
Nix melesat dengan cepat meninggalkan kerajaan neraka menuju kekaisaran angin.
Dia merubah dirinya menjadi phoenix kembali dan bergegas terbang dengan kepakan sayap apinya.
Dia sengaja tak menggunakan teleportasi yang telah di buat Feng May karena ingin kembali menguji kemampuan baru nya sebagai best kontrak Feng May.
Dalam 2 jam, Nix telah sampai di gerbang kekaisaran angin, penjaga gerbang pun kaget melihat best spirit phoenix api dengan tinggi 3 meter itu berhenti di sana.
Segera Nix merubah penampilan nya menjadi seorang pangeran tampan, dari kejauhan seorang gadis cantik terlihat menyeringai melihat perubahan Nix saat itu.
Ling, yang merupakan best spirut phoenix es milik kaisar Yongsheng tak berkedip melihat ketampanan Nix dalam wujud manusia nya.
"Siapa kau? Dan ada keperluan apa datang kemari?" tanya seorang penjaga gerbang sambil mengacungkan pedangnya, gerakannya terlihat waspada melihat kedatangan Nix.
"Beri tahu kaisarmu, aku pangeran Nix dari kerajaan neraka datang untuk berkunjung" ucap Nix sambil mengeluarkan tikennya.
Penjaga gerbang pun segera membukakan pintu dengan penuh hormat, kemudian membawa Nix menuju aula istana kekaisaran angin, tempat kaisar Yongsheng beserta keluarga nya sedang berkumpul.
"Pangeran Nix dari kerajaan neraka memasuki aula" teriak seorang prajurit yang menjaga pintu.
Nix pun langsung melangkahkan kaki nya memasuki aula istana itu dengan gagah dan penuh kharisma.
Ibu suri Sashuang langsung menyambut kedatangan pangeran Nix sambil berdiri dari kursinya.
"Pangeran pertama kerajaan neraka, Nix memberi salam kepada yang mulia ibu suri, kaisar dan juga kedua putri" ucap Nix sedikit membungkukkan badannya dan langsung menegakkan kembali badannya.
Para pembesar dan juga pejabat dari kekaisaran angin pun tersentak kaget dengan tindakan Nix.
"Apakah dia tak takut pada yang mulia kaisar?" bisik pejabat A sambil melirik teman nya.
"Dia benar-benar gila, bahkan tak menunjukkan hormat pada yang mulia" bisik pejabat B
"Kerajaan neraka? Sepertinya aku baru mendengar nama itu" ucap yang lainnya.
Sedangkan kaisar Yongsheng hanya acuh tak acuh dengan tindakan Nix itu, dia tak ingin memperbesar masalah yang tak jelas.
__ADS_1
Ibu suri Sashuang yang melihat para pejabat istananya saling berbisik pun langsung berdehem untuk menghentikan tindakan mereka.
"Ehem.. Ada masalah apa sehingga pangeran pertama dari kerajaan neraka ini datang di kekaisaran Angin? Apakah ada hal penting yang ingin di bicarakan?" tanya ibu Suri Sashuang
"Tentu saja.. Aku datang untuk meminta pertanggung jawaban putramu itu yaitu kaisar Yongsheng" ucap Nix sambil menyeringai
Uhuk.. Uhuk...
Kaisar Yongsheng tiba-tiba terbatuk, kaget mendengar ucapan Nix
"Kesalahan apa yang telah di buat putraku sehingga pangeran pertama datang meminta pertanggungjawaban?" tanya ibu suri Sashuang kemudian.
Nix pun melangkah maju dan memberikan gulungan surat yang telah di tulis ibunda nya itu pada kaisar Yongsheng.
Kaisar Yongsheng menerima surat itu dengan tenang, namun nampak dahinya sedikit mengernyit saat membaca gulungan surat itu.
Selesai membaca surat itu, kaisar Yongsheng pun menggulung nya kembali, bibir nya nampak menyunggingkan senyuman tipis, sangat tipis hingga tak ada yang menyadarinya.
"Baiklah.. Sampaikan pada yang mulia ratu neraka, zen akan datang tujuh hari lagi untuk melamar putri Feng May" ucap kaisar Yongsheng.
Qiaofeng dan juga Qiancheng menyemburkan teh yang ada di mulutnya saat mendengar ucapan gege nya itu, keduanya merasa kaget mendengar ucapan gege dingin nya yang tak menyukai wanita itu tiba-tiba akan melamar seorang gadis.
"Apa yang sudah dilakukan gege hingga ratu Lin Xia memintanya untuk melamar Feng May dengan cepat?" pikir Qiaofeng
"Astaga.. Mungkinkah gege melakukan itu? Jangan-jangan Feng May sudah mengandung, itu artinya sebentar lagi aku akan memiliki seorang keponakan" gumam Qiancheng dalam hati.
Ibu suri Sashuang beserta para oejabat dan pembesar istana pun tampak kaget, mata mereka melotot sempurna saat mendengar kaisar Yongsheng akan melamar Feng May.
Meskipun hati kecilnya bahagia akan segera mendapatkan seorang menantu cantik dan sangat cerdas, namun ibu suri Sashuang masih merasa khawatir jika putra nya itu telah melakukan sesuatu yang tidak-tidak pada Feng May.
"Baiklah.. Aku akan menunggumu di kerajaan neraka" ucap Nix sambil mohon diri untuk kembali ke kerajaan neraka.
Setelah para pejabat dan juga para pembesar istana keluar dari aula, ibu suri Sashuang segera menyeret putra nya itu menuju ruang kerjanya.
Dia berniat untuk menginterogasi putranya itu tentang rencana lamaran yang akan dilakukan minggu depan. Qiaofeng dan Qiancheng pun mengikuti langkah ibunya menuju ruang kerja kaisar Yongsheng.
__ADS_1
"Katakan pada ibunda.. Apakah May'er saat ini sedang mengandung?" tanya ibu suri Sashuang dengan tatapan tajam.
Kaisar Yongsheng pun segera menyerahkan gulungan surat yang tadi di berikan Nix pada ibu suri Sashuang.
"Ibu boleh membaca surat nya agar tidak berpikiran buruk tentang ku" ucap kaisar Yongsheng
Ibu suri pun segera membuka gulungan surat itu dan membacanya dengan teliti.
Isi surat:
Salam Yang mulia Kaisar Yongsheng
Aku, ratu Lin Xia dengan ini memintamu untuk segera melamar putri keduaku yaitu May'er. Kau pasti sudah bisa menebak apa yang terjadi. Aku tak ingin pangeran Zhu Kai kembali meminta May'er untuk kembali berhubungan.
Aku sudah mengetahui hubunganmu dengan putriku, jika kau benar-benar menginginkan May'er menjadi istrimu, dalam 7 hari kedepan aku akan menunggu lamaranmu di istana neraka.
Ingat untuk tidak terlambat atau aku akan merubah kembali keputusan ku dan menikahkan May'er dengan pria lain.
Ratu Lin Xia.
Ibu suri Sashuang terbelalak kaget saat membaca isi surat itu, dirinya benar-benar tak menyangka jika putranya memiliki kekasih di belakangnya dan tak pernah mengatakan spa pun padanya.
Wajah Qiaofeng dan juga Qiancheng pun menghitam, keduanya begitu marah karena tak mengetahui jika selama ini Feng May adalah kekasih gege mereka.
Meskipun keduanya juga sangat menyukai Feng May, tapi mereka ingin jadi orang pertama yang mengetahui semua tentang gege nya.
Kedua gadis itu pun mengerucutkan bibir nya, sambil menampakkan wajah yang sangat jengkel.
Sementara di tempat lain, tepatnya di kekaisaran Xuan, saat ini kaisar Xuan sedang merencanakan untuk mengirim lamaran untuk ratu Lin Xia.
Semenjak mengetahui tentang kecantikan dan keanggunan yang di miliki ratu Lin Xia, kaisar Xuan pun tak bisa memejamkan matanya dengan baik.
Pikirannya terys tertuju pada ratu Lin Xia. Meskipun pertemuan mereka cukup singkat saat di gerbang kekaisaran Zhu, tapi kaisar Xuan pun meyakini jika kini dirinya tengah jatuh cinta pada ratu kerajaan neraka itu.
"Zen akan secepatnya mengirimkan lamaran dan juga menikahi ratu Lin Xia" ucap kaisar Xuan penuh tekad
__ADS_1