
"Yang mulia.. Hamba mohon batalkan pertunangan itu, hamba benar-benar mencintai May'er, hamba tak bisa hidup tanpa dia" Zhu Kai luruh bersujud di hadapan ratu Lin Xia.
Namun hanya di balas tatapan datar oleh semua anggota keluarga istana kerajaan neraka.
"Apa aku tak salah dengar? Pangeran Zhu Kai memohon untuk membatalkan pertunangan adik ku? Hahaha... Sepertinya kau telah lupa apa yang telah kau perbuat pangeran, atau mungkin kau sudah bosan dengan j****g Sun Yi itu? Kau baru menyadari jika mei mei ku adalah berlian berbeda dengan wanita yang kau cintai itu.. Sampah" sarkas Nix
"Sepertinya kau terkena gegar otak atau hilang ingatan atau sedang berpura-pura menjadi orang yang teraniaya pangeran Zhu Kai, tapi sayang nya wajah memelas mu itu tidak akan mempan untuk kami" ucap Xiao Bai sambil mendelik tajam
"Bajingan tetaplah bajingan, tak akan mungkin berubah jadi pria sempurna" ucap Long Yue sambil menggertakkan giginya.
"Apa kau tak punya malu pangeran Zhu Kai? Kau nikahi saja wanita bekas yang kemarin-kemarin itu kau pungut dan jadikan dia istrimu, dia lebih pantas untuk mu di bandingkan May'er kami" ucap Jian Yue sambil menatap nyalang, matanya menyiratkan dendam yang mendalam.
"Apa kau ingin zen meratakan kekaisaran Zhu May'er? Zen tentu dengan senang hati menjadikan kepala anggota kekaisaran itu sebagai hadiah untuk pertunangan kita" ucap Kaisar Yongsheng sambil berdiri
Feng May hanya mengedikkan bahu nya acuh, tanpa melirik aedikit pun.
"Tidak.. Itu tak perlu, tapi jika kau memang menginginkan nya, aku pun tak keberatan" ucap Feng May acuh tak acuh
"Apa kau dengar itu pangeran Zhu Kai? Bahkan May'er sendiri juga tak memperdulikan mu lagi" ucap Tian Yue
Pangeran Zhu Kai memandang Feng May penuh permohonan namun hanya di balas tatapan dingin dan datar.
__ADS_1
"Aku sudah memutuskan, kaisar Yongsheng sebagai menantuku. Dan bukan kau pangeran Zhu Kai" ucap ratu Lin Xia dengan lantang sambil mengeluarkan aura penindasan pada pangeran Zhu Kai.
"Sepertinya kaisar Zhu harus mendidik kembali putranya agar tak jadi seorang yang pecundang seperti itu" ucap Bao Yue menunjukkan tatapan benci pada Zhu Kai.
Seketika seluruh tamu di dalam aula pun ricuh saling berbisik mencela dan mencemooh pangeran Zhu Kai.
"Benar, pangeran Zhu Kai mempermalukan dirinya sendiri dan juga seluruh kekaisaran Zhu.. Benar-benar tak punya harga diri" ucap bangsawan A
"Untung saja aku tidak di lahirkan di kekaisaran Zhu, mau di taruh dimana muka ku jika calon kaisar nya saja seperti itu" ucap bangsawan B
"Padahal kemarin-kemarin dia terlihat begitu mesra dengan nona muda dari keluarga Sun itu" sarkas seorang tuan muda
"Aku benar-benar tak menduga jika pangeran Zhu Kai itu begitu bodoh, membuang berlian demi ampas" ucap nona muda A
"Namanya juga penikmat barang bekas" cibir seorang nona muda.
Kaisar Zhu terlihat begitu malu melihat perbuatan putra semata wayang nya yang begitu tak tahu diri, sedangkan permaisuri Zhu dan juga selir Rin, matanya terlihat memerah dan berkaca-kaca, hampir meneteskan air matanya melihat penghinaan yang di lontarkan anggota keluarga istana neraka dan juga semua tamu yang hadir pada putra mereka.
Pangeran Zhu Kai tak mau mundur, dia terus saja memohon dan memohon hingga akhirnya membuat Nix semakin berang.
"Haruskah aku memusnahkan seluruh keluargamu agar kau tahu diri pangeran Zhu Kai? Sepertinya kau telah kehilangan urat malu mu sampai-sampai terus memohon seperti itu? Dimana harga dirimu sebagai seorang pangeran? Aku bahkan malu untuk mengakui jika aku mengenal mu" ucap Nix sambil berdiri dan hendak menyerang Zhu Kai, namun segera di hentikan oleh ratu Lin Xia.
__ADS_1
"Putra mahkota Zhao Xiang, bukankah kau sahabat ku? Bantu aku untuk meyakinkan May'er dan juga keluarganya, aku benar-benar mencintai May'er.. Aku tahu aku telah melakukan kesalahan, tolong bantu aku sekali ini saja" pangeran Zhu Kai pun melirik ke arah putra mahkota Zhao Xiang yang saat itu sedang berbicara dengan kaisar Zhao.
Mendengar namanya di sebut, putra mahkota Zhao Xiang pun langsung menatap Zhu Kai penuh kemarahan
"Hentikan semua itu pangeran Zhu Kai, dari awal kau memang tak pernah serius dengan May'er, kali ini jika kau meminta bantuanku sekali lagi, aku tak segan-segan menyatakan perang dengan kekaisaran Zhu" ucap putra mahkota Zhao Xiang sambil mengeluarkan aura membunuh nya.
"Cukup pangeran Zhu Kai, kau sudah mengganggu acara di istana kami, haruskah aku menyeret mu keluar dari aula ini dan melemparkan mu ke jurang agar kau sadar? Kau telah mempermalukan dirimu sendiri dan juga merusak kebahagiaan keluarga kami" teriak Xiao Bai
Pangeran Zhu Kai pun luruh dan menangis di hadapan semua orang meluapkan segala emosi yang kini berkecamuk di dalam hatinya.
Sungguh, dia benar-benar merasa putus asa saat ini, niat nya datang menghadiri undangan untuk bisa kembali mendekati Feng May, tapi dia malah mendapatkan kejutan yang membuat jantung nya hampir lepas.
"Pergilah.. Lagi pula sejak awal aku juga tak pernah tertarik pada pria bajingan seperti mu" ucap Feng May tanpa menoleh.
Hatinya benar-benar kesal melihat kebodohan Zhu Kai yang mempermalukan dirinya dan juga seluruh keluarganya di depan para tamu undangan.
"Tidak May'er, aku sangat yakin jika kau juga mencintaiku, kumohon.. Kembali padaku May'er" ucap Zhu Kai masih meratap dan berharap jika Feng May akan luluh dengan semua usahanya.
Namun nyatanya apapun yang pangeran Zhu Kai lakukan, tidak mengubah keadaan sedikit pun.
"Apa kau benar-benar tak merasa malu pangeran Zhu Kai? Saat kau melamar May'er, aku sudah memberikan 5 syarat yang harus kau penuhi.. Lalu, apakah kau bisa memenuhi syarat itu? Kau bahkan lupa dan terus mengejar kesenangan mu dengan wanita j****g itu. Dan sekarang kau ingin aku berbaik hati memberikan mu kesempatan kedua begitu? Apa kau tidak memiliki otak? Aku bahkan dengan senang hati meratakan kekaisaran mu itu dari pada harus memberikan putri tercinta ku untuk jadi istri dari pecundang sepertimu" ucap ratu Lin Xia mulai menaikan suaranya, matanya terlihat begitu marah hingga aura membunuh pun menguar dari tubuh nya.
__ADS_1
"Prajurit.. Bantai seluruh kekaisaran Zhu dan ratakan istana mereka jika Zhu Kai tak juga pergi dari tempat ini" ucap Ratu Lin Xia sambil mengerang marah