
Kehidupan yang di lalui Zhang Wei saat ini sangatlah tenang, meski dirinya tinggal di tengah hutan, tapi dia tak pernah kekurangan apa pun.
Zhang Wei pun mulai melatih kembali seluruh teknik bela diri nya yang telah dia kuasai saat di kehidupan pertama nya.
Meski pun Zhang Wei belum mendapatkan ingatan apa pun tentang pemilik tubuh yang di tempatinya itu, tapi dia tetap berusaha agar bisa memperkuat dirinya sendiri untuk bisa membalaskan dendam si pemilik tubuh suatu saat nanti.
Kaisar Yongsheng pun kini telah kembali ke istana kekaisaran angin setelah sebelumnya dia memberitahu Zhang Wei tentang bagaimana cara mengolah Qi dan juga memberikan beberapa kitab bela diri.
Zhang Wei begitu antusias saat menerima hadiah dari kaisar Yongsheng itu, dirinya saat ini memang masih sangat lemah dan membutuhkan banyak bimbingan serta sumber daya untuk menaikan kultivasinya.
Tapi ketenangan dan juga kebahagiaan Zhang Wei tak bertahan lama, saat kemunculan para prajurit dan juga jendral dari kekaisaran bulan yang berusaha untuk menangkap dan juga melenyapkannya.
Tubuh yang di tempati dirinya saat ini ternyata milik putri Xiu Juan, putri kedua dari kekaisaran bulan yang di ramalkan akan membuat petaka dan juga kekacauan di negerinya.
Xiu Juan terus di cekoki racun sejak kecil, tapi anehnya semua racun yang masuk ke dalam tubuhnya itu sama sekali tak bisa membunuhnya, tapi sebalik nya.
Tubuh Xiu Juan malah semakin kuat dan juga kebal terhadap berbagai racun.
racun yang saat ini berada di dalam tubuhnya menjadikan dirinya memiliki elemen yang sangat langka, yaitu elemen racun.
Kaisar yang merupakan ayah dari Xiu Juan tentu sangat marah, maka dia pun memerintahkan pada jendral dan juga para prajuritnya untuk membunuh Xiu Juan.
Xiu Juan di usir dari istana kekaisaran bulan dan terus di buru selama berbulan-bulan oleh para prajurit dan juga jendral itu, hingga suatu hari dirinya tak memiliki kekuatan lagi hingga akhir nya kalah dan mengalami kematian.
Tubuh Xiu Juan di buang ke sungai hingga akhir nya jiwa dari sang jendral wanita masa depan merasukinya.
"Hahaha... Putri Xiu Juan, akhir nya kami bisa menemukan mu dan melenyapkan mu saat ini!" ucap jendral dari kekaisaran bulan sambil mengayunkan pedang nya dan menyerang Xiu Juan.
Trang...
Trang...
__ADS_1
Trang...
Suara pedang beradu dengan sangat nyaring, jendral itu terus saja melancarkan serangan mematikan pada Xiu Juan dengan membabi buta, tujuannya saat ini hanya satu, membunuh Xiu Juan dan mendapatkan hadiah dari kaisar.
Xiu Juan berusaha secara terus-menerus untuk mengimbangi kekuatan milik sang jendral, meskipun dirinya masih pemula dalam berkultivasi, tapi kemampuannya dalam mengeksekusi jurus-jurus tingkat tinggi patut di acungi jempol.
Xiu Juan bahkan berhasil menewaskan hampir 100 orang para prajurit kekaisaran yang nota bene nya lebih tinggi kultivasinya di bandingkan dengan dirinya.
Meskipun Xiu Juan hanya mengandalkan teknik bertempur tanpa tenaga dalam, sepertinya itu lebih dari cukup untuk bisa menumbangkan para prajurit dan membunuh nya.
3 orang jendral melesat dengan cepat dan langsung mendaratkan pukulan, tendangan dan juga tebasan dan berhasil melukai Xiu Juan.
Syuuuut...
Brak...
Brak...
Gedebum....
Xiu Juan terjatuh sambil memegangi dada nya yang sakit karena terkena pukulan tapak bumi milik salah seorang jendral itu.
Booom...
Boommm...
Booom...
Tubuh Xiu Juan menghantam tanah hingga muncul bekas seperti kawah yang lumayan besar di tempat dirinya terjatuh.
Kheuk...
__ADS_1
Xiu Juan mengeluarkan banyak sekali darah segar dari mulutnya saat pukulan tapak bumi itu menghantam dadanya, dentian yang baru saja terbuka langsung pecah karena kekuatan yang di terima nya itu.
Apalagi kini nampak para jendral dari kekaisaran bulan itu tertawa sambil menyunggingkan senyuman sinis padanya.
Mereka sangat bahagia melihat keadaan Xiu Juan yang sudah sekarat, akhirnya mereka pun berhasil kembali untuk membunuh nyawa dari putri tak di inginkan itu.
Bersamaan dengan jatuhnya tubuh Xiu Juan, kepingan ingatan pun muncul di kepala nya, gadis itu sedikit mengerang saat memutar kilas balik kehidupan Xiu Juan yang seperti kaset kusut.
Bagaimana Xiu Juan yang masih kecil itu begitu di sayangi oleh kedua orang tua nya, dia merasakan sedikit kehangatan dalam hatinya.
Namun lima tahun yang lalu, tepatnya saat Xiu Juan berumur dua belas tahun, kemunculan seorang peramal tua yang menyebutkan jika putri kedua dari kekaisaran bulan itu akan menyebabkan petaka dan juga kehancuran, membuat kaisar dan juga permaisuri dari kekaisaran bulan sedikit demi sedikit menjauhinya dan juga membenci dirinya.
Hingga akhirnya makanan dan minuman beracun pun mulai berdatangan ke paviliun Xiu Juan dan berharap gadis itu bisa mati dengan cepat.
Tapi sepertinya Xiu Juan masih terlindungi, racun yang menumpuk di dalam tubuh nya, perlahan-lahan menyebar ke dalam darah nya dan membuat dirinya jadi memiliki kekebalan terhadap racun.
Kaisar Bulan merasa tak senang hati dan mulai memerintahkan para prajurit mau pun para pembunuh bayaran untuk mengincar nyawa putrinya itu, hingga akhir nya Xiu Juan pun di usir dari istana kekaisaran bulan dan terus menjadi incaran para kultivator kuat.
"Sial.. Bagaimana bisa seorang ayah dan juga ibu melakukan hal sekeji ini pada putrinya? Aku bersumpah jika sampai aku bisa selamat dari pertempuran kali ini, aku akan menempa tubuhku agar semakin kuat dan akan ku luluh lantahkan kekaisaran bulan itu" gumam Xiu Juan.
"Apa kau sudah menyerah putri?" tanya seorang jendral sambil menatap Xiu Juan dan menatap nya dengan sinis.
Xiu Juan hanya diam saat mendengar pertanyaan yang terlontar dari mulut jendral itu, dirinya memang sudah tak memiliki kekuatan untuk kembali bangkit saat ini.
Apalagi beberapa tulang nya mengalami keretakan dan juga pergeseran, tapi Xiu Juan pun tak mau menyerah begitu saja, dirinya belum bisa membalas ketidak adilan yang di dapat nya dari kaisar bulan dan juga srmua orang.
Dia harus bisa segera pergi dari tempat itu dan kembali menempa dirinya dengan latihan yang lebih keras lagi untuk bisa membalaskan dendam sang pemilik tubuh yang telah tersiksa selamat 5 tahun.
Dia juga berencana akan meratakan kekaisaran bulan itu dengan kekuatan nya sendiri.
"Bajingan..! Kalian semua pecundang, kalian hanya bisa mengeroyok gadis yang lemah seperti ku, dasar jendral biadab!" teriak Xiu Juan sebelum akhirnya kesadaran nya menghilang dan dia pun pingsan.
__ADS_1
Tanpa sengaja setetes darah Xiu Juan jatuh ke liontin yang ada di lehernya, darah itu pun terserap dengan rakus hingga akhirnya sebuah cahaya putih menyilaukan menutup tubuh Xiu Juan.
Swooosh...