MENJADI PENGUASA HUTAN NERAKA

MENJADI PENGUASA HUTAN NERAKA
Part 87


__ADS_3

Tubuh Xiu Juan mulai tertutup cahaya putih, yang semakin lama semakin besar hingga akhirnya menutup seluruh tubuh nya.


Para jendral dari kekaisaran bulan sontak menutup mata mereka karena merasa silau dengan munculnya cahaya itu.


Dan akhirnya tubuh Xiu Jua pun menghilang bagaikan di telan bumi, tak meninggalkan jejak apa pun.


Para jendral itu pun segera mencari keberadaan Xiu Juan tapi tak bisa menemukannya, hingga akhirnya mereka memutuskan untuk kembali ke istana kekaisaran bulan dan melapor pada kaisar mereka.


Kakek Zhang Xiu yang baru saja kembali dari kota setelah menjual herbal milik nya di buat terkejut melihat pemandangan di depan matanya itu.


Gubuk kecil nya telah rata dengan tanah, di tambah lagi dengan keadaan di sekitar nya seperti telah terjadi pertarungan besar.


Kakek Zhang Xiu terus berkeliling untuk mencari keberadaan cucu kesayangan nya, tapi tak bisa menemukan keberadaan Zhang Wei di mana pun.


Hanya ada beberapa bekas pertempuran besar di tambah mayat para prajurit di sana.


Dengan gusar kakek Zhang Xiu pun segera memanggil beast spirit elang apinya dan bergegas terbang menuju kekaisaran angin untuk bertemu dengan kaisar Yongsheng.


Dia sangat takut kali ini, cucu nya dia tinggalkan sendirian di hutan dan tak bisa dia temukan kembali saat ini.


Elang api milik kakek Zhang Xiu melesat tinggi membelah awan, dia terbang dengan kekuatan penuh nya hingga akhirnya tiba di depan gerbang kekaisaran angin setelah sore menjelang.


Para prajurit yang menjaga gerbang pun sempat di kagetkan dengan suara elang api itu saat menukik dan mendarat di atas tanah, tepat di depan gerbang istana kekaisaran angin.


"Siapa kau?" tanya salah satu penjaga sambil memperhatikan penampilan kakek Zhang Xiu dari atas hingga ke bawah.

__ADS_1


"Katakan pada yang mulia kaisar, aku kakek Zhang Xiu dari hutan perbatasan datang berkunjung!" jawab kakek Zhang Xiu dengan tenang.


Para prajurit itu pun sejenak terkesima melihat ketenangan kakek Zhang Xiu, tak lama kemudian seorang prajurit langsung berlari untuk menuju ke istana dan melapor pada kaisar Yongsheng.


Kaisar Yongsheng yang saat itu tengah berkumpul bersama ibu suri dan juga kedua adiknya di buat kaget dengan kedatangan prajurit nya, apalagi saat mendengar ucapan nya tentang kedatangan kakek Zhang Xiu dari hutan perbatasan.


Kaisar Yongsheng pun langsung menyuruh para prajuritnya untuk menyambut kedatangan kakek Zhang Xiu dan mengantarkannya hingga ke aula istana.


Ibu suri dan juga kedua adik nya saling berpandangan saat mendengar nama kakek Zhang Xiu di sebutkan, bukankah itu nama dari kakek Feng May yang sekarang? Dengan cepat ketiga wanita berbeda usia itu pun segera melangkah untuk menyusul kaisar Yongsheng menuju aula istana.


Prajurit yang tadi melapor bergegas kembali ke gerbang dan mempersilakan kakek Zhang Xiu untuk masuk, bahkan dia juga dengan cepat mengajukan diri untuk mengantarkan kakek Zhang Xiu menuju ke aula istana.


Kakek Zhang Xiu mengangguk setuju dan langsung mengikuti langkah prajurit itu hingga di aula istana kekaisaran angin.


Begitu pintu aula itu di buka, kakek Zhang Xiu bisa melihat jika saat ini kaisar Yongsheng tidak lah duduk sendiri, melainkan bersama ibu suri dan juga kedua putri kekaisaran angin.


Kaisar Yongsheng bisa melihat raut wajah kakek Zhang Xiu yang sedang gusar, lalu dia pun bertanya dengan tiba-tiba.


"Apakah ada hal yang penting hingga kakek berjalan begitu jauh hingga ke istana zen?" tanya kaisar Yongsheng.


Kakek Zhang Xiu pun mengangguk dan segera menceritakan semua yang dia lihat saat kembali dari kota untuk menjual herbal. Tak lupa kakek Zhang Xiu pun meminta bantuan pada kaisar Yongsheng untuk mencari cucunya Zhang Wei yang hilang.


"Apa kakek tahu prajurit yang mati itu berasal dari kekaisaran mana?" tanya kaisar Yongsheng.


"Kakek tua ini tidak mengetahui nya yang mulia, hanya saja tadi kakek ini menemukan sebuah giok tanda pengenal yang jatuh tak jauh dari mayat para prajurit itu." ucap kakek Zhang Xiu sambil menyerahkan sebuah giok berlambang bulan sabit pada kaisar Yongsheng.

__ADS_1


"Ini giok Kekaisaran bulan, tapi bagaimana bisa mereka datang kesini dan membuat kekacauan seperti itu? Bukan kah kekaisaran bulan jarak nya sangat jauh dari sini?" tanya kaisar Yongsheng entah pada siapa sambil terus memperhatikan giok itu.


Ibu suri beserta kedua putri kekaisaran angin pun saling memandang, sepertinya orang-orang itu memang sengaja di kirim kesana oleh kaisar mereka untuk suatu tugas yang besar, tidak mungkin jika hanya tugas kecil saja, karena jarak dari hutan perbatasan hingga kekaisaran bulan itu membutuhkan waktu hingga tiga puluh hari jika menggunakan kuda atau 45 hari jika menggunakan kereta.


"Mungkinkah tubuh baru yang saat ini di tempati oleh May'er itu berhubungan dengan orang-orang dari kekaisaran bulan?" pikir kaisar Yongsheng sambil memijat pelipis nya yang mendadak pusing.


Sedangkan kakek Zhang Xiu sendiri saat ini masih terus memikirkan Zhang Wei hingga tak begitu memperhatikan perubahan wajah dari keempat orang yang saat ini tengah duduk di hadapan nya.


Ibu suri Sashuang segera bertanya pada kakek Zhang Xiu untuk menghilangkan rasa penasaran nya.


"Apakah kakek memiliki hubungan dengan seseorang dari kekaisaran bulan?" tanya ibu suri Sashuang.


Kakek Zhang Xiu hanya menggelengkan kepala perlahan, dirinya memang tak pernah berhubungan dengan orang-orang dari kekaisaran bulan, bahkan mendengar nama kekaisaran bulan saja baru hari ini.


"Apakah nona Zhang Wei itu benar-benar cucu kandung kakek?" tanya Qiancheng kemudian.


Lagi-lagi kakek Zhang Xiu pun menggelengkan kepalanya dengan perlahan.


"Baiklah, jika begitu bisakah kakek menceritakan bagaimana kakek bisa mengenal nona Zhang Wei? Dan kakek bertemu dimana?" kali ini Qiaofeng pun ikut bertanya.


Kakek Zhang Xiu pun akhirnya menceritakan pertemuan nya bersama Zhang Wei di sungai yang saat itu terluka parah, hingga tentang ingatannya yang hilang.


Tak lupa kakek Zhang Xiu pun bercerita tentang kebiasaan-kebiasaan yang di lakukan Zhang Wei termasuk kepintaran nya dalam hal memasak mau pun berburu.


Kaisar Yongsheng pun akhirnya yakin 100% jika tubuh yang di tempati Feng May saat ini adalah milik seseorang dari kekaisaran bulan, hal itu tentu di benarkan dengan pengakuan dari kakek Zhang Xiu.

__ADS_1


Akhirnya kaisar Yongsheng pun menyuruh To Mu untuk menyelidiki semua yang terjadi di kekaisaran bulan, sementara dirinya langsung melakukan teleportasi menuju ke hutan perbatasan untuk mengecek keadaan di sana.


__ADS_2