
Putra mahkota Ahn Chyou melirik ke arah Qiaofeng, sejenak dia terdiam meresapi ucapan yang di lontarkan oleh istrinya, namun beberapa menit kemudian dia pun tersentak dan menyadari kekeliruan nya yang belum membuka cadar dari wajah sang istri. Dengan tangan yang gemetar dia pun langsung membuka cadar merah yang sejak tadi masih terpasang dengan anggun di wajah istrinya.
Diam-diam putra mahkota Ahn Chyou pun merutuki kebodohannya, dia terlalu gugup di hadapan Qiaofeng hingga melupakan kewajiban pertama nya sebagai seorang suami.
"Maaf.." Ahn Chyou mengungkapkan penyesalan nya dengan suara yang terkesan datar namun tetap pelan.
Qiaofeng yang mendengar ucapan dari sang suami pun langsung tersenyum manis, dia mengerti jika saat ini suaminya tengah di landa kegugupan hingga melakukan keteledoran kecil terhadap nya.
"Aku tidak marah!" ucap Qiaofeng masih dengan suara pelan, gadis itu menyembunyikan wajah nya yang kini bersemu merah, apalagi degup jantung nya mulai tak beraturan.
Ahn Chyou kembali melirik sang istri, banyak hal yang ingin dia sampaikan saat ini, tapi entah kenapa mulut nya seolah terkunci dan tak bisa mengucapkan satu patah kata pun.
"Tidurlah.." ucap Ahn Chyou kemudian sambil membaringkan tubuh nya di atas peraduan, Qiaofeng sedikit gelisah mendengar perintah pertama dari sang suami. Tapi tak lama kemudian dia pun ikut membaringkan tubuh nya yang lelah dan langsung menyusul Ahn Chyou yang telah terlebih dulu terlelap.
Di kekaisaran Zhao saat ini, kamar pengantin yang temaram menjadi saksi bisu sepasang pengantin baru yang sedang memadu kasih, Zhao Xiang dan Jian Yue seolah tak mengenal rasa lelah dan terus berjuang untuk saling memuaskan.
Keduanya tak lagi merasa gugup atau pun kikuk seperti Qiaofeng dan juga Ahn Chyou, komunikasi yang di bangun oleh Zhao Xiang saat dirinya belum sah menjadi suami dari Jian Yue menjadi satu-satunya alasan kedua orang itu semakin dekat dan dekat.
Jian Yue juga tak malu-malu lagi menunjukkan perasaan cintanya pada sang suami, apalagi setelah perpisahan mereka selama satu tahun lebih, membuat Jian Yue benar-benar merindukan sang putra mahkota dari kekaisaran Zhao itu.
Entah sejak kapan hati Jian Yue telah tertambat pada sang pemuda yang kini telah resmi menjadi suaminya itu, dia bahkan sering merindukan senyum dan juga sapaan hangat dari pemuda itu setiap kali memejamkan mata.
Kini keduanya telah resmi menyandang status baru, apa lagi yang harus mereka risaukan? Cinta mereka telah di akui di depan semua orang, dan itu adalah jawaban terbaik dari seluruh doa yang selama ini mereka panjatkan.
Pernikahan yang megah, cinta yang tulus, hidup berdampingan bersama orang yang mereka sayangi, itu jauh lebih membahagiakan daripada apa pun juga. Meskipun tak di pungkiri untuk mendapatkan semua nya mereka juga harus berjuang keras tanpa kenal lelah.
Apalagi semenjak menghilang nya semua orang dari kerajaan neraka saat itu membuat semua orang menjadi tertekan, namun kesungguhan mereka akhirnya berbuah manis dan berhasil membuat semua orang kembali berkumpul bersama orang-orang terpenting dalam hidup nya.
__ADS_1
Kini tiga pasangan baru itu tengah mereguk manis nya cinta, berusaha untuk saling mendukung satu sama lain dan selalu bersama dalam segala situasi.
Sementara di tempat lain sebuah jiwa melayang di angkasa, dia berkelana mencari wadah yang cocok untuk dirinya, berkelebat bersama malam, tapi hingga saat ini dia masih belum juga menemukan orang itu.
Seseorang yang dikuasai dendam, iri hati, dengki dan juga kemarahan. Seseorang yang hidup dalam lembah hitam, selalu menyakiti orang lain dan juga brutal.
Kriteria tubuh fana yang di inginkan oleh jiwa itu nampaknya terlalu tinggi hingga tak bisa dia dapatkan dalam waktu singkat.
Jiwa dari kaisar iblis menyusuri satu tempat ke tempat lain, demi untuk melampiaskan dendam nya pada kaisar Yongsheng, dia akan berusaha mencari tubuh baru dan membangun kekuatan yang lebih besar lagi dari sebelumnya.
"Apakah tidak ada manusia yang kotor lagi di dunia ini? Zhen telah berkeliling kesana kemari untuk menemukan wadah baru untuk jiwa zhen! Tapi kenapa hingga saat ini zhen tak bisa menemukan nya?" fikir raja iblis.
Dia telah frustasi dengan keadaan, keinginan nya untuk membalas dendam dalam waktu singkat nyatanya tak terlaksana, dia bahkan masih terus melayang sebagai jiwa.
Trang...
Trang...
Trang...
Setelah yakin dengan arah yang di tujunya, raja iblis pun segera melesat dan berdiam di angkasa, tubuh nya yang transfaran memang tak bisa di lihat oleh orang yang memiliki kultivasi rendah, bahkan aura keberadaan nya pun tak ada.
Raja iblis menyaksikan pertarungan dari dua orang pemuda saat ini, sepertinya keduanya tengah berseteru memperebutkan sesuatu yang sangat berharga hingga aura dan juga tekanan dari ranah kultivasi mereka bocor, kedua pemuda itu masih berada di tingkat langit awal namun sama-sama memiliki kekuatan fisik yang kuat.
Bugh...
Bugh...
__ADS_1
Bugh...
Duak...
Berkali-kali keduanya saling memukul dan menendang, namun belum ada satu pun dari mereka yang mau mengalah, meskipun wajahnya telah babak belur dengan tubuh penuh sabetan pedang, tapi masih terus melanjutkan pertarungan nya hingga akhir.
"Kau tak akan bisa mengalahkan ku Wu Shan! Bahkan sebentar lagi kau dan juga seluruh anak buah mu akan segera mati. Hahaha..." teriak salah seorang dari kedua pemuda yang kini tengah bertarung itu.
"Justru kau lah yang akan mati di tangan ku Fang Han! Kekuatan mu yang tak seberapa itu tak akan bisa membuatku mundur untuk merebut Yu Lian dan menjadikan dia sebagai istriku!" teriak Wu Shan menjawab ucapan dari lawan bertarung nya.
"Jika kau bisa melawan ku, sejak tadi harus nya kau sudah bisa mengalahkan ku bajingan! Kau bahkan tak akan bisa lagi menatap wajah cantik dari istrimu itu!" ucap Fang Han mulai memprovokasi lawannya.
Mendengar ucapan dari Fang Han membuat Wu Shan akhirnya naik pitam, pemuda itu langsung mengarahkan seluruh Qi nya pada pedang yang kini tergenggam sangat indah di tangan kanannya.
Fang Han melirik sinis pada Wu Shan, dia juga mulai mengalirkan energi Qi nya pada pedang dan bersiap untuk melanjutkan pertarungan.
Hiyaaaa...
Terdengar teriakan dari kedua pemuda itu, mereka mengayunkan pedang nya masing-masing dan bersiap menerjang tubuh lawan nya, hingga akhir nya serangan yang di sertai gelombang energi Qi itu berhasil membuat keduanya terpental jauh.
Duar...
Duar...
Boom...
Booom...
__ADS_1
Tubuh Fang Han meledak, sedangkan Wu Shan saat ini tengah sekarat. Diatas langit jiwa dari raja iblis tengah tersenyum penuh kemenangan, akhirnya penantian nya sudah selesai, dia berhasil menemukan wadah baru untuk dirinya.
"Akhirnya zhen menemukan tubuh yang sesuai untuk zhen tempati! Sebentar lagi zhen pasti akan kembali dan menghancurkan kedua manusia yang telah berani menggagalkan seluruh rencana zhen!" ucap raja iblis sambil melesat menuju tubuh Wu Shan yang kini tengah pingsan.