Kakek Zhang Xiu langsung melotot dengan mulut yang terbuka melihat betapa intim nya hubungan antara Zhang Wei dan juga kaisar Yongsheng.
Bahkan dirinya saja belum di tawari daging panggang itu, sedangkan Zhang Wei telah menghabiskan dua potong daging.
"Makanlah kek.." ujar kaisar Yongsheng sambil menyodorkan piring yang berisi dua potong daging pada kakek Zhang Xiu.
Kakek Zhang Xiu pun menerima piring berisi daging panggang itu dengan senang hati dan langsung saja memakannya dengan rakus.
Dalam beberapa hela nafas, dua potong daging panggang itu pun ludes tanpa sisa di lahap nya, sambil menatap kaisar Yongsheng seolah tengah memohon untuk memberikan daging panggang lagi untuk nya.
__ADS_1
Akhirnya kaisar Yongsheng pun memberikan 3 potong daging dengan ukuran yang lebih besar lagi pada kakek Zhang Xiu, sedangkan kaisar Yongsheng sendiri hanya memakan dua potong daging dengan ukuran yang sama dengan Zhang Wei.
Hingga sore hari, hujan belum juga menunjukkan tanda-tanda akan reda, akhirnya ketiganya pun duduk di atas kursi sambil meminum teh hitam yang Zhang Wei buatkan.
Teh hitam yang Zhang Wei buat bukanlah teh biasa, Zhang Wei sengaja menambahkan akar ginseng, madu dan juga melati ke dalam rebusan air nya, hingga memunculkan rasa dan juga aroma yang berbeda dari teh yang biasanya di sajikan di kedai teh atau pun restoran.
Zhang Wei juga sengaja menambahkan sedikit jeruk peras untuk menambah kesegaran teh nya.
Kakek Zhang Xiu baru pertama kali menikmati teh yang di buat oleh Zhang Wei, dia pun berdecak kagum pada cucu nya itu karena bisa meramu minuman yang segar dan menyehatkan.
Di sisi lain, tepatnya di dalam ruang dimensi. Xiao Bai merasakan kembali energi kehidupan Feng May, begitu juga dengan ketiga hewan kontrak Feng May yang saat ini masih tertidur.
Meskipun ketiga beast spirit kontrak Feng May itu belum bisa bangun, tapi melihat dari aura yang di tunjukan oleh ketiga tubuh itu, semua yang melihatnya pun merasa yakin jika saat ini Feng May telah kembali.
Ratu Lin Xia pun mempersilakan Xiao Bai untuk memulai pembicaraan bersama seluruh rakyat dan juga para pangeran, putri dan para pejabat istana kerajaan neraka.
"May'er telah kembali, dia hidup dalam tubuh seorang gadis yang kuat, tapi sayang nya seluruh ingatan nya telah tersegel" ucap Xiao Bai mengejutkan semua orang.
"Apakah itu berarti bahwa May'er saat ini telah melupakan kita semua?" tanya Long Yue.
"Benar!" ucap Xiao Bai sambil menganggukkan kepala nya.
"Lalu apa yang bisa kita lakukan untuk membantu nya? Apakah dia hidup dengan baik di luaran sana?" tanya Bao Yue.
__ADS_1
Xiao Bai pun kembali menganggukkan kepalanya, akhirnya mereka semua pun lega mendengar jawaban dari Xiao Bai.
"Lalu kapan kita semua bisa keluar dari tempat ini?" tanya Jian Yue sambil menatap Xiao Bai.
"Kita akan bisa keluar dari sini, setelah May'er mendapatkan kembali ingatannya, saat ini ruang dimensi ini masih terkunci dan kita tak bisa keluar masuk dengan bebas, semoga saja kaisar Yongsheng segera menemukan keberadaan May'er dan melindunginya dengan baik" ucap Xiao Bai.
"Semoga May'er baik-baik saja di luar sana" ucap Tian Yue yang di angguki oleh semua orang yang hadir di sana.
Sementara itu di hutan perbatasan, tempat kaisar Ahn beserta seluruh keluarga dan juga prajuritnya mendirikan tenda, semua orang di buat tertawa terbahak-bahak mendengar cerita dari putra mahkota Ahn Chyou tentang pertemuan putra mahkota Zhao Xiang dengan Feng May di sungai.
Ahn Chyou menceritakan bagaimana Zhao Xiang dengan tak tahu malunya meminta ikan pada Feng May, bahkan berusaha untuk menukar nya dengan koin emas.
Ahn Chyou juga tak lupa menceritakan alasan konyol dari kaisar Ahn beserta kaisar Yongsheng saat hendak menemui Feng May..
Akh.. Siapa yang dulu pernah mengatakan jika Ahn Chyou itu seorang pria yang dingin dan juga irit bicara? Kenyataannya saat ini, Ahn Chyou adalah orang yang paling menyebalkan.
Dia bahkan dengan santai nya membongkar aib semua orang di hadapan seluruh prajurit kekaisaran bintang dan juga permaisuri Ahn.
Zhao Xiang hampir saja menyemburkan air panas yang ada di mulutnya pada wajah Ahn Chyou kalau saja permaisuri Ahn tak segera melerai nya.
Zhao Xiang benar-benar tak menduga jika sahabat nya itu sebenarnya adalah pria yang cerewet, bahkan selama ini dia merasa jika dia lah yang paling banyak bicara di bandingkan kaisar Yongsheng mau pun Ahn Chyou.
Tapi kenyataan hari ini telah menampar nya, dia telah salah menilai sahabat nya itu hingga hampir saja Zhao Xiang muntah darah di buat nya.
__ADS_1