
Booom..
Booom...
ledakan dari energi perusak menghantam tubuh Yun Mengli hingga kembali terpental dengan sangat kuat, bahkan tempat jatuhnya pun langsung membentuk kawah yang sangat besar dan juga dalam.
Tanah jadi bergetar hebat begitu wanita setengah iblis itu terdorong oleh energi perusak dengan sangat kuat.
Yun Mengli membelalakan matanya hingga hampir keluar, dia benar-benar tak menyangka jika gadis kecil yang ada di hadapannya kini memiliki kekuatan yang berkali-kali lipat dari dirinya.
Duar...
Duar...
Tubuh Yun Mengli pun langsung meledak begitu energi perusak memasuki seluruh dentiannya dan merusak semua organ dalam dan juga sel tubuh milik nya.
"Dasar menyusahkan!" cibir Xiu Juan sambil kembali menjentikan jarinya.
Array delapan arah mata angin pun menghilang, kaisar Yongsheng menatap wajah gadis terkasihnya dengan penuh kerinduan.
"Kenapa kau bisa kalah? Bukankah wanita iblis itu juga berada di ranah yang sama denganmu?" tanya Xiu Juan.
Ehem...
Kaisar Yongsheng berdehem sejenak untuk menetralisir gelombang keraguan yang tiba-tiba saja merayap dalam hatinya. Dia plin plan antara memilih untuk jujur atau pun tetap menutupi hal tadi di depan calon permaisurinya.
"Zen hanya sedikit kurang fokus!" ucap nya sambil tersenyum kecut, walau bagaimana pun dia sempat tergoda dan sedikit terjerat dengan pesona Yun Mengli tadi.
"Huft... Lupakan! Lagi pula dia hanya iblis jelek" ucap Xiu Juan yang mengerti arah dari ucapan sang calon suami, dia berusaha menenangkan jantung nya yang tiba-tiba saja berdetak begitu kencang saat kaisar Yongsheng menjawab pertanyaannya tadi.
__ADS_1
Lagi pula Xiu Juan juga masih waras, bagaimana mungkin dia akan cemburu pada makhluk berbulu yang memiliki taring dan juga tanduk? Tidak tahu saja dia jika Yun Mengli itu tadi menggodda kaisar Yongsheng dalam wujud manusianya yang sangat cantik dan juga mempesona.
Kaisar Yongsheng merengkuh gadis itu, tangan nya tak segan lagi dia lingkarkan pada pinggang ramping milik gadis nya. Dia sangat tahu jika saat ini tunangannya itu tengah di landa cemburu. Karena itulah dia berusaha untuk meredakan kecemburuan Xiu Juan yang bisa saja nantinya akan meninggalkan dia karena di anggap tak setia.
"Kita kembali ke istana zhen!" ucap kaisar Yongsheng dan Wush...
keduanya pun menghilang dari hutan perbatasan dan kembali muncul di dalam kamar tidur orang nomor 1 di kekaisaran angin.
Pasukan iblis yang melihat giok milik ratu mereka pecah, berusaha untuk mencari keberadaan ratunya, mereka terus mengendus aura terakhir yang di tinggalkan oleh istri ke-41 raja mereka sambil terus berfikiran positif jika ratu mereka hanya terluka parah.
Karena seorang iblis bisa kembali di hidupkan atau di bangkitkan asal tubuh fana nya masih utuh.
Mereka bergerak dengan sangat cepat mencari jejak terakhir yang di tinggalkan oleh ratu mereka, hingga akhirnya sampai di hutan perbatasan.
"Sial! Sepertinya kita terlambat!" ucap iblis 1
"Kau benar! Sepertinya telah terjadi pertempuran besar di tempat ini! Dan aura terakhir dari ratu ada di tempat ini! Cepat cari! Kita harus bisa menemukan ratu secepatnya!" ucap iblis 2.
Sementara itu di tempat lain saat ini, Zhu Yan mulai mempersiapkan diri dan juga para iblis tingkat rendah yang di pimpinnya untuk membuat rencana yang sangat akurat untuk bisa menghancurkan kekaisaran Zhao.
Zhu Yan merasa tidak peduli dengan kehancuran kekaisaran lainnya, baginya cukup dengan menghancurkan Zhao Xiang, dendamnya atas kematian seluruh keluarganya akan terbalaskan.
Zhu Yan bahkan tak menyadari jika saat penyerangan terhadap kekaisaran Zhu saat itu, sebelum Zhao Xiang datang, pasukan dari kekaisaran angin telah terlebih dahulu membuat kekacauan dan memporak-porandakan kekaisarannya.
"Aku tak peduli meskipun harus menjadi bawahan iblis sekalipun, asalkan Zhao Xiang bisa mati di tanganku!" tekad Zhu Yan sambil mengepalkan tangannya.
Saat ini Zhu Yan tengah menghadiri rapat, mereka mulai memberikan tanda satu persatu pada peta besar yang di gelar di atas meja panjang. Di peta itu juga mereka memperkirakan sebesar dan sekuat mana musuh yang akan mereka hadapi.
Terutama Zhu Yan yang tak ingin ikut campur dalam membereskan para prajurit, dirinya akan langsung masuk ke istana kekaisaran Zhao untuk menyerang Zhao Xiang. Dan juga menghancurkan seluruh keturunan keluarga Zhao.
__ADS_1
Mata gadis itu terlihat merah saat mengingat kembali bagaimana Zhao Xiang beserta pasukannya menghancurkan kekaisaran Zhu dan juga membunuh seluruh keluarganya.
Dendam nya pada musuhnya harus segera dia lampiaskan agar tak mengganggu masa depannya nanti.
Zhu Yan berfikir untuk mencari pemuda yang setelah sekian tahun terus saja mengganggu pikirannya, pemuda itu juga telah membawa serta separuh hatinya, pemuda yang seharusnya menjadi milik nya yang telah dia nantikan pertemuannya selama bertahun-tahun.
Pemuda yang paling dingin dan juga tak pernah peduli terhadap siapa pun selain keluarga nya sendiri, Bao Yue...
Pangeran kelima dari kerajaan neraka yang berhasil membuat Zhu Yan jatuh hati, bahkan Zhu Yan akan melakukan apa pun demi mencapai ambisinya untuk bisa menikahi si pangeran dingin. Meskipun dia harus bersujud dan menjilat kaki seluruh keluarga istana neraka atas kelakuan gege tercintanya Zhu Yan pun rela.
Selama ini, Zhu Yan diam-diam menyimpan perasaannya terhadap pemuda itu, bahkan di saat permaisuri Zhu dan juga selir Rin menawarkan beberapa tuan muda maupun pangeran padanya, Zhu Yan akan selalu menolak karena tak ingin menghianati perasaannya yang telah tertambat pada seorang pemuda.
Zhu Yan telah berusaha sekuat tenaga bahkan mengerahkan seluruh pasukan iblis nya untuk mencari tahu keberadaan Bao Yue, namun hingga hari ini dia belum juga menemukan titik terang.
Bao Yue bagaikan hilang di telan bumi setelah kehancuran kerajaan neraka. Zhu Yan terladang menyalahkan gege nya karena telah menyerang kerajaan neraka dan membuatnya patah hati selama 3 tahun terakhir karena tak kunjung menemukan sang belahan jiwa.
Nama Bao Yue telah terpatri dalam hatinya, terukir dengan tinta emas, bahkan dia terus saja memanggil nama pemuda itu di setiap tidurnya, agar suatu saat nanti Bao Yue bisa menemukannya dan mengingatnya.
Zhu Yan menggunakan segel darah nya sendiri, untuk mengunci hati dan juga pikiran Bao Yue karena tak ingin pemuda itu melirik gadis lain. Baginya Bao Yue adalah hidup dan matinya...
Kini...
Dia kembali berjanji untuk terus mencari keberadaan dari sang pemilik hati setelah dendam nya terbalaskan, dan dia akan menjemput Bao Yue dalam dekapannya.
...----------------...
Terima kasih selalu untuk dukungannya, yuks main tebak-tebakan:
Siapa sebenarnya gadis yang ada dalam mimpi Bao Yue? Apakah Qiancheng sang putri dari kekaisaran angin? Atau kah Zhu Yan adik dari si pengkhianat Zhu Kai?
__ADS_1
jangan lupa jaga kesehatan readers... 🙏🙏🙏