MENJADI PENGUASA HUTAN NERAKA

MENJADI PENGUASA HUTAN NERAKA
Part 64


__ADS_3

Akhirnya acara pun selesai, para tamu undangan pun kembali ke kediaman masing-masing ada pula yang tinggal di paviliun tamu istana neraka.


Kaisar Yongsheng saat ini berkumpul bersama ibu suri dan juga kedua adiknya di sebuah paviliun yang sangat mewah yang telah di sediakan oleh anggota keluarga kerajaan neraka.


Sambil menikmati kudapan yang di suguhkan para pelayan, mereka pun menikmati keindahan malam sambil berbincang.


"Gege.. Kapan akan menikah?" tanya Qiaofeng sambil memandang kaisar Yongsheng


"Mungkin 2 tahun lagi" jawab kaisar Yongsheng dengan santai.


Sementara Qiaofeng hanya mendelik tajam mendengar jawaban gege nya yang acuh tak acuh.


Para selir kaisar Xuan saat ini berkumpul di paviliun tamu, meskipun saat ini mereka telah menjadi seorang janda, tapi tak ada satu pun dari mereka yang terlihat sedih.


Berbeda jauh dengan permaisuri kaisar Xuan, wajah nya tampak sembab setelah kehilangan suaminya dan terus mengurung diri di dalam kamar nya.


"Syukurlah kaisar tua itu sudah mati, dengan begini aku bebas dan bisa menikah dengan kekasihku" ucap selir A


"Sepertinya aku akan tinggal lama di kerajaan neraka ini, aku benar-benar merasa nyaman disini, apalagi kalau bisa memandang para pangeran neraka setiap hari" ucap selir B


"Aku juga sepemikiran denganmu, aku ingin menetap di kerajaan ini dan mendapatkan salah satu pangeran neraka" ucap selir C


"Sepertinya aku juga akan melakukan hal yang sama dengan kalian, aku akan menetap di kerajaan ini" ucap selir D


Akhirnya mereka pun memutuskan untuk tinggal dan menetap di kerajaan neraka.


"Astaga.. Sepertinya aku jatuh cinta pada pangeran pertama kerajaan neraka ini, dia benar-benar sangat tampan" ucap Gundik A sambil membayangkan wajah tampan Nix

__ADS_1


"Kau benar.. Andai saja pangeran ketiga belum bertunangan, aku bersedia jadi selir nya" ucap gundik B


"Tidak ada alasan terlambat, kita akan tinggal di kerajaan ini dan mendapatkan suami yang tampan" ucap gundik C.


Sepanjang malam para selir dan gundik itu pun tak bisa memejamkan matanya, pikiran mereka terus menerawang sambil membayangkan andai mereka bisa jadi istri dari salah satu pangeran neraka.


Bahkan ada 5 orang selir yang kini membuat rencana untuk merebut perhatian dari para pangeran neraka.


Mereka membuat berbagai rencana untuk menjerat para pangeran neraka dengan cara yang halus sampai yang paling kasar sekalipun yang penting keinginan mereka bisa tercapai.


Sedangkan para pangeran yang menjadi target mereka saat ini sedang bersiap-siap untuk menuju alun-alun kerajaan dan membebaskan kaisar Feng sesuai dengan permintaan ratu Lin Xia.


Kaisar Feng yang telah hampir satu tahun tinggal dan menjalani hukuman dari Feng Luo sebagai sasaran dari pelatihan anak-anak yang belajar mengendalikan elemen bawaannya.


Karena permintaan sang ibunda, akhirnya mereka pun setuju dan memberikan izin kepada kaisar Feng untuk menetap dan menjadi bagian dari rakyat kerajaan neraka.


Kaisar Feng yang mendengar hal itu pun menitikkan air matanya, hatinya di penuhi perasaan haru, akhirnya dia bisa terbebas dari segala Penyiksaan yang terus di terima nya selama hampir satu tahun.


Tentunya hal itu tak bisa di bandingkan dengan berkumpul bersama istri dan juga anak-anak nya, tapi kaisar Feng berusaha tegar dan berlapang dada.


Dia akan kembali berupaya untuk mendapatkan maaf dan juga pengakuan dari kedua anaknya.


"Ini adalah kediaman anda kaisar Feng dan maaf kami hanya bisa mengantarkan mu sampai disini" ucap Nix sambil sedikit membungkukkan badannya.


Mereka tetap menghormati kaisar Feng, karena seburuk apa pun pria itu tetap suami dari ibunda mereka.


"Terima kasih dan tolong sampaikan ucapan terima kasih ku pada ratu Lin Xia" ucap kaisar Feng.

__ADS_1


Para pangeran hanya menganggukkan kepalanya kemudian mulai melesat satu persatu menuju ke istana kembali.


Hari ini istana kerajaan neraka di buat heboh, karena setelah kepergian para tamu undangan kerajaan, para gundik dan selir kaisar Xuan meminta izin untuk menetap di kerajaan neraka.


Ratu Lin Xia yang mendengar permintaan itu pun segera mengangguk setuju, dia memberikan kesempatan pada para selir dan juga gundik dari kaisar Xuan untuk membuka lembaran baru di kerajaan neraka.


Sedangkan para pangeran yang baru saja kembali di buat kesal karena tingkah genit para selir dan juga gundik dari kaisar Xuan itu yang terus saja menggoda mereka.


Nix dan Xiao Bai pun berdecih saat melihat tindakan mereka.


"Pantas saja mereka di jadikan gundik oleh kaisar Xuan, ternyata tingkah laku mereka itu benar-benar seperti j****g" umpat Nix sambil berjalan mendahului saudara nya yang lain.


Xiao Bai menatap jengah pada kumpulan para selir dan gundik itu sambil berbicara dengan dingin.


"Seharusnya kalian juga tahu jika acara yang di adakan di istana neraka sudah selesai, kalau pun kalian ingin tetap tinggal, kalian bisa tinggal di penginapan." ucap Xiao Bai


"Benar.. Istana bukanlah penampungan janda seperti kalian" ucap Long Yue menimpali


"Kurasa kalian bisa tinggal di penampungan, istana tak bisa terus memberikan kalian kesempatan untuk tinggal, apalagi hanya untuk jadi beban" sarkas Bao Yue.


"Kondisikan juga mata kalian, jangan terus menatap kami dengan tatapan mesum seperti itu, sebelum aku congkel mata itu dari tempat nya" ucap Tian Yue sambil menyuruh para prajuritnya untuk mengosongkan paviliun tamu.


Para selir itu pun berdecak kesal mendengar ucapan pangeran neraka, tapi mereka pun tak bisa memaksa untuk tetap tinggal di istana karena memang acara pesta nya sudah selesai.


Akhirnya para selir dan gundik itu pun melangkahkan kaki nya keluar dari istana neraka dengan wajah yang di tekuk cemberut, tapi meski begitu tak menyurutkan niat mereka untuk menundukkan hati para pangeran kerajaan neraka.


Setelah hampir satu jam perjalanan, mereka pun sampai di penginapan dan mulai membayar sewa untuk tinggal disana, karena jumlah selir dan gundik itu ratusan, penginapan di kerajaan neraka pun hampir penuh dan hanya menyisakan beberapa kamar yang sederhana saja.

__ADS_1


Para selir dan gundik itu pun mulai memikirkan langkah mereka demi mencapai tujuannya, ada beberapa orang selir yang berpikir untuk memberikan obat tidur atau pun obat perangsang pada pangeran neraka, ada juga yang berpikir untuk melukai diri mereka sendiri agar di tolong oleh para pangeran.


Mereka belum tahu jika para pangeran itu hanya sayang dan peduli pada ibunda dan saudara nya yang lain, adapun untuk masalah rakyat mereka telah menetapkan orang-orang yang memang handal dalam segala bidang tanpa harus mereka sendiri yang campur tangan.


__ADS_2