MENJADI PENGUASA HUTAN NERAKA

MENJADI PENGUASA HUTAN NERAKA
Part 24


__ADS_3

"Yang mulia" panggil jendral Ji lirih


"Ada apa jendral Ji?" tanya kaisar Hao sambil melirik ke arah jendral Ji


"Hamba rasa, hamba akan pergi dan meminta pertolongan pada permaisuri Lin Xia, hanya permaisuri saja yang bisa menenangkan hati kedua anaknya dan melepaskan yang mulia kaisar Feng " ucap jendral Ji pelan


"Apa kau yakin dia bersedia membantu kita jendral Ji?" tanya kaisar Hao


"Benar jendral ji, kita semua sudah tahu dan melihat betapa sadisnya pangeran Feng Luo. Apa kau yakin jika permaisuri Lin Xia tidak seperti kedua anaknya?" timpal jendral Hong

__ADS_1


"Hamba akan berusaha untuk meyakinkan permaisuri Lin Xia yang mulia, hamba tahu dan mengenal permaisuri dengan baik, dia adalah orang yang sangat baik hati dan lemah lembut walaupun selalu di sakiti dan di tindas oleh yang mulia kaisar Feng " ucap jendral Ji


"Apa maksud mu jendral Ji? Apa kau menyembunyikan sesuatu dari kami?" tanya jendral Hong.


"Hais.. Baiklah, jendral ini akan menceritakan semua nya" ucap jendral Ji.


"12 tahun yang lalu, saat yang mulia kaisar Feng masih menjadi putra mahkota, beliau diberikan dekrit pernikahan dengan permaisuri Lin Xia, tapi yang mulia menolaknya karena sudah memiliki kekasih yaitu Selir Wei. Tapi kaisar terdahulu tidak mau mencabut dekrit itu dan memaksa yang mulia untuk menikahi permaisuri Lin Xia, akhirnya setelah satu hari mereka menikah, yang mulia pun membawa selir Wei ke istana dan di jadikan selir olehnya, yang mulia tidak pernah mau mengunjungi permaisuri dan membuat kaisar terdahulu murka, hingga akhirnya setelah putra pertama yang mulia bersama selir agung lahir, kaisar pun mulai mengunjungi permaisuri, tapi lebih tepatnya untuk menyiksa dan juga menghinanya. Saat itu banyak sekali kejadian di istana, mulai dari penyerangan dari beberapa pembunuh bayaran sampai dengan makanan beracun yang di kirim oleh selir Wei dan juga yang mulia hingga membuat permaisuri koma berkali-kali. Setelah melahirkan putri Feng May, permaisuri pun di asingkan di istana dingin selama 1 tahun, beliau juga berkali-kali di hukum di penjara bawah tanah dan di perlakukan dengan buruk oleh yang mulia, permaisuri sering kali di siksa, mulai dari di pukul, di tampar bahkan juga di cambuk. Selain itu, selir Wei juga melukai seluruh tubuh permaisuri dengan besi panas hingga wajah permaisuri menjadi rusak dan kakinya mengalami kelumpuhan. Nasib Putri Feng May dan juga pangeran Feng Luo pun tak jauh beda dengan permaisuri, mereka sering di tindas dan juga di siksa oleh para selir dan juga putra dan putri dari selir yang mulia, mereka berkali-kali di racuni, bahkan pangeran Feng Luo di siksa hingga salah satu kakinya patah, diasingkan di gubuk yang paling buruk di belakang istana kekaisaran dan juga di racuni hingga membuatnya menjadi buruk rupa dan memiliki kaki yang cacat. Putri Feng May di buang di hutan neraka oleh yang mulia karena di tuduh mencuri perhiasan milik putri Feng Lin, putri dari selir Wei, bahkan sejak berumur 7 tahun, putri Feng May sudah di buang oleh yang mulia, dengan tubuh yang lemah, putri Feng May pun banyak diburu oleh para pembunuh bayaran kiriman dari selir Wei, bahkan yang mulia tutup mata dan tutup telinga saat tahu kelakuan para selir beserta putra putri selir nya itu terhadap anak dan istri sah nya. 3 tahun yang lalu, saat kaisar terdahulu meninggal, dan yang mulia naik tahta, beliau ingin menjadikan selir Wei sebagai permaisuri nya namun di tolak oleh ibu suri dan juga para pejabat istana, karena sesuai dekrit yang di buat oleh kaisar terdahulu, hanya permaisuri Lin Xia saja yang bisa menjadi permaisuri" terang jendral Ji panjang lebar


"Ternyata begitu, pantas saja mereka sangat membenci kaisar Feng. Zen benar-benar tidak menyangka jika kaisar Feng bisa melakukan tindakan keji seperti itu pada istri dan juga anak sah nya" ucap kaisar Hao

__ADS_1


"Bukankah itu hukuman yang setimpal untuk kebiadaban kaisar Feng? Lalu untuk apa kita disini? Untuk Membebaskan seorang penjahat? Jendral ini rasa, apa yang sekarang di lakukan oleh pangeran Feng Luo itu bahkan belum sebanding dengan 12 tahun penderitaan mereka oleh kekejaman kaisar Feng. Dia pantas disiksa bahkan lebih dari itu" ucap jendral Liu angkat bicara


"Jendral ini juga setuju dengan ucapan jendral Liu, kaisar Feng tidak pantas untuk di maafkan, tindakan nya benar-benar membuat malu sebagai seorang lelaki, sungguh tidak memiliki hati" cerca jendral Hong


"Maafkan aku jendral, tapi yang mulia sudah menyadari kesalahan nya dan bersedia menebusnya" ucap jendral Ji


"Zen tidak bisa menyalahkan tindakan pangeran Feng Luo dan juga putri Feng May, mungkin itu adalah cara mereka untuk bisa berdamai dengan masa lalu nya. Bukan dengan cara memaafkan tapi dengan memberikan hukuman yang sama dengan yang mereka terima di masa lalu. Itulah keadilan, perbuatan buruk pasti akan menuai kehancuran dan juga penyesalan di kemudian hari" ucap kaisar Hao sambil menyesap teh nya


"Baiklah, kita akan menemui permaisuri Lin Xia besok" putus kaisar Hao. Akhirnya mereka pun bubar dan kembali ke kamar mereka masing-masing

__ADS_1


__ADS_2