MENJADI PENGUASA HUTAN NERAKA

MENJADI PENGUASA HUTAN NERAKA
Part 67


__ADS_3

"Xia He... Nama yang sangat cantik, seperti orang nya" puji ratu Lin Xia


Gadis itu hanya menunduk tak berani menatap ke wajah sang ratu, nafas nya seakan tercekat di tenggorokan, siapa yang menyangka seorang pelayan sepertinya bisa menarik hati seorang pangeran tampan dari kerajaan neraka.


"Bangunlah.. Dan segera bersiap.. Setelah pertemuan ku dengan kaisar Ahn selesai, aku akan membawamu ke kerajaan neraka" ucap ratu Lin Xia sambil mengibaskan lengan hanfu nya.


Beberapa penjaga bayangan pun muncul dan segera membantu gadis itu untuk bangun, dan bersiap untuk membawanya pergi.


"Putri dari kekaisaran petir.. Aku bisa membantumu untuk membalas dendam dan juga menjamin keselamatan keluargamu yang saat ini berada di penjara, namun aku tak menjamin jika kekaisaran petir itu masih bisa berdiri tegak setelah aq melemparkan kekuatanku" seorang gadis cantik berhanfu biru muda mendarat dengan begitu elegant di samping ratu Lin Xia, dan ucapannya membuat Xia He tertegun sejenak sebelum akhirnya mengumpulkan kekuatan untuk kembali dan bertanya


"Siapa kau? Bagaimana kau bisa tahu tentang masa lalu ku?" dengan suara yang bergetar sambil menatap wajah gadis itu.


"May'er.. Apa urusan mu telah selesai?" tanya ratu Lin Xia


"Tentu saja ibu, jika hanya menyingkirkan hama pengganggu, itu masalah mudah.. bahkan aku masih sanggup lagi untuk memberantas mereka dengan cepat" ucap Feng May sambil kembali menatap Xia He


"Anggap ini sebagai hadiah pertunanganmu dengan gegeku, aku akan membawa kembali keluarga mu yang terkurung bertahun-tahun di penjara itu" ucap Feng May kemudian melesat dengan cepat diikuti semua gege nya dan juga Jian Yue.


Xia He pun langsung di bawa oleh kedua penjaga bayangan ratu Lin Xia, sementara sang ratu kini akan melakukan pertemuan penting dengan keluarga istana kekaisaran Bintang.


Mayleen dan Mey-Yin melotot horor melihat pujaan hati mereka ikut melesat cepat bersama Feng May, ingin rasanya mereka ikut, tapi pasti kedua orang tua mereka pun tak akan memberi izin.


Akhirnya dengan langkah gontai, Mayleen dan Mey-Yin pun mengikuti keluarga nya menuju ruang keluarga istana.


Sementara itu di kekaisaran petir, kaisar changqing saat ini sedang berpesta pora, mereka sangat bahagia saat mendengar putri mereka akan segera menikah dengan pangeran dari kekaisaran matahari, tanpa mengetahui jika bahaya sedang mengancam mereka semua.


Feng May beserta saudara nya pun melesat cepat menuju penjara bawah tanah, Nix bahkan menghanguskan seluruh penjaga penjara itu dengan api nya, sedangkan Feng May berjalan dengan anggun.


Penjara bawah tanah itu memiliki beberapa lantai, dan kaisar Changming dan keluarganya saat ini ada di sel paling ujung dan paling bawah.

__ADS_1


Feng May pun menyisir seluruh ruangan sel tahanan, bau anyir darah terasa begitu pekat di depan mereka, hingga akhirnya mereka pun sampai di sel yang di tempati oleh kaisar Changming.


Braak...


Gubrak...


Nix menendang jeruji besi itu, dan kini terlihatlah kaisar Changming beserta keluarga nya yang hampir sekarat di sel itu, bahan kaisar Changming tak lagi memiliki tangan karena telah di potong oleh kaisar Changqing yang merupakan adik tirinya.


Feng May pun segera menghampiri mereka dan memeriksa denyut nadinya, bersyukur.. Mereka masih selamat meskipun memiliki luka yang cukup banyak.


Segera Feng May bersama Jian Yue memberikan pil penyembuh tingkat tinggi pada keluarga itu, hingga dua puluh menit kemudian, luka mereka pun menghilang dan segera tersadar.


"Siapa kalian?" tanya kaisar Changming dengan waspada.


"Kalian tak perlu takut dengan kami, tenanglah..kami datang untuk membebaskan kalian" ucap Feng May dengan segera memberikan pil regenerasi pada kaisar Changming.


Perlahan, tangan kaisar Changming pun kembali tumbuh, dengan mata yang berbinar cerah, mereka pun berterima kasih.


"Kami melakukan ini demi putrimu Xia He, dia adalah calon menantu kerajaan neraka, calon istri dari gegeku Tian Yue" ucap Feng May


Tian Yue pun segera memecahkan rantai yang membelenggu tangan dan juga kaki keluarga calon istrinya, kemudian melepas rantai yang melingkar di leher ketiga nya.


"Aku akan menyelamatkan kalian bertiga, tapi kami tak bisa menyelamatkan kekaisaran ini, kami akan meratakannya" ucap Nix yang langsung di angguki kaisar Changming


Dengan cepat mereka pun segera meninggalkan penjara bawah tanah, saat menyadari ada beberapa kekuatan yang cukup mumpuni bergerak ke arah mereka.


Semua melakukan teleportasi menuju kekaisaran Bintang, namun tidak dengan Feng May dan juga Nix, keduanya masuk ke ruang dimensi.


"Sial.. Dimana para penjaga itu? Kenapa penjara ini kosong" ucap orang itu yang kemudian di susul sekitar 30 prajurit di belakang nya.

__ADS_1


Setelah menyisir seluruh penjara, orang itu pun berteriak dengan kencang.


"Tawanan kabuuur.. Cepat tutup gerbang nya agar mereka tak bisa keluar dari sini" ucap kepala penjara


Seketika ribuan prajurit pun muncul dan berjaga dengan ketat di kedua gerbang istana, gerbang depan dan juga gerbang belakang.


Feng May hanya berdecak sebal melihat para prajurit itu, apakah mereka terlalu bodoh? Tidak mungkin ada orang yang kabur dari penjara melewati gerbang untuk keluar? Bukankah itu sama saja seperti bunuh diri? Sungguh penjagaan yang sia-sia.


Seorang prajurit segera melapor pada kaisar Changqing dengan cepat, dia tak ingin kena amukan dari kaisar baru yang sedikit gila itu.


"Salam yang mulia, hamba ingin melaporkan jika saat ini tahanan telah melarikan diri, dan 30 orang prajurit yang berjaga menghilang" ucaonya sambil membungkuk.


Mendengar laporan dari prajurit nya, kaisar Changwing pun menoleh dengan sangat tajam.


"Tahanan mana yang berani kabur dari penjara ku?" tanya kaisar Changqing


"I.. Itu yang mulia, kaisar Changming beserta keluarga nya" ucap prajurit itu dengan tubuh yang gemetar


"Apa kau bilang? Siapa yang memberimu hak untuk memanggil tawanan zen itu sebagai kaisar? Dia tak layak duduk di singgasana ini, hanya zen yang cocok" ucap kaisar Changqing dengan keras.


Brak...


Kaisar Changqing pun menggebrak meja kecil di depannya sambil segera bangkit dari singgasana nya. Dan melangkah keluar dari ruanganny.


Namun kemudian dia pun menghentikan langkahnya dan memanggil prajurit yang berjaga di depan ruangannya.


"Prajurit, penggal kepala prajurit itu, dia berani bersikap tidak hormat pada zen dan menyebut si pria cacat tawanan itu sebagai kaisar" ucap Changqing sambil menunjuk prajurit yang tadi menyampaikan informasi.


Tubuh prajurit itu pun menegang, wajah nya terlihat pucat dan keringat mengalir di dahinya.

__ADS_1


Segera para prajurit penjaga itu pun menyeret prajurit yang tadi melapor dengan sangat tidak manusiawi.


Mereka tak ingin menerima kemarahan kaisar Changqing dan langsung memenggal nya.


__ADS_2