
Pangeran Zhu Kai saat ini tengah membaca sebuah buku kuno di perpustakaan istana, tanpa sengaja matanya menemukan sesuatu yang begitu menakjubkan, pada halaman ke 172 didalam buku itu terdapat sebuah penjelasan tentang sebuah artepak kuno yang berada di lembah kematian.
Artepak yang bisa mengunci kesadaran juga kekuatan seseorang hanya dengan mengalirkan sedikit Qi.
"Sepertinya aku harus segera mengunjungi lembah kematian dan menemukan artepak itu" ujar nya sambil menyandarkan tubuh nya pada kursi.
Zhu Kai pun langsung bangun dan bergegas untuk kembali ke paviliun nya, dia mengganti pakaiannya dengan pakaian serba hitam dan langsung melesat keluar dari istana kekaisaran Zhu menuju lembah kematian yang menjadi batas wilayah kekaisaran Xuan dengan kekaisaran Jing.
Zhu Kai menghabiskan waktu selama 14 hari untuk bisa mencapai tempat itu hingga akhir nya dia sampai.
Zhu Kai tak banyak beristirahat, saat ini dia hanya ingin menemukan artepak itu secepatnya dan melatih dirinya di lembah kematian yang penuh dengan aura jahat.
Zhu Kai sudah tak perduli lagi apakah energi yang di serapnya itu positif atau pun negatif, dengan khusuk, Zhu kai pun segera duduk dengan posisi lotus, tangannya di simpan di
atas lutut.
Zhu Kai mencoba untuk menutup matanya dan mengosongkan pikirannya, dia akan segera menyerap esensi langit dan bumi.
Tempat yang Zhu Kai duduki saat ini adalah sebuah batu hitam sebesar tampah, tak lama beberapa energi pun menerobos masuk ke dalam tubuh Zhu Kai yang saat ini sedang berkultivasi, energi itu terasa berat dan mengandung hawa jahat.
Zhu Kai merilekskan pikirannya dan segera memproses semua energi yang masuk itu dan menyebarkannya pada seluruh dentian yang ada di dalam tubuh nya.
Rasa sakit akibat energi itu membuat Zhu Kai mengeluarkan seteguk darah.
Saat ini Zhu kai merasakan seluruh tulang nya di remukan, sangat sakit hingga dia terus berteriak.
"Aaaargh..."
__ADS_1
"Aaargh..."
Teriakan Zhu Kai menggema pada dasar lembah itu.
Terdengar suara tulang yang berderak seolah tengah di patahkan dan juga di remukkan.
Zhu Kai saat ini sudah terbaring dengan keringat yang mengucur deras dari tubuhnya.
Proses yang di alami Zhu Kai menghabiskan waktu hingga 40 hari.
Zhu Kai seperti telah kehilangan seluruh tulang yang ada di dalam tubuhnya, badannya begitu lemas tanpa daya hingga ambruk di tanah, namun masih terus menjaga kesadaran.
Sementara itu di kerajaan neraka saat ini tengah di adakan pesta pernikahan antara Mayleen dengan Liu Changhai dan Mey-Yin dengan Long Yue.
Pesta yang diadakan selama 3 hari 3 malam itu di hadiri oleh seluruh kekaisaran dan juga para bangsawan.
Hanya perwakilan dari kekaisaran Zhu saja yang tak datang, karena permaisuri Zhu yang kini sedang sakit keras dan pangeran Zhu Kai yang menghilang entah kemana.
Feng May dan kaisar Yongsheng duduk berdampingan terlihat begitu serasi, mereka menggunakan pakaian yang sama, warna ungu lembut membalut tubuh mereka membuat kedua nya terlihat sangat bersinar.
Jian Yue dan putra mahkota Zhao Xiang pun menggunakan pakaian yang sama, warna hijau pudar jadi pilihan mereka untuk tampil di pesta pernikahan gege nya.
Ratu Lin Xia terlihat paling memukau dengan pakaian merah terang, jubah merah dengan hiasan phoenix yang di sulam dengan benang emas, hiasan rambut terpasang dengan begitu indah di kepalanya membuat penampilannya semakin terlihat menawan.
Kaisar Feng yang duduk paling belakang pun hampir tak bisa mengedipkan matanya, dada nya berdegup sangat kencang melihat kecantikan istri yang pernah di sia-siakan nya.
Penyesalan nampak di sudut matanya, wanita yang begitu lembut dan baik hati, penuh dengan aura keanggunan yang telah dia sakiti hingga 12 tahun itu kini berdiri dengan begitu agung di depan matanya, dengan mahkota ratu yang bertahtakan berlian dan singgasana emas yang menjulang.
__ADS_1
Tian Yue duduk berdampingan dengan Xia He, putri dari kekaisaran petir itu terlihat semakin cantik dan sangat serasi di sandingkan dengan Tian Yue yang tampan.
Pesta yang begitu mewah dan megah pun di sambut dengan sangat baik oleh seluruh rakyat kerajaan neraka, mereka berpesta layaknya kaum bangsawan, kerajaan neraka tak segan-segan mengeluarkan koin yang begitu fantastis untuk menyambut kebahagiaan putra putri nya.
Sementara di tempat lain saat ini tepatnya di kekaisaran Zhu, seluruh penghuni istana di buat kalang kabut, keadaan permaisuri Zhu semakin memburuk.
Tabib istana pun tak bisa berbuat apa-apa, mereka hanya menunduk di hadapan kaisar Zhu.
Sementara kaisar Zhu saat ini telah frustasi dan tak tahu lagi harus berbuat apa, Zhu Lin dan juga Selir Rin terus menangis tanpa henti melihat keadaan permaisuri yang semakin mengkhawatirkan.
"Bagaimana keadaan permaisuri?" tanya kaisar Zhu kepada tiga orang tabib tua yang sedang memeriksa permaisuri nya.
"Keadaannya masih tetap sama yang mulia.. Permaisuri seperti sudah tidak memiliki keinginan untuk hidup lagi, dia bahkan menolak semua obat-obatan yang kami berikan" ucap tabib tua sambil terus menunduk.
"Zen tak mau tahu, lakukan apa pun untuk membuat permaisuri zen kembali, kalau tidak.. Zen tak segan-segan untuk memenggal kepala kalian berdua" ucapnya dengan mata yang memerah.
Ketiga tabib itu pun panik, mereka kembali berhamburan melakukan tindakan untuk menyembuhkan permaisuri.
Ketiga nya masih ingin hidup dan tak ingin berakhir dengan mendapatkan hukuman mati dari kaisar Zhu.
3 hari berlalu, akhirnya permaisuri Zhu pun meninggal, selir Rin dan putri Zhu Lin meraung menangisi jenazah permaisuri, sedangkan kaisar Zhu mengurung dirinya di dalam kamar.
Kabar kematian permaisuri Zhu pun merebak dengan cepat dari mulut ke mulut hingga akhirnya sampai di kerajaan neraka, para tamu undangan yang tadinya hendak kembali menuju kekaisaran masing-masing pun mengurungkan niat nya dan berbalik menuju kekaisaran Zhu.
Ratu Lin Xia beserta keluarga juga tak tinggal diam, mereka segera mengerahkan teleportasi untuk segera sampai di kekaisaran Zhu.
Pangeran Zhu Kai saat ini masih terus mengerang kesakitan, tulang-tulang nya yang saat itu di remukan kini di perbaiki lagi, rasa sakit saat seluruh tulangnya di remukan, berbanding dengan saat ini ketika seluruh tulangnya kembali di satukan, dia terus menggertakkan giginya menahan setiap siksaan yang di terima oleh tubuh nya.
__ADS_1
Kini dia pun bisa bangkit dan kembali ke posisi lotus, pangeran Zhu Kai akan melanjutkan kultivasinya hingga enam bulan ke depan.
Keinginan nya hanya satu, membentuk tubuhnya semakin kuat agar bisa membawa Feng May kembali ke pelukannya.