
40 hari sudah Xiu Juan berjuang melawan rasa sakit yang terus menderanya, kini tubuhnya terlihat semakin putih dan bersih, bahkan kecantikan nya pun terpancar semakin sempurna, rambutnya berkilat kecoklatan dengan iris mata hijau emerald.
Dia tak lagi seperti penampilan awalnya yang berambut hitam dengan iris mata coklat, kolam yang dia gunakan sebagai tempat berendam adalah kolam Yin dan Yang, namun berkat keajaiban tangan Baiyin, kolam itu pun telah di penuhi dengan ratusan herbal yang telah di ramu menjadi cairan obat.
Sedangkan ramuan obat yang di pakai oleh Xiu Juan sendiri adalah ramuan penguat tulang, ramuan pembentuk Qi, ramuan peningkat Qi, ramuan pemurni Qi dan juga ramuan rahasia yang membuat seseorang bisa panjang umur hingga 500 tahun.
Xiu Juan merasakan badannya semakin ringan setelah keluar dari kolam tersebut, tapi kekuatannya semakin meningkat, dalam kurun waktu 40 hari, kini kultivasi Xiu Juan telah mencapai tingkat jendral tahap awal.
Hanya saja, berkat ramuan itu juga, Xiu Juan telah berhasil membuka dua dentian lain nya dan juga puluhan meridian yang sebelumnya tertutup.
Xiu Juan bisa di katakan sebagai monster kultivasi, karena kecepatannya dalam menyerap energi alam jauh lebih besar dari pada orang lain, bahkan seluruh dentian dan juga meridian nya kini telah penuh.
Seluruh elemen pun di miliki oleh Xiu Juan, termasuk elemen racun yang merupakan elemen bawaan dari sang pemilik tubuh sebelum nya.
Xiu Juan segera mengganti hanfu nya dengan hanfu yang telah di siapkan oleh Baiyin dan kini gadis itu tengah berjalan menuju sang guru.
Melihat hasil pelatihan Xiu Juan, Baiyin terlihat sangat puas, tanpa berlama-lama dia pun mengajak Xiu Juan memasuki sebuah tempat penempaan senjata.
Xiu Juan di haruskan menempa besi tanpa menggunakan energi Qi milik nya dan hanya menggunakan kekuatan fisiknya saja.
Saat Xiu Juan menginjakkan kaki nya di tempat yang di maksud oleh sang guru, seketika itu pula seluruh kultivasi nya di tekan hingga nol, dia kini mulai berjalan menuju tempat besi tingkat tinggi itu tersimpan dan bersiap mengayunkan palu nya.
Gaya gravitasi yang di miliki ruangan itu pun sangat besar, hingga Xiu Juan harus terus menstabilka tubuh nya agar tak sampai tumbang.
Jika kalian bertanya, bagaimana Xiu Juan bisa mendapatkan api untuk memanaskan besi? Maka jawabannya adalah tidak ada.
Xiu Juan di tuntut untuk menempa besi menjadi senjata tingkat tinggi hanya bermodalkan palu, tanpa di panaskan sama sekali.
Duk...
Duk...
__ADS_1
Duk...
Xiu Juan terus berusaha menempa besi itu, meskipun tubuhnya terasa begitu letih, bahkan pandangannya pun sering terasa buram karena terhalang keringat yang terus membanjiri tubuh nya.
Semakin hari, kekuatan tangan Xiu Juan semakin besar, bahkan Xiu Juan juga sengaja menggunakan dua tangan untuk menempa pusaka yang akan di buatnya, karena merasakan jika kekuatan tubuhnya kini semakin besar.
Bahkan gaya gravitasi dari ruangan itu pun tak lagi berpengaruh pada tubuh nya yang semakin kuat, kekuatan tulang nya pun kini mulai semakin meningkat.
Dalam dua bulan, Xiu Juan telah berhasil membuat sebuah pedang tingkat tinggi, Xiu Juan bahkan dengan sengaja mengukir gagang pedang itu dengan ukiran phoenix api.
Entahlah dia telah mengingat kembali beast kontrak milik nya atau belum, yang jelas saat ini kemungkinan untuk ingatannya kembali perlahan-lahan mulai terlihat.
Tap...
Tap...
Tap...
Mata Baiyin berbinar melihat keindahan pedang yang di buat oleh Xiu Juan.
Lalu dengan secepat kilat, Baiyin segera mengeluarkan buku berisi jurus-jurs bela diri yang telah punah di dunia.
Jurus-jurus pedang, cakaran, hantaman, tendangan bahkan tapak langit pun turut di pelajari oleh Xiu Juan.
Kembali selama 6 bulan, Xiu Juan terus menempa tubuh nya dengan berbagai jurus yang telah di berikan oleh gurunya dan mengeksekusi seluruh jurus itu dengan sempurna.
Baiyin semakin mengagumi tingkat kepandaian dan juga kelincahan dari sang murid, bahkan Xiu Juan pun telah menahan penerobosan dalam kultivasinya srlama beberapa bulan agar bisa membentuk fisik nya terlebih dahulu agar semakin kuat, kuat dan kuat.
Baiyin segera mengarahkan Xiu Juan pada sebuah danau yang merupakan danau air mata, dia memerintahkan Xiu Juan untuk melakukan kultivasi tertutup hingga mencapai ranah dewa dewi.
Xiu Juan terlihat begitu senang dengan perintah guru nya, tanpa berlama-lama dengan cepat dia memasuki danau air mata dan bergegas duduk dengan sikap lotus untuk menyerap esensi alam dan kembali mengumpulkannya di dalam meridian.
__ADS_1
Kini Xiu Juan tak mengkonsumsi pil pengumpul Qi atau pun pil peningkat Qi. Dia melakukan kultivasi sesuai arahan dari sang guru yaitu Baiyin.
Hari demi hari berlalu, Xiu Juan telah menyelesaikan kultivasi nya hingga mencapai ranah dewa dewi tahap awal, gadis itu pun segera mengakhiri kultivasi nya saat melihat awan hitam telah bergulung di langit.
Sang naga petir telah bersiap untuk melepaskan petir merah kehitaman pada Xiu Juan yang kini tengah menyeringai sambil menatap ke atas langit.
"Datanglah.." panggil Xiu Juan sambil melesat ke tempat sang sangat luas agar tak terjadi kerusakan yang parah pada saat petir penyucian itu nanti menembak tubuh nya.
Groooaaar...
Sang naga petir langsung melesat di ikuti oleh gulungan awan hitam, dengan cepat dia pun segera melesatkan petir penyucian untuk Xiu Juan.
Jedeeeerr...
Xiu Juan menerima petir penyucian pertama dengan tangan terbuka dan tersenyum manis.
"Aaargh.." teriak Xiu Juan saat petir pertama menyongsong tubuh nya, tubuh Xiu Juan terlihat menghitam dan seteguk darah keluar dari sudut bibirnya.
"Seperti nya petir penyucian ini bisa menambah kekuatan elemen petirku, aku harus memprovokasi naga itu agar memberikan petir yang lebih kuat dan juga lebih hebat dari petir pertama" gumam Xiu Juan sambil menyeringai ke arah sang naga petir.
"Apakah hanya segini kekuatanmu naga petir? Bukankah saat ini kau ingin membaptisku? Ayo keluarkan seluruh kekuatanmu sekarang!" ucap Xiu Juan sambil menatap sang naga petir.
Baiyin yang mendengar provokasi dari murid nya hampir saja menjatuhkan rahang nya, baru kali ini ada orang yang berani menantang dan memprovokasi naga petir penyucian, bukankah orang itu tak sayang nyawa? Tapi sialnya yang melakukan provokasi itu adalah murid nya sendiri.
Baiyin hampir saja pingsan saat menyadari hal itu.
Sedangkan sang naga petir terlihat sangat marah mendengar ucapan dari gadis kecil di hadapan nya, dengan cepat naga itu segera mempersiapkan dirinya untuk memberikan serangan petir yang lebih kuat lagi.
Kilatan petir hitam terlihat di atas awan, Xiu Juan semakin senang, dia tersenyum lebar karena berhasil membuat sang naga penyucian itu marah.
Jedeeeeer...
__ADS_1