
Setelah 1 jam akhirnya kaisar Hao dan yang lainnya pun sampai di alun-alun kerajaan. Mereka melihat dengan jelas keadaan kaisar Feng yang mengkhawatirkan.
Kedua tangan dan juga kakinya dirantai dengan kepala menghadap ke bawah, seluruh tubuhnya penuh luka dan masih banyak darah, bahkan sebagian kulit nya sudah gosong dan terkelupas, baju yang di pakainya terlihat sobek dan sudah berubah warna.
Kaisar Hao dan jendral Ji pun menitikkan air matanya melihat betapa biadab nya Feng Luo menyiksa ayahnya
"Jendral Ji " panggil kaisar Hao
"Ya yang mulia" jawab jendral Ji dengan suara serak menahan tangis
"Apakah zen tidak salah lihat?" tanya kaisar Hao
"Tidak yang mulia, itu memang kaisar Feng" ucap jendral Ji getir
"Zen benar-benar tak habis pikir dengan Feng Luo ini, bagaimana bisa dia berbuat seperti itu? Bukankah dia masih kecil?" tanya kaisar Hao
"Benar yang mulia, umurnya memang masih kecil, tapi perilakunya bahkan hamba sendiri pun tidak mengerti..." jawab jendral Ji
"Yang mulia, apa yang akan kita lakukan sekarang?" tanya jendral Hong
"Sebaiknya kita cari penginapan terlebih dahulu sekarang, nanti kita rundingkan lagi disana" ucap kaisar Hao
"Baiklah yang mulia" ucap mereka semua serempak, lalu kembali melanjutkan perjalanan dengan menggunakan kuda mereka untuk mencari penginapan.
Sesampainya di penginapan, mereka pun segera memesan 14 kamar untuk mereka beristirahat, para prajurit sengaja di berikan 10 kamar dan harus berbagi dengan teman-temannya.
Akhirnya mereka semua pun masuk ke kamar kaisar Hong.
__ADS_1
"Apa tindakan kita sekarang jendral Ji ?" tanya kaisar
"Hamba akan pergi ke toko obat dan membeli beberapa obat-obatan yang langka yang mulia" ucap jendral Ji
"Obat-obatan langka?" tanya kaisar Hao
"Benar yang mulia, disini dijual banyak sekali obat-obatan yang langka, ada pil pengumpul Qi, pil pencuci sumsum, pil pencerah akal, pil regenerasi, pil kecantikan, pil penyembuh, penawar segala racun dan banyak juga pil-pil yang lain dengan kemurnian 100%" ucap jendral Ji menjelaskan
" Baiklah zen juga akan ikut dengan jendral Ji" ucap kaisar Hao
"Kami juga" ucap yang lain serempak
"Baiklah, agar tidak menarik perhatian, kita akan pergi kesana dengan cara masing-masing" jeda jendral Ji sambil membuka jendela
"2 bangunan besar itu namanya rumah sakit dan apotek, jendral ini akan pergi bersama yang mulia melewati jalan sebelah kiri dan kalian bisa mengikuti kami dari jauh, sebagian bisa melewati jalan lurus dari samping penitipan kuda, jadi mereka tidak mencurigai kita datang bersama-sama" ucap jendral Ji
"Baiklah , kami setuju" ucap mereka.
"Dimana tuan putri?" tanya seorang nenek yang tiba-tiba saja datang dengan berlari, wajah nya terlihat pucat dengan mata yang bengkak karena menangis
Tak...
Tak...
Tak...
Terdengar langkah kaki menuruni tangga, seorang gadis cantik dengan hanfu sederhana nya muncul disana, bau herbal menyeruak semerbak dari tubuhnya
__ADS_1
"Apa yang membuat nenek ini datang kemari dan mencariku?" tanya Jian Yue
Bruk...
Nenek itu pun bersujud di hadapan putri Jian Yue
"Mohon maafkan kelancangan wanita tua ini putri. Pria yang di gantung oleh putra mahkota di lapangan alun-alun itu pernah menyelamatkan nyawa cucu hamba saat perjalanan menuju kemari, bisakah putri pertama berbelas kasih membantu hamba membalas budinya? Hamba mohon putri.. " tangis nenek itu pun pecah
"Tunjukkan identitas mu nenek!" ucap jian yue dingin. Nenek itu pun menyibak rambutnya dan menunjukkan tato di dahinya
"Ini adalah pil dewa, berikan itu padanya" ucap jian yue sambil melemparkan botol berisi pil tingkat dewa
"Hanya itu yang bisa putri ini bantu untuk membalas budimu padanya, pil itu akan memulihkan kembali kesehatan nya dan mengobati seluruh lukanya dan membuat dia 2x lipat lebih kuat. Maaf, aku tak bisa membebaskan dia, keluarga ku telah banyak menderita gara-gara pria bajingan yang ingin kau tolong itu nenek" Jian Yue pun langsung pergi meninggalkan nenek itu.
Sedangkan kaisar Hao dan bawahannya ternganga tak percaya melihat kejadian itu, tangisan dari seorang nenek tua berhasil membuat putri pertama kerajaan neraka mengeluarkan pil tingkat dewa.
Akhirnya mereka pun kembali ke penginapan dan berkumpul di kamar kaisar hao kembali
"Zen memiliki rencana untuk membebaskan kaisar Feng dari sini" ucap kaisar Hao.
Sedangkan yang lainnya mendengarkan dengan seksama
"Bantu semua rakyat kerajaan neraka yang membutuhkan bantuan apa pun, dan kita bisa meminta mereka untuk membebaskan kaisar Feng " ucap kaisar Hao
"Tapi yang mulia, bukankah kita akan membebaskan yang mulia kaisar Feng malam ini?" tanya jendral Ji
"Jika kita melakukan cara seperti itu, kita semua akan berada dalam bahaya. Penjaga gerbang itu benar, kita tidak boleh melakukan tindakan yang akan kita sesali di kemudian hari, kau lihat tadi jendral, tangisan seorang nenek tua berhasil membuat putri pertama mengeluarkan pil tingkat dewa yang harganya sebanding dengan sebuah kekaisaran, Bagaimana jika ada 10 atau 20 orang yang memohon? Bukankah kerajaan neraka harus melepaskannya dengan penuh penghormatan?" ucap kaisar Hao dengan penuh keyakinan
__ADS_1
"Anda benar yang mulia, di kerajaan ini kebahagiaan dan kesejahteraan rakyatnyalah yang nomor 1, maka kita bisa lakukan rencana itu untuk membantu yang mulia kaisar Feng " ujar jendral Ji sambil tertunduk
"baiklah, mulai besok kalian semua akan bekerja keras, bantulah siapa pun yang membutuhkan bantuan kalian, sekarang kalian bisa kembali ke kamar kalian masing-masing. Beristirahatlah" ucap kaisar Hao, Akhirnya mereka pun kembali dan beristirahat di kamarnya masing-masing.