MENJADI PENGUASA HUTAN NERAKA

MENJADI PENGUASA HUTAN NERAKA
Part 35


__ADS_3

"Baiklah, mari kita akhiri perdebatan ini. Para pelayan telah menyiapkan hidangan untuk kita semua" ucap ratu Lin xia dengan santai sambil mengajak mereka semua ke aula makan.


Semua orang pun bergegas bangun dan berjalan mengikuti ratu Lin Xia. Aula makan yang besar dan mewah pun terpampang dengan deretan hidangan yang membuat mereka semua berbinar. Satu persatu dari mereka pun segera mengambil tempat dan duduk. Mereka pun mulai makan dengan nikmat tanpa suara. Makanan yang di sajikan di aula makan begitu menggugah selera mereka, rasa gurih dan nikmat membuat mereka ingin menambah lagi dan lagi.


Selesai makan, tamu dari kedua kekaisaran itu pun segera pamit pada ratu lin xia, mereka pun kembali ke istana mereka masing-masing untuk mempersiapkan diri guna menyelesaikan persyaratan yang di minta oleh ratu Lin xia.


para putri beserta pelayan yang ikut ke istana neraka pun sibuk bergosip tentang para pangeran neraka yang tampan dan menawan. Seolah tak ada habisnya, mereka memuji satu persatu para pangeran itu dengan segala sifat dan juga sikap nya.


Pangeran Zhu kai yang mendapatkan tantangan yang lebih berat di banding kan putra mahkota Zhao Xiang pun meringis mengingat kekuatan yang dimiliki oleh gadis kecilnya itu. Dia pun bertekad untuk memenuhi persyaratan dari ratu Lin Xia agar bisa mempersunting Feng may menjadi istrinya.


"Sungguh kebanggaan besar bagi kekaisaran ini jika aku berhasil menaklukan hati putri Feng may itu" ucap pangeran Zhu kai sambil tersenyum manis. Kedua pengawal setia pangeran Zhu kai pun meringis melihat kelakuan jungjungan mereka yang tersenyum-senyum sendiri mirip ...

__ADS_1


Pangeran Zhu kai mengingat kotak yang di berikan oleh Shu Lin saat dia akan pulang kembali menuju kekaisaran Zhu


Flash back


Pangeran Zhu kai berjalan sendiri di lorong istana kerajaan neraka, dia sengaja memisahkan diri dari keluarganya karena ingin menemui putri Feng may.


Saat dia sedang berjalan, tanpa di sangka putri Shu Lin memanggilnya.


"Gege.." panggil Shu Lin


"Salam gege" ucapnya sambil membungkuk

__ADS_1


"Ada apa adik kecil?" tanya pangeran Zhu kai penasaran


"Ambil ini, gege pasti akan sangat membutuhkannya" ucap Shu Lin sambil menyerahkan kotak kayu pada pangeran Zhu kai


"Apa ini?" tanya pangeran Zhu kai sambil mengambil kotak itu dan hendak membukanya. Namun di larang oleh Shu Lin


"Gege bisa membukanya setelah kembali ke istana gege nanti" ucap bocah itu sambil berjalan meninggalkan pangeran Zhu kai yang terbengong.


"Jangan lupa untuk berterima kasih pada jie jie. Ingat itu gege" teriak Shu Lin sambil berlari menjauh meninggalkan pangeran Zhu kai. Teriakan Shu lan membuyarkan lamunan pangeran Zhu kai. Dia pun tersenyum sambil memandang kotak kayu itu.


Flash back off

__ADS_1


Pangeran Zhu kai pun segera membuka kotak itu, dan di depan matanya terlihat beberapa botol pil dengan aroma yang khas dan sangat pekat. Sebuah botol putih dengan ukuran agak besar pun menarik perhatian pangeran Zhu kai, dengan segera dia pun mengambil dan membuka nya. Matanya kian berbinar melihat sebotol air surgawi yang sangat berharga. Dia pun membuka satu persatu botol pil yang ada di hadapannya. Matanya kian membulat melihat puluhan pil pengumpul Qi, pil pencuci tulang dan pil peningkat kultivasi tingkat tinggi.


"Sepertinya gadis kecilku ini malu-malu mau" ucapnya sambil terkekeh pelan.


__ADS_2