MENJADI PENGUASA HUTAN NERAKA

MENJADI PENGUASA HUTAN NERAKA
Part 153


__ADS_3

Seluruh pasukan pun langsung bergegas, mereka mempersiapkan seluruh keperluan untuk berperang, berbagai macam senjata seperti pedang, belati bahkan cakram pun mereka bawa untuk menghadapi keluarga Feng yang telah berani menantang majikan mereka secara terang-terangan.


Tak ada raut ketakutan di wajah seluruh pasukan Wu Shan, wajah mereka terlihat datar dan bengis menunjukkan kekejaman, bahkan Yu Lian yang di kenal sebagai gadis pendiam dan penakut pun kini berubah menjadi garang dan haus darah.


Yu Lian melihat Wu Shan yang duduk di kursinya, dengan langkah pelan wanita itu pun mendekat dan mendudukkan dirinya tepat di samping sang suami, meskipun mata Wu Shan terpejam, tapi telinga tajamnya telah mengetahui keberadaan sang istri yang kini tengah menatap dirinya tepat di kursi sampingnya.


Mata Wu Shan perlahan terbuka dengan senyum manis yang dia lemparkan pada Yu Lian, jelas pria ini tahu apa yang diinginkan oleh sang istri setelah mendapatkan kekuatan, dia pun tak akan menolak jika istrinya ingin ikut bertempur.


Itu adalah hal yang sangat baik untuknya, terlebih dia juga ingin menguji seberapa besar kemampuan yang di miliki oleh Yu Lian. Sedangkan Yu Lian saat ini terlihat ragu, meskipun di dalam hati nya ingin sekali untuk mengutarakan maksudnya, tapi dia takut jika sang suami tak memberikan izin.


Yu Lian berkali-kali menelan ludah nya untuk menghilangkan perasaan gugup, dia sangat cemas jika suaminya itu akan marah saat mengetahui keinginannya. Tapi sepertinya perasaan was-was yang sejak tadi menggelayuti fikiran nya itu langsung hilang, begitu suara merdu nan menyejukan hati itu terdengar sangat jelas di telinganya.


"Kau boleh ikut! Tapi berjanjilah untuk melindungi dirimu sendiri! Aku harus membungkam kesombongan dari seluruh keluarga Fang beserta seluruh pendukungnya, agar tak terus menerus menjadi duri dalam pernikahan kita!" ucap Wu Shan dengan tegas, namun terdengar begitu manis di telinga Yu Lian.


Wajah wanita itu pun terlihat begitu sumringah, suaminya memang selalu tahu dan mengerti apa yang menjadi keinginannya, dan akan melakukan apapun untuk dirinya tanpa harus memohon atau pun merengek terlebih dahulu.


Yu Lian menganggukkan kepala nya dengan cepat, dia tak ingin suaminya berubah fikiran, tanpa mengucapkan kata-kata lagi, Yu Lian segera melesat menuju tempat penyimpanan senjata pusaka milik keluarga nya, dia akan menjadi dewi kematian untuk semua orang yang telah berani menghina suaminya, dan akan membunuh semua musuh nya dengan sangat sadis, batin Yu Lian.


Sementara Wu Shan hanya tersenyum tipis, bukan raja iblis jika dia tak tahu maksud dan juga keinginan dari istrinya itu, dia jelas sangat tahu jika istrinya saat ini ingin menjajal kemampuannya sekaligus membalas dendam.


Akhirnya setelah satu jam, seluruh pasukan pun telah kembali, mereka telah menggunakan pakaian perang lengkap dengan senjata di pinggang nya, bahkan Yu Lian terlihat begitu mempesona setelah menggunakan armor perang dengan berbagai senjata menempel di tubuh indah nya.


Yu Lian begitu bersemangat, ini adalah pertama kalinya dalam hidup, dia bisa merasakan pertempuran yang sesungguhnya, tentu dia tak akan berbelas kasih pada mereka karena telah mengganggu kenyamanan dan juga ketentraman hidupnya selama satu tahun terakhir.


Wush...


Wush...

__ADS_1


Wush....


Akhirnya mereka pun melesat dengan sangat cepat, saat ini pasukan yang di bawa oleh Wu Shan berjumlah 500 orang, dan 500 orang lain nya berada di belakang Yu Lian.


Sepasang suami istri itu telah sepakat akan membagi pasukan menjadi dua, mereka akan menyerang dari depan dan juga belakang, jangan bicara tentang keadilan, karena jelas keluarga Fang juga tidak memiliki hati nurani hingga terus menekan Wu Shan untuk melepaskan Yu Lian pada Fang Han.


Keluarga Fang saat ini tengah melakukan rapat beserta seluruh pendukung nya, mereka terlihat sedikit berdebat masalah taktik yang akan mereka pergunakan untuk menghancurkan Wu Shan dan juga seluruh pasukannya.


Mereka pastinya tak menduga jika saat ini bahkan Wu Shan beserta orang-orang nya tengah bersiap untuk melakukan penyerangan terhadap kediaman mereka, karena selama ini Wu Shan selalu menaati segala ucapan nya.


Siapa yang akan menyangka jika saat ini Wu Shan beserta seluruh pasukannya telah sampai di luar kediaman mereka, bahkan tengah mengintai satu persatu wajah orang dari keluarga Fang untuk di lenyapkan.


Swush....


Boom...


Booom...


Booom....


Beberapa kali terdengar suara ledakan dari luar kediaman, membuat semua orang keluar dari tempat nya masing-masing, mereka pun segera bergegas menuju keluar untuk mencari tahu siapa manusia yang berani berbuat bodoh dengan menyerang kediaman Fang.


Wu Shan tersenyum tipis saat melihat semua orang berdatangan menuju ke arah nya, sementara Yu Lian beserta orang-orang nya langsung melesat secepat kilat menuju ke belakang kediaman untuk menyerang.


"Kau! Dasar bocah bodoh! Berani sekali kau membuat kerusakan di kediaman ku!" teriak tetua Fang sambil menunjuk Wu Shan yang masih berdiri dengan acuh tak acuh sambil bersedekap dada.


Semua orang yang melihat tindakan konyol dari Wu Shan pun mencibir, mereka dengan serta merta mencoba memprovokasi Wu Shan.

__ADS_1


Tapi belum juga selesai mereka mengumpat dan merutuki Wu Shan, dari belakang kediaman kembali terdengar suara ledakan yang bahkan lebih banyak dan lebih dahsyat dari tadi, hingga membuat seluruh kediaman Fang runtuh dan rata dengan tanah.


Booom...


Booom....


Booom...


Duaaaar....


Mata tetua Fang melotot menyaksikan rumah nya hancur berkeping, bahkan dia juga menggertakkan giginya saat tahu siapa manusia yang telah berani merugikan dirinya itu.


Yu Lian berjalan dengan sangat angkuh, bahkan wanita cantik itu dengan sengaja mengangkat dagunya sambil melotot pada semua orang, senyuman mengerikan terlihat dari bibir Yu Lian, membuat semua orang berkeringat dingin dan merasakan gemetar.


Yu Lian dengan sengaja menunjukkan ranah kultivasinya, dia juga telah menggunakan 20% dari kekuatan Qi miliknya untuk memberi pelajaran pada sang tuan rumah.


Tetua Fang beserta semua sekutunya terbelalak kaget menyaksikan kekuatan milik Yu Lian, apalagi dengan pedang putih miliknya yang saat ini bertengger dengan apik di tangan kanannya.


Bagaimana mungkin Yu Lian bisa menaikan tingkat kultivasi nya dengan sangat cepat? Bahkan tetua dan juga para sekutu dari keluarga Feng jelas-jelas tahu jika beberapa hari yang lalu Yu Lian masih berada di tahap pemula.


Yu Lian tersenyum simpul, dia bisa melihat wajah orang-orang yang kaget dan juga takjub dengan kecepatan kultivasi nya, bahkan tak sedikit dari pasukan keluarga Fang yang ambruk karena tak kuat menahan aura penindasan yang di keluarkan oleh Yu Lian.


"Dasar wanita j*l*ng! Berani sekali kau menghancurkan kediaman ku!" teriak tetua Fang dengan wajah yang sangat merah karena menahan amarah yang berkumpul di kepala nya.


Yu Lian masih tetap mempertahankan senyumnya, dia melangkah menuju ke arah Wu Shan yang saat ini tengah tersenyum manis setelah melihat pertunjukan yang di buat oleh Yu Lian.


Wu Shan tak lagi malu-malu, dengan cepat dia pun merengkuh tubuh mungil istri nya dan membawanya ke dalam dekapan.

__ADS_1


"Bukan kah kata-kata itu lebih cocok untuk mu tetua Fang? Kau adalah pria tua yang tak tahu diri! Kau bahkan berani menantang ku, padalah sebentar lagi kau pasti akan segera masuk kubur!" ucap Wu Shan memperingati tetua Fang dan langsung menyemburkan ocehan pedas nya.


__ADS_2