MENJADI PENGUASA HUTAN NERAKA

MENJADI PENGUASA HUTAN NERAKA
Part 28


__ADS_3

Setelah di tinggalkan oleh seluruh anggota keluarganya, jendral Ji pun terduduk dengan lemas


"Apakah aku telah melakukan kesalahan besar? Apakah seluruh keluargaku membenciku?" pikirnya sambil terus merenung di depan jasad putra nya, hatinya hanyut dalam kebimbangan yang dalam, perasaan bersalah terus saja memenuhi ruang batin nya. Karena kelelahan, akhirnya jendral Ji pun tertidur.


Sementara di kerajaan neraka, seluruh penghuni istana di hebohkan dengan kedatangan rombongan kaisar Zhao beserta keluarganya.


Dia membawa 200 orang prajurit dan juga 80 orang pelayan. Kereta kekaisaran Zhao yang mewah berhenti di depan istana ratu kerajaan neraka. Yang membuat mereka heran adalah banyak nya kereta barang yang di bawa oleh mereka.


"Tidak seperti biasanya kaisar Zhao datang dengan iring-iringan yang begitu banyak" ucap pelayan A


"Apakah mereka berniat untuk melamar? Jika hanya ingin berterima kasih pada putri kedua, rasanya itu tidak mungkin" ujar pelayan B


"Seperti iring-iringan pengantin" celetuk pelayan C.


Akhirnya rombongan kaisar Zhao pun di sambut oleh seluruh pelayan dan prajurit yang ada disana.


"Selamat datang di istana kerajaan neraka yang mulia kaisar Zhao beserta keluarga. Istana mana yang ingin anda semua tuju saat ini?" tanya seorang prajurit sambil membungkuk di depan kaisar Zhao diikuti oleh seluruh prajurit dan juga para pelayan yang ada di belakangnya.


"Zen beserta keluarga ingin bertemu dengan yang mulia ratu kerajaan neraka beserta keluarganya" ucap kaisar Zhao


"Saat ini yang mulia ratu sedang dalam pelatihan tertutup, anda masih bisa menemuinya di lain waktu" ucap prajurit itu kembali


"Jika begitu, zen ingin bertemu dengan semua pangeran dan putri kerajaan neraka ini" ucap kaisar Zhao. Dalam sekejap tato yang ada di dahi prajurit itu pun bersinar, membuat permaisuri Zhao kaget dan bertanya-tanya


"Suamiku, apa yang terjadi dengan prajurit itu? kenapa dahinya bersinar?" bisik permaisuri Zhao


"Dia sedang melakukan telepati pada semua putri dan juga pangeran kerajaan neraka istriku" jawab kaisar Zhao pelan.

__ADS_1


Permaisuri Zhao hanya mengangguk paham


"Silahkan ikuti pelayan ini yang mulia, hamba akan membawa yang mulia beserta keluarga ke istana putra mahkota" ucap salah satu pelayan mendekat ke arah kaisar Zhao dan keluarganya


"Baiklah , pimpin jalan" ucap kaisar Zhao. Pelayan itu pun memandu kaisar Zhao beserta keluarganya ke istana putra mahkota. Permaisuri yang baru pertama kali menginjakkan kaki di kerajaan neraka pun nampak berdecak kagum melihat berbagai keindahan dan kemegahan yang di suguhkan kerajaan itu, senyum nya begitu lebar sambil terus bertanya ini dan itu. Pelayan yang memandu mereka pun dengan sabar menjawab dan menjelaskan semua pertanyaan yang di ajukan oleh permaisuri Zhao.


"Yang mulia, tugas hamba untuk membawa yang mulia sudah selesai, hamba mohon diri" ucap pelayan itu sambil membungkuk dan langsung pergi. Permaisuri yang melihat itu berdecak kesal


"Suamiku, kenapa pelayan itu pergi?" tanya nya pada kaisar Zhao


"Tenanglah ibunda, sebentar lagi pelayan lain akan datang melayani kita" ujar putra mahkota Zhao Xiang.


Tak lama seorang pelayan pun datang menghampiri mereka, sambil membungkuk pelayan itu pun berkata


"Mari yang mulia, para pangeran dan putri sudah menunggu anda" ucap nya sambil membawa mereka ke pintu istana feng luo



"Suamiku, apakah semua kue ini bisa dimakan?" celetuk permaisuri Zhao tiba-tiba. Kaisar Zhao beserta Zhao Xiang pun hanya terkekeh sambil menganggukkan kepalanya. Tak lama terdengar derap kaki menuju ke tempat mereka


Tap.. Tap.. Tap..


7 orang pangeran beserta 4 orang putri berdiri di hadapan keluarga kekaisaran Zhao dengan pesona masing-masing


"Selamat datang yang mulia, Nix pangeran pertama memberi salam" ucap Nix sedikit membungkuk


"Selamat datang yang mulia, Xiao Bai pangeran kedua memberi salam" ucap Xiao Bai sambil membungkuk

__ADS_1


"Long Yue pangeran ketiga memberi salam"


"Tian Yue pangeran ke empat memberi salam"


"Bao Yue pangeran kelima memberi salam"


"Putra mahkota Feng Luo memberi salam"


"Shu Jin pangeran ketujuh memberi salam"


"Jian Yue putri pertama memberi salam"


"Feng May putri kedua memberi salam"


"Putri ketiga Shu Lin memberi salam"


"Putri ke empat Shu Lan memberi salam"


ucap mereka satu persatu memperkenalkan dirinya. Lalu dengan serempak mengibaskan tangan kanan mereka, 11 kursi kebesaran pun muncul di belakang tubuh mereka dan segera saja mereka duduki


"Silahkan nikmati jamuan dari dapur istana kami yang mulia, dan beri tahu jika ada yang kurang" ucap Jian Yue. Permaisuri Zhao pun mengalihkan perhatiannya pada gadis pilihan putranya itu, menilai dari atas hingga bawah dan akhirnya tersenyum puas



"Kedatangan zen kemari beserta keluarga ingin melamar putri pertama Jian Yue untuk putra mahkota Zhao Xiang" ucap kaisar Zhao dengan santai


"Haa..hh?" mereka semua pun sontak menganga menunjukkan wajah bodohnya mendengar penuturan dari kaisar Zhao

__ADS_1


Jangan lupa mampir juga di karya terbaru author ya. Meski receh, semoga kalian tetap suka



__ADS_2