
Jian yue pun mengerjapkan matanya, berkedip-kedip dengan lucunya sambil menunjukkan muka cengok nya.
"Melamar? Hai.! Aku ini masih kecil" teriak Jian Yue sambil menggembungkan pipinya
"Gege, bukankah usiaku baru 12 tahun? Apa aku sudah terlihat tua?" tanya nya kemudian pada semua gege nya
"Kurasa kuping ku banyak kemasukan debu, jadi salah dengar" ucap Long Yue
"Kau benar gege, sepertinya gara-gara kena lebah beracun aku juga jadi berhalusinasi seolah mendengar lamaran untuk mei mei kita" ucap Tian Yue
"Mungkin cuma aku saja yang kuping nya tidak bermasalah, karena aku mendengar kalau kaisar Zhao melamar Jian'er" ucap Bao Yue sambil saling memandang bersama anggota keluarga nya yang lain dan langsung tertawa terbahak-bahak
"Hahaha.. Mana mungkin putra mahkota Zhao melamar mei mei kita" ucap Long Yue, Tian Yue dan Bao Yue bersamaan sambil tertawa bodoh.
"Astaga, sepertinya ketiga gegeku jadi gila gara-gara jie jie Jian Yue di lamar" ucap Feng Luo sambil menepuk jidatnya.
sedangkan yang membuat ulah nya sedang bersantai menikmati teh sambil sesekali tersenyum pada Jian Yue
"Huh.. Aku tak setuju jika jie jie Jian Yue menikah" ucap Shu Jing
"Benar.." mereka pun serempak menjawab
"Kenapa?" tanya putra mahkota Zhao
"Tentu saja, karena jie jie itu milik kami" ucap Feng Luo santai
__ADS_1
"Benar, Jian Yue juga masih kecil" ucap Xiao Bai
"Umm .. Itu benar, jie jie ku masih kecil." ucap Shu Lan sambil menggelayut manja pada Jian Yue
"Ehem.." dehem nix mengalihkan perhatian semua orang
"Kita harus menunggu ibunda untuk mendapatkan keputusannya." ucap nya kemudian
"Baiklah zen akan menunggu jawaban dari ratu neraka" ucap kaisar Zhao
Sedangkan Feng May hanya bersantai sambil memakan kudapannya
"Apakah pangeran Zhu Kai belum datang kesini untuk melamarmu putri kedua?" tanya Zhao Xiang tiba-tiba dan membuat semua orang menyemburkan teh serta kue yang ada di mulut mereka
"Apa? Pangeran Zhu Kai ingin melamar jie jie ku? Tidak-tidak, aku harus segera menyembunyikannya" ujar Feng Luo sambil mondar mandir
"Hah? Pangeran menyebalkan itu menyukai mei mei ku? Sepertinya aku harus segera meratakan kekaisaran Zhu sekarang juga. Prajurit... Siapkan senjata kalian sekarang" teriak Nix dengan panik
"Astaga, aku harus segera mengambil racun mawar hitam untuk si muka datar Zhu kai itu, enak saja dia mau merebut mei mei ku" Xiao Bai pun ikut panik
"Jie jie, gege, aku punya 1000 monyet api tingkat 6, kalian bisa membawanya" Shu Jing pun tak mau kalah
"Astaga, sepertinya aku harus segera membawa pasukan dewi kematianku menuju tempat peperangan" Jian Yue pun mengangkat sedikit hanfu nya.
"Jie jie, bukankah yang di lamar itu jie jie Jian Yue? Kenapa malah jadi jie jie Feng May yang menikah?" tanya Shu Lin bingung
__ADS_1
"Hei.. Bukankah putra mahkota Zhao Xiang juga berniat mengambil mei mei kita! Kenapa kita tidak menyerang nya?" tanya Bao Yue
"Ahaha .. Akhirnya pedang ku ini akan mendapatkan lawannya" seringai Nix
"Kau benar, mari kita beri pelajaran orang-orang yang mau merebut mei mei kita" ucap Xiao Bai sambil menggulung lengan bajunya
"Hei tunggu.. Dengarkan aku dulu, jika Jian Yue tidak menikah, bukankah kalian juga tidak akan memiliki keponakan yang lucu dan imut?" tanya Zhao Xiang sambil menghindar
"Hah.. Aku bisa mengambil anak yatim untuk ku angkat jadi anakku" ucap Jian Yue sambil menyenderkan punggung nya.
"Benar, kita tidak boleh membiarkan putra mahkota Zhao Xiang merebut mei mei kita" teriak Long Yue
"Sudah di putuskan, Jian'er dan May'er tidak akan menikah sebelum kami semua menikah" ucap Nix
"Lalu kapan kau akan menikah?" tanya Zhao Xiang
"Mungkin 20 tahun lagi" celetuk Shu Jing dengan spontan
Putra mahkota Zhao Xiang pun langsung bertolak pinggang di depan semua pangeran neraka.
"Cepatlah cari gadis yang kalian sukai agar aku bisa segera menikahi Jian Yue" perintah Zhao Xiang
"Aku masih kecil gege, tunggu 20 tahun lagi" ucap Feng Luo membuat Zhao Xiang semakin geram.
"Kalian..." ucapnya sambil menunjuk satu persatu wajah para pangeran neraka
__ADS_1