
Jenderal Ji segera pergi menuju penginapan, dia pun mengambil kudanya dan menungganginya menuju kekaisaran Hao.
Dia ingin meminta bantuan pada kaisar Hao Xiang untuk membebaskan kaisar Feng dari hukuman Feng Luo.
Jarak tempuh dari kerajaan neraka menuju kekaisaran Hao adalah 2 minggu jika menunggangi kuda, dia pun memacu kudanya dengan cepat dan berharap agar kaisar Hao mau memberikan bantuan.
Dia tak bisa lagi berpikir jernih melihat tindakan yang di lakukan oleh Feng May dan juga Feng Luo yang menurut nya sudah melewati batas.
Bagaimana pun juga kaisar Feng tidak bisa di salahkan untuk penderitaan yang di alami oleh permaisuri Lin Xia, Feng May dan juga Feng Luo atas siksaan yang mereka terima dari para selir dan juga anak-anak selir kaisar Feng pikirnya
"Bersabarlah yang mulia, jendral ini akan meminta bantuan pada yang mulia kaisar Hao untuk menyelamatkan anda" gumam jendral Ji sambil terus memacu kudanya.
Penampilan jendral Ji pun terlihat sangat berantakan saat sampai di depan pintu gerbang kekaisaran Hao
"Identitas" ucap prajurit yang berjaga
Jendral Ji segera mengeluarkan giok jendral kekaisaran Feng, dan prajurit itu pun akhirnya membukakan gerbang
"Silahkan masuk jendral" ucap prajurit itu kembali
Dengan cepat jendral Ji pun langsung kembali memacu kudanya menuju istana, setelah 1 jam akhirnya jendral Ji pun sampai dan di sambut seorang prajurit disana.
"Apakah aku bisa bertemu dengan yang mulia kaisar?" tanya jendral Ji
Prajurit itu pun meminta identitas sang jendral. Dan langsung saja jendral Ji menunjukan giok nya.
"Tunggu sebentar, saya akan memberi tahu yang mulia" ucap prajurit itu sambil berlari menuju aula
"Hormat hamba yang mulia, di luar ada jendral Ji Yun dari kekaisaran Feng yang ingin bertemu dengan anda" ucap prajurit itu sambil bersujud
"Suruh dia masuk" ujar kaisar Hao tegas
"Baik yang mulia" prajurit itu pun segera undur diri dan kembali berlari menuju jendral Ji
__ADS_1
"Silahkan masuk jendral, yang mulia menunggu anda di aula" ucap prajurit itu lagi
"Tunjukkan jalan" perintah jendral Ji.
Prajurit itu pun segera melakukannya dan membawa jendral Ji ke aula istana
"Hormat hamba yang mulia" jendral Ji bersujud di depan kaisar Hao
"Bangunlah jendral" ucap kaisar Hao sambil mempersilakan jendral Ji untuk duduk.
"Ada gerangan apa sehingga jendral besar dari kekaisaran Feng ini datang berkunjung ke istana zen? Apakah ada masalah?" tanya kaisar Hao
Jendral ji pun langsung menceritakan semua yang terjadi pada kaisar Feng, tentang bagaimana Feng May yang mengerahkan seluruh orang-orang nya untuk menyiksa dan juga menghancurkan kekaisaran Feng dan juga tindakan Feng Luo yang menyiksa kaisar Feng dan menjadikannya sebagai target pelatihan anak-anak untuk meningkatkan elemen nya.
Kaisar Hao hanya manggut-manggut sambil sesekali dahi nya mengernyit
"Apakah itu benar jendral?" tanya kaisar Hao seakan tak percaya mendengar kebrutalan dan kesadisan kedua anak kaisar Feng itu dalam membalaskan dendam nya.
"Jika putra dan putri kaisar Feng bisa bertindak dengan begitu kejam, lalu bagaimana dengan permaisuri Lin Xia?" pikir kaisar Hao
"Baiklah, kita akan berangkat besok pagi. Untuk sementara waktu silahkan jendral beristirahat terlebih dahulu di paviliun tamu. Zen akan segera merundingkan masalah ini dengan para petinggi istana saat ini juga" putus kaisar Hao
"Terima kasih yang mulia, hamba undur diri" ucap jendral ji dengan wajah yang sumringah
"Syukurlah kaisar Hao bersedia membantu yang mulia" ucapnya dalam hati sambil berjalan menuju paviliun tamu.
Sementara kaisar Hao sudah memanggil semua petinggi istananya dan melakukan rapat dadakan.
Suasana di aula rapat pun terlihat tegang, ada beberapa petinggi yang mendukung ada juga yang menentang.
Mereka merasa khawatir jika kerajaan neraka akan menyerang kekaisaran Hao karena ikut campur dan membebaskan kaisar Feng
"Yang mulia, mohon pikirkan kembali keputusan yang mulia, ini bukan hanya berdampak buruk bagi kekaisaran kita, bisa saja nantinya kerajaan neraka akan menyerang kita yang mulia" ucap penasihat istana
__ADS_1
"Benar yang mulia, kita tidak bisa mempertaruhkan keselamatan kekaisaran ini demi menyelamatkan kaisar Feng" timpa mentri pertahanan
"Bagaimana pun juga kaisar Feng telah berjasa pada kekaisaran ini, kita tidak bisa menutup mata begitu saja melihat tindakan putra putrinya yang semena-mena itu" ucap jendral besar
"Kau salah jendral, jika putra putrinya saja sudah bisa bertindak brutal dan sadis tanpa perasaan seperti itu lalu bagaimana dengan permaisuri Lin Xia? Mungkin dia bisa berbuat lebih kejam lagi dari pada putra dan putrinya" sela mentri pertahanan kembali
"Itu benar, zen juga berpikir seperti itu. Tapi bagaimanapun kaisar Feng adalah sahabat zen, jadi zen harus membantunya saat ini" ucap kaisar Hao sambil menarik napas panjang
"Tapi yang mulia, hal ini bisa berbuntut panjang pada keselamatan seluruh rakyat kekaisaran kita" ucap penasihat lagi
"Karena itulah, kita harus menyamar untuk datang kesana agar tak diketahui oleh pihak kerajaan neraka" ucap kaisar Hao
Akhirnya para petinggi pun setuju, dan sudah di putuskan bahwa kaisar Hao sendiri beserta 2 orang jendral dan 20 orang prajurit terpilih nya yang akan pergi dengan cara menyamar agar tidak menarik perhatian orang-orang dari kerajaan neraka.
Keesokan harinya kaisar Hao , jendral Ji, jendral Liu, jendral Hong dan 20 orang prajurit pun sudah siap dengan kudanya.
Mereka sengaja berpenampilan seperti seorang pengembara. Memacu kudanya dengan cepat menuju kerajaan neraka.
Karena berpenampilan seperti orang biasa, mereka pun harus berhadapan dengan beberapa bandit yang ingin merampok mereka, bahkan serangan beberapa binatang buas pun terpaksa menghadang mereka walaupun semua itu bisa mereka hadapi dengan baik.
Kerajaan neraka telah terlihat walaupun masih jauh, gerbang yang kuat dan besar berdiri dengan megah, ukiran tulisan kerajaan neraka yang sengaja dibuat dari tinta emas itu terlihat begitu menawan, segera mereka pun menghampiri gerbang
"10 koin emas untuk 1 orang jika ingin memasuki kerajaan kami" ucap prajurit penjaga itu sambil mengeluarkan aura kultivator tingkat langit tahap 5, membuat beberapa orang prajurit kekaisaran hao berkeringat dingin
"Astaga.. Jika penjaga gerbang saja kultivasinya ada di tingkat langit, lalu bagaimana dengan orang-orang istana kerajaan?" pikir mereka semua
Berbeda dengan kaisar Hao yang sudah di beri tahu oleh jendral Ji, dia langsung mengambil 240 koin emas dari cincin penyimpanan nya dan memberikan nya pada penjaga gerbang
"Akan lebih baik jika kalian tidak melakukan tindakan yang akan merugikan kalian sendiri di masa depan" ucap penjaga gerbang itu sambil membuka pintu dan mempersilakan mereka masuk.
Kaisar Hao tertegun sejenak mendengar ucapan penjaga gerbang itu
"Apakah mereka sudah mengetahui maksud kedatangan zen ke kerajaan ini?" pikir nya sambil menggelengkan kepalanya pelan. Dan langsung memacu kudanya menuju ibukota kerajaan neraka
__ADS_1