
Song yun memasuki kamar jendral Jiu Zan, nampak jendral itu tersenyum padanya, meskipun sudah berumur 45 tahun, tapi jendral itu masih terlihat cukup tampan dan juga memiliki tubuh yang sangat kekar.
Song Yun pun ikut tersenyum lembut, terus berjalan mendekati sang jendral yang sudah menatap lapar melihat penampilan nya hari ini yang sangat terbuka. Song Yun pun membungkukkan badannya.
"Salam Jendral.." ucap Song Yun
Jendral Jiu Zan pun menilai penampilan Song Yun dari bawah ke atas sambil tersenyum puas. Sambil menarik pinggang ramping Song Yun, jendral itu pun bertanya
"Berdandan sangat cantik dan begitu menggoda, pria mana yang akan kau rayu nona Song?"
"Gadis kecil ini berdandan hanya untuk jendral. Apakah jendral merasa puas dengan penampilan Song Yun hari ini?" tanya Song Yun sambil memainkan jari nya di dada jendral itu.
"Bukan penampilanmu saja yang selalu membuatku puas, tapi seluruh tubuh mu itu selalu membuat jendral ini ingin berkeringat" Ucap nya sambil meraup bibir mungil Song Yun dan m*****t nya.
__ADS_1
Mendapatkan serangan seperti itu, Song Yun pun membalas nya dengan panas, tidak di pungkiri oleh Song Yun jika dia selalu mendapatkan kepuasan tersendiri saat bersama jendral itu.
Nyonya Jiu yang saat itu melewati paviliun suaminya di buat tertegun, bagaimana tidak? Suara e*****n dan d*****n Song Yun terdengar jelas di telinga nya. Wajah nyonya Jiu nampak memerah menahan amarah, hatinya terasa sangat sakit hingga kedua tangannya pun ikut terkepal. 4 orang pelayan yang mengikuti nyonya Jiu pun tampak malu-malu mendengar suara ambigu dari seorang gadis berusia 15 tahun itu yang kini tengah di jamah tuan besar nya.
"Benar-benar gadis j****g itu, lihat saja aku pasti akan membuatnya hancur" umpat nyonya Jiu
"Aaah.. Lebih cepat lagi" ucap Song Yun yang lagi-lagi terdengar di telinga nyonya Jiu
"Tentu saja sayang, jendral ini akan memuaskanmu hari ini" terdengar jawaban yang begitu ambigu di ucapkan oleh jendral Jiu dan sukses membuat nyonya Jiu naik pitam.
Suara pintu yang di dobrak oleh nyonya Jiu yang saat ini masuk ke dalam kamar suami nya dan melihat langsung dengan mata dan kepalanya sendiri bagaimana suami beserta gadis itu saling memuaskan.
Jendral Jiu nampaknya tak terganggu dengan kedatangan istrinya itu, dia hanya melirik sekilas lalu kembali menyerang Song Yun semakin cepat membuat gadis itu terus m******h kencang. Hingga akhirnya mereka pun mendapatkan pelepasannya.
__ADS_1
"Apa kau tidak memiliki tata krama?" tanya jendral Jiu pada istrinya.
"Tata krama? Untuk apa? Sedangkan disini kau sedang bercinta dengan gadis yang lebih pantas jadi putrimu" ucap nyonya Jiu
"Itu bukan urusanmu dan jangan menggangguku sampai besok pagi. Nona Song akan tidur disini malam ini melayani ku" ucapnya seakan tak peduli apakah istrinya itu sakit hati atau tidak mendengar ucapannya.
"Kau benar-benar keterlaluan Jiu Zan" teriak nyonya Jiu
"Kau lah yang keterlaluan, berani sekali kau mengganggu kesenanganku" teriak jendral Jiu sambil memakai kembali pakaiannya dan menarik pergelangan tangan istrinya dengan kencang, kemudian mencengkram dagu istrinya dengan sangat kuat dan membanting nya.
"Dasar istri tak tahu diri" ucap jendral itu sambil menendang perut istrinya seraya berteriak memanggil para pelayan.
"Pelayan.. Bawa perempuan tua yang tak berguna ini ke paviliun nya dan kurung dia" titah jendral itu
__ADS_1
"Baik jendral" ucap serempak para pelayan sambil membantu nyonya mereka bangun dan memapahnya menuju paviliun nyonya nya.