MENJADI PENGUASA HUTAN NERAKA

MENJADI PENGUASA HUTAN NERAKA
Part 134


__ADS_3

Wush...


Wush...


Wush...


Seluruh rakyat, prajurit, para pembesar istana kekaisaran, pelayan dan juga para bangsawan dari kekaisaran angin melesat dengan cepat menghunuskan pedang di tangan mereka.


Ucapan dari orang kepercayaan kaisar mereka menjadi penyemangat tersendiri untuk melakukan penyerangan secara brutal dan juga besar-besaran.


Kali ini mereka ingin menunjukkan persatuan seluruh wilayah kekaisaran angin dalam memberantas para pemberontak dan juga orang-orang yang berani menentang kaisar mereka.


Pasukan kekaisaran matahari yang hanya tinggal 2000 orang pun langsung mempersiapkan diri untuk kembali bertempur, mereka seolah tak memiliki celah sedikit pun untuk kabur dari sana, karena seluruh rakyat kekaisaran angin bersatu membentengi seluruh jalan keluar.


"Sial! Sepertinya kita telah terpojok sekarang!" keluh seorang prajurit dari kekaisaran matahari


"Tak ada waktu untuk mengeluh! Persiapkan diri kalian dan juga seluruh pasukan yang tersisa! Kita harus melawan seluruh pasukan kekaisaran angin dan menunjukkan pada seluruh dunia jika pasukan kita adalah yang terhebat!" teriak salah seorang jendral dari kekaisaran matahari memberikan semangat pada seluruh pasukan nya.


Dia belum mengetahui seberapa kuat kemampuan dari musuhnya kali ini, maka satu-satunya jalan keluar adalah melawan dan harus menghabisi seluruh pasukan itu agar dia beserta seluruh prajurit nya bisa kembali hidup-hidup menuju kekaisaran matahari.


"Ayo semua! Kobarkan semangat kalian! Kita usir orang-orang tak tahu diri itu dari kekaisaran kita dan juga dari dunia ini! Binasakan mereka dan hancurkan! Mereka tak pantas menginjak tempat kita!" teriak Xue kembali membangun kepercayaan diri seluruh pasukan dan juga rakyat kekaisaran angin agar semakin bersemangat dalam menghancurkan musuh-musuh nya.


"Semangaaat! Perangi seluruh bawahan iblis yang tersisa dari seluruh daratan Xingguan! Mereka tak pantas hidup berdampingan dengan kita semua!" teriak To Mu kembali ikut memprovokasi saluruh rakyat kekaisaran angin.


Mata mereka pun menyala, aura membunuh menguar dari setiap tubuh rakyat kekaisaran angin, tekad mereka semakin kuat, mereka akan bersatu dan berjuang bersama-sama untuk menghancurkan seluruh hama pengganggu kedamaian kekaisaran mereka.


"Ayo seraaaaang!" mereka pun kembali melesat dan menyerang dengan sangat brutal, aura kultivasi ranah langit awal hingga ranah langit akhir menguar dari tubuh mereka semua, pedang mulai beradu di sertai suara teriakan dan juga jeritan dari lawan-lawan nya.


Trang...


Trang...


Trang...

__ADS_1


Duak...


Blugh...


Satu persatu prajurit kekaisaran matahari mulai tumbang, mereka tak lagi bisa mengimbangi seluruh kekuatan dari pasukan kekaisaran angin. Bukan hanya kalah jumlah, tapi juga kalah dalam kualitas pertarungan.


Pasukan kekaisaran matahari sebelum nya telah terkena efek dari pil pelumpuh dan juga pil pemati rasa, sedangkan rakyat kekaisaran angin, mereka baru saja menggunakan kekuatan milik mereka untuk terus menekan kekuatan dari lawan nya.


Bahkan kini jendral kekaisaran matahari pun mulai kewalahan menghadapi lawannya. Dia tak lagi bisa meremehkan lawan yang ternyata jauh lebih tangguh dari perkiraan mereka sebelumnya.


Kaisar Yongsheng yang melihat semangat pasukannya berkobar pun menjadi semakin puas, dia hanya harus menghancurkan makhluk setengah iblis itu untuk menciptakan kedamaian bagi rakyat nya, dan setelah itu tentu saja dia akan segera menikahi sang pujaan hati.


"Apa kau masih ingin bertarung bersama zhen makhluk jelek? Atau kau akan menyerah dan membiarkan zhen mencincang dan menghancurkan tubuh payah mu itu?" tanya kaisar Yongsheng pada makhluk setengah siluman itu sambil tersenyum meremehkan.


Groooaaar...


Lolongan makhluk itu pun kembali terdengar disertai dengusan, apalagi saat ini liur nya terus menetes dan menghasilkan bau busuk yang menyengat membuat kaisar Yongsheng pun akhirnya merasa sangat kesal dan ingin segera menyelesaikan pertarungan.


Trang...


Trang...


Trang...


Kaisar Yongsheng tak menurunkan kewaspadaan nya, dia pun berusaha untuk mengimbangi kecepatan dan juga kekuatan dari makhluk iblis itu dengan sebaik mungkin.


Dia masih harus melindungi ribuan nyawa dari keluarga dan juga seluruh rakyatnya, hingga harus mengakhiri pertarungan itu dengan cepat, apalagi saat ini, lendir dan juga air liur yang keluar dari tubuh makhluk setengah siluman itu nyatanya mengandung racun yang mematikan bagi siapa saja yang menghirup nya.


"Tutup hidung kalian semua dan hindari lendir beracun itu!" teriak kaisar Yongsheng memperingatkan orang-orang nya, hingga akhirnya seluruh pasukan dari kekaisaran angin pun mulai mundur, mereka mulai menyobek hanfu milik mereka dan segera membuat penutup wajah agar tak terkena racun dari makhluk setengah iblis.


Kaisar Yongsheng masih terus bertarung, keduanya telah mengeluarkan seluruh jurus yang mereka miliki untuk menjatuhkan lawan, namun nampaknya pertarungan kali ini tak bisa dia selesaikan dengan cepat, jadi dia memutuskan untuk kembali melemparkan pil pelumpuh dan juga pil pemati rasa pada makhluk setengah siluman itu.


Booom...

__ADS_1


Booom...


Booom...


Duar...


Duar...


Ledakan dan serangan yang di lakukan oleh kaisar Yongsheng berhasil membuat makhluk itu pun terpental sejauh 30 meter hingga menabrak pasukan kekaisaran matahari, dan menghancurkan pasukan itu hingga partikel terkecil.


Sedangkan sang makhluk setengah iblis itu kini mulai menggelepar merasakan seluruh persendian nya yang lemas, membuat kaisar Yongsheng tersenyum kecut. Bagaimana tidak? Saat ini seluruh pil buatan sang kekasih telah habis di cincin penyimpanan nya, hanya untuk mengalahkan makhluk setengah iblis itu.


"Kau telah membuat seluruh pil buatan calon permaisuri zhen habis! Maka terimalah kematian mu makhluk jelek!" teriak kaisar Yongsheng sambil menebaskan pedang nya secara zigzag pada tubuh makhluk itu.


Sreet...


Sreet...


Sreeet...


Crash...


Blugh...


Akhirnya makhluk itu pun mati dengan tubuh yang terpotong, pasukan kekaisaran matahari yang masih hidup pun hanya bisa menyerah setelah pemimpin mereka mati di tangan kaisar Yongsheng.


...----------------...


Terima kasih banyak untuk seluruh dukungan dan juga kesetiaan dari readers semua di karya receh author hingga akhirnya author bisa mempertahankan retensi author.



Dan sebagai apresiasi dari author untuk para pembaca semua, give away kembali author buka di karya ini selama satu bulan ke depan untuk kembali mencari sepuluh orang pendukung terbanyak.

__ADS_1


Pemenang give away akan di umumkan pada tanggal 27 januari 2023.


Salam Santun untuk semua pembaca setia. 🙏🙏🙏


__ADS_2