MENJADI PENGUASA HUTAN NERAKA

MENJADI PENGUASA HUTAN NERAKA
Part 54


__ADS_3

Samar-samar matahari naik dari ufuk timur, mata Feng May mulai terbuka perlahan, melirik kesamping ternyata penyusup itu telah pergi.


Feng May pun segera bangun dan memanggil pelayan nya untuk menyiapkan air. Dirinya ingin secepatnya membersihkan diri. Entah kenapa pagi ini badannya terasa segar setelah bisa tertidur dengan nyaman semalaman.


Feng May sudah berjanji akan mengajak tamunya untuk berjalan-jalan ke hutan kehidupan untuk mencari Demonic Beast.


Senyum Feng May terukir saat mengingat kejadian semalam, namun secepat kilat dia pun mengembalikan raut wajahnya kembali datar dan dingin.


Di tempat lain, kaisar Yongsheng saat ini telah bersiap dengan jubah kebesarannya, dia merasa tak sabar untuk bisa menikmati petualangan nya di hutan kehidupan, meski tak bisa berduaan dengan Feng May, setidaknya dia masih bisa terus memperhatikan gadis kecil itu dari kejauhan.


Setelah semua nya bersiap, Feng May bersaudara pun datang, Qiaofeng dan Qiancheng begitu antusias saat di ajak jalan-jalan. Kali ini mereka akan mempertontonkan kemampuannya untuk bisa menaklukan salah satu Demonic Beast di hutan kehidupan.


Sangat jauh berbeda dengan Mayleen yang saat ini sangat malas, dia berharap jika jendral Liu Changhai akan ikut, namun ternyata sang jendral saat ini sedang ada tugas di tempat lain.


Mey-Yin terlihat mondar-mandir di kamar nya sambil menggigit bibir bawah nya, gadis itu terlihat begitu nervous saat tahu jika Long Yue akan ikut dalam perburuan.


Dia ingin sekali dekat dengan pemuda incaran nya itu, namun ternyata dia masih memiliki rasa malu jika harus mengejar nya terlebih dulu, mengingat Long Yue pun tak pernah menunjukan sinyal cinta padanya.


Saat ini semua orang telah bersiap untuk pergi, Nix segera saja mengajak para tamu nya untuk berangkat dengan menggunakan teleportasi.


Mereka pun segera bergandengan tangan dan memejamkan matanya.


Cling..


Dalam sekejap mereka telah sampai di hutan kehidupan.


Setelah membagi tugas dan membagi kelompok, mereka pun segera menyebar untuk mencari hewan buruan mereka masing-masing.


Demonic Beast agak sedikit berbeda dengan hewan spirit biasa, mereka lebih ganas dan juga lebih agresif.

__ADS_1


Qiaofeng dan Qiancheng satu kelompok dengan Long Yue dan juga Tian Yue, saat ini mereka sedang berhadapan dengan beberapa ekor beruang hitam tingkat 8.


Mayleen dan Mey-Yin satu kelompok dengan Bao Yue dan juga Xiao Bai, mereka juga saat ini sedang bertarung dengan beberapa demonic Beast serigala tingkat 9.


Sementara kaisar Yongsheng dan Ahn Chyou saat ini satu kelompok bersama Feng May dan juga Feng Luo, entah kenapa keempat orang tersebut seolah tak peduli dengan keberadaan para Demonic Beast yang saat ini mengelilingi mereka,


Saat ini mereka hanya fokus pada makanan yang enak yang sengaja di bawa Feng May. Hingga beberapa ular hitam berkepala tujuh datang dan mengepung mereka.


Sssshh...


Mendesis...


Terdengar suara ular itu di telinga mereka, tapi tak satu pun yang menoleh. Meski begitu keempat orang itu pun tak mengurangi kewaspadaan mereka, mengingat ular kepala tujuh ini memiliki racun yang sangat mematikan.


"Jie jie.. Biar Luo'er saja yang menghadapi mereka" ucap Feng Luo sambil bangkit dari duduknya dan mulai berjalan dengan santai.


Entah apa yang di pikirkan oleh gadis itu hingga bisa tidur dengan nyaman di bawah tekanan para Demonic Beast itu.


Kaisar Yongsheng yang melihat itu pun menggelengkan kepalanya melihat tindakan acuh dan juga santai Feng May, perlahan dia pun menarik Feng May agar bisa tidur di pangkuannya.


Feng May yang memang masih ngantuk pun tak banyak melakukan gerakan berarti, dia dengan santai merebahkan kepalanya di atas pangkuan kaisar Yongsheng yang saat ini sedang menatapnya penuh arti.


Ahn Chyou yang melihat pemandangan itu pun merasa takjub, bagaimana bisa gadis kecil itu tak menyadari jika saat ini dia tertidur di atas pangkuan seorang pria. Namun dia pun tak banyak protes dan terus memperhatikan Feng Luo yang saat ini sedang berusaha untuk mengalahkan 8 ekor Demonic beast ular kepala tujuh tingkat 9.


Dalam hati, Ahn Chyou pun cukup kagum melihat perlawanan bocah berusia 8 tahun yang saat ini masih dengan santai meloncat kesana kemari di atas kepala ular berkepala 7 itu hingga mereka saling menyerang.


Feng Luo memang sengaja memancing ke 8 ular itu agar saling menyerang, dirinya malas jika harus mengeluarkan kemampuannya, apalagi jika semua orang melihat tingkat kultivasinya yang sudah mencapai tingkat dewa dewi tahap awal.


Saat Feng Luo sedang bergerak dengan lincah, tiba-tiba cincin yang di pakai oleh Feng May bersinar, dua ekor Demonic Beast keluar dari sana dan langsung membantu Feng Luo.

__ADS_1


Itu adalah Gin dan juga Wolfi, demonic beast milik Feng May.


Ahn Chyou dan juga kaisar Yongsheng terbelalak kaget melihat kedua Demonic beast legenda itu, mereka benar-benar tak menyangka jika hewan kontrak Feng May adalah spirit legenda.


Sedangkan sang pemilik demonic beast sekaligus pembawa kekacauan itu saat ini sedang tertidur dengan lelap sambil memeluk pinggang kaisar Yongsheng, dia sama sekali tak terganggu dengan suara pertempuran di hadapannya.


Sebelum tidur, Feng May memang sudah menyuruh Gin dan juga Wolfi untuk keluar dan membantu adiknya melawan ke delapan ekor binatang berelemen racun itu.


Trang...


Trang...


Trang...


Feng Luo mengangkat pedang nya dan menebas kepala ular itu, namun bukannya mati, kepala ular itu malah tumbuh kembali hingga membuatnya berdecak sebal.


Wolfi si rubah ungu berekor sembilan yang melihat adik majikannya itu terlihat kesal pun merasa sangat terhibur, dia pun menggoyangkan ke sembilan ekor nya dengan sangat anggun.


Puluhan bahkan ratusan pisau angin meluncur dari bulu-bulu halus binatang itu, namun jangan di pikir itu lucu.


Kekuatan yang di hasilkan dari gerakan luwes Wolfi itu berhasil mengoyak beberapa bagian ular kepala 7 itu.


Gin yang melihat tindakan Wolfi pun segera mengeluarkan jurus nya, cakar tajam beserta tanduk api nya melesat dengan cepat dan siap untuk memotong dan menghanguskan ular kepala tujuh itu.


Ternyata ular itu pun tak mau kalah, mereka menggunakan trik menghilang dan langsung menyemburkan racun ke arah Feng Luo, Gin dan juga Wolfi,


Wolfi pun menggunakan jurus ilusinya yang sudah mencapai tingkat akhir dan membuat ke delapan ular itu saling menyerang dengan membabi buta.


Gin terkikik geli melihat temannya itu mulai emosi dan mengeluarkan senjata rahasia nya di depan semua orang, hingga membuat si rubah ungu itu merasa malu dan langsung berhambur ke pelukan Feng May.

__ADS_1


__ADS_2