
"Apa kau sudah lelah naga kecil?" tanya Xiu Juan sambil mengerlingkan mata kanan nya, bibir nya menyunggingkan senyuman sinis pada naga penyucian yang masih terbang di antara awan hitam.
Kilatan kemarahan kembali terlihat dari mata sang naga, bagaimana bisa dia yang di sebut sebagai naga agung naga penyucian di ledek oleh seorang gadis kecil di sebalik array xuanmu yang menyelimuti badan nya.
Groaaaar...
Naga itu kembali meraung dan melesatkan petir merah kehitaman, serangan yang maha dahsyat yang akhirnya berhasil membuat array kura-kura langit bergetar hebat.
Xiu Juan semakin sumringah merasakan tekanan dari petir penyucian yang semakin kuat, bahkan lebih kuat lagi di bandingkan petir kesengsaraan yang pernah menimpanya dulu.
Dia semakin melebarkan senyum nya, bibir nya terlihat berkomat kamit sambil kembali membakar beberapa kertas mantra yang ada di tangannya.
Wuuuung...
Array xianmu kembali berdengung, kekuatan nya kini berkali lebih kuat dari sebelumnya. Bahkan ketebalan nya pun berlipat ganda.
Xiu Juan melompat kesenangan sambil terus bertepuk tangan, tak sia-sia dia mengeluarkan banyak energi Qi nya jika berhasil membuat sang naga suci itu semakin marah dan memberikan serangan yang jauh lebih hebat.
Sedangkan semua orang yang berada di dalam array itu sudah terlihat sangat pucat, karena kaget dan juga takut dengan tindakan Xiu Juan yang terus memprovokasi sang naga penyucian.
Akhirnya naga penyucian itu pun pergi, dengan tatapan yang tak bisa diartikan. Sepertinya dia benar-benar sial hari ini karena harus membaptis belasan ribu orang yang terkurung di dalam array kura-kura itu.
Awan hitam yang tadi menggulung di atas langit kerajaan cahaya pun mulai memudar dan kembali berwarna biru membawa kedamaian bagi semua yang memandang.
Semua rakyat kerajaan cahaya pun kembali ke kediaman mereka masing-masing dengan rasa puas yang terpancar di wajah mereka masing-masing.
Xiu Juan kembali ke istana milik nya dan langsung menuju ke kamar pribadinya, sambil memegang liontin kesayangan nya, dia pun menutup mata dan memfokuskan fikiran nya untuk bisa memasuki ruang dimensi milik nya.
Hari ini dia akan kembali membangunkan ketiga beast kontrak kesayangan nya yang telah lama tersegel karena kehancuran tubuh Feng May yang terkena serangan dari artefak milik Zhu Kai.
Wush....
Xiu Juan pun menghilang dari dalam kamar nya dan langsung masuk ke ruang dimensi.
Ruang dimensi itu masih terlihat sama seperti dulu saat dia masih berada dalam tubuh Feng May.
Langkah nya langsung mengarah kesebuah istana dan langsung melangkahkan kakinya menuju sebuah kamar, dimana Nix, Gin dan juga Wolfi tertidur.
Xiu Juan membuka pintu kamar itu sambil terus menatap tubuh ketiga pria tampan yang tertidur di atas ranjang es abadi.
__ADS_1
Tak...
Xiu Juan menjentikkan jarinya, sebuah bola putih muncul dan langsung mengalirkan energi murni pada ketiga beast kontrak milik nya.
Xiu Juan sengaja tak mengeluarkan bola hitam nya, meskipun Gin dan juga Wolfie merupakan demonix beast tapi Xiu Juan tetap menganggap kedua beast kontrak nya itu sama seperti Nix, jadi harus mendapatkan energi murni agar saat ketiganya terbangun, kekuatan tubuh maupun kekuatan jiwa mereka kembali meningkat pesat.
Xiu Juan juga membuat segel di tangan nya, mulut nya terlihat berkomat kamit mengucapkan mantra pemanggilan.
Wuuung...
Kertas mantra itu pun terbakar seiring muncul nya segel yang membentuk pentagram mengelilingi ke tiganya.
Wush....
Tubuh ketiganya pun tertutup oleh asap putih tebal yang perlahan-lahan mulai menipis dan menunjukkan siluet tubuh ketiganya dalam bentuk beast.
Nix, Gin dan juga Wolfi mulai membuka mata, ketiganya juga langsung menyadari kehadiran seseorang di tengah-tengah mereka.
Meskipun tubuh dan juga wajah dari gadis itu telah berubah 100% tapi mereka masih bisa mengenali aura yang keluar dari tubuh tuan mereka.
Aura yang penuh kehangatan dan juga kasih sayang. Xiu Juan merentangkan tangan nya, ketiga beast itu pun langsung kembali ke wujud manusianya dan mulai melangkah mendekat kemudian merengkuh tubuh mungil itu sambil terus mengecupi pucuk kepalanya.
"Kau membuatku takut may may!" ucap Gin yang tak pernah bisa mengucapkan nama Feng May dengan benar.
"Aku senang kau baik-baik saja!" ucap Wolfie sambil terus memeluk tubuh Xiu Juan.
Akhirnya setelah beberapa saat, pelukan mereka pun memudar, Xiu Juan mengajak semua Beast kontrak milik nya untuk duduk, dia pun menceritakan semua yang terjadi padanya sejak kehancuran tubuh Feng May.
Nix mengepalkan tangannya dengan erat, andai saja saat itu Feng May tidak mengirimnya ke ruang dimensi dan menyegel nya, mungkin dia tak akan kehilangan Feng May.
Gin dan Wolfi juga turut merasakan kemarahan yang ada di dada Nix, kedua nya pun berjanji dalam hati mereka jika suatu saat nanti mereka bertemu dengan keturunan keluarga Zhu di masa depan, mereka akan mencincang orang itu dengan sangat sadis.
Setelah saling melepas kerinduan, Xiu Juan juga mengajak ketiga beast kontrak nya untuk keluar dari ruang dimensi dan bergabung dengan seluruh keluarganya dan juga rakyat nya untuk tinggal di kerajaan cahaya.
Kali ini Xiu Juan tak ingin kecolongan lagi, dia akan membuat pertahanan yang sangat kuat untuk semua keluarga nya agar kejadian di masa lalu yang menimpa mereka di kerajaan neraka tak terjadi lagi di masa depan.
Dia juga akan membatasi orang-orang yang berasal dari luar kerajaannya memasuki kerajaan cahaya.
Kaisar Yongsheng tersenyum saat mendengar berita kehancuran kekaisaran bulan, apalagi dengan muncul nya kerajaan baru yang di buat di atas puing-puing kehancuran itu membuat dirinya semakin yakin jika saat ini Xiu Juan telah mengeluarkan semua orang dari dalam ruang dimensinya dan kembali berkumpul bersamanya membentuk kerajaan yang baru.
__ADS_1
Dengan cepat kaisar Yongsheng pun mengirimkan telepati pada Zhao Xiang dan juga Ahn Chyou.
Zhao Xiang yang saat itu sedang berada di ruang rapat langsung bangkit saat mendengar sebuah pesan yang di kirimkan oleh kaisar Yongsheng melalui telepati, dia pun tersenyum dengan sangat manis.
Kaisar Zhao yang melihat perubahan raut wajah putra mahkotanya pun mengernyitkan dahi nya heran, ada apa dengan putranya? Kenapa dia tiba-tiba berdiri dan langsung tersenyum manis? Pikir kaisar Zhao.
Permaisuri Zhao juga berfikiran sama seperti suaminya, dia sangat penasaran dengan wajah putra tercintanya yang tiba-tiba ceria.
Wajah yang selama ini selalu muram dan tak bersahabat itu berubah menjadi sangat tampan dan juga cerah hanya dalam satu kali kedipan mata.
Para nona bangsawan yang saat ini ikut bersama orang tua mereka pun terlihat menunduk dengan wajah yang bersemu merah, melihat senyum manis Zhao Xiang adalah impian dari semua nona bangsawan itu.
Apalagi saat ini bukan hanya tersenyum, bahkan Zhao Xiang juga mengedarkan pandangan nya pada semua yang hadir di aula rapat sambil menyunggingkan senyuman terbaik nya.
Hingga membuat semua gadis jatuh cinta dengan pesona ketampanan Zhao Xiang.
Zhao Xiang sendiri tak ada maksud lain menyunggingkan senyum nya, dia hanya ingin semua orang tahu jika saat ini dirinya tengah bahagia.
"Ada apa putraku? Kau terlihat begitu bersemangat hari ini?" tanya kaisar Zhao sambil memandang putra mahkota nya.
Zhao Xiang juga membalas pertanyaan yang di berikan oleh ayahandanya dengan sangat santai tanpa merubah raut wajah nya yang berseri-seri.
"Tentu saja putramu ini sangat bahagia ayahanda! Calon menantu ayahanda telah di temukan, dan setelah rapat ini selesai putramu akan segera menjemputnya sebagai calon permaisuri masa depan kekaisaran Zhao kita" ucap Zhao Xiang.
Jedeeeer....
Bagaikan tersengat petir di siang hari, hati para nona bangsawan itu pun seketika menciut dan mendadak berdarah.
Bagaimana bisa ini terjadi? Baru saja mereka merasakan bunga-bunga cinta mekar di hati mereka, kini mereka harus menelan pahit nya kenyataan.
Zhao Xiang telah memiliki seorang calon istri, dan lebih sialnya lagi, anggota keluarga istana kekaisaran Zhao tak pernah mengangkat selir satu pun dalam hidup mereka.
Wajah cantik para nona bangsawan pun tiba-tiba menghitam, asap hitam keluar dari atas pucuk kepala mereka, hari ini, adalah hari patah hati bagi para gadis yang menyimpan hati untuk Zhao Xiang.
Sedangkan Zhao Xiang sendiri tak akan memperdulikan mereka semua, baginya hanya Jian Yue seorang yang akan menjadi satu-satunya wanita nya, tak ada yang lain.
Permaisuri Zhao menitikkan air matanya, penantian putra nya selama satu tahun lebih akhirnya terbayar dengan lunas, Jian Yue kembali, dan kebahagiaan keluarga istana kekaisaran Zhao pun sempurna sudah.
Jangan lupa untuk terus mendukung author ya, klik like dan juga komentar nya, jika berkenan lemparkan juga vote dan gift nya ya.
__ADS_1
Gift away akan berakhir dalam dua hari ke depan. Selamat beristirahat dan juga selamat berakhir pekan, sehat terus semuanya 🙏🙏🙏