
Di kekaisaran Bintang, seorang gadis pelayan nampak berjongkok. Wajahnya terlihat sembab karena kebanyakan menangis.
Ahn Chyou dan juga Changyi yang saat itu melintas di depannya pun segera berhenti dan bertanya pada pelayan itu.
"Ada apa? Kenapa Kau menangis?" tanya Changyi
"Maafkan hamba yang mulia, tidak melihat kedatangan anda. Hamba sedang menunggu nona Feng May, dia berjanji untuk membawa hamba ikut bersamanya, tapi dia menghilang beberapa hari ini dan hamba tak bisa menemukannya" ucap Lien, pelayan yang sedang menangis itu.
"Bukankah saat itu dia pernah bilang ada sebuah portal dekat taman itu? Kita bisa mencari nya disana. Mungkin saja dia sudah kembali ke kerajaan nya" ucap Ahn Chyou
Akhirnya mereka bertiga pun segera menemui Kaisar Ahn dan meminta izin untuk pergi kedimensi lain.
Kedua adik perempuan nya pun merengek dan ingin ikut bersama mereka membuat Ahn Chyou pusing. Tapi kemudian ucapan kaisar Ahn membuat mereka semua lega.
"Baiklah, kita semua akan berangkat menuju kerajaan Neraka. Ayahanda dan ibunda kalian juga akan ikut" ucap kaisar Ahn.
Akhirnya mereka semua pun segera bergegas keluar dari istana mereka kemudian naik ke kereta.
Kaisar Ahn hanya membawa 10 orang prajurit bersamanya, dia sengaja tak ingin terlihat mencolok, semenjak Feng May membuat array di sekitar istana nya dan memberantas seluruh orang-orang yang bekerja sama untuk menjatuhkannya, kaisar Ahn sekarang terlihat sangat santai dan begitu menikmati hidupnya.
Setelah sampai di padang bunga, kaisar Ahn pun segera menyuruh Lien untuk masuk ke kereta, meskipun perasaannya tidak nyaman, tapi Lien tidak menolak dan masuk ke dalam kereta.
Selama dua jam mereka berkeliling mencari portal penghubung dimensi itu hingga akhirnya mereka melihat sebuah lingkaran hitam yang sangat besar.
"Itu portal nya, ayo cepat.." teriak Ahn Chyou
Kereta kerajaan bintang pun segera masuk ke dalam portal itu bersamaan dengan kuda para prajurit.
Cling..
Mereka pun akhirnya tiba di sebuah hutan yang sangat gelap, bahkan matahari pun tak bisa menerobos tempat itu.
"Kita dimana?" tanya Ahn Chyou. Semua orang pun menggelengkan kepalanya.
"Hutan nya benar-benar gelap" ujar Changyi
Akhirnya mereka pun mengeluarkan elemen api nya untuk membuat bola-bola api kecil sebagai penerangan.
Setelah keluar dari hutan gelap itu, rombongan kaisar Ahn pun di hadang oleg puluhan bandit, kultivasi mereka rata-rata pada tingkat bumi tahap awal dan juga tahap mortal tingkat akhir.
"Serahkan seluruh barang-barang bawaan kalian beserta para wanita, dan kalian bisa pergi dari sini" ucap seorang bandit yang memiliki luka goresan memanjang di pipinya.
"Tidak akan" Ahn Chyou segera saja mengeluarkan pedang nya, bersama Changyi, kaisar Ahn dan juga 10 orang prajurit mereka.
"Serang mereka dan bunuh" ucap ketua bandit itu.
__ADS_1
Puluhan bandit itu pun segera mengepung rombongan kaisar Ahn, mereka pun langsung mengayunkan pedangnya.
Trang...
Trang...
Slash...
Cleb...
Brak...
Duuum...
Akhirnya pertempuran pun di menangkan oleh para bandit, kaisar Ahn beserta rombongannya saat ini sudah terluka parah.
"Sampaikan salamku pada dewa yama" ucap ketua bandit itu sambil mengayunkan pedang nya hendak menebas leher kaisar Ahn.
Traang...
Pedang yang di pegang ketua bandit itu pun terlepas saat sebuah pedang merah mengarah dan langsung mematahkan pedang yang di pegangnya.
"Siapa kau? Tunjukkan dirimu" teriak ketua bandit itu sambil matanya memperhatikan sekitar.
3 orang pemuda tampan berdiri di hadapan ketua bandit itu dengan wajah dingin dan penuh penindasan.
Para bandit itu pun banyak yang sudah tumbang hanya dengan merasakan auranya saja, bahkan wajah mereka saat ini sudah pucat dan mengeluarkan seteguk darah.
"Bandit jelek seperti kalian memang harus di basmi" ucap salah satu pemuda itu sambil melemparkan bola es yang sangat besar dan langsung menggelinding dan membungkus para bandit itu, sementara ketua bandit yang hendak melarikan diri di buat tak berdaya saat kedua kaki nya tiba-tiba terpotong, dia pun rubuh di tanah.
Dengan cepat pemuda itu pun menghancurkan dentian milik ketua bandit itu sambil menyeringai "Mulai hari ini kau akan menjadi sampah dan juga cacat, mari kita lihat seberapa lama kau bisa bertahan hidup" ucapnya sambil menendang tubuh ketua bandit itu dengan kekuatan penuh nya.
"Kalian tidak apa-apa?" tanya seorang pemuda pada kaisar Ahn dan juga rombongannya.
"Terima kasih banyak atas pertolongan nya tuan muda" ucap kaisar Ahn.
Permaisuri dan kedua putri nya pun segera keluar dan melihat keadaan suaminya, mereka terlihat sangat histeris melihat kaisar Ahn dan juga Ahn Chyou yang babak belur.
"Ambil ini.." seorang pemuda memberikan satu botol porselen dan langsung di terima oleh kaisar Ahn.
Saat tutup botol itu di buka, bau herbal tingkat tinggi pun menyeruak ke dalam indra penciuman mereka.
"Pil penyembuh tingkat tinggi?" tanya kaisar Ahn
"Minumlah.. Dan sembuhkan diri kalian" ucap ketiga pemuda itu sambil matanya melirik kekiri dan kanan.
__ADS_1
Kaisar Ahn pun segera mengambil satu buah pil dan meminumnya, lalu memberikan botol itu pada putranya.
Setelah meminum pil penyembuh tingkat tinggi itu, mereka pun kembali pulih, bahkan luka lebam yang tadi banyak di wajah mereka pun menghilang tak bersisa.
"Sepertinya kita harus segera kembali panglima.." ucap seorang pemuda itu pada rekannya
"Baiklah jendral, kita akan segera kembali" ucap pemuda yang di panggil panglima itu
"Tunggu.." permaisuri Ahn pun segera mencegah kepergian ketiga pemuda itu.
Akhirnya ketiga pemuda itu pun kembali berbalik.
"Siapa kalian sebenarnya?" tanya permaisuri Ahn penuh rasa penasaran.
"Namaku Liu Yaoshan dan ini kedua saudaraku Liu Changhai dan juga Liu Xingsheng, kami adalah panglima dari kerajaan neraka dan saudara kami yang ini merupakan jendral dari kerajaan neraka" ujar Liu Yaoshan sambil menunjuk saudaranya Liu Changhai.
"Aku adalah permaisuri Ahn dan ini suamiku kaisar Ahn. Kami datang dari kekaisaran bintang ingin menemui putri Feng May dari kerajaan neraka" ucap permaisuri Ahn.
Ketiga pemuda itu pun menyuruh mereka semua masuk kedalam kereta dan melakukan teleportasi menuju kerajaan neraka.
"Kita telah sampai yang mulia" ucap Liu Xingsheng. Sementara pandangan mata kedua putri dari kerajaan neraka itu tak pernah lepas dari wajah dingin Liu Changhai, sejak tadi jendral dari kerajaan neraka itu tak pernah mengatakan hal apa pun terhadap mereka.
"Mari ikuti pelayan ini" seorang pelayan datang dan langsung membawa mereka kedalam istana milik ratu Lin Xia.
"Selamat datang di istana neraka kaisar Ahn beserta keluarga, silahkan duduk" ucap Ratu Lin Xia.
"Terima kasih ratu, perkenalkan aku adalah permaisuri Ahn, ini suami ku kaisar Ahn, ini putraku Chyou dan mereka berdua ini putriku Mayleen dan Mei-Yin" ucap permaisuri Ahn
Lubang hitam terlihat muncul di atas aula ruang keluarga istana, tak lama kemudian 3 orang gadis beserta seorang pemuda bertopeng dan seorang wanita paruh baya pun jatuh dengan tak elit nya di hadapan semua orang.
"May'er..." panggil semua orang sambil melotot
Sementara sang pembuat masalah saat ini sedang menepuk bokong nya yang kotor sambil menunjukan cengirannya.
"Hallo semua.." ucap nya sambil bersiap untuk lari
Namun tangan ratu Lin Xia dengan cepat menjewer telinga putri kesayangan nya itu hingga tak bisa pergi.
"Aduh ibu... Ini sakit" ucap Feng May sambil berkaca-kaca
"Apa yang kau lakukan? Dan kemana saja kau satu bulan ini?" tanya Nix sambil melotot
Gluk...
Feng May hanya bisa menunduk sambil menelan ludah nya meluhat semua gege nya menunjukkan wajah garang nya.
__ADS_1