
Groaaaar...
Makhluk itu pun langsung menyerang dengan sangat cepat, namun masih bisa lagi di tangkis oleh kaisar Yongsheng, meskipun ranah kultivasinya empat tingkat di atas dirinya, tapi kecepatan dan juga kemampuan bertarung nya ternyata tidak lebih baik dari kaisar Yongsheng yang baru saja menapaki ranah dewa dewi tingkat 5.
Trang...
Trang...
Trang...
Taring dari sang makhluk setengah iblis itu pun berhasil di hadang dengan pedang milik kaisar Yongsheng hingga terdengar suara gesekan yang keras, membuat semua orang yang mendengar nya terpaksa menutup telinga nya merasakan ngilu.
Sedangkan kaisar Yongsheng hanya tersenyum kecut melihat tindakan gegabah yang di lakukan oleh musuh nya itu. Tebakan nya benar... Makhluk itu bahkan tak memiliki kemampuan yang layak untuk jadi lawan tanding nya.
"Apakah hanya seperti ini serangan dari seorang kultivator ranah dewa dewi akhir? Benar-benar mengecewakan!" cibir kaisar Yongsheng sambil menatap tajam pada makhluk aneh yang kini berdiri di hadapan nya dengan congkak.
"Bahkan zhen melihat wujud mu semakin jelek saja!" umpat kaisar Yongsheng sambil menggeser kaki kanannya ke depan, mengganti kuda-kudanya.
Pedang di tangannya dia putarkan seiring arah jarum jam, seluruh energi langit dan bumi pun terkumpul dan membentuk awan hitam di langit tepat di atas kepala kaisar Yongsheng.
Swush...
Baaam...
Siluet naga terbang muncul dari dalam pedang yang kini berada di genggaman tangan nya, aura dingin langsung menyeruak keluar, menebarkan kengerian dalam hati semua makhluk yang bernafas.
Ini adalah kekuatan besar dari pedang tingkat tinggi yang di miliki kaisar Yongsheng, kekuatan dari energi es dan juga petir surgawi.
Sang makhluk setengah iblis itu melonjak kaget, matanya melotot tajam melihat pemandangan yang tak biasa di hadapan nya, seseorang yang memiliki elemen bawaan es, bisa mengkombinasikan energi petir dan juga api.
Sedangkan kaisar Yongsheng masih berdiri tegak, rambut panjang nya perlahan tersingkap saat hembusan angin menerpanya, bahkan kaisar agung yang selalu di elu-elukan seluruh rakyat kekaisaran angin itu kini masih tak bergeming di tempat nya.
Bukan dia takut menghadapi makhluk setengah iblis di hadapan nya, melainkan saat ini dia tengah berkonsentrasi dengan kekuatan jiwa nya untuk bisa mengontrol tiga elemen yang kini telah jadi kekuatan terbaik milik nya.
"Katakan pada zhen! Kau ingin mati karena beku? Atau kau ingin mati dengan seluruh tubuh yang hancur tak bersisa? Zhen rasa, kau sudah menyadari jika kekuatan yang kau banggakan itu tak lebih dari debu yang menempel di kaki zhen!" Kaisar Yongsheng kembali mengeluarkan provokasi membuat makhluk itu pun menggeram.
__ADS_1
Makhluk setengah iblis itu nyatanya masih memiliki sedikit kesadaran dari perdana menteri We, dia sedikit tertekan dengan aura dingin yang menusuk jantung nya, apalagi keberadaan dari naga terbang yang kini mengitari tubuh kaisar Yongsheng seolah tengah melindungi sang pemilik membuat perdana menteri We seketika merasakan takut sebelum pada akhirnya seluruh kesadaran nya kembali di ambil alih oleh makhluk setengah iblis itu.
Groooaaar...
Makhluk itu melolong dengan sangat keras, matanya terlihat menyala dengan liur yang perlahan menetes dari sudut bibir tebalnya, penampilan nya seketika kembali berevolusi, tanduk nya semakin panjang dan sedikit bengkok ke belakang, memiliki tiga mata yang sangat besar, bahkan lubang hidung nya pun terlihat berubah mancung ke arah depan sangat mirip dengan b**i.
Kulit keriput nya semakin mengeras dengan ekor yang mulai bergerigi, seluruh tubuhnya perlahan-lahan memunculkan sisik keras seperti baja, bahkan keempat kakinya kini terlihat lebih licin dan juga runcing bak tombak dari besi.
Kaisar Yongsheng terkekeh pelan, nampaknya makhluk itu sudah mulai memunculkan seluruh kekuatan dalam milik nya, dengan segera pemuda tampan bertopeng perak itu pun kembali menggerakkan badan nya dengan begitu lincah, bahkan kini terlihat gagah dan semakin berwibawa.
"Tarian pedang kehancuran!" teriak kaisar Yongsheng sambil memutarkan tubuh nya dengan cepat, seluruh pedang milik semua orang pun ikut tertarik ke arah nya, seolah memiliki roh dan tengah di kendalikan oleh sebuah kekuatan yang maha dahsyat, pedang-pedang itu beterbangan dan berdiri kokoh di atas tubuh sang penguasa kekaisaran angin.
"Hancurkan!" teriak kaisar Yongsheng, dan seluruh pedang pun mulai melesat mengikuti perintah yang di berikan oleh nya, bahkan pedang biasa pun seolah mengeluarkan aura mengerikan dan langsung bergerak cepat seirama dengan gerakan yang di peragakan oleh sang penguasa.
Swush....
Trang...
Trang...
Trang...
Booom...
Seluruh pedang itu langsung di hadang oleh makhluk setengah iblis dengan tubuh nya, bilah angin dari seluruh kekuatan yang di keluarkan pun langsung membentuk sebuah kawah besar hingga menggetarkan tanah dan menghasilkan suara ledakan yang sangat besar dan juga hebat.
Booom....
Booom...
Booom...
Duar...
Duar...
__ADS_1
Pyar...
Guncangan pun terasa begitu dahsyat hingga formasi pelindung wilayah kekaisaran angin yang berbentuk seperti kubah besar yang penyok itu pun akhir nya pecah.
Mata semua orang terbelalak tajam, mereka sungguh tak menyangka jika kekuatan dari sang penguasa kekaisaran angin itu akan sehebat ini, namun rakyat dan juga pembesar kekaisaran dengan cepat mengambil kembali senjata mereka dan mulai menyerang pasukan dari kekaisaran matahari yang masih terbengong kaget.
Jika selama ini mereka begitu sombong dan mengklaim wilayah kekaisaran nya sebagai yang terhebat, lalu bagaimana mereka mendeskripsikan kekuatan milik sang kaisar angin yang begitu hebat dan juga memukau.
Bahkan dia menyerang dengan gerakan yang sangat luwes dan juga lembut, meski terkadang tempo dari tariannya mulai naik sedikit demi sedikit membuat serangan yang di buat nya semakin menakutkan.
"Hiyaaaaaa..." teriak rakyat kekaisaran angin yang sudah memulai penyerangan.
Mereka melesat dengan kecepatan rata-rata dan langsung mengibaskan pedang nya pada prajurit kekaisaran matahari yang masih dalam mode terkejut.
Crash...
Crash...
Crash...
Blugh...
Puluhan kepala prajurit kekaisaran matahari pun mulai berjatuhan di tanah, serangan yang dilakukan oleh rakyat dan juga para pembesar istana itu tidak main-main an langsung menyerang titik vital dari sang lawan.
Mereka tak keberatan membantai dan juga memenggal kepala musuh mereka dengan beringas, bahkan Xue dan To Mu, kedua orang kepercayaan dari kaisar Yongsheng mulai memimpin pertempuran yang tidak seimbang itu dengan membabi buta.
Jiwa psikopat dan haus darah pun mulai bangkit di hati rakyat kekaisaran, mereka mulai menumbuhkan kekejaman pada setiap langkah dan juga serangan nya, membuat pasukan kekaisaran matahari perlahan-lahan mundur karena kalah jumlah.
"Serang dan habisi mereka semua! Jangan biarkan satu orang pun lolos dari tempat ini! Ayooo... Kita cincang mereka!" teriak To Mu membakar semangat rakyat yang saat ini mulai bergerak untuk membabat seluruh pasukan kekaisaran matahari.
...----------------...
Mohon maaf jika up nya masih belum stabil, author nya baru saja sembuh, insya allah kita mulai crazy up kembali hari ini.
Jangan lupa untuk terus mendukung author ya, klik like, subcribe, dan juga komentar nya. Jika berkenan boleh lemparkan juga vote dan gift nya. Terima kasih banyak untuk semua yang selalu setia dengan karya receh author.
__ADS_1